Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label yogyakarta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label yogyakarta. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 Januari 2024

Kapolri Resmikan 10 Sumur Bor Polri Presisi di Gunungkidul DIY


GK, YOGYAKARTA
- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan sumur bor Polri Presisi di Dusun Sidorejo, Kalurahan Karangtengah, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kapolri didampingi Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sekaligus Sultan Jogja Sri Sultan Hamengku Buwono X.


"Untuk membantu mengatasi kekurangan air di wilayah Gunungkidul, Polri membangun 10 titik sumur bor di delapan kecamatan di Gunungkidul, yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi 6.647 orang yang terdampak krisis air," kata Sigit di lokasi, Sabtu (6/1/2024).


Sigit menyebut pengeboran sumber air ini menggunakan sumber anggaran dari kerja sama Polda DIY dengan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) Provinsi DIY. Selain itu, Polri sekaligus memberikan 1.000 paket sembako.


"Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan sebanyak 1.000 paket sembako," ujarnya.


Sementara itu, ada dua titik sumur bor Polri Presisi yang sudah selesai dikerjakan, yakni di Masjid Al Barokah, RT 05 RW 05, Dusun Sidorejo dengan 500 orang memperoleh manfaat air bersih. Lalu di RT 03 RW 26, Dusun Serpeng Kidul, Pacarejo, dengan 609 orang memperoleh manfaat air bersih.


Delapan titik dalam proses pengerjaan:

- RT 16 RW 05, Dusun Dengok 5, Kal. Dengok, Kec. Playen. 581 orang memperoleh manfaat air bersih;

- Dusun Plembutan Barat, Kal. Plembutan, Kec. Playen. 410 orang memperoleh manfaat air bersih; 

- RT 03 RW 04, Dusun Manggung, Kal. Ngalang, Kec. Gedangsari. 655 orang memperoleh manfaat air bersih;

- RT 01 RW 02, Dusun Sumberejo, Kal. Ngalang, Kec. Gedangsari. 866 orang memperoleh manfaat air bersih;

- RT 05 RW 03, Dusun Randusari, Kal. Watusigar, Kec. Ngawen. 815 orang memperoleh manfaat air bersih; 

- RT 01 RW 05, Dusun Tompak, Kal. Giritirto, Kec. Purwosari. 439 orang memperoleh manfaat air bersih; 

- RT 04 RW 09, Dusun Gebang, Kal. Girisuko, Kec. Panggang. 805 orang memperoleh manfaat air bersih; 

- RT 06 Dusun Temanggung, Kal. Jetis, Kec. Saptosari. 967 orang memperoleh manfaat air bersih.


Tak hanya itu, Polri juga melakukan bakti kesehatan dengan target 1.050 peserta. Polri juga memberikan paket bantuan kesehatan sebanyak 550 paket.


Paket tersebut terdiri atas paket lansia sebanyak 250 paket, paket balita sebanyak 100 paket, cegah stunting sebanyak 100 paket, dan paket sehat sebanyak 100 paket,[Feby/Rilis]

Resmikan Sumur Bor di Yogyakarta, Kapolri: Kita Harapkan Bermanfaat untuk Masyarakat


GK, YOGYAKARTA
- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan pembangunan sumur bor Polri Presisi di wilayah Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Sigit berharap, hal itu dapat bermanfaat untuk seluruh masyarakat yang membutuhkan air bersih. 

"Tentunya kita harapkan bermanfaat untuk masyarakat. Mudah-mudahan kurang lebih 6.000 masyarakat bisa terjangkau," kata Sigit usai meresmikan sumur bor Polri Presisi di DIY, Sabtu, 6 Januari 2024. 

Sigit mengungkapkan, Polri dalam hal ini membangun 10 titik sumur bor pada delapan kecamatan di Gunungkidul. Pembangunan itu, dapat memberikan manfaat bagi 6.647 orang yang terdampak krisis air. 

Pembangunan sumur bor, kata Sigit untuk membantu masyarakat yang selama ini masih terdampak kekurangan air bersih. Sigit pun juga melakukan dialog pada perwakilan wilayah yang dibangun sumur bor. 

Dari laporan yang diterima, Sigit menyebut, masih ada terdapat beberapa titik yang memiliki faktor kesulitan. Seperti mencari titik air dengan penggunaan teknologi hingga proses pengeboran yang harus hati-hati. 

Meski begitu, Sigit menyampaikan, berdasarkan hasil dialog interaktif, sumur bor yang memerlukan penanganan khusus, nantinya akan tetap bisa menghasilkan air bersih bagi masyarakat. 

"Sehingga tentunya tidak bisa buru-buru. Namun demikian kita dapat laporan Insya Allah akan menghasilkan air," ujar Sigit. 

Selain pembangunan sumur bor, Sigit juga meninjau pelaksanaan bakti kesehatan dan penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat. Dengan menyapa langsung warga, Sigit menerima keluhan beberapa masyarakat yang memang membutuhkan pelayanan kesehatan. 

"Tentunya kita laksanakan bakti kesehatan dan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan. Dan mudah-mudahan ini bisa ada manfaat untuk masyarakat yang mungkin ada keluhan pusing, ingin periksa dalam. Dan ada juga yang mungkin ingin mengganti kacamata. Kemudian ibu-ibu yang ingin merawat anak-anaknya yang mengikuti program stunting untuk mengatasi stunting. Saya minta Pak Kapolda programnya terus dilanjutkan dan mudah-mudahan bermanfaat untuk masyarakat," papar Sigit. 

Tak lupa, Sigit menyampaikan kepada Pemerintah Daerah, Polda DIY, Kementerian/Lembaga dan seluruh elemen terkait yang ikut menyukseskan kegiatan tersebut. 

"Sehingga proses pembangunan sumur bisa berjalan dengan baik," ucap Sigit. 

Kegiatan bakti kesehatan kepada masyarakat sendiri disediakan pelayanan kesehatan dengan target 1.050 peserta. Polri sendiri juga menyiapkan paket bantuan kesehatan sebanyak 550 untuk masyarakat lansia, balita, paket sehat serta untuk pencegahan stunting,[Feby/Rilis]

Rabu, 29 November 2023

Wakapolri Ajak Masyarakat Ciptakan Pemilu Damai Dengan Kegiatan Sosial


GK, Yogyakarta - Wakapolri Komjen. Pol. Agus Andrianto menghadiri Bakti Sosial dan Kesehatan, Dalam Rangka Pemilu Damai 2023-2024 di ISI Yogyakarta, Rabu (29/11/23). Turut hadir pada acara tersebut Kapolda DIY Irjen. Pol. Suwondo Nainggolan, S.I.K., M.H, serta para pejabat utama Mabes Polri dan Polda DIY.

Wakapolri pun mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Polda DIY yang telah menyelenggarakan Bhakti Kesehatan ini. 

“Terima kasih kepada Polda DIY telah menggelar pelayanan pemeriksaan kesehatan, yang juga menjadi salah satu program Kapolri,” jelas Wakapolri. 

Selanjutnya, Wakapolri memberikan 4 (empat) doorprize berupa Umroh Gratis kepada masyarakat yang hadir pada acara tersebut. Tidak hanya itu, rombongan paket sembako kepada 20 panti asuhan di wilayah Bantul juga dilepas secara simbolis.

Bhakti Kesehatan dan Bhakti Sosial ini diselenggarakan menjelang Pemilu 2024 guna merangkul masyarakat untuk sama-sama mewujudkan pesta demokrasi aman dan damai. Polda DIY menyediakan beberapa pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis dan bakti sosial.

Pelayanan pemeriksaan kesehatan diberikan kepada 2.410 masyarakat umum baik dari kalangan anak-anak hingga lansia. Bagi kalangan anak-anak terdapat pemeriksaan deteksi dini stunting dan pemberian makanan sehat serta penyuluhan dan pelayanan kesehatan gigi mulut. 

Diberikan secara gratis juga pemeriksaan umum dan spesialis, Screening Anemia, Screening Osteoporosis, Donor Darah, Operasi Katarak, Operasi Bedah Minor dan pemeriksaan serta pemberian 1.000 kacamata baca. Selain itu, tersedia Medical Check Up gratis bagi siswa pelajar atau yang berminat mengikuti seleksi Penerimaan Polri. 

Tak hanya itu, dalam bakti sosial tersebut diberikan 2.000 paket sembako kepada masyarakat. Seluruhnya diharapkan dapat benar-benar menjadi manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Perwakilan masyarakat bernama Wanti menyatakan terima kasih dan apresiasi apresiasi atas pelayanan pemeriksaan kesehatan tersebut. Baginya, hal itu memang sangat dibutuhkan masyarakat.

“Diucapkan terimakasih kepada Polri yang telah mengadakan acara ini, kami senang selain mendapatkan pelayanan kesehatan, kami juga menerima bingkisan,” ungkap Bu Wanti. 

Hal serupa diutarakan warga bernama Sari. Dengan kondisi keuangan yang terbatas, ia merasa bantuan kesehatan ini sangat berarti.

“Saya merasa senang karena pelayanan pemeriksaan kesehatannya gratis, jadi saya tidak perlu mengeluarkan biaya,” ujar Bu Sari,[red]

Senin, 17 Januari 2022

Lah Kok Malah Ditangkap, Penendang Sajen Selamatkan Akidah dan Basmi Kemusyrikan: Segera Bebaskan!



GARIS KOMANDO - Wakil Ketua Sekretaris Jenderal Persadaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin menanggapi soal penangkapan pria berinisial HF di Yogyakarta.

HF merupakan pria yang beberapa waktu viral karena menendang dan membuang sesajen di Gunung Semeru.

Novel mengatakan, di dalam Islam, sesajen memang dianggap sebagai kemusyrikan yang berbahaya bagi akidah agama.

"Dia sedang membasmi kemusyrikan itu," kata Novel saat dihubungi, Minggu (16/1).

Alih-alih menangkap pria penendang sesajen, Novel justru meminta polisi ikut menertibkan sesajen-sesajen yang masih ada di sana.

Novel mengatakan, jika sesajen itu berbentuk makanan, alangkah baiknya diberikan kepada orang yang membutuhkan.

"Polisi harus membebaskan orang yang ditahan ini karena sudah menyelamatkan akidah umat Islam dan Pancasila," katanya.

Sebelumnya, terduga pelaku penendang sesajen di Semeru ditangkap di kecamatan Banguntapan, Yogyakarta.

Polisi telah menetapkan HF sebagai tersangka dan dijerat Pasal 156 KUHP tentang penghinaan golongan.


Sumber

Senin, 22 November 2021

DAFTAR UMP 2022 di 26 Provinsi yang Sudah Ditetapkan, Riau hingga Papua

Ilustrasi uang - Berikut daftar UMP 2022 di 26 provinsi yang sudah ditetapkan.


GARIS KOMANDO - Kementerian Ketenagakerjaan telah menetapkan upah minimum tahun 2022.

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, menyampaikan besaran rata-rata kenaikan upah minimum nasional.

"Rata-rata nasional kenaikan upah minimum yakni 1,09 persen," ujar Ida melalui Konferensi Pers Upah Minimum 2022 yang disiarkan live melalui kanal YouTube Kementerian Ketenagakerjaan RI pada Selasa (16/11/2021).

xxx

Daftar UMP 2022 di 26 Provinsi

Kebijakan penetapan Upah Minimun ini telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan. 

Diberitakan Kontan.co.id sebelumnya, berikut daftar UMP 2022 di 26 provinsi yang sudah ditetapkan:

1. UMP tahun 2022 Sumatera Utara: Rp 2.522.609

2. UMP tahun 2022 Sumatera Barat: Rp 2.512.539

3. UMP tahun 2022 Sumatera Selatan: Rp 3.144.446 

4. UMP tahun 2022 Riau: Rp 2.938.564

5. UMP tahun 2022 Kepulauan Riau: Rp 3.050.172

6. UMP tahun 2022 Jambi: Rp 2.649.034

7. UMP tahun 2022 Kepulauan Bangka Belitung: Rp 3.264.881

8. UMP tahun 2022 DKI Jakarta: Rp 4.452.724

9. UMP tahun 2022 Jawa Barat: Rp 1.841.487

10. UMP tahun 2022 Jawa Tengah: Rp 1.813.011

11. UMP tahun 2022 Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY): Rp 1.840.951

12. UMP tahun 2022 Banten: Rp 2.501.203

13. UMP tahun 2022 Bali: Rp 2.516.971

14. UMP tahun 2022 Kalimantan Selatan: Rp 2.906.473

15. UMP tahun 2022 Kalimantan Timur: Rp 3.014.497

16. UMP tahun 2022 Kalimantan Barat: Rp 2.434.328 

17. UMP tahun 2022 Kalimantan Tengah: Rp 2.922.516

18. UMP tahun 2022 Kalimantan Utara: Rp 3.016.738 

19. UMP tahun 2022 Sulawesi Selatan: Rp 3.165.876 

20. UMP tahun 2022 Sulawesi Utara: Rp 3.310.723 

21. UMP tahun 2022 Sulawesi Tenggara: Rp 2.710.595

22. UMP tahun 2022 Sulawesi Barat: Rp 2.678.863 

23. UMP tahun 2022 Gorontalo: Rp 2.800.580

24. UMP tahun 2022 Nusa Tenggara Barat (NTB): Rp 2.207.212

25. UMP tahun 2022 Papua: Rp 3.561.932

26. UMP tahun 2022 Papua Barat: Rp 3.200.000. 

Adapun, penetapan UMP ini harus diumumkan oleh Gubernur paling lambat 20 November 2021. 

Sementara, upah minimum kabupaten/kota (UMK) paling lambat pada 30 November 2021.

Penetapan upah berdasarkan PP 36/2021 tentang Pengupahan, antara lain:

Pertama, upah bagi pekerja/buruh dengan masa kerja satu tahun atau lebih berpedoman pada struktur dan skala upah.

Kedua, upah minimum ditetapkan berdasarkan kondisi ekonomi dan ketenagakerjaan, antara lain meliputi paritas daya beli alias keseimbangan kemampuan berbelanja), tingkat penyerapan tenaga kerja, dan median upah (marjin antara 50 persen upah/gaji tertinggi dan 50 persen terendah dari karyawan di posisi atau pekerjaan tertentu) 

Ketiga, upah disesuaikan setiap tahun dengan batas atas dan bawah.

Batas atas ditentukan berdasarkan rata-rata konsumsi per kapita dan rata-rata banyaknya anggota Rumah Tangga (ART) yang bekerja pada setiap rumah tangga.

Data rata-rata ini menggunakan data di wilayah bersangkutan.

Nilai pertumbuhan ekonomi atau inflasi menggunakan yang ada di tingkat provinsi

Keempat, adanya syarat tertentu meliputi pertumbuhan ekonomi daerah atau inflasi pada kabupaten/kota yang bersangkutan.

Jumat, 19 November 2021

Kapolri Serahkan Bansos ke Pekerja Seni di Yogyakarta yang Terdampak Pandemi Covid-19


GARIS KOMANDO - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat (19/11/2021). Dalam kunjungan ini, Kapolri menyerahkan bantuan sosial (bansos) ke pekerja seni yang terdampak Covid-19.

Dalam kesempatan ini, Sigit berharap pemberian bansos ini dapat meringankan beban para pekerja seni yang perekonomiannya terdampak akibat Pandemi Covid-19.

"Mudah-mudahan bantuan ini dapat bermanfaat bagi seniman yang ada di sini," kata Sigit.

Tak hanya itu, mantan Kabareskrim Polri ini menyempatkan berbincang dengan salah satu pekerja seni yakni penari. Ia pun menanyakan kondisi sektor kesenian dan kebudayaan di Candi Prambanan, DIY.

Para penari pun mengaku sangat terdampak dengan pandemi Covid-19. Dimana kegiatan pementasan tidak ada sama sekali lantaran tak adanya pengunjung.

"Di Yogya juga sepi tidak ada pengunjung itu berpengaruh sekali karena di Ramayana ini hadirnya pengunjung itu berpengaruh kepada pementasan yang ada di Ramayana Prambanan," ujarnya.


Penari lainnya menambahkan bahwa kondisi pandemi yang mulai membaik membuka harapan pementasan tari kembali menggeliat.

"Sudah mulai normal walaupun seminggu sekali karena di sini penarinya banyak harus diganti-ganti agar tak terjadi kesenjangan sosial. Penonton sudah mulai masuk walaupun tidak banyak," katanya. 

Dengan kondisi pandemi yang mulai bisa dikendalikan, Kapolri berharap kegiatan seni dan budaya kembali normal. Namun, mantan Kapolda Banten ini menitipkan pesan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) saat pementasan berlangsung.

Ia pun memberi semangat kepada penari agar tetap berlatih. Sebab menurutnya saat ini susah untuk mencari penari muda yang melestarikan seni dan budaya.

"Mudah-mudahan semua kembali normal dan titip pesan prokesnya tetap diperkuat agar angka Covid-19 bisa ditekan," ujarnya.

Adapun sasaran penerima bantuan sosial yakni sebanyak 700 paket seniman Ramayana Balet berupa sembako mulai dari beras, minyak goreng, mie instan, gula, susu hingga teh. [Red]

Kapolri: SDM Harus Jadi 'Koki' Ciptakan Kompetensi Nilai Etika Personel yang Diharapkan dan Dipercaya Masyarakat



GARIS KOMANDO - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta kepada seluruh jajarannya di SDM Polri untuk bisa menjadi 'koki' yang meramu kompetensi nilai etika, kepemimpinan dan teknis untuk mewujudkan sumber daya manusia yang unggul seperti yang diharapkan dan dipercaya oleh masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Sigit saat menutup Rapat Koordinasi Pembinaan (Rakorbin) SDM Polri di Yogyakarta, Jumat (19/11/2021).

"Hal tersebut menjadi tugas rekan-rekan sebagai koki yang mampu meramu nilai-nilai etika, nilai kepemimpinan dan nilai teknis ini ada di dalam setiap karakter individu SDM Polri," kata Sigit. 

Dengan dibentuknya SDM Polri yang unggul sebagaimana diharapkan masyarakat, kata Sigit, hal itu juga sesuai dengan semangat dari gagasan transformasi Polri yang Presisi (Prediktif, Resposibilitas, dan Transparansi Berkeadilan). 

"Saya ingatkan saya memiliki program bagaimana mewujudkan transformasi Polri menuju Polri yang Presisi. Dimana di dalamnya harus memiliki kemampuan prediktif, memiliki kemampuan etika untuk responsibilitas dan mampu melaksanakaan tugasnya secara transparansi berkeadilan," ujar mantan Kapolda Banten tersebut.

Menurut Sigit, terciptanya SDM Polri yang Presisi juga sebagaimana tindaklanjut dari harapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap Korps Bhayangkara dalam rangka memberikan pelayanan terhadap masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

"Mengutip pernyataan Pak Presiden RI bagaimana pentingnya SDM unggul dalam menciptakan Polri yang Presisi. Ini pernah disampaikan beliau beberapa waktu lalu, bagaimana harapan beliau bahwa Polri harus Presisi dalam menjalankan Wewenangnya. Untuk itu pengembangan SDM Polri harus betul-betul diperhatikan secara serius. Mulai dari rekrutmen, pendidikan dan promosinya dilakukan secara transparan dan akuntabel untuk membentuk karakter SDM Polri yang mampu menjalani tugas terhadap tantangan yang kita hadapi saat ini. Kemudian kita manfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi yang terus berkembang sampai saat ini," ucap Sigit.

Mantan Kabareskrim Polri ini berharap, Rakorbin SDM Polri ini melahirkan formula yang inovatif sebagai Road Map demi mewujudkan personel Polri yang unggul dan siap menghadapi tantangan zaman kedepannya yang semakin kompleks.

Dari segi internal, Sigit menyebut SDM yang unggul akan mampu membuat Polri jauh lebih baik lagi kedepannya. Sehingga, kepercayaan dari masyarakat terhadap polisi akan terus meningkat kedepannya.

Adanya pengembangan SDM, Sigit menyatakan bahwa, hal itu akan menghapuskan stigma di masyarakat soal penanganan kasus yang tebang pilih, etika yang kurang baik, penegakan hukum tajam ke bawah tapi tumpul ke atas dan terjadinya pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh oknum.

Disisi lain, Sigit juga menekankan kepada jajaran SDM Polri untuk terus meningkatkan kesejahteraan terhadap seluruh personel kepolisian di Indonesia. Sebagai salah satu profesi yang memiliki tingkat stres cukup tinggi, Sigit menekankan, soal kesejahteraan harus diperhatikan dengan baik. 

Menurut Sigit, dengan adanya peningkatan kesejahteraan, hal itu akan semakin membuat jajaran termotivasi untuk menjalankan tugasnya dengan baik dan menjadi lebih tenang.

"Kemudian selanjutnya, terkait dengan kesejahteraan ini juga ada teori yang menyatakan kalau kualitas kehidupannya jauh lebih baik, maka tingkat stres anggota tentunya akan berkurang dengan terpenuhinya kesejahteraan tersebut." kata Sigit.

Salah satu kesejahteraan yang harus diperhatikan kepada seluruh jajaran kepolisian adalah menyiapkan tempat tinggal yang layak. Sehingga, lanjut Sigit, personel yang baru menjadi Polisi tidak perlu memusingkan tempat berlindung. Sigit pun telah memiliki program 100 ribu rumah untuk personel kepolisian.

"Bagaimana di kota-kota paling tidak kita bisa bantu buatkan rumah dinas buat mereka. Apakah bentuknya rusun, apakah rumah dinas ataupun bentuk-bentuk lain yang bisa kita kerjasamakan. Sehingga anggota kita sejak awal tidak usah pusing hal-hal seperti itu. Di satu sisi tentunya akan mudah, manakala kita butuhkan anggota dalam waktu cepat, karena memang rumah dinas disiapkan, asrama, atau rusun disiapkan. Karena pada saat ada panggilan tugas yang sifatnya mendadak bisa hadir dengan lebih cepat," papar Sigit.

Selain itu, Sigit juga meminta kepada SDM Polri menyiapkan pelayanan konseling bagi jajaran kepolisian secara periodik yang memiliki risiko pekerjaan tekanan atau stres yang tinggi. Pasalnya, hal itu juga bisa mencegah potensi terjadinya pelanggaran-pelanggaran ketika menjalankan tugasnya di lapangan.

Disisi lain, Sigit meminta agar SDM Polri memberikan perhatian kepada anggota yang mengalami sakit. Ia menyatakan, saat ini sudah ada Aplikasi e-Yankes untuk melakukan monitoring kesehatan para personel.

"Harapan kita aplikasi yang ada terus dimanfaatkan dan dikembangkan untuk proses pemantauan anggota kita yang memiliki penyakit menahun tidak terpantau. Dengan aplikasi ini anggota tersebut bisa diikuti, paling tidak ini menjadi perhatian organisasi terhadap anggota kita yang sakit. Kita yakinkan bagaimana progres dari pengobatan dengan kerjasama antara SDM dengan kesehatan. Sehingga kemudian anggota kita betul-betul bisa kembali sehat," ujar Sigit.

Lebih dalam, Sigit mengatakan harus ada pemberian reward kepada personel-personel yang berprestasi dan menjalankan tugasnya dengan baik. Di tahun 2021 ini, Sigit menyampaikan telah memberikan reward terhadap 3.056 personel. 

"Sistem ini tolong dibuat sehingga anggota mendapatkan pelayanan, khususnya terhadap anggota yang bertugas mungkin jauh dari pemantauan, dia tidak kalah melaksanakan tugas dan memiliki prestasi tapi tidak terlihat, ini bagaimana caranya semua harus termonitor. Sehingga saat tidak terlihat itu bisa termonitor oleh radar kita. Ini menjadi tugas kita semua saya harapkan motivasi anggota terus meningkat di tahun 2022. Kalau yang saya berikan reward meningkat artinya motivasi anggota pasti meningkat dalam laksanakan tugas," tutur Sigit. 

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga memberikan bantuan kepada anak dari personel Polri yang gugur karena covid-19, saat menjalankan tugas di garis terdepan dalam penanganan dan pengendalian Pandemi Covid-19. [Nnd]

Sabtu, 09 Oktober 2021

Webinar "Digitalisasi Kolaborasi" DPP Apklindo Lampung Dihadiri 50 Peserta dari 7 Kota


GarisKomando.com -
Webinar Digital Kolaborasi Meningkatkan Kepercayaan Pelanggan yang digelar oleh Dewan Pengurus Provinsi Asosiasi Perusahaan Klining Servis (APKLINDO) Lampung pada hari Sabtu 9 Oktober 2021 dihadiri 50 peserta dari 7 kota Sumatera dan Jawa.

Hal ini disampaikan Ketua DPP Apklindo Lampung Ahmad Apriliandi Passa, "Alhamdulillah kami telah menggelar kegiatan webinar pada hari ini dengan 50 orang peserta yang berasal dari tujuh kota yaitu Bandar Lampung, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Tanggerang, Semarang dan Kediri."

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Sekretaris Bidang Ekonomi Digital Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Lampung Bapak dr. Sutedi, Perwakilan Kadin Lampung Bapak Muslimin, S.E., M.Sc. yang diberi kehormatan untuk memberikan kata sambutan sekaligus membuka kegiatan.

Pembicara yang dihadirkan pada webinar tersebut antara lain HR Consultant - Denny Sambas dan Co. Founder Autsorz Surya Widjaya.

Para pembicaranya menyampaikan diera yang tengah berkembang pesat diperlukan cara pelayanan yang tepat bagi pelanggan, perusahaan jasa tenaga Kerja sangat perlu untuk memanfaatkan teknologi dalam pelayanan operasionalnya.

Atas terselenggaranya webinar ini perwakilan Apindo Lampung (dr. Sutedi) mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini karena era digital menuntut perusahaan harus terus beradaptasi dengan kecanggihan teknologi agar dapat terus berkembang.

Kemudian dari Kadin Lampung melalui Muslim juga menyambut baik dan sepakat untuk kegiatan kajian yang di fasilitasi oleh Apklindo ini setuju untuk dapat dilanjutkan apalagi bisnis jasa kebersihan adalah bisnis yang berkembang, menjanjikan dan akan tetap ada.

Pasca acara webinar Ahmad Apriliandi Passa (Ketua DPP Apklindo Lampung) menyampaikan terimakasih kepada Autsorz, APINDO Lampung, KADIN Lampung dan para peserta yang telah berpartisipasi.

Kedepan di bulan November DPP Apklindo Lampung kembali bekerjasama dengan Autsorz akan kembali menyelenggarakan seri webinar tata kelola perusahaan praktis dengan tema yang berbeda dengan mengajak beberapa lembaga/asosiasi baik pemerintah dan masyarakat untuk dapat bekerjasama. [Sur]

Selasa, 10 Agustus 2021

ISI Yogyakarta Sukseskan Program KMMI 2021


Yogyakarta -
Latar belakang diluncurkannya program Kredensial Mikro Mahasiswa Indonesia (KMMI) oleh Direktorat Belmawa, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud sebagai upaya mempercepat dan mendukung pencapaian program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM ) dan mempersiapkan mahasiswa melalui pembelajaran yang merepresentasikan dunia industri yang sedang tren. Tujuan program KMMI adalah melahirkan lulusan yang siap bersaing di tengah tantangan dunia yang semakin kompleks dan mengantarkan Indonesia menjadi Indonesia Emas pada tahun 2045.

Menurut  Heri Abi Burachman Hakim, SIP., MIP.,  sesuai tujuan dari program KMMI 2021 ini, yaitu untuk mempersiapkan mahasiswa melalui pembelajaran yang mempresentasikan dunia industri, ISI Yogyakarta mengajukan sepuluh program kursus. Dari kesepuluh kursus, lolos tiga kursus: (1)  Virtual Performing Arts, (2) Performing Arts Organizer, dan (3) Digitalpreneur pada Bisnis Konten. 

"Urgensi dari kursus Virtual Performing Arts adalah adaptasi dari situasi pandemi Covid-19 yang telah berlangsung sejak Maret 2020. Menjaga jarak dan di rumah saja mengharuskan semua kegiatan dilakukan secara daring atau terhubung dengan internet. Maka ‘virtual performing art’ atau pertunjukan seni virtual dipilih menjadi media ekspresi utama bagi pelaku seni di tengah wabah yang masih berlangsung hingga saat ini," katanya melalui rilis yang diterima hari ini (10/8/2021).

Dikatakannya, pelatihan/kursus Virtual Performing Art memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam merancang dan melakukan pembuatan atau pertunjukan karya seni secara virtual, yang akan disampaikan oleh tenaga pengajar dari Fakultas Seni Pertunjukan, ISI Yogyakarta  bekerja sama dengan praktisi di luar kampus, yaitu Dunia Usaha dan Dunia Industri  (DUDI). 

Kursus performing arts organizer memberikan sebuah konsep dan implementasi aritmatika fuzzy logic berupa pengetahuan, analisis, dan keterampilan kepada mahasiswa berkaitan dengan seni pertunjukan berbasis spirit colaboration. Aritmatika fuzzy logic merupakan sebuah konsep berpikir berdasarkan nilai, tanggung jawab, dan etika dengan prinsip memetakan suatu ruang input atau bagian-bagian secara integrasi sehingga melahirkan output atau wujud berupa pertunjukan yang berkualitas melalui sumber daya manusia dengan teknologi.

Masih kata dia, pengetahuan yang didapatkan setiap peserta diharapkan mampu membekali mahasiswa dalam merancang, mengorganisasi, dan ‘menjual’ suatu produk karya seni pertunjukan yang relevan dengan kebutuhan pasar dan menerapkan paradigma seni pertunjukan sehingga mampu memberikan kualitas SDM dan produk performing arts yang baik. Materi yang ada dalam performing arts organizer yang terbagi menjadi empat tema besar disampaikan oleh para pengajar yang berkompeten dan ahli pada bidangnya serta memiliki banyak pengalaman dalam bidang pengelolaan serta penyelenggaraan seni pertunjukan. Hal lain yang berbeda dari kursus-kursus lain di bidang organizer adalah bahwa kursus ini “mencoba mengelaborasi nilai-nilai sainsteks lokal jenius berbasis seni” dalam setiap materi yang disampaikan kepada peserta. 

Kursus Digitalpreneur pada Bisnis Konten memberi perspektif jiwa kewirausahaan bagi mahasiswa dengan kompetensi utama bidang seni media rekam maupun kompetensi bidang lainnya, khususnya bagi mahasiswa yang mempunyai minat mengelola bisnis konten digital. Melalui kursus ini diharapkan mahasiswa mampu memanfaatkan keahlian di bidang film, video, fotografi, dan animasi sebagai peluang bisnis konten pada ekosistem media digital berbasis internet, mampu memanfaatkan ragam platform digital sebagai media distribusi konten yang mendatangkan dampak ekonomi, mampu membuat dan mengelola konten digital baik secara kreatif maupun sebagai bisnis, memiliki kemampuan komunikasi persuasif dan mampu mengembangkan diri sebagai individu maupun tim dalam dunia industri konten digital.

Sementara menurut Koordinator penyelenggara KMMI ISI Yogyakarta, Ika Yulianti, S.ST., M.Sn. peserta yang mengikuti kursus berjumlah 394. Jumlah peserta tersebut terdiri dari 309 mahasiswa ISI Yogyakarta dan 85 merupakan mahasiswa yang berasal dari luar ISI Yogyakarta. Peserta yang berasal dari perguruan tinggi lain berasal dari 45 perguruan tinggi. Informasi tersebut diperoleh dari laporan yang disampaikan Ika Yulianti, S.ST., M.Sn disaat acara Pembukaan KMMI 2021 ISI Yogyakarta, Senin, 9 Agustus 2021. KMMI ISI Yogyakarta ini, dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. M. Agus Burhan, M.Hum. selaku Rektor ISI Yogyakarta. | red