Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label surabaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label surabaya. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 April 2024

Kadiv Humas Polri Beri Penghargaan ke 7 Anggota dengan Nilai Sertifikasi Kompetensi Terbaik


GK, SURABAYA
- Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho memberikan penghargaan kepada tujuh anggota Humas Polri dengan nilai Sertifikasi Kompetensi Umum terbaik.

Penghargaan tersebut diberikan secara langsung dalam penutupan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Humas Polri TA.2024 di Hotel Wyndham, Surabaya, Jawa Timur pada Selasa (23/4) malam.

"Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi bagi jajaran humas yang telah melewati sertifikasi dengan nilai terbaik. Diharapkan dengan adanya kompetensi itu akan semakin mendukung kerja-kerja Polri dalam melayani masyarakat," jelasnya. 

Adapun ketujuh anggota jajaran Humas yang mendapatkan penghargaan itu merupakan Paur Penum Subbidpenmas Humas Polda Maluku AKP Wehelmina Melda Haurissa; Kasubbid Mulmed Humas Polda Kalimantan Selatan Pembina Sri Widayati; Kabid Humas Polda Kalimantan Selatan Kombes Adam Erwindi.

Selanjutnya Kabid Humas Polda Bangka Belitung Kombes Jojo Sutarjo; Kabid Humas Polda Riau Kombes Hery Murwono; Kasubbidpenmas Humas Polda DIY AKBP Verena Sri Wahyuningsih; dan terakhir Kaur Penmas Humas Polda Bangka Belitung AKP Candra Wijaya.

Dalam kegiatan Rakernis Humas Polri tahun ini, Sandi juga meminta seluruh jajarannya agar dapat meningkatkan kemampuan sebagai persiapan dalam menghadapi tantangan nasional maupun global.

"Sehingga kita semua semakin siap dalam menghadapi tantangan yang mungkin muncul kedepannya. Sehingga dapat mendukung stabilitas kamtibmas guna percepatan transformasi ekonomi inklusif dan berkelanjutan," tuturnya. 

Oleh karenanya, ia mengatakan saat ini Divisi Humas Polri telah menghadirkan e-Learning Humas Presisi sebagai sarana pembelajaran bagi seluruh personel untuk memiliki sertifikasi kompetensi umum kehumasan. 

"Beberapa waktu lalu telah dilakukan pelatihan kompetensi kehumasan kepada Bintara, Pama, Pamen, serta PNS Divisi Humas Polri. Kedepan akan dilaksanakan sertifikasi kompetensi kehumasan kepada personel Bidhumas Polda Jajaran," jelasnya.

Sandi menuturkan, peningkatan kemampuan kompetensi kehumasan penting dilakukan guna menyongsong Indonesia Emas 2045. Seperti yang diutarakan Presiden Jokowi bahwa membawa Indonesia menggapai cita-cita Indonesia Emas 2045 ada 3 hal pokok yang menjadi acuan yaitu pentingnya stabilitas bangsa, harus ada berkelanjutan dan kesinambungan dan pentingnya peningkatan kualitas SDM.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam pembukaan rakernis 5 Divisi termasuk Divisi Humas meminta jajaran kehumasan baik anggota Polri dan seluruh pegawai negeri pada Polri untuk membangun persepsi positif terhadap Polri dengan narasi Polri yang tegas, humanis dan merakyat,[Feby/Rls]

Sabtu, 06 April 2024

Kompolnas Lakukan Pemantauan Kesiapan Operasi Ketupat 2024 di Polda Jatim Bersama Kapolri dan Menteri Perhubungan


GK, SURABAYA
– Menjelang periode mudik Hari Raya Idul Fitri, Tim Kompolnas yang dipimpin oleh Anggota Kompolnas Irjen Pol. (Purn) Drs. Pudji Hartanto Iskandar, M.M., didampingi H. Mohammad Dawam, S.H.I., M.H., bersama Kombes Pol. Joko Purwanto, S.H., S.I.K., Briptu Iqbal Prasetia Gunawan dan Syaifulloh melakukan kunjungan kerja dalam rangka pemantauan persiapan pengamanan Operasi Ketupat 2024 sekaligus pemantauan kasus menonjol peristiwa ledakan di Kantor Subden Jibom Satbrimob di wilayah hukum Polda Jawa Timur, pada Kamis, (04/04/2024.)

Kunjungan kerja diterima langsung oleh Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Drs. Imam Sugianto, M.Si bersama Pejabat Utama di Rupatama Polda Jatim. Kegiatan ini diawali dengan rapat zoom bersama guna mendapat paparan lengkap dari manajemen ASDP yang dihadiri langsung oleh Kapolri Jenderal Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si, Menteri Perhubungan, Dr. Ir. Budi Karya Sumadi dan Panglima TNI H. Agus Subianto, S.E., M.Si, dan diikuti Pejabat Utama Mabes Polri.

Sementara itu Kapolri menekankan pentingnya menjaga aspek keselamatan bagi pemudik lebaran di Jatim.

“Jalur pelabuhan Ketapang-Gilimanuk yang menjadi jalur utama bagi pemudik di Jatim, mohon dipersiapkan dengan sebaik-baiknya agar masyarakat betul betul terlayani sehingga keamanan pemudik dapat tercapai,” pintanya.

Setelah itu, Tim Kompolnas bertolak menuju Pelabuhan Tanjung Perak disambut Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak serta KSOP Utama Capt. Heru Susanto beserta jajaran guna memantau secara langsung kesiapan pelayanan mudik lebaran 2024 di terminal penumpang kapal dengan menerima paparan perihal jumlah armada, kekuatan personil, rencana operasi pengamanan, serta data teknis lainnya.

Dalam pada itu, tak luput juga dilakukan pengecekan kondisi ruang tunggu penumpang maupun kondisi kapal. Pudji Hartanto Iskandar, mengapresiasi kesiapan manajemen ASDP pelabuhan dalam melayani pemudik lebaran dengan terus menekankan pentingnya sistem operasi K3I, yakni; koordinasi, komunikasi dan kendali atas informasi dari semua unsur.Bila ada kendala dilapangan, harap dilakukan komunikasi dengan baik kepada pemudik.

“Komunikasikan informasi yang diperlukan dengan baik kepada para pemudik”, pintanya.

Mohammad Dawam menambahkan bahwa kendali operasi ada dipundak unsur pimpinan.

“Oleh karenanya seluruh jajaran anggota diharapkan memberikan informasi yang benar, akurat dan tidak menyesatkan kepada unsur pimpinan dimasing-masing instansi yang terlibat didalamnya agar tercapai sistem operasi pengamanan mudik lebaran 2024 yang terkoordinasi dengan baik”, tutup Dawam mengakhiri pesannya Pada Jumat 05/04/2024,[Feby/Rls]

Kamis, 28 Desember 2023

Kapolri Tinjau Baktikes dan Baksos di Surabaya: Polri Hadir untuk Masyarakat


GK, SURABAYA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo hari ini melanjutkan agenda kunjungan kerja di Jawa Timur. Selain menghadiri Deklarasi Pemilu Damai, Jenderal Sigit meninjau bakti kesehatan dan bakti sosial untuk masyarakat yang membutuhkan.

Jenderal Sigit dan rombongan hadir di Gedung Mahameru Polda Jatim, Kamis (28/12/2023), sekitar pukul 10.00 WIB. Setelah menyaksikan deklarasi pemilu damai yang dilaksanakan Forkopimda Jatim, Jenderal Sigit meresmikan gedung dan fasilitas baru di Polda Jatim.

Diketahui, ada 7 gedung dan fasilitas baru di Polda Jatim. Mereka adalah:

1. Flat Batalion D Pelopor Satbrimobda Jatim di Kabupaten Pamekasan.
2. Flat Kompi 4 Batalion B Pelopor Satbrimob Jatim di Kabupaten Banyuwangi.
3. Gedung Pelayanan Satpas Polres Malang.
4. Mapolres Sumenep.
5. Gedung Pelayanan Hiperbarik, Fasilitas Diklat dan Gedung Manajemen RSB HS Samsoeri Mertojoso.
6. Gedung Digital Forensik Bidlabfor Polda Jatim.
7. Gedung Rawat Inap dan Gedung Manajemen RSB TK III Nganjuk.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berharap gedung dan fasilitas baru ini makin meningkatkan kinerja dan pelayanan Polda Jatim bagi masyarakat.

Jenderal Sigit juga meninjau bakti kesehatan dan bakti sosial yang digelar Polda Jatim bersinergi dengan TNI hingga Pemprov Jatim.

Kegiatan bakti kesehatan dilaksanakan di gedung manajemen dan lapangan parkir Hemodialisis dengan target 1.080 orang. Mulai pemeriksaan oleh spesialis, khitan, penghapusan tato, operasi katarak, hingga bedah minor. Total 163 orang dilibatkan, masing-masing 128 tenaga medis (100 Polri, 10 TNI AD, 10 TNI AL, 5 TNI AU, dan 3 Dinkes Prov Jatim) dan 35 tenaga nonmedis.

Bakti sosial juga dilakukan dengan membagikan 1.100 paket sembako untuk masyarakat yang membutuhkan.

Jenderal Sigit berharap agenda bakti kesehatan dan bakti sosial ini dapat membantu serta meringankan beban masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini menurutnya adalah wujud nyata Polri senantiasa hadir di tengah-tengah masyarakat.

Dalam agenda ini turut hadir Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Hadir pula Dankodiklat AL Letjen (Mar) Nur Alamsyah mewakili Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Pangdam V/Brawijaya Mayjen Rafael Gareba Baay, dan Kapolda Jatim Irjen Imam Sugianto, Ketua DPRD Jatim Kusnandi, hingga sejumlah pejabat utama dari Mabes TNI dan Polri,[Feby/Rilis]

Selasa, 14 Desember 2021

PUKAT Kritisi Eksekusi Lahan BPN di Surabaya



JAWA TIMUR - Warga Jawa Timur, Kamis 3 Desember 2021 dihebohkan dengan adanya eksekusi tanah seluas 7.000 m2 yang terletak di Jalan Tunjungan Nomor 80 Surabaya. Bukan sembarang tanah, karena di dalamnya terdapat instansi ATR/BPN (Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Negara) untuk pendaftaran surat tanah oleh ATR/BPN Surabaya.

Ketua Umum Pusat Kajian dan Advokasi Tanah (PUKAT), M. Mufti Mubarok juga menyoroti kejadian tersebut. Menurutnya terdapat beberapa hal yang perlu dilihat dari berbagai aspek: Pertama, dari aspek sejarah, Loka Pamitran sebagai pemilik aset awal merupakan termasuk organisasi yang dibubarkan karena berafiliasi dengan Organisasi Mason yang dibubarkan Pemerintah. Kedua, dari aspek legal standing, organisasi yang telah dibubarkan, tidak mungkin dapat dihidupkan kembali dengan nama atau identitas yang sama. Ketiga, dari aspek perolehan aset/tanah, pihak BPN seharusnya membuat argumentatif secara hukum serta kronologisnya.

Mufti menambahkan, "Kasus tanah dapat menimpa siapa saja. Termasuk institusi yang selama ini mengurusi pertanahan".

Oleh karenanya Mufti sangat menyayangkan atas peristiwa ini.

"Saat ini Arek Suroboyo juga sedang dihadapkan dengan problematik Surat Ijo", pungkasnya.

Perlu diketahui, saat ini Pemerintah dalam kepemimpinan Presiden Joko Widodo sedang melakukan distribusi reforma agraria yang sudah mencapai 4,3 juta hektare dari target 12 juta hektare. [Red]

Kamis, 11 November 2021

Sering BAB di Celana, Balita Tewas Dianiaya Ibu Kandung

Garis Polisi. Ilustrasi

Garis Komando -- Seorang wanita berinisial AS (24), warga Sidokapasan, Surabaya, ditangkap Satreskrim Polrestabes Surabaya setelah menganiaya anak kandungnya yang berusia empat tahun hingga tewas. Pelaku menganiaya anak balitanya lantaran kesal karena korban sering buang air besar di celana.

"Kesal yang tidak terkontrol dikarenakan korban susah di kasih tahu terkait sering buang air besar di celana, dan sering mengganggu adiknya," ujar Kasatreskrim Polrestabes Surabaya Kompol Mirzal Maulana di Surabaya, Rabu (10/11).

Mirzal menceritakan peristiwa tersebut terjadi pada Selasa 9 November 2021, sekitar pukul 17.30 WIB. Korban yang meninggal dunia dalam keadaan tidak wajar menuntun polisi melakukan serangkaian penyelidikan di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kemudian didapatkan fakta bahwa korban meninggal akibat adanya kekerasan fisik. Yakni bekas pukulan benda tumpul di tubuh korban. 

"Berdasarkan informasi tersebut tim gabungan melakukan interogasi terhadap saksi-saksi hingga akhirnya mengamankan tersangka AS yang diduga sebagai pelaku tindak pidana kekerasan terhadap anak tersebut," ujarnya.

Mirzal mengungkapkan, pihaknya selanjutnya membawa tersangka AS menuju Map5olrestabes Surabaya, guna proses penyidikan lebih lanjut. Sedangkan korban dilakukan outopsi di RSUD dr. Soetomo Surabaya. 

Tersangka AS dijerat Pasal 80 ayat (3) UU RI Nomor 35 Tahun 2014 atas perubahan UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dan atau pasal 44 ayat (3) UU RI No. 23 Tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga dan atau  pasal 351 ayat (3) KUHP.


Sumber

Rabu, 10 November 2021

Yuk, Mengenal 10 Pahlawan Indonesia Pejuang Kemerdekaan

Yuk, Mengenal 10 Pahlawan Indonesia Pejuang Kemerdekaan

Garis Komando - Kemerdekaan Indonesia diraih dengan jerih payah para pahlawan yang rela menumpahkan air mata dan darah, bahkan nyawa.

IDN Times merangkum 10 nama pahlawan kemerdekaan yang berjuang melawan penjajah di masa silam. Data tersebut dikutip dari laman resmi Direktorat Kepahlawanan, Keperintisan, Kesetiakawanan dan Restorasi Sosial ( K2KRS) Kementerian Sosial.

1. Ir Sukarno


Ir Sukarno merupakan Presiden Pertama Republik Indonesia. Dia lahir pada 6 Juni 1901 di Surabaya, Jawa Timur.

Sukarno pada 1925 mendirikan dan menjadi Ketua Algemeene Studie arzClub (ASC) di Bandung. Organisasi ini merupakan perhimpunan pelajar/mahasiswa yang berjiwa nasionalisme. 

Pada 1927 mendirikan Partai Nasional Indonesia, yang merupakan perhimpunan yang sangat berani menentang penjajahan Belanda.

Kemudian, pada 17 Agustus 1945, Sukarno bersama Mohammad Hatta dan juga para pejuang lain memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.


2. Mohammad Hatta


Pahlawan kemerdekaan kedua ada Mohammad Hatta. Dia lahir pada 12 Agustus 1902 di Bukit Tinggi, Sumatera Barat.

Selain pahlawan kemerdekaan, Bung Hatta juga merupakan bapak koperasi Indonesia. Pada 1926, Bung Hatta pernah menjadi pimpinan Perhimpunan Indonesia.

Dia pernah dipercaya menjadi bendahara merangkap anggota Dewan Redaksi Majalah Hindia Putera (Indonesia Merdeka).

Bung Hatta meninggal pada 14 Maret 1980 di usia 77 tahun. Dia dimakamkan TPU Tanah Kusir, Jakarta.


3. Jenderal Besar Sudirman


Jenderal Besar Sudirman merupakan sosok pejuang yang gigih dalam melawan penjajah. Dia keluar masuk hutan bersama pasukannya bergerilya. Jenderal Besar Sudirman merupakan Panglima TNI pertama Indonesia.

Ia lahir pada 24 Januari 1916 di Purbalingga, Jawa Tengah. Sudirman meninggal di usia yang masih muda, yakni 34 tahun.

Dia meninggal pada 29 Januari 1950 di Magelang, Jawa Tengah, dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kusuma Negara, Yogyakarta.


4. Sutan Syahrir


Sutan Syahrir lahir pada 5 Maret 1909 di Padang Panjang, Sumatera Barat. Ia pernah menjabat sebagai Perdana Menteri Indonesia.

Sutan Syahrir memiliki pemikiran dan semangat dalam membentuk kemerdekaan Indonesia. Dia wafat pada 9 April 1966 di Zurich, Swiss.

Sutan meninggal di usia 57 tahun dan dimakamkan di TMPN Utama Kalibata, Jakarta.


5. Ki Hajar Dewantara 


Ki Hajar Dewantara juga dikenal sebagai bapak pendidikan Indonesia. Dia lahir pada 2 Mei 19889 di Yogyakarta.

Ki Hajar Dewantara meninggal di usia 69 tahun. Dia dimakamkan di Tahunan, Umbul Harjo, Yogyakarta. 

Pada tahun 1913, Ki Hajar Dewantara menulis brosur “Als ik een Nederlander was” (Andai kata saya seorang Belanda). Brosur itu berisi kecaman terhadap maksud pemerintah Belanda mengadakan perayaan seratus tahun bebasnya negeri Belanda dari penjajahan Perancis.

Akibat penentangan itu, Ki Hajar Dewantara diasingkan ke Belanda. Dengan segala kemampuannya, Ki Hajar Dewantara mendirikan perguruan Taman Siswa.


6. Bung Tomo


Bung Tomo memiliki nama asli . Saat berjuang melawan penjajah, dia dikenal memiliki slogan 'merdeka atau mati'.

Bung Tomo lahir 3 Oktober 1920 di Surabaya, Jawa Timur. Dia meninggal pada 7 Oktober 1981 di Padang Arafah, Arab Saudi, dan dimakamkan di Ngagel, Surabaya.


7. Abdul Muis


Abdul Muis lahir di Agam, Sumatera Barat, pada 3 Juli 1883. Ia meninggal di Bandung, Jawa Barat pada 17 Juni 1959.

Abdul Muis  merupakan seorang sastrawan, politikus dan wartawan Indonesia. Dia merupakan pengurus besar Sarekat Islam dan pernah menjadi anggota Volksraad mewakili organisasinya tersebut. 

Karya-karya Abdul Muis di antaranya adalah Salah Asuhan (1928), Surapati (1950), Robert Anak Surapati (1953), Pertemuan Jodoh, Daman Brandal, Sabai nan Alui (Cerita Rakyat Minangkabau), dan Contoh Surat Menyurat.

Dia juga merupakan pendorong berdirinya Technische Hooge School (ITB, Institut Teknologi Bandung).


8. RA Kartini


Raden Ajeng (RA) Kartini merupakan pahlawan yang berjuang dalam kesetaraan gender. Ia lahir pada 21 April 1879 di Jepara, Jawa Tengah.

Kartini meninggal di usia muda, yakni 25 tahun. Kartini wafat pada 17 September 1904 di Rembang, Jawa Tengah.


9. Raden Dewi Sartika


Raden Dewi Sartika lahir 4 Desember 1884 di Cicalengka, Bandung, Jawa Barat. Dewi Sartika juga berperan sebagai tokoh perintis pendidikan wanita. 

Dewi pernah tulisan berjudul ”De Inlandsche Vrouw” (Wanita Bumiputera). Dalam tulisannya, Dewi menyampaikan kalau pendidikan penting untuk mendapatkan kekuatan dan kesehatan kanak-kanak baik secara jasmani maupun rohani. 

Selain itu, Dewi menyampaikan dalam tulisannya mengenai pentingnya kesetaraan gender antara laki-laki dan perempuan. Dewi wafat di Tasikmalaya pada 1947 dan dimakamkan di Astana Anyar, Bandung.


10. Cut Nyak Dien


Cut Nyak Dien merupakan pahlawan yang lahir di Aceh pada 1834. Semasa hidup, Cut Nyak Dien bergerilya melawan pasukan kolonial Belanda.

Dia merupakan sosok perempuan penting bagi Aceh dalam memperjuangkan kemerdekaan. Pada 1873, perang Aceh-Belanda meletus.

Bersama Teuku Umar, Cut Nyak Dien menyusun strategi dalam melawan Belanda. Dia juga memompa semangat para pemuda Aceh untuk berjuang melawan penjajah.

Cut Nyak Dien meninggal pada 6 Novemver 1908 sebagai tawanan Pemerintah Hindia-Belanda. Dia dimakamkan di Sumedang, Jawa Barat.

Jumat, 15 Oktober 2021

Tinjau Vaksinasi di Surabaya, Kapolri: Datangi dan Layani Warga yang Ada Di Titik Tak Terjangkau


Jawa Timur -
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau serbuan vaksinasi yang digelar di lapangan THOR Darmo, Surabaya, Jawa Timur, Jumat, (15/10/2021).

Dalam kegiatan ini, juga dilakukan vaksinasi serentak di 39 Polres jajaran Polda Jawa Timur. Dalam sambutannya, Sigit mengapresiasi kepada jajaran Forkopimda di Jawa Timur baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota yang terus mempercepat capaian vaksinasi.

Pada kesempatan itu, Sigit juga menyapa secara virtual beberapa wilayah terkait dengan penanganan virus corona dan akselerasi vaksin. Dari laporan yang ia terima, wilayah Jawa Timur beberapa kali sudah mencapai target, bahkan mengalami peningkatan capaian vaksinasinya.

"Ini terus ditingkatkan agar target 2 juta vaksinasi dalam sehari yang ditargetkan Pak Presiden bisa tercapai dan mencapai vaksinasi 70 persen dalam rangka membentuk kekebalan yang diharapkan," kata Sigit.

Dalam hal ini, wilayah Jawa Timur rata-rata capaian vaksinasi sudah mencapai 50 persen. Bahkan di wilayah Banyuwangi, Sigit menerima laporan bahwa capaian vaksinasi sudah di angka 60 persen.

"Yang capaian vaksinnya masih rendah terus tingkatkan strategi-strategi mulai dari vaksinasi massal sampai bagaimana mendatangi dan melayani masyarakat yang ada di titik-titik tidak terjangkau dengan mobile dan door to door," ujar Sigit.

Dengan capaian vaksinasi yang tinggi, Sigit melihat beberapa wilayah di Jawa Timur sudah mulai mengalami penurunan PPKM. Bahkan wilayah Blitar menjadi role model PPKM level 1. Adanya penurunan level PPKM, Sigit mengingatkan jajaran Forkopimda untuk tetap menekan laju pertumbuhan COVID-19. Sebab penurunan level PPKM berdampak pelonggaran aktivitas masyarakat yang berpotensi terjadinya transmisi penularan COVID-19.

"Ini tentunya menjadi perhatian kita semua pada saat aktivitas masyarakat meningkat laju pertumbuhan COVID-19 bisa dikendalikan dan strateginya bagaimana menegakan prokes yang ketat dan disisi lain kegiatan vaksinasi ditingkatkan sehingga capaian 70 persen bisa terlaksana," ujarnya.

Mantan Kabareskrim Polri ini pun meminta kepada jajaran Forkopimda untuk memantau aktivitas dan kerumunan masyarakat dengan menerapkan aplikasi PeduliLindungi. Hal ini diperlukan untuk memantau kegiatan masyarakat agar bisa menekan laju pertumbuhan COVID-19.

"Seluruh aktivitas masyarakat yang masuk ke tempat tersebut bisa termonitor mana yang belum vaksin, mana yang sudah vaksin, mana yang ada riwayat kontak erat dan positif sehingga bisa dilakukan langkah-langkah karantina sebelum dilakukan treatment lanjutan apakah dimasukan ke isoter atau rumah sakit," katanya.

Dengan tiga strategi mulai dari pengetatan prokes, percepatan vaksinasi dan kegiatan 3T ditingkatkan, mantan Kapolda Banten ini yakin laju pertumbuhan COVID-19 bisa dikendalikan.

"Terima kasih kepada seluruh forkopimda baik provinsi, gubernur, pangdam, kapolda yang selalu kompak dan solid. Ini menjadi contoh wilayah lain agar bisa melakukan hal yang sama. Semoga target capaian vaksinasi yang ditargetkan bisa tercapai," ucap Sigit.

Dalam kegiatan vaksinasi ini, target sebanyak 71.848 dosis vaksin disuntikkan dengan sasaran lansia, kelompok penyandang disabilitas, pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum.

Adapun jenis vaksin yang disiapkan yakni Sinovac dan Astrazaneca dengan jumlah vaksinator sebanyak 1.795 yang merupakan gabungan dari TNI-Polri, Dinkes dan relawan.

Selain itu, Panglima TNI dan Kapolri juga meninjau secara langsung legiatan vaksinasi COVID-19 di Terminal 2 Bandara Internasional Juanda, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Kegiatan vaksinasi COVID-19 ini merupakan inisiasi Pusat Penerbangan TNI AL (PUSPENERBAL) bekerjasama dengan Polri dan STIKES Hangtuah Surabaya, dengan target 2.000 dosis. [Sur]