GK, Pringsewu - Kerap menipu seorang ibu rumah tangga asal Pringsewu-Lampung berinisial M (56) ditangkap aparat kepolisian Polres Pringsewu Polda Lampung pada Kamis (19/1/23)
This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Sabtu, 21 Januari 2023
Seorang Ibu Asal Pringsewu Ditangkap Polisi, Gara-gara Ini
GK, Pringsewu - Kerap menipu seorang ibu rumah tangga asal Pringsewu-Lampung berinisial M (56) ditangkap aparat kepolisian Polres Pringsewu Polda Lampung pada Kamis (19/1/23)
Kamis, 01 Desember 2022
Seorang Ibu yang Dipasung Anaknya Kini Sudah Dirawat
GK, Serang - Setelah menjalani kehidupan dalam kondisi dipasung di sebuah hutan, Ani (50), orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kabupaten Serang, Banten kini mendapat perawatan di sebuah yayasan ODGJ.
Selasa, 28 Desember 2021
Viral Bocah Diikat di Pohon Gegara Curi Kerupuk karena Lapar
Kamis, 23 Desember 2021
Peduli Hari Ibu, Baylam Lakukan Bhakti Sosial ke Lansia Tidak Mampu
Senin, 29 November 2021
Diancam Dengan Sajam, Ibu Muda Dipaksa Berhubungan Intim Saat Suami Tak Dirumah
Minggu, 28 November 2021
Bansos PKH Tahap 4 Cair Bulan November 2021, Cek Status Penerima via cekbansos.kemensos.go.id
Ilustrasi Uang - Berikut cara pengecekan status penerima via cekbansos.kemensos.go.id terkait bansos PKH tahap keempat yang cair bulan November 2021. |
GARIS KOMANDO - Cek ketentuan dan status penerima bansos PKH tahap ke-4 via cekbansos.kemensos.go.id yang telah cair untuk bulan November 2021.
Kamis, 11 November 2021
Sering BAB di Celana, Balita Tewas Dianiaya Ibu Kandung
| Garis Polisi. Ilustrasi |
Garis Komando -- Seorang wanita berinisial AS (24), warga Sidokapasan, Surabaya, ditangkap Satreskrim Polrestabes Surabaya setelah menganiaya anak kandungnya yang berusia empat tahun hingga tewas. Pelaku menganiaya anak balitanya lantaran kesal karena korban sering buang air besar di celana.
"Kesal yang tidak terkontrol dikarenakan korban susah di kasih tahu terkait sering buang air besar di celana, dan sering mengganggu adiknya," ujar Kasatreskrim Polrestabes Surabaya Kompol Mirzal Maulana di Surabaya, Rabu (10/11).
Mirzal menceritakan peristiwa tersebut terjadi pada Selasa 9 November 2021, sekitar pukul 17.30 WIB. Korban yang meninggal dunia dalam keadaan tidak wajar menuntun polisi melakukan serangkaian penyelidikan di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kemudian didapatkan fakta bahwa korban meninggal akibat adanya kekerasan fisik. Yakni bekas pukulan benda tumpul di tubuh korban.
"Berdasarkan informasi tersebut tim gabungan melakukan interogasi terhadap saksi-saksi hingga akhirnya mengamankan tersangka AS yang diduga sebagai pelaku tindak pidana kekerasan terhadap anak tersebut," ujarnya.
Mirzal mengungkapkan, pihaknya selanjutnya membawa tersangka AS menuju Map5olrestabes Surabaya, guna proses penyidikan lebih lanjut. Sedangkan korban dilakukan outopsi di RSUD dr. Soetomo Surabaya.
Tersangka AS dijerat Pasal 80 ayat (3) UU RI Nomor 35 Tahun 2014 atas perubahan UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dan atau pasal 44 ayat (3) UU RI No. 23 Tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga dan atau pasal 351 ayat (3) KUHP.
Selasa, 19 Oktober 2021
Ibunda Komandan Kapal Selam KRI Nanggala 402 Terharu di Kunjungi Kabid Humas Polda Lampung Dan Kapolres Metro
Tak ada tiupan lilin atau nyanyian ulang tahun di rumah orangtuanya di Jalan Diponegoro Kelurahan Imopuro Kecamatan Metro Pusat, yang berjarak sekitar 200 meter dari Mapolres Kota Metro, Lampung. Sepi.
Namun suasana tiba-tiba menjadi ramai dengan kehadiran Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad dan Kapolres Kota Metro AKBP Yuni Iswandari Yuyun bersama sejumlah personelnya.
Mentari mulai tenggelam ketika Ibunda Heri Oktavian, Hj. Muharleny (73) mengirimkan pesan singkat melalui WhatsApp dan rekaman video kepada Pandra, yang telah dianggap sebagai anaknya, pengganti anak bungsu yang gugur bersama 52 prajurit terbaik bangsa. “
Assalamualaikum...sehat-sehat semua ananda sekeluarga. Hari ini ultah Heri ke-43. Ini video ultahnya tahun 2020 di kapal mau berangkat layar. Hari ini dia ultah di kapal untuk selamanya. Setiap dia ultah cuma doa hadiah mama untuk anak-anak dan cucu,” bunyi pesan Hj. Muharleny kepada Pandra.
Video ulang tahun ke-42 yang direkam personel KRI Nanggala 402 TNI Angkatan Laut itu, diabadikan pada 18 Oktober 2020 bersama kru kapal selam tersebut, berdurasi 2 menit 6 detik.
Sontak, Kombes Pol Pandra bergegas menuju Kota Metro menemui orangtua angkatnya yang baru saja mengirimkan pesan singkat, yang dianggapnya sebagai isyarat rindu orangtua terhadap anaknya. Hujan deras mengguyur sepanjang jalan dari Bandarlampung menuju Kota Metro pun diterabas.
“Kehadiran saya ke kediaman Ibunda Hj. Muharleny untuk memberikan semangat dan mengibur beliau karena hari ini anak bungsunya berulang tahun,” ujar Pandra usai mengunjungi Bunda Hj. Muharleny.
Pandra mengatakan, kehadiran dirinya bersama Kapolres Kota Metro sebagai bentuk soliditas dua keluarga besar Polri dan TNI Angkatan Laut yang diwakili oleh keluarga Heri Oktavian di Kota Metro.
Almarhum Heri Oktavian sejatinya juga anggota keluarga besar Polri, karena ayahnya Kompol Imroni Haki (Alm) adalah anggota Polri yang pernah dinas di Polres Kota Metro (dulu Polres Lampung Tengah), dengan jabatan terakhir Kabagmin atau Kabagsumda.
Bunda Muharleny pun bercerita, sebelum insiden tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 402 itu, ia sempat mengirimkan makanan kesukaan anak kesayangannya, yaitu pempek dan Tekwan.
“Heri juga suka gulai Aceh. Kalau ketemu mama, pasti dia minta dibuatkan gulai Aceh,” ujar Bunda Muharleny, yang mulai nampak ceria ketika didatangi mantan kapolres Kepulauan Meranti dan Kapolres Metro ini.
Ia mengucapkan terimakasih atas kunjungan abdi Bhayangkara yang dianggapnya sebagai surprise di hari ulang tahun anaknya.
Bunda Muharleny pun tak mampu menyembunyikan rasa haru dan bahagianya ketika melepas pelukan sayangnya kepada Kombes Pandra dan AKBP Yuni. [Sur]
Kamis, 14 Oktober 2021
Bocah Iseng Pasang Gembok Sepeda ke Leher Ibu, Berujung Lupa Kodenya
| “Saya tidak dapat membukanya dengan kode yang telah saya tetapkan dan saya tidak tahu berapa kali dia mengubahnya, jadi saya panik,” ungkapnya. |
| foto: OddityCentral |
| foto: OddityCentral |












