Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label SD. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SD. Tampilkan semua postingan

Rabu, 31 Januari 2024

Bripka Syamsuddin Potong Gaji-Gadai Rumah demi Bangun TK-SD Gratis di Ruteng


GK, MANGGARAI
- Paurmin Bagian Operasi Polres Manggarai, Bripka Syamsuddin, diusulkan oleh pembaca detikcom sebagai kandidat Hoegeng Awards 2024, karena kepeduliannya terhadap pendidikan dan anak-anak di Ruteng, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pengusul merupakan pasangan suami-istri bernama Sahrullah dan Marjan. Mereka orang tua dari salah satu murid di Taman Kanak-kanak (TK) Islam gratis yang didirikan Bripda Syamsuddin.

Dilihat detikcom, Senin (29/1/2024), Sahrullah mengisi formulir elektronik di tautan berikut. Dia mengatakan Bripka Syamsuddin merupakan sosok inspiratif baginya. Berikut kalimat usulan Sahrullah dan istrinya di form Hoegeng Awards 2024:

Beliau ada sosok inspiratif bagi bagi polisi yang lainnya, karena beliau rela tidak terima gaji demi membangun dua sekolah gratis untuk anak-anak yatim dan kurang mampu di tempat tugasnya.

detikcom lalu menghubungi Sahrullah via panggilan telepon, yang kemudian dijawab oleh sang istri, Marjan. Perempuan 44 tahun itu menyebut anak mereka merupakan murid TK Deen Assalam, milik Bripda Syamsuddin.

"Kebetulan anak saya masuk di TK-nya beliau, TK Deen Assalam. Gratis. TK-nya ada tiga kelas. Muridnya cukup banyak," ujar Marjan.

Warga Satar Tacik, Kecamatan Langke Rembong, Ruteng Manggarai, ini menceritakan bahwa istri dari Bripka Syamsuddin juga terlibat aktif di TK Deen Assalam sebagai guru.

"Dia banyak kebaikan, contohnya dia kalau ada kegiatan sosial juga dia aktif, istrinya juga. Istrinya merangkap jadi guru juga, tapi sekarang sudah tidak lagi karena sekarang sudah ada ada kepala sekolahnya masing-masing," jelas Marjan.

Marjan mengaku terbantu dengan adanya TK Deen Assalam. "Kami di sini terbantu betul. Jadi warga kurang mampu, anak yatim piatu merasa sangat dibantu," imbuh Marjan.

Selanjutnya detikcom menghubungi Bripka Syamsuddin untuk mengonfirmasi cerita Marjan dan suaminya, Sahrullah. Polisi asal Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) ini menceritakan pengalaman hidup yang membuatnya peduli terhadap isu anak dan pendidikan.

"Dalam perjalanan ini, saya ini kan anak petani. Jumlah saudara saya ada delapan. Saya anak ketiga, pas saya SMA kelas 1, Bapak saya meninggal. Jadi saya tahu persis bagaimana susahnya mencari uang untuk sekolah," jelas Syamsuddin.

"Jadi untuk biaya sekolah itu saya banting tulang, jadi buruh. Di bawah saya masih ada 5 orang adik yang butuh sekolah. Saya lihat betul perjuangan mamak saya. Saya dulu berdoa, 'Tuhan jadikan saya orang yang berguna ke depannnya, yang bermanfaat bagi orang lain'," tambah dia.

Dia menuturkan melihat kondisi anak-anak yang tidak atau putus sekolah juga menjadi alasannya memutuskan mendirikan TK di 2019, kemudian SD di 2021 lalu. Dia menceritakan mulanya memberanikan diri mengajukan kredit di bank.

"Awal mula mendirikan, saya sewa tanah orang Rp 2,5 juta per tahun, (luas-red) 11 x 40 meter persegi. Untuk bangunannya, saya ajukan kredit gaji di bank, saya bangunkan 4 ruangan. Kemudian semua fasilitas sekolah ada yang saya pakai dana pribadi, ada yang saya pakaikan bahan bekas, misalnya ayunan dari ban mobil bekas," cerita Bripka Syamsuddin.

Berbekal dana segar yang didapat dari bank usai menggadaikan rumah, dia lalu membeli lahan seharga Rp 200 juta untuk membangun sekolah dasar (SD). Dia merasa adanya SD gratis menjadi penting, agar anak-anak yang lulus dari TK-nya dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

"Agar anak-anak yang tamat di TK bisa melanjutkan sekolah di SD dengan metode yang sama, karena takutnya mereka tidak bisa lanjutkan sekolah. Tahun ajaran baru 2023, (Gedung SD) sudah mulai operasional," ucap Bripka Syamsuddin.

Dia lalu menerangkan upayanya ini mendapat atensi dari Kapolres Manggarai, sehingga dia akhirnya mendapat bantuan material bangunan. Pun warga-warga yang mampu.

"Saat pembangunan pun Pak Kapolres ada bantu seperti memberikan semen, kemudian ada juga masyarakat sekitar yang lumayan ekonominya menyumbangkan pasir, batu bata, besi," jelas Bripka Syamsuddin.

"Kami tidak menerima bantuan dalam bentuk uang, takut fitnah. Jadi dalam bentuk barang seperti bahan bangunan," lanjut dia.

Dalam merintis sekolah gratis ini, Bripda Syamsuddin mengaku didukung penuh sang istri, Rini Mulyasari. Bahkan kata Bripka Syamsuddin, Rini juga turut menjadi guru di TK.

"Yang kami lakukan ini murni saya dan istri yang berinisiatif. Beliau juga ikut mengajar, beliau kan S1 komputer. Kepuasan tersendiri untuk saya dan istri, semisal saya pulang kantor, ke sekolah, saya lihat anak-anak ceria, bersenda gurau," ungkap Syamsuddin.

Kini tercatat ada 68 murid baru di TK Deen Assalam, dengan 5 guru. Serta 20 siswa angkatan pertama SD Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Deen Assalam, dengan 4 guru.

"Jumlah murid pada 2019 berjumlah 62, 2020 meningkat 80, 2021 naik ke 89 orang, 2022 kemarin 92 orang, 2023 68 orang. Pada dasarnya semua murid kami gratiskan. Cuma kadang-kadang orang tua murid prihatin lihat kami. Mereka juga nanya pembiayaannya bagaimana," tutur Bripka Syamsuddin.

"Ada juga yang akhirnya mereka bayar secara sukarela, misalnya yang mamaknya pegawai. Mungkin karena prihatin juga, kami tidak menuntut pembayaran," pungkas Bripka Syamsuddin.

Kick off penjaringan kandidat penerima Hoegeng Awards 2024 dimulai pada Jumat (26/1) lalu melalui pengusulan via formulir digital. Pembaca detikcom bisa mengusulkan nama polisi yang dinilai patut jadi teladan melalui tautan ini.

Setelah proses penjaringan selesai, penerima penghargaan Hoegeng Awards 2024 akan diumumkan di acara penganugerahan pada Juli 2024.

detikcom mengajak Anda pembaca setia dan seluruh masyarakat Indonesia untuk berkontribusi mengawal perbaikan Polri lewat partisipasi di Hoegeng Awards 2024. Usulan polisi teladan dari Anda para pembaca diharapkan menjadi bahan bakar penyemangat personel Polri untuk berbenah diri,[Feby/Rilis]

Jumat, 22 September 2023

Launching Program Unggulan Dapur Masuk Sekolah di Wilayah Kodim 0410/KBL


GK, BANDAR LAMPUNG — Kodam II/Sriwijaya meluncurkan sebuah program unggulan, yakni Dapur Masuk Sekolah dalam rangka membantu pemerintah daerah menekan angka Stunting. 

Peluncuran program tersebut digelar terpusat di SDN 14 Palembang dan juga diikuti seluruh jajaran Korem hingga Kodim di wilayahnya meliputi provinsi Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, dan Lampung melalui Zoom, pada Jumat 22 September 2023.

Pangdam II Sriwijaya, Mayjen TNI Yanuar Adil mengatakan program Dapur Masuk Sekolah ini sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan gizi kepada anak usia dini. Adapun program unggulan ini akan terus menyasar sekolah di pinggiran kota.

"Kita akan menyasar sekolah pinggir kota karena kita ingin membantu orang tua yang mempunyai penghasilan menengah ke bawah," ungkap Pangdam Sriwijaya.

"Jadi kita menyediakan makanan bergizi dengan komposisi susu, telur, nasi, sayur, tempe, dan tahu," sambungnya.

Lanjutnya dengan pemberian gizi yang cukup, maka pada 2045 anak-anak yang saat ini duduk di bangku kelas 1 sekolah dasar akan berusia sekitar 29 hingga 30 tahun dan siswa inilah yang menjadi generasi penerus bangsa.

Bliau mengatakan dengan program Dapur masuk Sekolah Itu nantinya akan melahirkan SDM yang bagus.

"Kita menilai pada 2045 nanti mereka akan menjadi SDM yang bagus, dalam membangkitkan perekonomian. Dan sebaliknya bila SDM tidak bagus akan berdampak lemahnya perekonomian, tingginya kriminalitas hingga bertambahnya pengangguran," terangnya.

Sementara di Provinsi Lampung yaitu di Korem 043/Garuda Hitam bersama jajaran Kodim 0410 Bandar Lampung melakukan louching program unggulan Dapur masuk Sekolah ditempatkan di SDN 1 Way Gubak, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung.

Sekolah ini terletak di perbukitan pinggiran Kota Bandar Lampung dan layak untuk dijadikan tempat program dapur masuk sekolah.

Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Iwan Ma’ruf Zainudin, S.E., mengatakan program unggulan Dapur masuk sekolah ini sesuai dengan arahan Pangdam II Sriwijaya akan dilakukan rutin untuk setiap minggunya. 

"Jadi ini nanti akan rutin setiap hari Jum'at. Nanti masing-masing Dandim akan mencari lokasinya yang disesuaikan dengan kebutuhan dan sesuai dengan pertimbangan Dandim masing-masing," pungkasnya.

Acara ini juga dihadiri Forkopimda Provinsi Lampung, para Kasi jajaran Korem 043/Gatam dan Kasdim 0410/KBL Letkol Inf Hendry Ginting S.S.I.P.,MM.[Feby]

Kamis, 02 Desember 2021

Tingkatkan Motivasi, Dandim 0410/KBL Beri Penghargaan Kepada 7 Prajurit Teladan dan Anak Prajurit Berprestasi



BANDAR LAMPUNG — Komandan Kodim 0410/KBL Kolonel Inf Romas Herlandes S.E.,M.Si.,M.M., memberikan penghargaan kepada Prajurit teladan dan anak berprestasi pada Triwulan IV TA 2021 di Markas Kodim 0410/KBL Jln. Imam Bonjol Langkapura Kota Bandar Lampung, Kamis (2/12).

Adapun masing-masing prajurit teladan itu, yakni Serda Abdul Khoir (Ba Dosir Sipers Dim 0410/KBL), Serda Ismanto (Babinsa Koramil 410-01/Panjang), Sertu Animan (Babinsa Koramil 410-02/TBS), Serka M Fikri (Babinsa Koramil 410-03/TBU), Peltu Andi Wahyu (Babinsa Koramil 410-04/TKT), Serda Jasmin dan Pelda Romulo (Babinsa Koramil 410-06/Kedaton).

Kegiatan ditandai dengan pemberian sertifikat dan Cindramata sebagai bentuk penghargaan oleh Dandim 0410/KBL kepada ketujuh orang Prajurit Teladan dan anak anak Prajurit yang berprestasi di tingkat SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinngi. 

Dandim 0410/KBL mengatakan penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kinerja dan dedikasi yang cukup baik yang telah dilakukan oleh personel pada Triwulan Ke-IV TA. 2021.

"Selain itu, pada hari ini juga kita memberikan tali asih sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi kepada anak-anak Prajurit yang berprestasi. Mudah-madahan hal ini bisa memberi contoh dan memotivasi kepada personel lainnya untuk tetap melakukan dan berbuat yang terbaik untuk satuan dan keluarganya di rumah," ucap Dandim. 

Sementara itu Serda Abdul Khoir menyampaikan ucapan terimakasih atas penghargaan yang diberikan Komandan Kodim 0410/KBL kepadanya. 

"Alhamdulillah, pada hari ini kami menerima suatu bentuk penghargaan dari Dandim. Tentunya hal ini sangat memotivasi kami sebagai Prajurit untuk terus berbuat yang lebih baik lagi," pungkasnya. 

Hadir dalam kegiatan antara lain, Kasdim 0410/KBL Letkol Inf Dr Imam Safei SH.,MH, para Danramil Jajaran Kodim 0410/KBL, Perwira Staf Kodim 0410/KBL, Prajurit Bintara, Tamtama dan PNS Kodim 0410/KBL. [Sur]

Minggu, 28 November 2021

Bansos PKH Tahap 4 Cair Bulan November 2021, Cek Status Penerima via cekbansos.kemensos.go.id 

Ilustrasi Uang - Berikut cara pengecekan status penerima via cekbansos.kemensos.go.id terkait bansos PKH tahap keempat yang cair bulan November 2021.


GARIS KOMANDO - Cek ketentuan dan status penerima bansos PKH tahap ke-4 via cekbansos.kemensos.go.id yang telah cair untuk bulan November 2021.

Penyaluran bantuan PKH saat ini telah memasuki tahap 4 pada bulan ini seperti dikutip dari akun Instagram Kemensos, @kemensosri.

[Penerima hanya perlu menyiapkan KTP saja untuk mengecek status penerima bantuan PKH. 

Sayangnya bantuan tersebut tidak dapat diterima oleh seluruh masyarakat.

Namun terdapat syarat yang harus dipenuhi, yaitu terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

xxx

Pengkategorian juga dilakukan oleh Kemensos selaku pemegang wewenang.

Bagi penerima yang sudah memenuhi kriteria maka bantuan akan disalurkan lewat bank Himbara yang terdiri dari Mandiri, BRI, BNI, dan BTN.

Kemudian terkait pencairan bantuan dapat mengunjungi mesin ATM atau e-warong terdekat. 

Ketentuan Penerima Bansos PKH 2021 beserta Jumlah Bantuan

- Ibu Hamil/Nifas sebesar Rp 3.000.000 per tahun; - Anak usia dini 0-6 tahun sejumlah Rp 3.000.000 per tahun;

- Pendidikan Anak SD/Sederajat sebesar Rp 900.000 per tahun;

- Pendidikan Anak SMP/Sederajat sebesar Rp 1.500.000 per tahun;

- Pendidikan Anak SMA/Sederajat mendapatkan Rp 2.000.000 per tahun;

- Penyandang disabilitas berat menerima Rp 2.400.000 per tahun;

- Lanjut usia menerima sebesar Rp 2.400.000 per tahun;

Syarat lainnya yang harus dipenuhi oleh penerima adalah masuk pada kategori Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Berikut adalah rincian kriteria yang harus dipenuhi:

- Keluarga Miskin yang memiliki satu syarat seperti ibu hamil, penyandang disabilitas berat, atau orang lanjut usia dengan minimal umur 70 tahun.

- Keluarga Miskin yang setidaknya memiliki satu anak dengan pendidikan SD,SMP, atau SMA.

- Keluarga Miskin yang memiliki anak usia 6 hingga 21 tahun dan belum menyelesaikan wajib belajar 12 tahun.

Setelah memenuhi syarat di atas maka penerima dapat mengecek statusnya pada laman cekbansos.kemensos.go.id.

Cara Pengecekan Status Penerima Bansos PKH 2021 

- Buka laman https://cekbansos.kemensos.go.id/;

- Masukkan alamat secara lengkap yang terdiri dari nama Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa/Kelurahan pada kolom;

- Masukkan nama sesuai KTP;

- Masukkan kode yang tertera dalam kotak boks captcha pada kolom;

- Apabila kode huruf tidak jelas dapat klik simbol "reload" untuk memperoleh kode baru;

- Klik cari data dan hasil pencarian akan muncul pada laman cekbansos.kemensos.go.id.

Apabila sudah mengecek status penerima maka bantuan PKH akan disalurkan oleh pemerintah lewat bank HIMBARA yang terdiri dari BRI, BNI, Mandiri, dan BTN.

Tujuan PKH

- Meningkatkan taraf hidup melalui akses layanan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.

- Mengurangi beban pengeluaran dan meningkatkan pendaatan keluarga miskin dan rentan.

- Menciptakan perubahan perilaku dan kemandirian PKM dalam mengakses layanan kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial.

- Mengurangi kemiskinan dan kesenjangan.

- Mengenalkan manfaat produk dan jasa keuangan formal kepada keluarga penerima manfaat.

Kamis, 25 November 2021

Kasdim 0410/KBL Ikuti Upacara Peringatan Hari Guru Nasional 2021 di Baitul Jannah Islamic School


BANDAR LAMPUNG — Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0410/KBL Letkol Dr Imam Safei SH.,MH, mengikuti upacara dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional 2021 dan HUT PGRI ke 76 yang di pimpin oleh Walikota Bandar Lampung Hj Eva Dwiana di Baitul Jannah Islamic School Jln. Pramuka, Kota Bandar Lampung, pada Kamis (25/11).

Dalam penyampaiannya kepada Media, Walikota Eva Dwiana mengatakan karena ini masi dalam masa pandemik, Ia berharap kepada para guru yang ada di Bandar Lampung agar menginformasikan kepada Wali Murid bahwa kota Bandar Lampung saat ini masih Daring dan masih pembatasan tatap muka.

"Kepada guru-guru agar menginformasikan kepada wali murid guna memberikan pengertian dan masukan-masukan bahwa masa pandemi ini banyak sekali menerpa anak anak, mudah mudahan dengan pengertian wali murid insyallah nanti bulan Januari 2022 kita akan melaksanakan tatap muka kembali dengan kapasitas kita sudah normal. Ini kerjasama yang perlu kita lakukan," ucap Eva.

Lanjutnya, Walikota dengan sapaan Bunda itu juga berharap kepada guru-guru untuk tetap semangat, tetap bekerja dengan baik sebagaimana tema yang di usung pada hari ini 'Bangkit Guruku, Maju Negriku, Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh'. 

"Bunda berharap kepada para guru untuk jaga anak-anak kita dan beri pengertian kepada anak anak kita agar memiliki agamanya yang baik, etika yang baik serta ilmunya yang luar biasa. Jika hal itu berjalan dengan baik, bunda yakin generasi muda akan memberikan yang terbaik untuk keluarga, untuk Daerah dan untuk Provinsi Lampung," pungkasnya.


Sementara itu, Kasdim 0410/KBL mengatakan bahwa guru merupakan suri tauladan bagi para siswa-siswinya.

Guru juga merupakan pahlawan dalam membentuk karakter dan pendidikan generasi penerus Bangsa.

"Oleh karenanya, saya berharap kepada para guru-guru baik itu guru TK, SD, SMP dan SMA agar tetap semangat dan jangan berhenti untuk mendidik dan mencerdaskan anak Bangsa walaupun di tengah situasi dan kondisi Pandemi yang masih mewabah," ujarnya.

Kasdim juga berharap kepada para orang tua dapat melibatkan dirinya untuk membentuk serta mendidik anak-anaknya agar memiliki budi pekerti, etika dan sopan santun yang baik.

"Karena dalam membentuk kepribadian seorang anak tidak serta merta menjadi tanggung jawab para guru, melainkan juga tugas para orang tua untuk mendidik anak-anaknya," tandasnya.

Hadir dalam kegiatan antara lain, perwakilan Forkopimda Kota Bandar Lampung, Kepala Dinas Kominfo Bandar Lampung, perwakilan BPKP Lampung, Ketua MKKS SMP Kota Bandar Lampung, Ketua K3S Bandar Lampung, IGTKI Bandar Lampung, Camat Kemiling, Lurah se-kecamatan Kemiling dan Kepala Sekolah TK, SD, SMP, SMA se-kota Bandar Lampung. [Sur]

Senin, 25 Oktober 2021

Viral! Soal untuk Anak SD yang Jadi Perdebatan Warganet

Anak-anak yang masih duduk di bangu Sekolah Dasar (SD) tentunya sering mendapatkan latihan soal di sekolah.


Garis Komando - Anak-anak yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) tentunya sering mendapat latihan soal di sekolah. Soal yang diberikan kepada mereka biasanya soal yang mudah dan sederhana.

Namun bagaimana jika soal yang diberikan untuk anak SD justru jadi sebuah perdebatan? Seperti unggahan dari akun Twitter @schfess yang membagikan foto soal ujian murid SD tentang pengenalan keluarga.


Dalam unggahan berupa tangkapan layar dari TikTok tersebut terlihat beberapa soal dan seorang warganet menandai akun Kemendikbud dan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim. Ia juga menuliskan kutipan "bisa kalian bayangin gimana rasanya saat ada anak yatim piatu harus jawab soal seperti ini?" tulisnya.

Bunyi soal itu adalah 'Mencari nafkah di dalam keluarga adalah tugas…''. Sementara pilihan gandanya berupa a. ayah, b. anak, c. kakek, d. nenek.

Unggahan tersebut pun menuai banyak reaksi dan respons dari warganet.

"Bayangin kalau jd guru buat soal harus sesuai sama kondisi pribadi masing2 murid. yatim:ngga boleh ada unsur bapak. piatu:ngga boleh ada unsur ibu. yatimpiatu:ngga boleh ada unsur orang tua. brokenhome:ngga boleh ada unsur keluarga harmonis. rantau:ngga boleh ada unsur keluarga," cuit akun @kipasanxyz.

Beberapa warganet pun menanggapi bahwa soal semacam itu tidak relevan dengan kehidupan nyata.

"gw ga ngerti teori yg diajarin itu guru gimana, menurut gw soal soal yg textbook bgt kek gini dan kurang relevan di kehidupan sehari hari mending jgn dibikin lg deh :')," imbuh akun bernama @khaylilav.

"Menjawab secara general krn ini pengetahuan umum, bukan utk menyinggung kondisi keluarga. Please deh jawab dengan logika," tulis akun @bubiblebebeppp.

Hingga saat ini, unggahan yang mengudang banyak perdebatan di antara warganet itu sudah mendapat 216 retweet dan lebih dari 4 ribu kali di-like.


Sumber