Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri internasional. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri internasional. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 April 2026

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Perkuat Sinergi dalam Mendukung Kedaulatan Pangan, Energi, dan Ekonomi Inklusif


BANDAR LAMPUNG
----- Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan pentingnya hilirisasi komoditas dan penguatan kedaulatan pangan sebagai kunci mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.

Hal tersebut disampaikannya saat menerima kegiatan Praktek Kerja Dalam Negeri (PKDN) Peserta Didik Sespimti Polri Dikreg ke-35 Tahun 2026 di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung, Rabu (15/4/2026).

Kegiatan ini menjadi ajang strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung kedaulatan pangan, energi, dan ekonomi inklusif.

Gubernur Mirza dalam paparannya menegaskan bahwa posisi Lampung sejak dahulu merupakan wilayah yang sangat strategis.

Ia menjelaskan bahwa sejak ratusan tahun lalu, Lampung telah menjadi bagian penting dalam jalur perdagangan internasional, termasuk hubungan dagang dengan Tiongkok sejak era Kerajaan Sekala Brak hingga masa Laksamana Cheng Ho.

Menurutnya, keunggulan geografis Lampung sebagai penghubung Pulau Sumatera dan Jawa menjadikan daerah ini sebagai simpul distribusi utama, terutama untuk komoditas pangan.

“Sumatera sebagai pusat produksi dan Jawa sebagai pusat konsumsi menjadikan Lampung berada di posisi kunci dalam rantai pasok nasional,” ujarnya.

Gubernur Mirza juga memaparkan potensi besar Lampung di sektor pertanian dan perkebunan dengan luas wilayah sekitar 3,3 juta hektare, sebagian besar dimanfaatkan untuk tanaman pangan seperti padi, jagung, dan singkong.

Lampung bahkan menjadi pengekspor kopi terbesar di Indonesia serta produsen nanas terbesar dunia, dengan kontribusi mencapai sekitar 23 persen produksi global.

Namun demikian, ia mengakui bahwa tantangan utama selama ini terletak pada panjangnya rantai distribusi yang tidak berpihak kepada petani dimana hal ini menyebabkan keuntungan lebih banyak dinikmati oleh pelaku di hilir.

“Dulu harga gabah di tingkat petani sangat rendah, sementara di konsumen tinggi. Ketimpangan ini yang menyebabkan kemiskinan di wilayah pedesaan,” jelasnya.

Gubernur Mirza mengungkapkan bahwa perubahan signifikan mulai dirasakan sejak adanya kebijakan nasional yang mendorong kenaikan harga gabah dan jagung. 

Ia menyebutkan pendapatan petani meningkat hingga dua kali lipat, yang berdampak langsung pada peningkatan daya beli masyarakat. 

Untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, Pemerintah Provinsi Lampung kini mendorong hilirisasi komoditas, terutama di tingkat desa dalam program "Desaku Maju"

Salah satu program unggulan adalah pembangunan fasilitas pengering (dryer) untuk meningkatkan nilai jual hasil pertanian.

“Selama ini petani menjual dalam kondisi basah. Dengan pengeringan di desa, nilai tambah bisa langsung dinikmati petani,” ujarnya.

Selain itu, program pengembangan pupuk organik berbasis limbah desa juga digalakkan guna meningkatkan produktivitas pertanian secara berkelanjutan. 

Upaya ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Di sektor energi, Lampung juga memiliki potensi besar, terutama energi panas bumi, tenaga surya, serta bioenergi berbasis singkong. Pemerintah daerah tengah membuka berbagai hambatan investasi untuk mengoptimalkan potensi tersebut.

Gubernur Mirza menegaskan bahwa kunci pembangunan ke depan adalah memastikan negara hadir dalam mengatur tata niaga dan memastikan distribusi manfaat ekonomi lebih adil.

“Selama ini pemerintah terlalu fokus pada APBD, padahal 90 persen ekonomi ada di sektor riil. Di sinilah negara harus hadir sebagai regulator agar manfaatnya dirasakan masyarakat luas,” pungkasnya.

Sementara itu, Irjen Pol. Chuszaini Patoppoi menyampaikan bahwa kegiatan PKDN Sespimti Polri ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan strategis dalam mendukung agenda nasional, khususnya kedaulatan pangan, energi, dan ekonomi inklusif.

Ia menjelaskan bahwa para peserta didik telah melakukan berbagai kegiatan selama di Lampung, mulai dari kunjungan ke Pelabuhan Panjang, diskusi kelompok terarah (FGD) dengan stakeholder seperti Bank Indonesia, OJK, Bulog, dan BPS, hingga peninjauan langsung ke Lapas Perempuan untuk melihat potensi UMKM warga binaan.

“Kami melihat Lampung memiliki potensi luar biasa, baik di sektor pangan maupun ekonomi kreatif. Ini menjadi bahan pembelajaran penting bagi para peserta didik dalam merumuskan kebijakan strategis ke depan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk keterlibatan Polri dan TNI dalam mendukung program pertanian seperti penanaman jagung dan padi sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pangan nasional.(*)

Sabtu, 11 April 2026

Halal Bihalal IKA Smanda: Pemprov Lampung Dorong Penguatan Program Kolaboratif yang Mendukung Peningkatan Kualitas Pendidikan


BANDARLAMPUNG
----- Pemprov Lampung berkomitmen untuk mencari solusi, termasuk melalui penguatan program-program kolaboratif yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Salah satunya memastikan seluruh siswa memperoleh hak yang sama atas keamanan dan kualitas pendidikan, khususnya di SMA Negeri 2 Bandar Lampung (Smanda).

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung yang juga Sekretaris Umum Ikataan Keluaraga Alumni (IKA) Smanda Marindo pada acara Halal Bihalal IKA Smanda di Hotel Swisbell, Bandarlampung, Sabtu (11/4/2026).

Sekdaprov Marindo menegaskan bahwa berbagai keluhan yang disampaikan pihak sekolah, termasuk terkait kebutuhan tenaga pendidik dan sarana pendukung, telah menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

“Kita semua harus memastikan semua mempunyai hak yang sama untuk memperoleh keamanan dalam pendidikan. Apa yang menjadi keluhan Ibu Kepala Sekolah sudah saya catat dan insyaallah menjadi prioritas untuk kita selesaikan dalam waktu singkat,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa keberadaan SMA Negeri 2 Bandar Lampung akan menjadi salah satu prioritas perhatian pemerintah daerah, terlebih dengan kuatnya jejaring alumni yang kini tersebar di berbagai posisi strategis, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Menurutnya, dukungan alumni menjadi faktor penting dalam memperkuat institusi pendidikan. 

Terlebih saat ini, berbagai tantangan di sektor pendidikan, seperti keterbatasan rekrutmen guru akibat kebijakan pemerintah pusat, turut memengaruhi kualitas pembelajaran di sekolah.

“Pemerintah pusat saat ini tidak lagi membuka pengangkatan pegawai negeri secara umum, melainkan melalui skema P3K yang memiliki keterbatasan. Ini menjadi tantangan bagi sekolah, termasuk dalam menjaga kualitas tenaga pendidik,” jelasnya.

Meski demikian, Pemprov Lampung bersama IKA Smanda berkomitmen untuk mencari solusi, termasuk melalui penguatan program-program kolaboratif yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

Selain itu, Marindo juga menyampaikan bahwa saat ini Ketua IKA Smanda dijabat oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, sehingga sinergi antara program pemerintah daerah dan alumni diharapkan semakin kuat.

Beberapa program unggulan yang tengah didorong antara lain pemberian beasiswa, pengembangan pendidikan vokasi, hingga peluang studi ke luar negeri, termasuk program pengiriman siswa ke Jepang.

“Selain untuk masyarakat luas, kami juga memastikan almamater tercinta ini menjadi prioritas perhatian di berbagai sektor,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Marindo turut mengapresiasi soliditas antarangkatan alumni Smanda yang dinilai mampu menjaga silaturahmi dan berkontribusi nyata bagi sekolah.

Sementara itu, Ketua IKA Smanda 82 Hamda Isnan menyampaikan bahwa kegiatan Halal Bihalal menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran alumni dalam mendukung kemajuan sekolah.

Ia mengatakan, tahun ini kegiatan Halal Bihalal diperluas dengan melibatkan lintas angkatan, khususnya alumni tahun 1980-an, sebagai upaya membangun kolaborasi yang lebih kuat antara senior dan junior.

“Ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi bagaimana kita membangun peran alumni ke depan. Kita tahu saat ini sekolah menghadapi keterbatasan anggaran, namun kualitas harus tetap terjaga bahkan meningkat,” ujarnya.

Hamda juga menegaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan sekolah untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi, sekaligus mencari solusi bersama melalui jejaring alumni.

Ia turut mengapresiasi langkah pengurus IKA Smanda yang baru, yang dinilai mulai melakukan terobosan, termasuk membuka peluang kerja sama internasional guna mendukung akses beasiswa bagi siswa.

“Kami melihat sudah ada lompatan-lompatan positif, termasuk upaya membuka akses beasiswa internasional. Ini menjadi harapan besar bagi kemajuan Smanda ke depan,” pungkasnya.(*)

Senin, 30 Maret 2026

Peringati HUT Tanggamus Ke-29 Tahun, Logo Baru, Semangat Kerja Jalan Lurus


TANGGAMUS
-- Pemkab Tanggamus melaksanakan Upacara untuk memperingati hari ulang tahun (HUT) Tanggamus Ke-29 Tahun 2026, yang bertempat di lapangan Merdeka Kota Agung, Kelurahan Kuripan Kecamatan Kota Agung.

Dan dilanjutkan berziarah ke Taman Makam Pahlawan, Pekon Kagungan Kecamatan Kota Agung Timur. Senin, 30/03/2026.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Bupati Tanggamus Hi Moh Saleh Asnawi, turut Dandim 0424 Tanggamus Letnan Kolonel Infanteri Dwi Djunaidi Mulyono, Kapolres Tanggamus AKBP Rahmat Sujatmiko, Wabup Tanggamus Agus Suranto, Kepala Kejaksaan Negeri Tanggamus Subari Kurniawan, Kepala BNNK Diani Indramaya, Kepala Pengadilan Negeri Ita Denie Setiyawaty, Asisten, Stap Ahli, Kaban Kesbangpol Beni Irawan, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Tanggamus, Camat dan kepala Pekon Se-kabupaten Tanggamus.

Dalam amanatnya Bupati Tanggamus Hi Moh Saleh Asnawi menyampaikan, bahwa Kabupaten Tanggamus genap berusia 29 Tahun, peringatan kali ini mengusung tema " semangat kerja jalan lurus kita wujudkan Tanggamus yang maju dan sejahtera, 

Di momen peringatan hari ulang tahun Kabupaten Tanggamus ini merupakan tahun kedua di masa jabatannya sebagai bupati Tanggamus masa bakti 2025-2030, baginya tahun pertama adalah tahun membangun pondasi yang kuat agar di tahun-tahun berikutnya dapat berlari lebih cepat. 

" Saya menyadari dan memaklumi apabila masih terdapat ketidakpuasan terhadap hasil kerja kami dan jajaran namun masyarakat juga harus memahami bahwa pembangunan daerah itu tidak terlepas dari sebuah perencanaan di tahun-tahun sebelumnya, yang wajib selaras dengan perencanaan jangka panjang jangka menengah dan rencana tahunan yang harus disinergikan dengan program prioritas pemerintah pusat dan pemerintah provinsi, serta memperhatikan kondisi anggaran dan fiskal yang tersedia,"jelasnya.

Lanjutnya, di depan masih banyak PR Pemerintah dalam mencapai visi pembangunan periode 2025 2020, salah satunya adalah menekan angka kemiskinan di bawah 10% selanjutnya PR lain yang amat penting adalah infrastruktur jalan, persentasi jalan rusak ringan dan berat saat ini masih cukup tinggi di atas 50%. 

Akses dan mutu layanan pendidikan belum sepenuhnya merata di sektor kesehatan stunting kualitas gizi dan pelayanan dasar masih menjadi pekerjaan rumah bersama dan pertumbuhan ekonomi daerah, dan masih perlu didorong lebih kuat terutama produksi pertanian perkebunan dan perikanan, dimana banyak dijual dalam bentuk mentah UMKM banyak yang belum naik kelas. 

" Pada momen ulang tahun Kabupaten Tanggamus ini saya meminta kepada semua pihak untuk menggunakan lambang logo daerah yang baru, sebagai bentuk rasa memiliki kecintaan dan kebanggaan terhadap bumi begawi jejama, saya menghimbau kepada seluruh instansi dan organisasi mari pedomi lambang logo Kabupaten tanggamus sesuai dengan peraturan daerah nomor 2 tahun 1997 sejak lahirnya Kabupaten Tanggamus 29 tahun yang lalu,"ujarnya.

Untuk itu Bupati Tanggamus ini pun mengajak bersama-sama menjaga situasi dan kondisi wilayah agar tetap kondusif serta tidak mudah terpancing dengan isu-isu atau pemberitaan yang tidak benar dan tidak berdasarkan data dan fakta yang nyata.

" Mari kita memperkuat persatuan nasional di tengah gejolak geopolitik dan krisis internasional, rapatkan barisan eratkan persaudaraan dan jangan terpecah belah,"pungkasnya. (*)

Minggu, 15 Maret 2026

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Dorong Pengusaha Muda Ambil Peran Strategis dalam Pengembangan Potensi Ekonomi Daerah melalui Hilirisasi Komoditas Unggulan


BANDARLAMPUNG
----- Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendorong Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) untuk mengambil peran strategis dalam mengembangkan potensi ekonomi daerah melalui hilirisasi komoditas unggulan.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal saat menghadiri pertemuan bersama BPD Hipmi Provinsi Lampung di Bandarlampung, Sabtu (14/3/2026).

Gubernur Mirza menyampaikan bahwa kondisi ekonomi Lampung memiliki prospek yang baik, sehingga momentum tersebut perlu dimanfaatkan oleh para pengusaha muda untuk menciptakan berbagai peluang baru.

Menurutnya, salah satu kekuatan utama Hipmi adalah kemampuan para anggotanya untuk melihat potensi komoditas di daerah masing-masing dan mengembangkannya menjadi produk bernilai tambah.

“Sebagai gubernur saya bisa melihat secara helicopter view. Tetapi Hipmi adalah organisasi yang anggotanya tersebar di seluruh daerah, sehingga bisa melihat potensi komoditas di wilayahnya masing-masing dan menjadikannya peluang usaha,” ujarnya.

Gubernur Mirza menjelaskan bahwa di Provinsi Lampung masih terdapat potensi komoditas bernilai lebih dari Rp. 100 triliun yang belum diolah secara optimal melalui proses hilirisasi.

Ia mencontohkan komoditas pisang yang dibeli dari petani dengan harga sekitar Rp. 7.000 per kilogram dapat meningkat nilainya hingga berkali-kali lipat setelah diolah menjadi produk turunan seperti keripik pisang.

“Kalau sudah diolah, nilainya bisa jauh meningkat. Artinya ada nilai tambah yang besar dari proses hilirisasi ini,” jelasnya.

Gubernur Mirza berpendapat hilirisasi komoditas menjadi kunci utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Lampung hingga di atas delapan persen. 

Upaya tersebut tidak hanya membutuhkan ketersediaan komoditas, tetapi juga kreativitas dan inovasi dari para pelaku usaha.

Ia menilai Lampung memiliki keunggulan geografis karena dekat dengan pasar besar di Pulau Jawa yang menyumbang lebih dari 60 persen konsumsi nasional.

Namun demikian, ia menyoroti masih banyak komoditas Lampung yang justru diolah di daerah lain sebelum kembali dipasarkan di Lampung, seperti kopi dan cokelat.

“Yang membedakan sebenarnya bukan teknologinya, karena teknologinya sering kali sederhana. Yang paling penting adalah kreativitas dan inovasi para pengusaha,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua BPD Hipmi Provinsi Lampung Gilang Ramadhan menegaskan bahwa Hipmi terus berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia menyebutkan bahwa semangat kebersamaan dan persaudaraan menjadi fondasi utama dalam perjalanan organisasi.

Menurutnya, berbagai peluang usaha yang ada, saat ini tengah dirumuskan oleh Hipmi untuk dikembangkan oleh para anggotanya.

Selain itu, Hipmi Lampung juga terlibat dalam berbagai peluang kerja sama strategis, termasuk dukungan terhadap rencana pengembangan penerbangan internasional dari Lampung yang diharapkan dapat membuka akses perjalanan umrah langsung dari daerah tersebut.

Gilang menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah dan pengusaha muda menjadi faktor penting dalam menciptakan ekosistem usaha yang kuat di Lampung.

“Kami berkomitmen membawa berbagai peluang dan insight yang diberikan pemerintah untuk dikembangkan bersama anggota Hipmi, sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi perekonomian daerah,” ujarnya.(*)

Kamis, 12 Maret 2026

Siap Dukung Kelancaran Mudik Idulfitri 2026, IAS Gelar Posko Gabungan Nasional


TANGERANG
, 12 Maret 2026 – Dalam rangka menyambut periode mudik dan arus balik Hari Raya Idulfitri 1447 H / 2026 M, InJourney Aviation Services (IAS) sebagai subholding PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney) secara resmi membuka Posko Gabungan Nasional (POSGABNAS) IAS Group.

Posko ini menjadi pusat koordinasi operasional IAS Group untuk memastikan pelayanan penerbangan selama periode Lebaran berjalan aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa bandara.

Pembukaan POSGABNAS IAS Group dilaksanakan di Grand Anara Airport Hotel, Terminal 3 Domestik Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, dan secara resmi dibuka oleh Direktur Utama IAS Budi Setyawan Wijaya. Acara ini turut dihadiri oleh Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney) Yudi Rizkyardi Darun, Kepala Otoritas Bandara Kementerian Perhubungan Putu Eka Cahyadi, Direktur Operasi Angkasa Pura Indonesia Agus Haryadi, serta jajaran Direksi dari PT Garuda Indonesia, PT Citilink Indonesia, dan PT Pelita Air Service.

Pelaksanaan Posko Gabungan Nasional IAS Group akan berlangsung mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh regional operasional IAS Group, yaitu Regional I di Bandara Internasional Kualanamu, Regional II di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Regional III di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, serta Regional IV di Bandara Internasional Hasanuddin.

Pembentukan POSGABNAS bertujuan untuk memperkuat sinergi dan koordinasi antar entitas di lingkungan IAS Group serta memastikan pelayanan operasional kepada maskapai dan penumpang tetap optimal selama periode puncak mobilitas masyarakat pada masa mudik dan arus balik Idulfitri.

Melalui POSGABNAS, IAS melakukan pemantauan operasional secara real time di berbagai bandara yang dikelola. Sistem ini memungkinkan monitoring terhadap pergerakan penerbangan, proses pelayanan penumpang, penanganan bagasi, hingga operasional kargo. Pemantauan tersebut didukung oleh berbagai sistem digital terintegrasi seperti Manajemen Operasi Traffic (MOT), Cargo Integrated System (CIS), Gapura Integrated System (GIS), serta Baggage Delivery Time (BDT).
Selain sebagai pusat pemantauan operasional, POSGABNAS juga berfungsi sebagai pusat komunikasi dan crisis center yang memungkinkan koordinasi cepat antar stakeholder apabila terjadi kondisi darurat atau situasi yang memerlukan penanganan terpadu. Posko ini juga dilengkapi sistem pemantauan umpan balik pelanggan yang terintegrasi dengan berbagai kanal pengaduan di titik layanan bandara.

Direktur Operasi IAS, Bapak Danny Thaharsyah menyampaikan bahwa IAS terus berkomitmen menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin baik bagi para pengguna jasa penerbangan.

“Fokus kami tidak hanya pada kesiapan fasilitas dan operasional bandara, tetapi juga bagaimana memberikan pengalaman pelayanan terbaik kepada pelanggan. Mulai dari aspek kebersihan, kenyamanan, hingga kualitas layanan yang menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi para penumpang. Inilah bagian dari journey kami dalam membangun customer experience yang berkelanjutan,” ujar Danny.

Sejalan dengan komitmen tersebut, IAS terus melakukan berbagai peningkatan kualitas pelayanan melalui perbaikan fasilitas, penyempurnaan proses operasional, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia di bandara. IAS juga memastikan kesiapan seluruh petugas layanan agar dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada para penumpang selama periode angkutan udara Idulfitri 2026.

Sementara itu, Direktur Keuangan dan Manajemen Resiko PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney) Yudhi Rizkiyardie Darun yang turut hadir menyebutkan InJourney selaku holding aviasi dan pariwisata memastikan kesiapan operasional bandara dilakukan secara menyeluruh melalui penguatan koordinasi posko, kesiapan fasilitas, optimalisasi personel, pengaturan jam operasional, serta penegakan prosedur layanan.

InJourney lebih jauh dijelaskan Yudhi R Darun, memandang momentum Ramadan dan Lebaran tidak hanya terkait mobilitas mudik, tetapi juga menjadi pendorong utama pergerakan wisata domestik. 

Untuk sektor hospitality, tambahnya, InJourney telah memproyeksikan okupansi hotel dalam ekosistem InJourney mencapai sekitar 63 persen, atau meningkat sekitar 10 persen dibandingkan periode sebelumnya. Sementara itu, kunjungan ke berbagai destinasi wisata yang dikelola InJourney diproyeksikan meningkat sekitar 15 persen selama periode libur Lebaran.

InJourney, juga telah mempersiapkan diri menyambut kunjungan wisatawan Idufitri yang diperkirakan akan berkunjung ke beberapa destinasi wisata yang dikelola InJourney seperti Candi Prambanan dan Ratu Boko, Candi Borobudur, Kawasan Wisata Mandalika, Nusa Dua, Golomori dan Sarinah serta Taman Mini Indonesia Indah. 

“Diperkirakan akan terjadi lonjakan pengunjung karena libur Idulfitri tahun ini berbarengan dengan ketetapan pemerintah yang memberlakukan sistim kerja Work From Anywhere yang memudahkan pelaksanaan kerja dilakukan dari lokasi manapun,” tambahnya. 

InJourney sendiri memprediksi angka kunjungan akan mengalami peningkatan sebesar lima belas persen dibanding tahun lalu pada periode yang sama. *

Rabu, 11 Maret 2026

Eva Dwiana Apresiasi Atlet Bandar Lampung Peraih Medali SEA Games 2025 dengan Bonus Puluhan Juta Rupiah


Bandar Lampung
– Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana memberikan apresiasi kepada para atlet asal Kota Bandar Lampung yang berhasil meraih prestasi pada ajang SEA Games 2025. Apresiasi tersebut diwujudkan dalam bentuk pemberian bonus atau tali asih yang diserahkan di GOR Siger, Way Halim, Selasa (10/3/2026) malam.

Dalam sambutannya, Eva Dwiana mengungkapkan rasa bangga atas perjuangan para atlet yang mampu mengharumkan nama daerah dan Indonesia di kancah internasional. Ia menilai prestasi tersebut menjadi bukti bahwa atlet binaan Bandar Lampung memiliki kualitas dan daya saing tinggi di tingkat Asia Tenggara.

“Alhamdulillah, kami sangat bangga dengan putra-putri terbaik Lampung. Perjuangan kalian di Thailand adalah kebanggaan bagi seluruh masyarakat Bandar Lampung,” ujar Eva Dwiana.

Pemerintah Kota Bandar Lampung memberikan bonus kepada atlet yang berhasil meraih medali, di antaranya:

- Nur Halim Arlendi (Karate – Medali Perak): Rp50 juta

- Nabila Maharani (Tinju – Medali Perak): Rp50 juta

- Bachtiar Sanjaya (Baseball – Medali Perak): Rp50 juta

- Akbar Kurniawan (Baseball – Medali Perunggu): Rp25 juta

- Mahyudi Dwi Septian (Pelatih Baseball): Rp15 juta

Selain memberikan penghargaan, Eva Dwiana juga menegaskan komitmen pemerintah kota dalam meningkatkan pembinaan olahraga. Ia menargetkan ke depan atlet-atlet Bandar Lampung mampu menyumbangkan hingga 20 medali di berbagai ajang nasional maupun internasional.

Menurutnya, target tersebut dapat tercapai apabila pembinaan atlet dilakukan secara konsisten sejak usia dini serta didukung oleh semua pihak, termasuk organisasi olahraga dan pemerintah daerah.

Wali Kota juga menginstruksikan kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia Kota Bandar Lampung serta seluruh pengurus cabang olahraga untuk terus memperkuat program pembinaan atlet muda.

“Pemerintah Kota akan selalu hadir memberikan dukungan penuh. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda lainnya untuk terus berlatih dan membawa nama baik daerah dan negara,” pungkasnya.

Senin, 09 Maret 2026

Rapimnas SMSI 2026 Digelar di Jakarta, Bahas Penguatan Media Siber dan Kedaulatan Digital


JAKARTA
– Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) 2026 di Millennium Hotel Jakarta, 6-7 Maret 2026. Forum nasional ini dihadiri jajaran pengurus pusat, ketua SMSI provinsi se-Indonesia, serta sejumlah tokoh pers dan pimpinan organisasi media.

Rapimnas menjadi agenda strategis bagi SMSI untuk melakukan konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan arah penguatan industri media siber di Indonesia di tengah perubahan lanskap informasi digital yang semakin dinamis.

Kegiatan diawali dengan pembacaan doa oleh Wakil Ketua Dewan Pertimbangan SMSI Pusat, Drs. KH. M. Ma’shum Hidayatullah, M.Si. Doa tersebut dipanjatkan agar Rapimnas berjalan lancar serta menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi perkembangan organisasi dan dunia pers nasional.

Setelah doa dipanjatkan, Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus memberikan sambutan. Dalam kesempatan tersebut ia menegaskan bahwa Rapimnas merupakan momentum penting bagi SMSI untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus merespons berbagai tantangan yang dihadapi industri media siber di era digital.

Selanjutnya, Ketua Dewan Pakar SMSI Yuddy Crisnandi, menyampaikan sambutan yang menekankan pentingnya penguatan kapasitas organisasi media siber di era digital. Ia menilai media siber memiliki peran penting dalam menjaga kualitas informasi sekaligus memperkuat literasi publik.

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi harus diimbangi dengan peningkatan profesionalisme media agar mampu menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pers.

Rapimnas SMSI 2026 kemudian secara resmi dibuka oleh Ketua Dewan Pers Komarudin Hidayat, yang hadir sebagai keynote speaker. Dalam kesempatan tersebut ia menegaskan pentingnya peran media siber dalam menjaga ekosistem pers yang sehat, independen, dan bertanggung jawab.

Ia juga mengapresiasi kontribusi SMSI sebagai organisasi yang menaungi media siber di berbagai daerah serta berperan dalam memperkuat ekosistem pers digital nasional.

Ketua Dewan Pers hadir bersama sejumlah anggota Dewan Pers, antara lain Yogi Hadi Ismanto, Rosarita Niken Widiastuti, serta Dahlan Dahi.

Selain itu, kegiatan ini turut dihadiri pimpinan organisasi pers konstituen Dewan Pers seperti Bambang Santoso (Ketua Umum ATVLI), Ahmad Munir (Ketua Umum PWI), Elin Y. Kristanti (Direktur Eksekutif AMSI), Sopian (Koordinator PFI Pusat), serta Wilson Lumi (Wakil Ketua Bidang Organisasi SPS).

Dalam Rapimnas yang berlangsung pada 6–7 Maret 2026 tersebut, SMSI juga menghasilkan pernyataan sikap organisasi terkait Perjanjian Perdagangan Resiprokal atau Agreement on Reciprocal Trade (ART) antara Indonesia dan Amerika Serikat, khususnya pada sektor Digital Trade and Technology.

SMSI berpandangan bahwa perjanjian perdagangan antara pemerintah Republik Indonesia dan Amerika Serikat merupakan realitas geopolitik global yang harus disikapi secara bijak. Dalam konteks geopolitik global, ART merupakan bagian dari relasi kekuatan antarnegara. Dalam realitas politik internasional serta penguasaan teknologi digital, peluang pembatalan atau renegosiasi dengan pendekatan konfrontatif dinilai bukan langkah yang dapat menyelesaikan persoalan.

Perjanjian dagang yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada 19 Februari 2026 di Washington DC dinilai membuka kesadaran masyarakat pers Indonesia untuk semakin mandiri dan berdaulat di bidang digital.

Berdasarkan pandangan tersebut, SMSI menyampaikan tiga sikap utama. Pertama, mendesak pemerintah bersama DPR RI untuk merancang undang-undang atau regulasi tentang kedaulatan digital. Kedua, mendorong pemerintah membangun infrastruktur teknologi digital guna mempercepat kemandirian dan kedaulatan digital Republik Indonesia. Ketiga, mengusulkan kepada pemerintah untuk mengintegrasikan media layanan publik dalam satu platform digital nasional yang dapat menaungi media-media nasional guna meningkatkan daya saing masyarakat pers Indonesia.

Pernyataan sikap tersebut ditetapkan di Jakarta pada 7 Maret 2026 dan ditandatangani oleh Ketua Umum SMSI Firdaus dan Sekretaris Jenderal SMSI Makali Kumar.

Tim perumus pernyataan sikap Rapimnas SMSI terdiri dari Sihono HT sebagai ketua, dengan anggota Erris Julietta Napitupulu, Mahmud Matangara, dan Tarmuji Talmacsi.

Senin, 02 Maret 2026

Unila Sosialisasikan IKU 2026, Perkuat Pemahaman Kinerja Perguruan Tinggi


BANDAR LAMPUNG
— Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan sosialisasi Indikator Kinerja Utama (IKU) Tahun 2026 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Senin, 2 Maret 2026.

Kegiatan berlangsung di Ruang Pepadun Gedung A lantai satu Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unila.

Sosialisasi dibuka Wakil Rektor Bidang Akademik Unila, Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T. Kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi serta memperkuat pemahaman sivitas akademika mengenai arah kebijakan dan pengukuran kinerja perguruan tinggi pada tahun 2026.

Dalam sambutannya, Prof. Suripto menegaskan bahwa IKU merupakan instrumen strategis yang ditetapkan Kemdiktisaintek sebagai tolok ukur transformasi dan peningkatan mutu perguruan tinggi.

Menurutnya, IKU tidak hanya berfungsi sebagai indikator administratif, tetapi juga menjadi arah kebijakan dalam meningkatkan relevansi lulusan, kualitas pembelajaran, kinerja dosen, serta dampak nyata perguruan tinggi terhadap masyarakat dan dunia kerja.

Pada sesi pemaparan materi, dijelaskan kebijakan IKU Tahun 2026 yang menekankan penguatan capaian pembelajaran berbasis luaran. Selain itu, terdapat fokus pada peningkatan kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri, optimalisasi kinerja penelitian serta pengabdian kepada masyarakat, hingga tata kelola perguruan tinggi yang akuntabel dan berbasis data.

Setiap fakultas dan program studi juga didorong untuk melakukan pemetaan target, strategi pencapaian, serta monitoring dan evaluasi secara berkala. Hal ini penting agar capaian IKU dapat terukur dengan jelas dan terdokumentasi secara sistematis.
Dalam kegiatan tersebut juga ditekankan pentingnya sinergi antara fakultas, jurusan, program studi, dan unit pendukung dalam mengintegrasikan IKU ke dalam perencanaan strategis dan operasional.

 Peran Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMPP) serta Biro Perencanaan, Kerja Sama, dan Hubungan Masyarakat (BPKHM) turut ditekankan dalam memastikan proses evaluasi berjalan sistematis, berbasis eviden, dan selaras dengan indikator yang ditetapkan kementerian.

Melalui forum diskusi, para peserta juga membahas berbagai strategi implementasi IKU di tingkat fakultas. Beberapa di antaranya meliputi penguatan tracer study lulusan, peningkatan partisipasi mahasiswa dalam kegiatan di luar kampus, peningkatan publikasi ilmiah dosen, serta pengembangan kemitraan nasional dan internasional.
Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang klarifikasi bagi peserta terkait mekanisme pelaporan serta evaluasi capaian kinerja tahun 2026.

Melalui sosialisasi tersebut, Unila berharap seluruh unit kerja, khususnya di lingkungan FISIP, dapat memahami secara komprehensif arah kebijakan IKU Tahun 2026 serta berkomitmen meningkatkan kinerja institusi secara terukur, adaptif, dan berkelanjutan guna mewujudkan perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing.

Kegiatan turut dihadiri Dekan FISIP, para Wakil Dekan FISIP, Kepala Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan, para Ketua Jurusan dan Ketua Program Studi di lingkungan FISIP, serta penanggung jawab Tim Evaluasi BPKHM Unila.

Rabu, 25 Februari 2026

Unila Gelar Sosialisasi Beasiswa MEXT Bersama Kedutaan Besar Jepang


Bandar Lampung
– Universitas Lampung (Unila) menggelar sosialisasi beasiswa MEXT (Ministry of Education, Culture, Sports, Science, and Technology) bersama Tim Pendidikan Kedutaan Besar Jepang di Indonesia pada Rabu, 25 Februari 2026, di lantai dua Gedung Rektorat Unila.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Unila dalam memperluas akses mahasiswa terhadap peluang studi lanjut di luar negeri, khususnya di Jepang.

Sosialisasi dihadiri Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T., Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi, Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A., para dekan, serta mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan Unila. Turut hadir Teresa Chiquita Goenawan selaku Tim Pendidikan atau Study Abroad Advisor dari Kedutaan Besar Jepang di Indonesia.

Dalam sambutannya, Prof. Suripto menyampaikan bahwa beasiswa MEXT merupakan salah satu program beasiswa bergengsi dari Pemerintah Jepang yang diberikan kepada mahasiswa internasional untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Unila untuk terus mendorong internasionalisasi perguruan tinggi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Universitas Lampung terus berkomitmen untuk mendorong internasionalisasi perguruan tinggi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperluas jejaring kerja sama internasional,” ujarnya.

Beasiswa MEXT merupakan beasiswa penuh dari Pemerintah Jepang yang diberikan kepada mahasiswa internasional, termasuk dari Indonesia, untuk melanjutkan studi di berbagai jenjang pendidikan di Jepang.

Program yang ditawarkan meliputi Research Student bagi lulusan perguruan tinggi, Undergraduate, College of Technology, Professional Training College bagi lulusan SMA, serta program Japanese Studies bagi mahasiswa program studi Jepang dan Teacher Training bagi para guru.

Pada kesempatan tersebut, Teresa Chiquita Goenawan menyampaikan materi sosialisasi mengenai mekanisme pendaftaran, persyaratan, serta tahapan seleksi beasiswa MEXT.

Ia menjelaskan bahwa beasiswa ini bersifat fully funded, mencakup biaya pendidikan, tunjangan hidup, tiket pesawat pulang-pergi, bebas biaya visa pelajar, serta tidak memiliki ikatan dinas setelah menyelesaikan studi.

Selain itu, Teresa juga membagikan beberapa tips kepada peserta agar dapat mempersiapkan diri mengikuti seleksi dengan lebih baik.

Beberapa di antaranya memastikan seluruh dokumen sesuai dengan persyaratan, mengisi formulir pendaftaran secara teliti, menyusun research plan sesuai format yang ditentukan, serta mempersiapkan diri menghadapi ujian tulis dan wawancara dengan meningkatkan kemampuan bahasa Jepang maupun bahasa Inggris.

“Terdapat bermacam-macam situs informasi untuk studi di Jepang. Silakan mencari dengan kata kunci study in Japan, karena ada banyak beasiswa lainnya selain beasiswa MEXT,” ujarnya.

Prof. Suripto berharap kegiatan sosialisasi ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh peserta dengan menggali informasi sedalam mungkin serta mulai mempersiapkan diri sejak dini.

Ia menegaskan bahwa keberanian untuk mencoba menjadi langkah awal dalam meraih kesempatan besar di masa depan.
“Kesempatan besar tidak datang dua kali, dan keberanian untuk mencoba adalah langkah awal menuju kesuksesan,” pungkasnya.

Selasa, 24 Februari 2026

Unila Perkuat Kolaborasi Internasional Bersama University of Seville melalui Program HARVEST Erasmus


Lampung
- Universitas Lampung (Unila) terus memperluas jejaring kerja sama global melalui penyelenggaraan Partnership Meeting bersama University of Seville, Spanyol, yang berlangsung pada Selasa, 24 Februari 2026, di Gedung Rektorat lantai dua Unila.

Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kemitraan internasional melalui program HARVEST Erasmus+, yang berfokus pada penguatan pendidikan tinggi untuk mendukung sistem pertanian dan pangan berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi untuk menjajaki peluang kerja sama yang lebih luas di bidang pendidikan, riset, serta pengembangan kapasitas akademik.

Acara dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Unila, Ayi Ahadiat. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya kemitraan global dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan tinggi.

“Kolaborasi akademik global bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Melalui program HARVEST Erasmus+, Unila berkomitmen memperkuat kapasitas pendidikan tinggi dalam mendukung sistem pertanian dan pangan berkelanjutan serta mempersiapkan lulusan yang adaptif terhadap tantangan global,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pertemuan ini bukan sekadar agenda formal, tetapi menjadi platform strategis untuk membangun pemahaman bersama serta merancang kolaborasi jangka panjang dalam menjawab berbagai tantangan global, terutama di bidang pangan dan lingkungan.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Ayi turut memaparkan profil Unila melalui penayangan video institusi serta presentasi singkat mengenai sejarah, capaian akademik, keunggulan fakultas, fasilitas, dan jejaring kerja sama internasional yang telah dibangun. Paparan ini menunjukkan komitmen Unila dalam memperluas kolaborasi global sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan dan riset.

Ia juga menyoroti capaian implementasi tahun pertama program HARVEST pada 2025 yang berfokus pada identifikasi praktik pertanian berkelanjutan serta tren pedagogi inovatif dalam industri pertanian dan pangan. Tahap ini menjadi fondasi penting dalam pengembangan micro-courses dan micro-credentials pada tahap selanjutnya.

Sementara itu, Koordinator Konsorsium HARVEST dari University of Seville, Miguel Ángel Martín López, memaparkan perkembangan serta arah strategis program HARVEST untuk periode 2025–2027.

Ia menjelaskan, HARVEST (Higher Education Leadership on Agricultural and Food Rights for Environmental Sustainability) merupakan program yang didukung pendanaan Erasmus+ Uni Eropa dan melibatkan delapan universitas dari kawasan Eropa dan Asia Tenggara.

Menurutnya, tahun 2025 difokuskan pada pemetaan praktik berkelanjutan dan inovasi pedagogis. Pada 2026, program diarahkan pada implementasi Capacity Building and Training Programme (CBTP), sementara pada 2027 akan memasuki tahap uji coba micro-courses, akreditasi micro-credentials, serta pengembangan Students’ Innovation Hubs.
Dalam kegiatan tersebut, juga diperkenalkan program CBTP yang dirancang untuk memperkuat kapasitas dosen serta mendorong inovasi akademik lintas negara. Program ini dilaksanakan secara hybrid dan lintas disiplin, meliputi pelatihan daring, pengembangan micro-courses, serta pembentukan student innovation hub.

Sesi diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai gagasan kolaborasi yang disampaikan sivitas akademika Unila, antara lain pengembangan proyek cold storage untuk menjaga kualitas pangan, penguatan pengelolaan social forestry, kerja sama di bidang ilmu sosial dan sastra, inovasi pengelolaan sampah rumah tangga, serta penguatan ketahanan wilayah pesisir terhadap perubahan iklim.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Prof. Miguel menyambut baik potensi kolaborasi lintas disiplin tersebut. Ia menekankan pentingnya kerja sama berkelanjutan untuk menjawab berbagai isu strategis global seperti perubahan iklim, pengelolaan sumber daya alam, serta perlindungan hak-hak petani dan hak atas pangan.

Sebagai penutup, Prof. Ayi menegaskan bahwa berbagai gagasan yang telah didiskusikan dapat menjadi pijakan awal dalam mengembangkan proyek kolaboratif yang berkelanjutan di masa depan.
Kegiatan diakhiri dengan penyerahan suvenir serta dokumen draf nota kesepahaman (MoU) dari Unila kepada University of Seville sebagai simbol penguatan kerja sama, dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh peserta.

Melalui pertemuan ini, Unila dan University of Seville berharap dapat membangun kemitraan jangka panjang yang tidak hanya memperkuat pengembangan akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap penyelesaian berbagai isu global, khususnya di bidang pangan, lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan.

Sabtu, 21 Februari 2026

Unila Lantik Pejabat Strategis, Perkuat Tata Kelola Menuju World Class University


Lampung
– Universitas Lampung (Unila) menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pimpinan tinggi pratama serta pejabat fungsional di lingkungan kampus setempat, Jumat, 20 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung di ruang pelantikan lantai empat Rektorat tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola dan struktur organisasi universitas.


Pelantikan dipimpin langsung oleh Rektor Unila, Lusmeilia Afriani, dan dihadiri para Wakil Rektor, dekan, kepala biro, kepala UPA, kepala bagian dan subbagian, serta rohaniwan.


Adapun pejabat yang dilantik yakni Indrayati Putri Idrus, S.H., M.H., sebagai Kepala Biro Keuangan, Kepegawaian, dan Umum; Puspa Widya Kencana, S.I.P., sebagai Perencana Ahli Muda; serta Agus Effendi, S.Kom., sebagai Perencana Ahli Pertama.


Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum penting untuk memperkuat kinerja organisasi dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi yang semakin kompetitif.


“Saya berharap Bapak dan Ibu dapat segera melakukan adaptasi dan akselerasi kerja. Tidak ada waktu untuk bersantai, karena tuntutan publik dan persaingan antarperguruan tinggi menuntut kita untuk bergerak lebih cepat,” ujarnya.


Rektor juga menekankan bahwa jabatan Kepala Biro Keuangan, Kepegawaian, dan Umum memiliki peran strategis sebagai jantung operasional universitas. Melalui biro tersebut, pengelolaan keuangan, sumber daya manusia, serta urusan administrasi umum diharapkan berjalan efektif, transparan, dan akuntabel.


Sementara itu, kepada pejabat fungsional perencana, Rektor berpesan agar mampu menjalankan tugas secara profesional, adaptif, dan berbasis data. Perencanaan yang matang dan terukur dinilai menjadi kunci dalam merumuskan program dan kebijakan yang berdampak nyata bagi pengembangan institusi.


Pelantikan ini sekaligus menjadi langkah konkret Unila dalam memperkuat tata kelola administrasi dan mendukung terwujudnya visi sebagai perguruan tinggi berkelas dunia (world class university) yang unggul, akuntabel, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional. 

Jumat, 20 Februari 2026

Semarak Festival Kuliner “Jelajah Rasa” Warnai Ramadan di Unila


Lampung
– Suasana hari pertama Ramadan 1447 Hijriah di Universitas Lampung (Unila) berlangsung meriah dengan digelarnya Festival Kuliner “Jelajah Rasa” di area Shuttle Bus Unila, Kamis (19/2/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 14.30 WIB ini menjadi pembuka rangkaian agenda Ramadan di lingkungan kampus dan akan berlangsung sepanjang bulan suci.

Sejak sore hari, ratusan pengunjung memadati lokasi festival untuk berburu menu berbuka puasa. Sebanyak 80 stan kuliner berjajar menawarkan beragam hidangan, mulai dari takjil manis, minuman segar, hingga aneka gorengan dan makanan berat. Suasana hangat dan penuh kebersamaan pun terasa menjelang azan Magrib.

Festival “Jelajah Rasa” merupakan program Badan Pengelola Usaha (BPU) Unila yang bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Danantara. Kegiatan ini bertujuan memberikan ruang promosi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus menghadirkan alternatif kuliner Ramadan bagi mahasiswa dan masyarakat sekitar kampus.

Tak hanya pelaku UMKM, mahasiswa Unila juga diberi kesempatan untuk ambil bagian sebagai tenant. Dengan melampirkan surat izin dari fakultas masing-masing, mahasiswa dapat membuka stan dan menjajakan produk mereka. Langkah ini menjadi bentuk dukungan kampus terhadap pengembangan jiwa kewirausahaan mahasiswa.

Antusiasme pengunjung terlihat jelas pada hari pertama pelaksanaan. Mika, mahasiswa Hubungan Internasional angkatan 2025, mengaku sengaja datang untuk merasakan pengalaman berbuka puasa yang berbeda.
“Ini hari pertama puasa, jadi ingin berbuka dengan sesuatu yang baru. Kebetulan di Shuttle Unila ada bazar, jadi sekalian datang ke sini,” ujarnya.

Ia menilai kehadiran festival tersebut sangat membantu mahasiswa karena menyediakan banyak pilihan menu dalam satu lokasi yang mudah dijangkau.

Hal serupa dirasakan para pedagang. Samsudin, salah satu pelaku UMKM peserta festival, menyampaikan bahwa stan miliknya ramai diserbu pembeli sejak awal pembukaan.

“Pengunjung hari ini ramai, baru pertama buka sudah banyak yang beli. Kami sebagai UMKM merasa sangat terbantu dan senang dengan program yang dikelola Unila ini,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara rutin agar UMKM memiliki ruang berjualan yang stabil di lingkungan kampus.

Melalui Festival Kuliner “Jelajah Rasa”, Unila menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan ruang inklusif dan produktif bagi sivitas akademika, masyarakat, serta pelaku UMKM. Selain menyemarakkan suasana Ramadan, kegiatan ini juga menjadi sarana pemberdayaan ekonomi dan penguatan kebersamaan di lingkungan kampus.

Kamis, 19 Februari 2026

Hari Pertama Ramadan, Festival “Jelajah Rasa” Unila Diserbu Pengunjung dan Angkat UMKM


Lampung
– Suasana hari pertama Ramadan 1447 Hijriah di Universitas Lampung (Unila) berlangsung meriah dengan digelarnya Festival Kuliner “Jelajah Rasa” di area Shuttle Bus Unila, Kamis (19/2/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 14.30 WIB ini menjadi pembuka rangkaian agenda Ramadan di lingkungan kampus dan akan berlangsung sepanjang bulan suci.

Sejak sore hari, ratusan pengunjung memadati lokasi festival untuk berburu menu berbuka puasa. Sebanyak 80 stan kuliner berjajar menawarkan beragam hidangan, mulai dari takjil manis, minuman segar, hingga aneka gorengan dan makanan berat. Suasana hangat dan penuh kebersamaan pun terasa menjelang azan Magrib.

Festival “Jelajah Rasa” merupakan program Badan Pengelola Usaha (BPU) Unila yang bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Danantara. Kegiatan ini bertujuan memberikan ruang promosi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus menghadirkan alternatif kuliner Ramadan bagi mahasiswa dan masyarakat sekitar kampus.

Tak hanya pelaku UMKM, mahasiswa Unila juga diberi kesempatan untuk ambil bagian sebagai tenant. Dengan melampirkan surat izin dari fakultas masing-masing, mahasiswa dapat membuka stan dan menjajakan produk mereka. Langkah ini menjadi bentuk dukungan kampus terhadap pengembangan jiwa kewirausahaan mahasiswa.

Antusiasme pengunjung terlihat jelas pada hari pertama pelaksanaan. Mika, mahasiswa Hubungan Internasional angkatan 2025, mengaku sengaja datang untuk merasakan pengalaman berbuka puasa yang berbeda.
“Ini hari pertama puasa, jadi ingin berbuka dengan sesuatu yang baru. Kebetulan di Shuttle Unila ada bazar, jadi sekalian datang ke sini,” ujarnya.

Ia menilai kehadiran festival tersebut sangat membantu mahasiswa karena menyediakan banyak pilihan menu dalam satu lokasi yang mudah dijangkau.

Hal serupa dirasakan para pedagang. Samsudin, salah satu pelaku UMKM peserta festival, menyampaikan bahwa stan miliknya ramai diserbu pembeli sejak awal pembukaan.

“Pengunjung hari ini ramai, baru pertama buka sudah banyak yang beli. Kami sebagai UMKM merasa sangat terbantu dan senang dengan program yang dikelola Unila ini,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara rutin agar UMKM memiliki ruang berjualan yang stabil di lingkungan kampus.

Melalui Festival Kuliner “Jelajah Rasa”, Unila menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan ruang inklusif dan produktif bagi sivitas akademika, masyarakat, serta pelaku UMKM. Selain menyemarakkan suasana Ramadan, kegiatan ini juga menjadi sarana pemberdayaan ekonomi dan penguatan kebersamaan di lingkungan kampus.

Rabu, 18 Februari 2026

Pegadaian Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah Lewat Dukungan Fatwa Usaha Bulion DSN-MUI


JAKARTA
– PT Pegadaian menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah nasional dengan mendukung penuh penerbitan Fatwa Nomor 166 tentang Kegiatan Usaha Bulion Berdasarkan Prinsip Syariah oleh DSN-MUI. Fatwa tersebut diluncurkan secara resmi di Ballroom Pegadaian Tower, Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Fatwa ini menjadi tonggak penting bagi industri keuangan syariah Indonesia karena memberikan kepastian hukum dan pedoman operasional dalam pelaksanaan usaha bulion, khususnya yang berbasis emas. Kehadirannya merupakan respons atas dinamika pasar emas modern serta mandat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK), serta POJK Nomor 17 Tahun 2024.

Sebagai lembaga jasa keuangan pertama yang mengantongi izin usaha bulion dari Otoritas Jasa Keuangan, Pegadaian dinilai siap menjadi pionir dalam implementasi fatwa tersebut melalui Layanan Bank Emas.
Ketua Badan Pengurus Harian DSN-MUI, KH. M. Cholil Nafis, menyatakan bahwa fatwa ini bertujuan mendorong emas tidak hanya sebagai instrumen simpanan, tetapi juga sebagai investasi strategis yang mampu menjaga nilai aset masyarakat. Ia menilai potensi emas nasional yang mencapai sekitar 1.800 ton dapat menjadi kekuatan ekonomi besar jika dikelola sesuai prinsip syariah.

Sementara itu, Pemimpin Wilayah Pegadaian Kanwil III Sumbagsel, Novryandi, menegaskan bahwa fatwa ini memberikan landasan hukum yang kuat bagi Pegadaian dalam menjalankan bisnis bulion secara aman, transparan, dan akuntabel.

“Setiap gram emas yang ditransaksikan nasabah, baik melalui Tabungan Emas maupun Cicil Emas, memiliki underlying emas fisik yang nyata dan tersimpan di tempat penyimpanan berstandar internasional dengan rasio satu banding satu,” ujarnya.

Dalam fatwa tersebut, kegiatan usaha bulion syariah mencakup empat pilar utama, yakni simpanan emas, pembiayaan emas, perdagangan emas, dan penitipan emas dengan beragam akad syariah seperti qardh, mudharabah, musyarakah, murabahah, hingga ijarah dan wadi’ah.

Salah satu konsep penting yang diatur adalah emas musya’, yaitu kepemilikan emas secara kolektif yang menjamin kejelasan aset dan menghindari unsur ketidakpastian (gharar), khususnya pada produk emas digital.

Dengan hadirnya fatwa ini, Pegadaian optimistis literasi dan inklusi keuangan syariah akan semakin meningkat, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap investasi emas yang aman, produktif, dan sesuai prinsip syariah. Fatwa ini diharapkan menjadi fondasi strategis bagi terciptanya ekosistem keuangan syariah yang lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan di Indonesia.

Minggu, 15 Februari 2026

Semangat Juang di Atas Ring, Ketua DPRD Lampung Tutup Kejuaraan Tinju Amatir 2026



Bandar Lampung
 — Ketua DPRD Provinsi Lampung yang juga Ketua PERBATI Provinsi Lampung, A. Giri Akbar, S.E., M.B.A., menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada acara penutupan Kejuaraan Tinju Amatir Polresta Bandar Lampung Boxing Championship Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Mapolresta Bandar Lampung, Minggu (15/2/2026).

Dalam sambutannya, A. Giri Akbar menyampaikan apresiasi kepada Polresta Bandar Lampung selaku penyelenggara yang telah sukses melaksanakan kejuaraan sebagai wadah pembinaan dan pencarian bibit atlet tinju berprestasi di Provinsi Lampung. 

Ia menilai kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan generasi muda melalui kegiatan positif serta upaya meningkatkan prestasi olahraga tinju di daerah.

Selama beberapa hari pelaksanaan kejuaraan, masyarakat telah disuguhkan pertandingan-pertandingan sengit yang penuh teknik, strategi, dan semangat juang tinggi. Setiap atlet yang naik ke atas ring menunjukkan keberanian luar biasa, tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga nama sasana, daerah, bahkan harapan keluarga dan masyarakat.

Kepada para atlet yang berhasil meraih juara, ia menyampaikan selamat serta berpesan agar mempertahankan prestasi, tidak cepat puas, dan terus berlatih dengan rendah hati. Kemenangan tersebut diharapkan menjadi pijakan untuk melangkah ke tingkat yang lebih tinggi, baik di level provinsi, nasional, maupun internasional. Sementara kepada atlet yang belum meraih kemenangan, ia berpesan agar tidak pernah menyerah karena kekalahan merupakan bagian dari proses menuju kematangan dan kesuksesan.

Lebih lanjut, A. Giri Akbar berharap setelah kejuaraan ini selesai, semangat pembinaan tidak ikut berakhir. Latihan harus terus berjalan, pembinaan semakin diperkuat, serta evaluasi dilakukan guna menyelenggarakan kejuaraan yang lebih besar, lebih baik, dan lebih berkualitas di masa mendatang.

Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi kepada para atlet Lampung yang sebelumnya berlaga pada Kejuaraan Nasional PERBATI di Jakarta dan berhasil membawa pulang enam medali, terdiri dari tiga medali emas yang diraih Nabila, Dira, dan Rico, dua medali perak oleh Nadine dan Rasya, serta satu medali perunggu oleh Erfandi.

Prestasi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi atlet lain untuk terus mengharumkan nama Lampung di kancah nasional maupun internasional.

Turut hadir dalam acara penutupan tersebut Wakil Kepala Polda Lampung Brigadir Jenderal Polisi Drs. Sumanto, M.Si., beserta Pejabat Utama Polda Lampung; perwakilan Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana, S.E., M.M.; Kapolresta Bandar Lampung Komisaris Besar Polisi Alfret Jacob Tilukay, S.I.K., M.Si.; unsur Forkopimda Kota Bandar Lampung; Ketua KONI Provinsi Lampung atau yang mewakili; Ketua PERTINA atau yang mewakili; serta para pengurus PERBATI Provinsi Lampung.

Acara penutupan ditandai dengan penyerahan piala, medali, dan penghargaan kepada para pemenang di setiap kelas pertandingan serta sesi foto bersama panitia, atlet, dan tamu undangan.

Kejuaraan tinju amatir ini diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan organisasi olahraga dalam meningkatkan prestasi olahraga sekaligus pembinaan generasi muda di Provinsi Lampung.

Sabtu, 14 Februari 2026

A. Giri Akbar Hadiri Pembukaan Polresta Bandar Lampung Boxing Championship 2026, Dorong Lahirnya Petinju Berprestasi


Bandar Lampung
— Ketua DPRD Provinsi Lampung yang juga Ketua PERBATI Provinsi Lampung, A. Giri Akbar, S.E., M.B.A., menghadiri pembukaan Kejuaraan Tinju Amatir Polresta Bandar Lampung Boxing Championship Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Mapolresta Bandar Lampung, Jumat (13/2/2026).

Kejuaraan bertajuk Polresta Bandar Lampung Boxing Championship 2026 “Rise Of The Champions” ini berlangsung pada 12–15 Februari 2026 sebagai ajang pembinaan sekaligus kompetisi bagi atlet tinju amatir di Provinsi Lampung.

Kehadiran A. Giri Akbar menjadi bentuk nyata dukungan terhadap pengembangan olahraga, khususnya cabang tinju, serta komitmen dalam mendorong peningkatan prestasi atlet daerah.

Rangkaian pembukaan diawali dengan registrasi dan kedatangan tamu undangan, pembukaan oleh pembawa acara, pembacaan doa, serta menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Patriot Olahraga. Selanjutnya, Ketua Panitia Pelaksana AKP Joni Maputra, S.H., menyampaikan laporan kegiatan.

Dalam laporannya, AKP Joni Maputra menjelaskan bahwa kejuaraan ini diselenggarakan sebagai upaya pembinaan dan pencarian bibit-bibit atlet tinju berprestasi di Provinsi Lampung. Para atlet dari berbagai sasana dan daerah bertanding dalam sejumlah kelas sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.

“Kejuaraan ini diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang dapat berprestasi di tingkat daerah, nasional, hingga internasional,” ujarnya.

Selain sebagai wadah kompetisi, kegiatan ini juga bertujuan mempererat hubungan antar atlet serta meningkatkan kualitas olahraga tinju. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Polresta Bandar Lampung dalam mendukung aktivitas positif generasi muda guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Kota Bandar Lampung.

Dalam sambutannya, A. Giri Akbar menegaskan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar pertandingan, melainkan bagian dari strategi pembinaan olahraga tinju di Provinsi Lampung melalui pencarian bakat, pengembangan potensi, serta pemberian ruang bagi generasi muda untuk berprestasi.
Ia menekankan bahwa prestasi tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses latihan disiplin, pembinaan terarah, kompetisi berkelanjutan, serta dukungan berbagai pihak.

Ia juga mencontohkan capaian atlet Lampung yang berhasil meraih medali pada ajang internasional di Thailand sebagai bukti bahwa atlet daerah mampu bersaing di tingkat dunia.

Kepada para atlet, ia berpesan agar menunjukkan semangat juang tinggi dengan tetap menjunjung sportivitas, menghormati lawan dan wasit, serta menjadikan setiap pertandingan sebagai pengalaman berharga.
Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan olahraga dalam memajukan tinju di Provinsi Lampung.

Dengan pembinaan yang konsisten dan kompetisi yang rutin serta berkualitas, diharapkan lahir petinju-petinju berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di kancah nasional maupun internasional.

Acara pembukaan turut dihadiri Wakapolda Lampung Brigjen Pol Drs. Sumarto, M.Si., yang secara resmi membuka kejuaraan dengan pemukulan lonceng sebagai simbol dimulainya pertandingan, dilanjutkan dengan sesi foto bersama.

Kejuaraan tinju amatir ini diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan organisasi olahraga dalam meningkatkan prestasi olahraga sekaligus pembinaan generasi muda di Provinsi Lampung.

Unila Ikuti Workshop Menuju World Class University di Kemdiktisaintek


Lampung
- Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi (PKSI) Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A., mengikuti Workshop Perguruan Tinggi Menuju World Class University (WCU) yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Jumat, 13 Februari 2026.


Kegiatan bertajuk “Academia in Postnormal Ecosystem” tersebut menghadirkan pembicara Prof. Emeritus Dato’ Seri Ir. Dr. Zaini bin Ujang dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM).


Dalam pemaparannya, Prof. Zaini Ujang membagikan pengalaman UTM dalam meningkatkan reputasi global hingga mencapai peringkat 154 pada QS World University Rankings. Ia menjelaskan, keberhasilan tersebut dicapai melalui berbagai strategi, di antaranya peningkatan kualitas tenaga pendidik, penguatan infrastruktur, serta pembangunan ekosistem perguruan tinggi yang nyaman dan kondusif untuk proses pembelajaran.


Menurutnya, strategi tersebut bertujuan agar masyarakat Malaysia semakin percaya terhadap kualitas pendidikan tinggi di dalam negeri, sehingga tidak perlu lagi menyekolahkan anak-anaknya ke luar negeri.


Langkah ini juga dinilai penting untuk mendorong kemajuan pendidikan tinggi nasional serta menjaga agar aliran dana pendidikan tetap berada di dalam negeri dan dapat mendukung investasi lokal.

Keberhasilan tersebut turut berdampak pada meningkatnya minat mahasiswa internasional untuk menempuh pendidikan di UTM, termasuk mahasiswa yang berasal dari Indonesia.


Di sela-sela kegiatan, Prof. Ayi Ahadiat juga berkesempatan berdiskusi langsung dengan Prof. Zaini Ujang terkait strategi peningkatan jumlah publikasi ilmiah di perguruan tinggi.


Prof. Zaini menjelaskan bahwa peningkatan publikasi memerlukan political will dan kebijakan kuat dari pimpinan universitas. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah mendorong dosen yang masih memiliki jumlah publikasi rendah untuk mengikuti berbagai pelatihan yang berorientasi pada keluaran berupa publikasi ilmiah.


Partisipasi Universitas Lampung dalam kegiatan ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan strategi baru dalam upaya meningkatkan kualitas akademik serta memperkuat posisi Unila dalam persaingan perguruan tinggi di tingkat global menuju World Class University. 

Kamis, 12 Februari 2026

Unila Gelar Workshop Kerja Sama Berdampak dan Pengurusan PDLN Secara Hybrid


Bandar Lampung – Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan Workshop Kerja Sama Berdampak dan Pengurusan Izin Perjalanan Dinas Luar Negeri (PDLN) secara hybrid, yakni luring di ruang sidang utama lantai dua Unila serta daring melalui Zoom Meeting, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan ini dihadiri Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Unila, Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A., bersama jajaran pimpinan universitas, di antaranya Ketua Senat, para Wakil Rektor, Dekan, Direktur Pascasarjana, serta para Ketua Lembaga di lingkungan Unila.

Dalam sambutannya, Prof. Ayi Ahadiat menegaskan bahwa workshop tersebut menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi, meningkatkan pemahaman teknis, serta memperkuat tata kelola pengurusan izin perjalanan dinas luar negeri di lingkungan kampus.

“Melalui tata kelola yang baik, kerja sama internasional yang dijalin tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga benar-benar berdampak dan berkelanjutan,” ujarnya.

Workshop ini menghadirkan empat narasumber dari kementerian dan lembaga terkait, yakni Kepala Biro Kerja Sama Teknik Luar Negeri Kementerian Sekretariat Negara RI, Novianti; perwakilan Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Suryo Boediono, S.T., M.B.A.; Kepala Bagian Evaluasi dan Kerja Sama Sekretariat Jenderal Kemendiktisaintek, Firman Hidayat, S.S., M.Si.; serta Kepala Subbidang Paspor Diplomatik dan Dinas Direktorat Konsuler, Oky Yanuar.

Materi yang disampaikan mencakup konsep kerja sama berdampak yang berkaitan dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) 5 dan IKU 8, prosedur pengurusan PDLN bagi dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa, hingga mekanisme pengurusan paspor dinas dan exit permit.

Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai prosedur administratif dan regulasi dalam pelaksanaan kerja sama internasional serta perjalanan dinas luar negeri. Hal tersebut diharapkan mampu meminimalkan kendala administratif di masa mendatang.

Workshop ini juga diharapkan mendorong para pengelola kerja sama di Unila untuk menyusun dan menjalankan program kolaborasi yang selaras dengan kebijakan kampus berdampak, sekaligus mendukung agenda internasionalisasi universitas secara tertib, sistematis, dan berkelanjutan.

Unila Resmi Lantik 34 Organisasi Kemahasiswaan 2026, Dorong Prestasi Menuju Top Ten University


Bandar Lampung
– Universitas Lampung (Unila) resmi melantik 34 Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) Tahun 2026 dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Aula Fakultas Pertanian Unila, Kamis (12/2/2026).

Pelantikan dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unila, Prof. Dr. Sunyono, M.Si., yang juga menyampaikan sambutan sekaligus arahan kepada seluruh pengurus ormawa yang baru dilantik.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan kampus, di antaranya Rektor Senior Prof. Suqena P. Harianto, M.S., para Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Kepala Bagian Akademik, Ketua Tim Kemahasiswaan, pembina organisasi kemahasiswaan, serta para pengurus ormawa.

Dalam sambutannya, Prof. Sunyono menegaskan bahwa pelantikan 34 organisasi kemahasiswaan bukan sekadar angka, tetapi mencerminkan besarnya potensi mahasiswa Unila sebagai agen perubahan.

“Angka 34 ini mencerminkan kekuatan, energi, dan potensi besar mahasiswa Unila dalam menggerakkan perubahan, inovasi, dan prestasi. Organisasi kemahasiswaan adalah ruang pembelajaran berharga, tempat integritas diuji, komitmen dibangun, dan kapasitas kepemimpinan ditempa,” ujarnya.

Ia menekankan, peran ormawa sangat strategis dalam mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, khususnya IKU 3 yang berkaitan dengan prestasi mahasiswa. Menurutnya, capaian prestasi mahasiswa menjadi faktor penting dalam meningkatkan reputasi Unila di tingkat nasional.

“Jika kita memiliki target besar membawa Unila masuk jajaran Top Ten University, maka prestasi mahasiswa bukan lagi pilihan, tetapi keharusan. Prestasi nasional dan internasional harus menjadi budaya. Setiap program kerja ormawa harus berorientasi pada luaran yang jelas, terukur, dan berdampak pada capaian IKU 3,” tegasnya.

Sebagai bentuk komitmen peningkatan kualitas program, seluruh ormawa pada tahun 2026 diwajibkan mengajukan subproposal Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa). Tahun ini, pendanaan maksimal yang dapat diajukan mencapai Rp30 juta per subproposal.

Program tersebut diharapkan dimanfaatkan untuk merancang kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang inovatif, berkelanjutan, serta kompetitif di tingkat nasional. Direktorat Kemahasiswaan Unila juga akan memberikan pendampingan agar proposal yang diajukan memenuhi standar dan mampu bersaing.

Selain itu, ormawa didorong untuk memperkuat kolaborasi lintas organisasi dan lintas fakultas, mengembangkan inovasi serta kewirausahaan mahasiswa, dan mengelola organisasi secara profesional, akuntabel, serta berdampak nyata.
Menutup sambutannya, Prof. Sunyono menegaskan bahwa kampus unggul lahir dari sinergi kolektif.

“Kampus unggul tidak lahir dari kerja individu, melainkan dari sinergi antara pimpinan universitas, fakultas, pembina, dan mahasiswa dalam satu visi yang sama. Dengan kolaborasi, disiplin, dan mental juara, Unila akan semakin diperhitungkan di tingkat nasional,” katanya.

Pelantikan ditandai dengan pernyataan resmi pelantikan pengurus Organisasi Kemahasiswaan Universitas Lampung Tahun 2026. Para pengurus yang telah menerima amanah diharapkan menjalankan tugas dengan tanggung jawab, integritas, dan dedikasi demi kemajuan almamater.

Bukan Sekadar Ajang Kecantikan, Miss Aesthetic Beauty Lampung 2026 Kampanyekan Perawatan Kulit Sehat


BANDAR LAMPUNG
– Sebanyak 14 finalis resmi mengikuti penyematan selempang Miss Aesthetic Beauty Lampung 2026 yang digelar di Els Coffee Roastery Sukabumi, Bandar Lampung, Kamis (12/2/2026). Ajang ini tak hanya menjadi wadah pencarian bakat dan kecantikan, tetapi juga sarana edukasi perawatan kulit yang aman bagi generasi muda.
‎Dokter kecantikan dr. Mira Aprilika, M.Biomed (AAM), menegaskan ajang Miss Aesthetic Beauty Lampung membawa dampak positif, khususnya dalam mengedukasi remaja tentang pentingnya merawat kulit secara sehat, baik dari luar maupun dalam.
‎“Anak-anak muda sekarang sangat aktif di media sosial. Kita harus ambil sisi positifnya, misalnya menggunakan skincare dengan benar. penggunaan skincare bisa dimulai sejak usia 15 tahun, dengan catatan sesuai takaran dan kebutuhan kulit masing-masing," ujar dr. Mira.
‎Ia mengingatkan agar masyarakat memilih produk yang telah terdaftar BPOM, berizin resmi, halal, serta tidak mengandung bahan berbahaya seperti merkuri maupun hidrokuinon. Selain perawatan dari luar, dr. Mira juga menekankan pentingnya perawatan dari dalam seperti rutin minum air putih, konsumsi buah dan sayur, olahraga, serta istirahat cukup.
‎Menurutnya, peran dokter aesthetic dalam ajang ini sangat penting untuk memberikan edukasi mengenai produk dan treatment yang boleh maupun tidak boleh digunakan, terlebih di tengah maraknya tren skincare dan fenomena FOMO (fear of missing out) di kalangan remaja.
‎“Banyak tren skincare yang bermunculan. Dokter aesthetic di Lampung siap mengedukasi adik-adik agar tahu cara menggunakan skincare dengan baik dan tetap dalam batas normal pemakaian,” katanya.
‎Sementara itu, Miss Aesthetic Beauty Lampung 2025 kategori A, Feren Vexia, berharap para finalis 2026 mampu menjadi garda terdepan bagi masyarakat yang masih awam terhadap produk skincare yang belum terdaftar BPOM.
‎“Semoga mereka bisa membawa Miss Aesthetic sebagai tameng untuk orang-orang yang masih awam terhadap skincare yang belum BPOM, sekaligus membawa nama Lampung ke tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
‎Hal senada disampaikan Miss Aesthetic Beauty Lampung 2025 kategori B, Salwa Aulia. Ia berharap ajang ini menjadi wadah bagi remaja putri di Lampung untuk lebih sadar dalam memilih produk skincare dan makeup yang tepat serta sesuai anjuran.
‎“Semoga ajang ini bisa menjadi wadah sosialisasi penggunaan skincare dan makeup yang aman dan benar,” kata Salwa.
‎Dalam kesempatan yang sama, Angela Clarista Surya yang meraih vote tertinggi kategori A Miss Aesthetic Beauty Lampung 2026 mengaku bangga bisa terpilih sebagai finalis. Ia ingin membanggakan orang tua sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya perawatan kulit.
‎“Skincare bukan hanya dari luar, tetapi juga dari dalam. Bagi saya, aesthetic beauty adalah keindahan dan kecantikan dari dalam diri seseorang,” tuturnya.
‎Sementara itu, Aliya Benazir Zafira, peraih vote tertinggi kategori B Miss Aesthetic Beauty Lampung 2026, menyampaikan rasa syukur atas dukungan yang diterimanya. Ia mengaku tantangan terbesarnya adalah membagi waktu antara sekolah dan kegiatan ajang kecantikan tersebut.
‎“Saya ingin mengajak teman-teman untuk lebih peduli merawat kulit sejak usia muda,” pungkasnya. 
‎Ajang Miss Aesthetic Beauty Lampung 2026 diharapkan tak hanya melahirkan figur inspiratif, tetapi juga menjadi gerakan edukatif dalam membangun kesadaran generasi muda akan pentingnya perawatan kulit yang aman, sehat, dan bertanggung jawab. (*)