Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri internasional. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri internasional. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Juli 2026

Meriahkan Usia ke-45, SMA YP Unila Gelar Jalan Sehat dan Potong Tumpeng


BANDAR LAMPUNG – SMA YP Unila sukses menggelar rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 dengan penuh kemeriahan dan rasa syukur. Mengusung tema "45 Tahun Melangkah Bersama Mengukir Prestasi Untuk Masa Depan

", sekolah yang dikenal dengan jargon "Sekolahnya Juara, Juaranya Sekolah" ini kembali menegaskan komitmennya untuk terus mencetak generasi berprestasi.
Tahun 2026 ini menjadi masa keemasan bagi YP Unila di bawah nahkoda Dr. Ryzal Perdana, M.Pd. selaku Ketua Dewan Pengurus YP Unila. 

Lembaga pendidikan ini terbukti mampu mencetak berbagai raihan prestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional, melalui berbagai program inovatif dan sinergi yang berdampak lintas sektor.
Rangkaian kegiatan diawali dengan aksi jalan sehat bersama yang diikuti oleh seluruh keluarga besar sekolah, mulai dari jajaran pimpinan, guru, staf, hingga para siswa. 

Pengibaran bendera start bermotif kotak-kotak menandai dimulainya jalan sehat, di mana para peserta berbaris rapi dan bersemangat menyusuri rute jalan raya. Kemeriahan berlanjut pada puncak acara yang ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng dan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas dedikasi SMA YP Unila dalam mendidik generasi bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Ryzal Perdana, M.Pd., menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk membawa lembaga pendidikan ini ke tingkat yang lebih tinggi.
"Untuk membawa YP Unila semakin maju dan berdaya saing, dibutuhkan sinergi pentahelix yang kuat antara akademisi, pemerintah, dunia usaha, media, dan masyarakat. Melalui kolaborasi dan komitmen bersama seluruh elemen ini, SMA YP Unila akan mampu terus mencetak generasi unggul yang siap menjawab tantangan masa depan," tegasnya.

Acara perayaan HUT ke-45 ini turut dihadiri dan didukung penuh oleh Ketua Dewan Pembina YP Unila, Prof. Dr. Lusmeilia Afriani, D.E.A., I.P.M., ASEAN Eng., Kepala SMA YP Unila, Dra. Hj. Mey Sriyani, M.M., jajaran Dewan Pengawas, serta segenap alumni dan mitra civitas akademika. 

Melalui momentum usia ke-45 tahun ini, SMA YP Unila optimis untuk terus bertransformasi menjadi sekolah pilihan yang unggul, berprestasi, dan berkarakter.

Jumat, 17 Juli 2026

374 Siswa SMA YP Unila Lolos ke Perguruan Tinggi, Perkuat Predikat Sekolah Unggulan


Bandar Lampung
– Prestasi membanggakan kembali ditorehkan SMA Yayasan Pendidikan Universitas Lampung (YP Unila). Sebanyak 374 siswa berhasil diterima di berbagai perguruan tinggi ternama, baik di dalam negeri maupun luar negeri, pada tahun 2026.

Capaian tersebut menjadi bukti konsistensi SMA YP Unila dalam mencetak lulusan yang unggul secara akademik, berkarakter, serta memiliki daya saing di tingkat nasional maupun internasional. Keberhasilan ini juga mencerminkan sinergi antara peserta didik, guru, tenaga kependidikan, orang tua, dan Yayasan Pendidikan Universitas Lampung dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas.

Ketua Dewan Pengurus Yayasan Pendidikan Universitas Lampung (YP Unila), Dr. Ryzal Perdana, M.Pd., mengungkapkan rasa syukur sekaligus apresiasi atas prestasi yang diraih para siswa.

"Alhamdulillah, kami mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh siswa SMA YP Unila yang telah diterima di berbagai perguruan tinggi, baik di Indonesia maupun di luar negeri. Prestasi ini merupakan buah dari kerja keras para siswa, dedikasi para guru, dukungan orang tua, serta komitmen yayasan dalam membangun pendidikan yang berkualitas," ujar Dr. Ryzal Perdana, Jumat (17/7/2026).

Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh keluarga besar YP Unila untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan menciptakan lingkungan belajar yang mampu mengembangkan potensi peserta didik secara optimal.

Ia menegaskan, YP Unila akan terus menghadirkan ekosistem pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kepemimpinan, kreativitas, dan daya saing global.

"Kami berharap para alumni SMA YP Unila dapat terus belajar, berkarya, menjaga nama baik almamater, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi adik-adik kelas untuk terus berprestasi dan meraih cita-cita setinggi mungkin," tambahnya.

Dr. Ryzal juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh civitas akademika SMA YP Unila atas dedikasi dalam mendampingi para siswa hingga mampu meraih prestasi yang membanggakan.

Keberhasilan 374 siswa melanjutkan pendidikan ke berbagai perguruan tinggi terbaik semakin memperkuat posisi SMA YP Unila sebagai salah satu sekolah unggulan di Provinsi Lampung. Sekolah ini dinilai konsisten menghasilkan lulusan berkualitas yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Dengan capaian tersebut, SMA YP Unila optimistis dapat terus menjadi pilihan masyarakat dalam memperoleh pendidikan yang berkualitas, berkarakter, dan berorientasi pada prestasi.

Sejalan dengan slogan "SMA YP Unila, Sekolahnya Juara, Juaranya Sekolah," sekolah ini berkomitmen terus melahirkan generasi muda yang berintegritas, inovatif, serta siap menjadi pemimpin masa depan Indonesia.

Dosen Lintas Prodi ITERA Gandeng UTP Malaysia Gagas Smart Mangrove Management di Cukunyinyi Pesawaran


Pesawaran
- Institut Teknologi Sumatera (ITERA) kembali menunjukkan komitmennya dalam pelestarian lingkungan pesisir di tingkat global. Melalui kolaborasi multidisiplin internasional, tim dosen ITERA sukses menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Internasional bertajuk "Smart Mangrove Management: Integrating Geospatial Technology, Coastal Water Governance, and Sustainable Ecotourism". Kegiatan ini dilaksanakan secara langsung pada tanggal 6 Juli 2026 di kawasan pesisir Cukunyinyi, Kabupaten Pesawaran, Lampung.



Kegiatan ini merupakan sinergi lintas disiplin yang melibatkan dosen-dosen dari tiga Program Studi di ITERA, yaitu Teknik Geomatika, Rekayasa Tata Kelola Air Terpadu, dan Perencanaan Wilayah dan Kota.

Langkah nyata ini juga diperkuat dengan dukungan penuh dari mitra internasional ternama, Universiti Teknologi PETRONAS (UTP), Malaysia. Kegiatan PkM ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian program The 3rd Coastal and Tropical Infrastructure Development International Course (COSTROP-ID 2026) yang diinisiasi oleh Fakultas Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan (FTIK) ITERA



Program ini dirancang untuk menjawab tantangan nyata yang dihadapi oleh masyarakat pesisir Cukunyinyi, di antaranya keterbatasan informasi spasial mengenai kondisi riil mangrove, minimnya pemahaman publik terkait pentingnya ekosistem pesisir, serta belum optimalnya pemanfaatan potensi mangrove untuk mendukung konservasi sekaligus ekonomi lokal. Oleh karena itu, 



Guna mengatasi keterbatasan data spasial, tim PkM ITERA dan UTP Malaysia membekali masyarakat dengan kemampuan teknis melalui sosialisasi dan pelatihan. Tidak hanya teori, tim pengabdian bersama warga setempat langsung turun ke lapangan untuk melakukan survei dan identifikasi kondisi eksisting mangrove menggunakan teknologi GNSS (Global Navigation Satellite System) serta analisis citra satelit.



“Kolaborasi internasional dan multidisiplin ini tidak hanya berfokus pada aspek ekologis melalui pemetaan presisi dan tata kelola air pesisir, tetapi juga diarahkan untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui rekomendasi ekowisata berbasis konservasi yang terukur dan berkelanjutan,” ujar Ketua Tim PkM Internasional ITERA, Ratna Mustika Sari, S.T., M.T. 

Advertisement
Menghasilkan Peta Eksisting dan Rekomendasi Ekowisata

Melalui rangkaian kegiatan ini, tim PkM berhasil menyusun peta eksisting mangrove kawasan Cukunyinyi. Peta ini nantinya akan menjadi dokumen krusial dan dasar ilmiah bagi pemerintah daerah maupun masyarakat dalam merencanakan pengelolaan serta rehabilitasi mangrove di masa depan.

Selain menghasilkan data spasial, kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat Cukunyinyi mengenai fungsi ekologis mangrove dalam menjaga kualitas lingkungan pesisir. Sebagai motor penggerak ekonomi baru, tim juga merumuskan rekomendasi awal pengembangan ekowisata mangrove yang seimbang antara kelestarian alam dan kesejahteraan ekonomi warga.



Aksi Nyata Konservasi: Penanaman Bibit Mangrove

Sebagai penutup sekaligus implementasi nyata dari komitmen konservasi, seluruh tim pengabdian, masyarakat Cukunyinyi, dan mitra internasional dari UTP Malaysia bahu-membahu melakukan penanaman bibit mangrove di area pesisir. Aksi penanaman ini ditujukan untuk mendukung rehabilitasi kawasan, memperluas tutupan hijau vegetasi, serta memperkuat fungsi mangrove sebagai pelindung alami pantai dari ancaman abrasi dan badai.



Secara keseluruhan, PkM Internasional ini sukses melahirkan luaran konkret berupa peta eksisting mangrove yang akurat, peningkatan kapasitas masyarakat lokal, penguatan jejaring kolaborasi akademik internasional antara ITERA dan UTP Malaysia, serta aksi nyata penyelamatan ekosistem pesisir Lampung yang berkelanjutan.

Kamis, 16 Juli 2026

Kolaborasi Nyata Restorasi Lanskap Perhutanan Sosial di Lampung, Libatkan 18 Ribu Petani hingga 2030


Bandar Lampung
– Pemerintah Provinsi Lampung bersama berbagai mitra nasional dan internasional menggelar Workshop Perencanaan Program Inisiatif Regeneratif MUK – Restorasi Lanskap Perhutanan Sosial Provinsi Lampung di Ballroom Novotel Lampung, Kamis (16/7/2026).

Kegiatan ini menjadi wadah untuk menghimpun masukan dari berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, lembaga swadaya masyarakat (LSM), sektor swasta, kelompok tani, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), hingga lembaga pendanaan dalam menyusun strategi restorasi lanskap perhutanan sosial yang berkelanjutan di Provinsi Lampung.

Workshop dibuka oleh Gubernur Lampung yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Lampung, Julpakar, didampingi Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung serta Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela.

Perwakilan Social Forestry, Andu, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari penyusunan desain proyek restorasi lanskap yang dikembangkan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan lembaga pembangunan.

«“Hari ini kami mengumpulkan pendapat dan masukan dari berbagai pihak, baik lembaga swasta, kelompok tani, KPH, maupun mitra lainnya. Tujuannya agar desain restorasi lanskap perhutanan sosial benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” ujarnya.»

Sementara itu, Imam Suharto menambahkan bahwa program ini merupakan kerja sama antara Social Forestry dengan Pemerintah Provinsi Lampung yang diperkuat melalui nota kesepahaman bersama pemerintah daerah dan Dinas Kehutanan Provinsi Lampung. Pelaksanaan di lapangan nantinya akan melibatkan KPH sebagai mitra utama.

Selain pemerintah, sejumlah perusahaan juga akan mendukung implementasi program, di antaranya PT Olam Indonesia, PT Mars Indonesia, PT Papandayan, serta berbagai lembaga pembangunan internasional seperti Rikolto dan organisasi mitra lainnya.

Salah satu inovasi yang didorong dalam program tersebut adalah akses pembiayaan hijau (green finance) bagi petani melalui Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH). Skema pembiayaan ini memberikan kemudahan bagi petani untuk memperoleh kredit tanpa agunan konvensional, melainkan menggunakan pohon yang ditanam sebagai bagian dari komitmen konservasi.

«“Tahun ini kami mengajukan proyek percontohan untuk sekitar 150 petani di Lampung Timur. Dari uji coba ini akan dilihat sejauh mana pembiayaan hijau tersebut dapat diakses dan dimanfaatkan petani,” jelasnya.»

Berdasarkan paparan dalam workshop, PT Olam Indonesia telah mendampingi pengembangan kakao berkelanjutan di Indonesia sejak 2015. Program tersebut telah menjangkau 25 ribu petani, membangun 25 rumah produksi bibit, menghasilkan kapasitas 500 ribu bibit kakao per tahun, serta mengembangkan empat kebun induk dengan potensi produksi 1 juta entres dan 2 juta benih unggul.

Sementara itu, Proyek Perhutanan Sosial 2026–2030 di Provinsi Lampung akan dilaksanakan di lima kabupaten, yakni Tanggamus, Pringsewu, Pesawaran, Lampung Tengah, dan Lampung Timur. Program ini menargetkan restorasi seluas 35 ribu hektare, melibatkan 18 ribu petani, dan mencakup enam wilayah KPH.

Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung berharap restorasi lanskap perhutanan sosial tidak hanya mampu menjaga kelestarian hutan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan komoditas agroforestri yang produktif, berkelanjutan, serta didukung akses pembiayaan yang lebih mudah.

Selasa, 07 Juli 2026

Ekonomi Syariah Lampung Melaju, Tiga Penghargaan Nasional Diraih Sekaligus


Jakarta
– Pemerintah Provinsi Lampung kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih tiga penghargaan dalam Malam Anugerah Adinata Syariah 2026 dan Apresiasi Mitra Pendukung Ekonomi Syariah 2026 yang digelar di Auditorium Bank Mega, Jakarta Selatan, Senin (6/7/2026). 

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam mengembangkan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di daerah.

Pada ajang yang diselenggarakan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) tersebut, Provinsi Lampung berhasil meraih penghargaan pada tiga kategori, yakni Peringkat Kelima Kategori Pertumbuhan Pelaku Usaha Bersertifikasi Halal, Penghargaan Kategori Nilai Ekspor Halal, serta Kategori Khusus The New Emerging Sharia Economic Region.

Penghargaan untuk kategori Pertumbuhan Pelaku Usaha Bersertifikasi Halal diserahkan oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, sementara penghargaan Kategori Nilai Ekspor Halal diserahkan oleh Menteri UMKM Maman Abdurrahman. Adapun penghargaan kategori khusus The New Emerging Sharia Economic Region diserahkan oleh Direktur Eksekutif KNEKS, Salahudin Al Ayyubi.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam memperkuat sektor ekonomi syariah melalui pengembangan industri halal, peningkatan jumlah pelaku usaha bersertifikasi halal, serta penguatan daya saing produk daerah di pasar nasional maupun internasional.

Dalam sambutannya, Wakil Presiden RI ke-13 KH. Ma'ruf Amin yang juga sebagai Bapak Ekonomi Syariah Indonesia menegaskan bahwa pembangunan ekonomi dan keuangan syariah bukan sekadar memperbesar aset atau lembaga keuangan syariah, melainkan menghadirkan nilai-nilai keadilan, keseimbangan, dan keberkahan dalam aktivitas ekonomi masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan ekonomi syariah harus diukur dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat, seperti pengurangan kemiskinan, perluasan lapangan kerja, pemberdayaan UMKM, penguatan industri halal, serta terciptanya kesejahteraan yang berkeadilan.

"Jangan hanya mengejar pertumbuhan yang memperbesar angka statistik, tetapi juga memperbesar manfaat yang dirasakan masyarakat. Itulah hakikat pembangunan ekonomi syariah," ujar Ma'ruf Amin.

Ia juga mengapresiasi penyelenggaraan Anugerah Adinata Syariah sebagai instrumen untuk mendorong pemerintah daerah terus berinovasi dan berlomba menghadirkan kemaslahatan melalui pengembangan ekonomi syariah.

Ma'ruf Amin mengungkapkan bahwa posisi Indonesia dalam pengembangan ekonomi syariah dunia saat ini berada di peringkat keempat. Menurutnya, dengan potensi yang dimiliki, Indonesia seharusnya mampu menjadi pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia.

"Saya berharap Anugerah Adinata Syariah menjadi gerakan yang lebih inklusif dan berkelanjutan sehingga Indonesia tidak hanya kembali ke peringkat tiga, tetapi mampu menjadi nomor satu dunia dalam ekonomi dan keuangan syariah," katanya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif KNEKS Salahudin Al Ayyubi menyampaikan bahwa ekonomi dan keuangan syariah kini telah menjadi bagian integral dari strategi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu, peran pemerintah daerah dinilai sangat strategis dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah yang inklusif dan berdaya saing.

Menurutnya, Anugerah Adinata Syariah merupakan bentuk apresiasi sekaligus instrumen untuk mendorong lahirnya inovasi, kolaborasi, dan kepemimpinan daerah dalam membangun ekonomi syariah.

"Penghargaan ini tidak hanya menilai capaian administratif, tetapi juga dampak nyata terhadap penguatan industri halal, keuangan syariah, literasi, inklusi, kelembagaan, serta inovasi kebijakan yang memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Penilaian Anugerah Adinata Syariah 2026 dilakukan secara objektif, komprehensif, dan akuntabel berdasarkan aspek kepemimpinan, inovasi, serta karya nyata pemerintah daerah dalam mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah.

Prestasi yang diraih Provinsi Lampung diharapkan semakin memperkuat langkah pemerintah daerah dalam memperluas pengembangan ekonomi syariah, meningkatkan daya saing produk halal, mendorong pertumbuhan UMKM, serta memperkuat kontribusi sektor halal terhadap pembangunan ekonomi daerah dan nasional.(*)

Kamis, 25 Juni 2026

Musda X PHRI Lampung: Friandi Indrawan Terpilih Aklamasi, Siap Majukan Industri Pariwisata


Bandar Lampung
– Musyawarah Daerah (Musda) X Badan Pimpinan Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPD PHRI) Provinsi Lampung yang berlangsung di Hotel Horison Lampung, Kamis (25/6/2026), menetapkan Friandi Indrawan sebagai BPD PHRI Provinsi Lampung periode 2026–2031 secara aklamasi.

Pemilihan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan.

Seluruh peserta Musda memberikan dukungan penuh kepada Friandi Indrawan untuk memimpin organisasi yang menaungi pelaku usaha perhotelan dan restoran di Provinsi Lampung selama lima tahun ke depan.

Musda X BPD PHRI Lampung mengusung tema “Kolaborasi, Adaptasi, dan Investasi untuk Kemajuan Pariwisata Lampung yang Berkualitas dan Berkelanjutan.

” Tema tersebut mencerminkan komitmen PHRI dalam memperkuat sinergi antara dunia usaha, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan guna mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Lampung.

Dalam sambutannya, Friandi Indrawan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.

Ia menegaskan bahwa PHRI Lampung akan terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat industri pariwisata daerah, meningkatkan kualitas layanan, serta menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi sektor perhotelan dan restoran.

“Ke depan, PHRI Lampung akan fokus membangun kolaborasi yang lebih kuat dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan seluruh stakeholder pariwisata.

Kita ingin menjadikan Lampung sebagai destinasi unggulan yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Friandi.

Acara pembukaan Musda X turut dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Lampung yang mewakili Gubernur Lampung, unsur Forkopimda, pelaku industri pariwisata, serta pengurus dan anggota PHRI dari kabupaten/kota se-Lampung.

Terpilihnya Friandi Indrawan secara aklamasi menunjukkan soliditas dan kepercayaan besar dari anggota PHRI terhadap kepemimpinannya.

Sebelumnya, Friandi dikenal aktif dalam kepengurusan PHRI Lampung dan telah berkontribusi dalam berbagai program pengembangan sektor perhotelan dan restoran di daerah. 

Dengan kepengurusan baru periode 2026–2031, PHRI Lampung diharapkan mampu memperkuat daya saing industri pariwisata, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendorong pertumbuhan investasi yang berkelanjutan demi kemajuan ekonomi dan pariwisata Provinsi Lampung.


Musda X PHRI Lampung Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan



BANDAR LAMPUNG – Musyawarah Daerah (Musda) X Badan Pimpinan Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPD PHRI) Provinsi Lampung resmi digelar di Hotel Horison Bandar Lampung, Kamis (25/6/2026).

Mengusung tema “Dengan Musda X BPD PHRI Kita Ciptakan Kolaborasi, Adaptasi, dan Investasi untuk Kemajuan Pariwisata Lampung yang Berkualitas dan Berkelanjutan”, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan pelaku industri pariwisata.

Acara dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Lampung yang diwakili Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, Tony Ferdinansyah, perwakilan Pemerintah Kota Bandar Lampung, Ketua Organizing Committee (OC) Musda X PHRI Lampung Danarto Kuntjoro, Ketua BPD PHRI Lampung H. Handitya Narapati, serta Ketua Umum BPP PHRI Dr. Ir. H. Hariyadi B. Sukamdani, M.M. Turut hadir pengurus PHRI dari sejumlah provinsi di Sumatera serta para pelaku usaha hotel dan restoran di Lampung.

Dalam sambutan Gubernur Lampung yang dibacakan Tony Ferdinansyah, Pemerintah Provinsi Lampung menyampaikan apresiasi atas kontribusi PHRI sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata.

Menurutnya, sepanjang tahun 2025 tercatat hampir 25 juta perjalanan wisata menuju Lampung berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS). Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan sektor pariwisata Lampung yang berada di atas rata-rata nasional dan menjadi salah satu yang tertinggi di Pulau Sumatera.

“Perputaran ekonomi dari sektor pariwisata tahun lalu mencapai lebih dari Rp50 triliun. Dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat, mulai dari pelaku UMKM, transportasi, pedagang, hingga sektor perhotelan dan restoran,” ujar Tony saat membacakan sambutan gubernur.

Meski demikian, pemerintah mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang harus dihadapi bersama. Salah satunya adalah meningkatkan lama tinggal wisatawan di Lampung sehingga tidak hanya menjadi daerah transit, melainkan destinasi utama yang mampu memberikan dampak ekonomi lebih besar bagi masyarakat.

Pemerintah Provinsi Lampung juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pelayanan, pengembangan destinasi wisata, serta penciptaan iklim investasi yang kondusif guna mendukung pertumbuhan industri perhotelan dan restoran.

Sementara itu, Ketua BPD PHRI Lampung H. Handitya Narapati menyampaikan laporan pertanggungjawaban sekaligus berpamitan setelah menuntaskan tiga periode kepemimpinannya di organisasi tersebut.

“Alhamdulillah, saya dipercaya memimpin PHRI Lampung selama tiga periode. Terima kasih atas dukungan seluruh anggota yang telah bersama-sama membesarkan organisasi ini,” ujarnya.

Handitya mengungkapkan bahwa selama masa kepemimpinannya, PHRI Lampung berhasil mencatat sejumlah prestasi, termasuk penghargaan sebagai salah satu daerah dengan pertumbuhan anggota terbaik secara nasional pada kegiatan PHRI tahun 2025 di Cisarua, Bogor.

Menurutnya, perkembangan sektor perhotelan di Lampung juga semakin pesat dengan ketersediaan lebih dari 5.000 kamar hotel yang mendukung penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala nasional maupun internasional.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum BPP PHRI Dr. Ir. H. Hariyadi B. Sukamdani, M.M., menegaskan pentingnya regenerasi kepemimpinan dalam menjaga keberlangsungan organisasi.

“Roda organisasi harus terus bergerak melalui proses demokrasi dan kaderisasi yang sehat. Regenerasi merupakan bagian penting agar organisasi tetap relevan dan mampu menjawab tantangan zaman,” kata Hariyadi.

Ia juga menekankan pentingnya inovasi, transformasi digital, peningkatan kualitas pelayanan, dan penerapan prinsip keberlanjutan untuk meningkatkan daya saing sektor pariwisata Indonesia.

Musda X PHRI Lampung diharapkan mampu menghasilkan kepemimpinan baru serta program-program strategis yang dapat memperkuat industri perhotelan dan restoran di Provinsi Lampung. Melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan, sektor pariwisata Lampung diharapkan semakin maju, berkualitas, dan berkelanjutan.

Senin, 22 Juni 2026

Wagub Jihan Nurlela Terima Kunjungan Yayasan BoemiKita dan GGGI Indonesia


BANDARLAMPUNG
– Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menerima kunjungan Yayasan Boemi dan Kita (BoemiKita) bersama Global Green Growth Institute (GGGI) Indonesia untuk membahas upaya penanganan dan pengelolaan sampah di Provinsi Lampung, di Ruang Kerja Wakil Gubernur, Bandarlampung, Senin (22/6/2026).

Pertemuan tersebut membahas sinergi reaktivasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS3R) terintegrasi guna mewujudkan Lampung yang bersih dan berdaya saing melalui penguatan ekonomi sirkular. Kolaborasi multipihak tersebut diharapkan dapat mendukung penyerapan sampah anorganik secara berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan bagi daerah.

BoemiKita sendiri merupakan organisasi yang berfokus pada pengelolaan sampah dan edukasi lingkungan melalui kegiatan pemilahan sampah, daur ulang, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan. 

Sementara itu, GGGI merupakan organisasi internasional antar pemerintah yang mendukung pertumbuhan ekonomi hijau dan pembangunan berkelanjutan, serta aktif mendampingi Pemerintah Indonesia dalam pengembangan energi hijau dan pembangunan rendah karbon.

Melalui sinergi tersebut, Provinsi Lampung diharapkan memperoleh berbagai manfaat, mulai dari peningkatan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD), memperpanjang usia Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), hingga menjadikan Lampung sebagai salah satu daerah percontohan pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular.

Dalam skema kolaborasi yang dibahas, GGGI Indonesia akan berperan sebagai delivery partner, kemudian Indonesia Investment Exchange (IIX) sebagai advisor, Bappenas sebagai host agency, Pemerintah Provinsi Lampung sebagai regulator, operator lokal sebagai pelaksana di lapangan, serta BoemiKita sebagai pendamping operasional.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan bahwa persoalan sampah di Provinsi Lampung sudah sangat serius dan membutuhkan solusi yang lebih komprehensif, termasuk melalui pemanfaatan teknologi pengelolaan sampah.

"Persoalan sampah di Lampung sangat besar, keadaannya sudah sangat mengkhawatirkan. Yang ingin saya garis bawahi, cita-cita kita adalah mewujudkan waste to energy pada tahun 2029. Kami sangat terbuka karena membutuhkan dukungan dari berbagai pihak untuk mengelola sampah agar menjadi peluang yang bernilai," ujar Jihan.

Jihan menjelaskan bahwa meskipun pengelolaan sampah menjadi kewenangan pemerintah kabupaten/kota, Pemerintah Provinsi Lampung tetap memiliki ruang untuk melakukan intervensi, terutama dalam mendorong reaktivasi TPS3R yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal akibat minimnya pendampingan kepada masyarakat.

Ia juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung sebelumnya telah menjalin kerja sama dengan Danantara dalam pengembangan pengelolaan sampah yang saat ini mencakup Kota Bandar Lampung, Kabupaten Lampung Selatan, dan Kabupaten Lampung Timur. Ke depan, upaya serupa diharapkan dapat diperluas ke 12 kabupaten/kota lainnya di Provinsi Lampung.

Menurut Jihan, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menaruh perhatian besar terhadap target waste to energy tahun 2029 yang menjadi arahan Presiden. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Lampung akan menyiapkan potensi lokasi yang selanjutnya akan didiskusikan bersama para mitra.

Selain penguatan infrastruktur dan teknologi, edukasi masyarakat juga menjadi perhatian penting karena persoalan sampah berawal dari sisi hulu. Kurangnya pemahaman dan pendampingan menyebabkan banyak fasilitas TPS3R belum berfungsi secara optimal.

Wakil Gubernur menyambut baik inisiatif BoemiKita dan GGGI Indonesia serta berharap kolaborasi tersebut dapat terus diperkuat guna mendukung pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan mewujudkan Lampung yang bersih, hijau, dan berdaya saing. (*)

Gubernur Lampung Ajak Dunia Usaha Perkuat Hilirisasi Sektor Pertanian guna Mendukung Transformasi Ekonomi Daerah


BANDAR LAMPUNG
--- Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak dunia usaha untuk memperkuat hilirisasi sektor pertanian guna mendukung transformasi ekonomi daerah. 

Ajakan tersebut disampaikan dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) VIII Dewan Pimpinan Provinsi Asosiasi Pengusaha Indonesia (DPP Apindo) Lampung yang berlangsung di Ballroom Hotel Emersia, Bandar Lampung, Senin (22/6/2026).

Gubernur Mirza menegaskan bahwa Apindo merupakan mitra penting pemerintah dalam mendorong peningkatan investasi, hilirisasi industri, dan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif di Provinsi Lampung.

Menurutnya, Lampung memiliki fondasi ekonomi yang kuat karena ditopang sektor pertanian yang telah menjadi penggerak utama perekonomian daerah selama ratusan tahun. 

Dengan luas lahan sekitar 3,5 juta hektare dan sebagian besar dimanfaatkan untuk sektor pertanian, Lampung menjadi salah satu daerah penghasil berbagai komoditas strategis nasional.

"Provinsi Lampung tumbuh dari sektor pertanian. Kita memiliki potensi besar mulai dari padi, jagung, singkong, nanas, pisang, kopi, tebu hingga berbagai komoditas perkebunan lainnya. Potensi ini harus terus ditingkatkan melalui hilirisasi agar memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi masyarakat," ujarnya.

Gubernur Mirza menjelaskan bahwa berbagai komoditas unggulan Lampung telah menarik minat investasi industri pengolahan. 

Karena itu, Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan daerah ini menjadi pusat industri pengolahan pangan dan komoditas berbasis sumber daya alam di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

Untuk mendukung hal tersebut, Gubernur Mirza menekankan bahwa Pemprov Lampung berkomitmen memberikan kemudahan perizinan dan menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi para pelaku usaha.

Ia juga menyampaikan bahwa arah pembangunan ekonomi nasional saat ini mulai bergeser menuju pendekatan bottom up economy yang menempatkan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi. 

Melalui kebijakan peningkatan harga komoditas pertanian, program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta penguatan ekonomi desa, pemerintah berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dari tingkat bawah.

"Kalau ekonomi desa tumbuh, daya beli masyarakat meningkat, konsumsi naik, dan pada akhirnya akan menciptakan pasar yang lebih besar bagi dunia usaha," katanya.

Gubernur Mirza menambahkan bahwa realisasi investasi di Lampung menunjukkan tren positif. 

Pada 2025, nilai investasi yang masuk ke Lampung mencapai sekitar Rp15 triliun dan ditargetkan meningkat menjadi Rp20 triliun pada tahun berikutnya. 

Sejumlah investasi baru di sektor energi dan industri pengolahan juga mulai masuk ke Provinsi Lampung.

Namun demikian, Gubernur Mirza mengingatkan bahwa peningkatan produktivitas sektor pertanian harus diimbangi dengan pertumbuhan industri hilir agar tidak menimbulkan kelebihan pasokan yang dapat menekan harga komoditas petani.

Karena itu, ia mengajak Apindo Lampung untuk terus menjadi mitra pemerintah dalam menangkap peluang investasi sekaligus memperkuat hilirisasi produk-produk unggulan daerah.

"Ketika produktivitas meningkat tetapi hilirisasi tidak berkembang, harga akan jatuh. Karena itu peluang investasi harus kita tangkap bersama agar pertumbuhan ekonomi Lampung semakin kuat dan berkelanjutan," tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPP Apindo Lampung Ary Meizari Alfian menyampaikan bahwa Musprov ke-VIII tidak hanya menjadi forum pertanggungjawaban organisasi, tetapi juga momentum menyusun arah strategis dunia usaha Lampung lima tahun ke depan.

Ia memaparkan berbagai capaian organisasi selama masa kepengurusannya, antara lain penguatan advokasi ketenagakerjaan, pengembangan program UMKM Merdeka yang kemudian diadopsi menjadi program nasional Apindo, perluasan jejaring investasi, hingga penguatan kemitraan dengan berbagai lembaga nasional dan internasional.

Menurut Ary, selama periode 2021–2026 Apindo Lampung telah melaksanakan lebih dari 200 kegiatan organisasi, membangun kemitraan dengan lebih dari 50 pemangku kepentingan strategis, serta merealisasikan lebih dari 90 persen program kerja yang telah ditetapkan.

Ia menegaskan bahwa ke depan Apindo Lampung akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan ekonomi, peningkatan investasi, pengembangan UMKM, serta penciptaan lapangan kerja.(*)

Rabu, 17 Juni 2026

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Pemprov Lampung Perkuat Konektivitas Transportasi Darat, Laut, dan Udara


Bandar Lampung
---- Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya melakukan transformasi pada sektor perhubungan menuju transportasi modern. Langkah ini menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Lampung guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.


Hal tersebut disampaikan oleh Asisten Administrasi Umum, Sulpakar yang membacakan sambutan tertulis Gubernur Lampung pada Upacara Bulanan di Lapangan Korpri, Rabu (17/6/2026). Dalam arahannya, Ia menekankan bahwa perubahan zaman yang dinamis ini membawa sejumlah tantangan lokal yang harus segera diselesaikan secara berkelanjutan oleh seluruh jajaran pemerintahan.


"Kita masih menghadapi beberapa persoalan mendasar di lapangan, seperti kebutuhan kepastian regulasi dan perlindungan bagi seluruh pihak dalam ekosistem transportasi online, penanganan kendaraan ODOL (Over Dimension Over Load) yang merusak jalan dan mengancam keselamatan, hingga menurunnya daya saing angkutan umum konvensional," ungkap Sulpakar.


Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan bahwa solusi komprehensif yang disiapkan adalah transformasi menyeluruh yang mengintegrasikan seluruh simpul transportasi (pelabuhan, stasiun, bandara, dan terminal) agar pergerakan masyarakat dan logistik menjadi lebih cepat, aman, dan efisien.


Sebagai jawaban konkret atas tantangan regulasi, keselamatan, dan modernisasi, Pemerintah Provinsi Lampung bersama para pemangku kepentingan telah berhasil mengimplementasikan sejumlah capaian nyata di lapangan. Menjawab tuntutan green transportation misalnya, Lampung kini telah sukses mengoperasikan layanan Smart BRT Itera di sektor darat. Kemajuan ini diperkuat dengan masuknya investasi asing melalui kehadiran armada Taksi Listrik Green SM, yang membuktikan tingginya kepercayaan investor terhadap kesiapan Lampung dalam membangun ekosistem kendaraan listrik rendah emisi.


Sementara itu, peningkatan standar keselamatan dan pelayanan di sektor penyeberangan Selat Sunda juga terus dipacu. Konektivitas antara Pulau Sumatera dan Jawa kini semakin solid berkat pengoperasian KMP Dalom I rute Bakauheni–Merak, optimalisasi dua dermaga eksekutif, serta peremajaan armada kapal reguler maupun eksekutif demi menjamin kepastian layanan bagi pengguna jasa. Selain sebagai gerbang logistik laut, konektivitas udara Provinsi Lampung juga mendapat angin segar setelah Bandara Raden Inten II resmi kembali menyandang status sebagai Bandara Internasional, sebuah momentum penting yang diyakini akan memperluas aksesibilitas Lampung.


Sejumlah rencana besar juga tengah dimatangkan untuk memastikan infrastruktur transportasi Lampung mampu menampung pertumbuhan ekonomi masa depan melalui : 


- Optimalisasi Jalur Kereta Api & Logistik Batubara guna meminimalkan beban jalan raya akibat kendaraan besar (termasuk ODOL), fokus diarahkan pada rencana pembangunan jalur ganda (double track) lintas Muara Enim–Prabumulih–Tegineneng–Tarahan. 

- Pengembangan Kawasan Pesisir & Terminal Regional yang terdiri dari 5 pelabuhan pengumpan regional dengan memprioritaskan Pelabuhan Sebalang untuk segera dioperasikan guna mendongkrak ekonomi pesisir.Sementara di sektor darat, dari 15 terminal Tipe B yang dikelola Pemprov, sebanyak 6 terminal telah dielaborasikan dan kualitas pelayanannya akan terus ditingkatkan secara bertahap.


Di akhir arahannya, Sulpakar meminta seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan untuk tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan bergerak dalam satu visi yang padu.


"Berbagai capaian dan rencana ini adalah ikhtiar bersama untuk membangun sistem transportasi Lampung yang terintegrasi, modern, berkelanjutan, dan berdaya saing. Mari kita jadikan sektor transportasi sebagai roda penggerak utama menuju Lampung yang maju, inklusif, terkoneksi, dan berdaya saing," pungkasnya. (*)

Senin, 08 Juni 2026

Jelang Munas HIPMI, Ketua KNPI Lampung Minta Seluruh Elemen Pemuda Jaga Kondusivitas


Bandar Lampung
– Provinsi Lampung dijadwalkan menjadi tuan rumah pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) yang akan digelar pada 10–11 Juni 2026 di Hotel Novotel Bandar Lampung dan diperkirakan akan dihadiri sekitar 3.000 hingga 5.000 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia. 

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Lampung, Iqbal Ardiansyah berharap Munas HIPMI ini dapat berlangsung aman, lancar, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.

Kata dia, Munas HIPMI merupakan agenda nasional yang memiliki nilai strategis, tidak hanya bagi organisasi pengusaha muda, tetapi juga bagi daerah yang dipercaya menjadi tuan rumah.

Oleh karena itu, seluruh pihak diharapkan dapat bersama-sama menjaga kondusivitas serta mendukung kelancaran penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Kita berharap pesta demokrasi HIPMI dapat berlangsung dengan riang gembira, menjunjung tinggi persatuan dan kebersamaan, serta menghasilkan kepemimpinan terbaik bagi organisasi,” ujar Iqbal, Senin (8/6/2026).
Ia menegaskan, kepercayaan yang diberikan kepada Lampung sebagai tuan rumah Munas HIPMI merupakan sebuah kehormatan sekaligus kesempatan untuk menunjukkan kesiapan daerah dalam menyelenggarakan agenda berskala nasional.
"Munas semakin memperkuat posisi Lampung sebagai daerah yang siap menjadi tuan rumah berbagai agenda nasional maupun internasional di masa mendatang," ucap dia. 

Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat memperkenalkan berbagai potensi yang dimiliki Provinsi Lampung kepada para peserta yang datang dari seluruh Indonesia.
Menurutnya, kehadiran ribuan peserta Munas HIPMI juga berpotensi memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi, pariwisata, jasa, dan promosi investasi daerah.
Karena itu, momentum tersebut perlu dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat citra Lampung sebagai daerah yang terbuka terhadap investasi dan pengembangan dunia usaha.
“Pemerintah daerah bersama masyarakat Lampung siap menyambut seluruh peserta yang hadir. Ini menjadi momentum yang baik untuk menunjukkan keramahan masyarakat sekaligus potensi besar yang dimiliki Provinsi Lampung,” katanya.

Iqbal mengajak seluruh elemen pemuda yg ada di lampung untuk turut menjaga kenyamanan dan keamanan agar pelaksanaan MUNAS HIPMI bisa berjalan lancar dan kondusif.

Selasa, 02 Juni 2026

Ekonomi Lampung Tetap Solid, Surplus Perdagangan Tembus US$332,19 Juta dan NTP Petani Meningkat


Bandar Lampung
– Kinerja ekonomi Provinsi Lampung pada April hingga Mei 2026 menunjukkan tren positif. Berdasarkan rilis terbaru dari Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung, sejumlah indikator strategis seperti neraca perdagangan luar negeri, Nilai Tukar Petani (NTP), sektor pariwisata, hingga transportasi mengalami perkembangan yang menggembirakan.

Neraca perdagangan luar negeri Provinsi Lampung pada April 2026 mencatat surplus sebesar US$332,19 juta. Capaian ini meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya mencapai US$238,41 juta.

Nilai ekspor Lampung pada April 2026 tercatat sebesar US$504,59 juta atau tumbuh 43,29 persen secara tahunan. Sementara itu, nilai impor mencapai US$172,40 juta. Kondisi tersebut menunjukkan aktivitas perdagangan internasional Lampung tetap kuat di tengah dinamika ekonomi global.

Sepanjang Januari hingga April 2026, tiga negara tujuan utama ekspor Lampung adalah Amerika Serikat dengan nilai US$290,01 juta, Tiongkok sebesar US$234,92 juta, dan Pakistan senilai US$175,84 juta. Komoditas unggulan yang mendominasi ekspor masih berasal dari kelompok lemak dan minyak hewan/nabati.

Selain perdagangan, perkembangan harga konsumen di Lampung pada Mei 2026 menunjukkan inflasi bulanan sebesar 0,82 persen. Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau menjadi penyumbang terbesar inflasi dengan andil 0,53 persen.

Komoditas yang paling mendorong kenaikan harga pada Mei antara lain cabai merah, bawang merah, cabai rawit, tomat, dan minyak goreng. Sementara komoditas yang menahan laju inflasi di antaranya telur ayam ras, bawang putih, kangkung, serta emas perhiasan.

Secara tahunan, inflasi Lampung pada Mei 2026 tercatat sebesar 1,94 persen. Inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Mesuji sebesar 2,82 persen, disusul Kota Metro sebesar 2,81 persen. Sedangkan inflasi terendah tercatat di Bandar Lampung sebesar 1,79 persen.

Kabar baik juga datang dari sektor pertanian. Nilai Tukar Petani (NTP) Lampung pada Mei 2026 meningkat menjadi 128,01 atau naik 3,29 persen dibandingkan April 2026 yang berada pada level 123,93.

Peningkatan tersebut didorong naiknya harga komoditas hortikultura seperti tomat, cabai merah, dan sawi hijau. Subsektor hortikultura bahkan mencatat lonjakan NTP tertinggi sebesar 17,58 persen, disusul subsektor perkebunan rakyat yang tumbuh 3,95 persen.

Perkembangan ini menunjukkan daya beli dan kesejahteraan petani Lampung semakin membaik, terutama pada subsektor hortikultura dan perkebunan yang menjadi andalan daerah.

Di sektor pariwisata, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang pada April 2026 mencapai 42,46 persen atau meningkat 5,51 poin dibandingkan bulan sebelumnya. Sementara hotel nonbintang mencatat TPK sebesar 25,45 persen atau naik 2,03 poin.

Peningkatan tersebut mengindikasikan mulai pulihnya aktivitas wisata dan kegiatan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) di Provinsi Lampung pada awal kuartal kedua tahun ini.

Sementara itu, sektor transportasi menunjukkan tren yang beragam. Angkutan kereta api melalui Stasiun Tanjung Karang menjadi moda transportasi dengan performa terbaik. Pada April 2026 jumlah penumpang mencapai 85.795 orang atau tumbuh 5,74 persen dibandingkan April tahun lalu.

Sebaliknya, jumlah penumpang angkutan laut melalui Pelabuhan Bakauheni mengalami penurunan setelah tingginya mobilitas masyarakat pada periode sebelumnya. Sedangkan jumlah penumpang angkutan udara melalui Bandara Radin Inten II tercatat sebanyak 51.870 orang.

Secara keseluruhan, berbagai indikator ekonomi yang dirilis BPS menunjukkan kondisi ekonomi Lampung tetap kuat dan resilien. Surplus perdagangan yang meningkat, membaiknya kesejahteraan petani, naiknya okupansi hotel, serta pertumbuhan pengguna kereta api menjadi sinyal positif bagi perekonomian Lampung sepanjang 2026.

Selasa, 19 Mei 2026

Kasrem 043/Gatam Hadiri Pembukaan KKDN Fakultas Strategi Pertahanan UNHAN RI


Bandar Lampung
– Kepala Staf Korem 043/Gatam Kolonel Kav Roli Dewanto, S.E., M.Tr (Han), menghadiri pembukaan Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) Fakultas Strategi Pertahanan UNHAN RI TA. 2026 di Provinsi Lampung dibuka langsungsung oleh Rektor Universitas Pertahanan RI Letjen (Purn.) Dr. Anton Nugroho, M.M., D.S., M.A. bertempat di Aula Balai Keratun Kantor Gubernur Jl. Wolter Monginsidi Teluk Betung Bandar Lampung. Selasa (19/5/2026)

Kegiatan tersebut mengusung tema “Strategi Pertahanan Negara di Wilayah Provinsi Lampung Dalam Menghadapi Ancaman Multidimensi" yang dihadiri, Sekda Provinsi Lampung, Pangdam XXI/RI, Dekan dan Wakil Dekan Universitas Pertahanan RI, Dirnarkoba Polda Lampung, Kabinda Lampung, Danlanal Lampung Danbrigif 4 Mar/BS, Kasi BMN Lanud PM Bunyamin, Asisten I Provinsi Lampung, Kaban Kesbangpol Provinsi Lampung dan Kabag Umum BNNP Lampung.  

Rektor Unhan RI, Letjen (Purn.) Dr. Anton Nugroho, M.M. D.S., M.A., dalam sambutannya mengusulkan kepada para Gubernur di seluruh Indonesia agar Staf Pemerintah Daerah yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 maupun S3 dapat mengikuti program pendidikan di Universitas Pertahanan Republik Indonesia. Tentunya terdapat proses seleksi, dan beasiswa pendidikan tersebut akan dibiayai oleh negara. 

“Atas nama pimpinan Universitas Pertahanan Republik Indonesia, saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Lampung beserta seluruh unsur Forkopimda, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh stakeholder di Provinsi Lampung yang telah memberikan dukungan dan kerja sama dalam penyelenggaraan kegiatan Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) ini, “tururnya. 

Selanjutnya Rektor Unhan menyampaikan, melalui KKDN ini, mahasiswa Fakultas Strategi Pertahanan tidak hanya memahami teori dan konsep akademik di ruang kelas, tetapi juga mampu melakukan observasi, analisis, dan interaksi langsung dengan para praktisi serta institusi strategis di daerah. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan berpikir kritis, strategis, dan adaptif dalam menghadapi berbagai tantangan pertahanan. 

“Tema besar Kuliah Kerja Dalam Negeri Fakultas Strategi Pertahanan Tahun Akademik 2025–2026 adalah, Strategi Pertahanan Negara di Wilayah Provinsi Lampung dalam Menghadapi Ancaman. Tema tersebut sangat relevan dengan dinamika strategis saat ini. Hal ini berdampak pada berbagai sektor, mulai dari ekonomi, pangan, keamanan, hingga kondisi sosial masyarakat, Namun demikian, kita patut bersyukur karena pemerintah, di bawah kepemimpinan Bapak Presiden, terus melakukan berbagai penguatan mendasar bagi masyarakat, khususnya di bidang ekonomi, ketahanan pangan, dan pembangunan kesejahteraan masyarakat, “tegasnya.

Selanjutnya mewakili Gubernur, Sekda Provinsi Lampung Dr. Marindo Kurniawan, S.T., M.M., mengucapkan selamat dating kepada para peserta Kuliah Kerja Dalam Negeri Fakultas Strategi Pertahanan Tahun Akademik 2025–2026 di Provinsi Lampung, gerbang Pulau Sumatera, Semoga kehadiran saudara sekalian di daerah kami tidak hanya menjadi agenda akademik semata, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana dinamika pembangunan daerah, tantangan strategis, serta potensi pertahanan yang dimiliki Provinsi Lampung.

“Tema yang diangkat pada kegiatan ini, yaitu "Strategi Pertahanan Negara di Wilayah Provinsi Lampung Dalam Menghadapi Ancaman Multidimensi", Kita melihat bagaimana dinamika global saat ini mulai dari konflik geopolitik di berbagai kawasan dunia, gangguan rantai pasok global, hingga ketegangan di wilayah perairan internasional memberikan pelajaran bahwa ketahanan nasional harus dibangun secara menyeluruh.

Pertahanan negara hari ini bukan hanya tanggung jawab TNI, tetapi membutuhkan sinergi pemerintah daerah, akademisi, masyarakat, dunia usaha, hingga generasi muda, “ tegasnya.

Sabtu, 16 Mei 2026

DPRD Lampung Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi di Gubernur Lampung Cup II Taekwondo Championship 2026


Bandar Lampung
— Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Dr. H. Yanuar Irawan, S.E., M.M., menghadiri Opening Ceremony Gubernur Lampung Cup II Taekwondo Championship 2026 yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Lampung, Sabtu (16/5/2026).

Kehadiran DPRD Provinsi Lampung dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan olahraga daerah, khususnya cabang taekwondo, sekaligus memperkuat pembinaan atlet muda agar mampu tumbuh menjadi atlet berprestasi di masa mendatang.

Dalam kesempatan itu, Yanuar Irawan yang hadir mewakili Ketua DPRD Provinsi Lampung menyampaikan harapannya agar kejuaraan dapat berjalan lancar dan menjadi momentum lahirnya atlet-atlet potensial dari Provinsi Lampung.

“Pada hari ini saya mewakili Ketua DPRD Provinsi Lampung menghadiri Taekwondo Championship Piala Gubernur Lampung Tahun 2026. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat berjalan lancar, baik, dan sesuai harapan, serta mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi di masa yang akan datang,” ujarnya.

Kejuaraan yang mengusung tema “Prestasi Bersatu di Bumi Ruwa Jurai” tersebut diikuti sekitar 1.800 atlet dan tim dari berbagai daerah. Selain peserta dari kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, kejuaraan juga diikuti atlet dari Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, Jawa Barat, hingga Jawa Timur.

Selama pelaksanaan pada 15–17 Mei 2026 di GSG Universitas Lampung, para atlet bertanding dalam berbagai kategori mulai dari kelas pemula hingga kelas prestasi. Ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi olahraga, tetapi juga sarana pembinaan dan penjaringan bibit atlet potensial dari berbagai daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Biro Organisasi Provinsi Lampung Drs. Hery Sadli, M.H. yang mewakili Gubernur Lampung, Ketua Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Lampung Ir. M. Ali Hanafiah, S.T., M.M., Ketua Umum KONI Provinsi Lampung Ir. Taufik Hidayat, M.M., unsur Forkopimda, serta para tamu undangan lainnya.

Ketua Pengprov TI Lampung, M. Ali Hanafiah, menyampaikan bahwa kejuaraan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat pembinaan atlet taekwondo di Provinsi Lampung sekaligus wadah strategis untuk mengembangkan potensi atlet muda agar mampu berprestasi di tingkat lebih tinggi.

Sementara itu, Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Biro Organisasi Provinsi Lampung menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Gubernur menilai Gubernur Lampung Cup II menjadi bukti konsistensi Provinsi Lampung dalam mendorong pengembangan olahraga daerah serta memperkuat posisi Lampung sebagai tuan rumah event olahraga berskala besar.

Selain menjadi ajang kompetisi, kejuaraan ini juga diharapkan mampu mempererat silaturahmi antar daerah, memperkuat nilai sportivitas, serta melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Melalui penyelenggaraan Gubernur Lampung Cup II Taekwondo Championship 2026, DPRD Provinsi Lampung berharap pembinaan olahraga di daerah dapat terus diperkuat secara berkelanjutan guna mencetak generasi atlet unggul yang mampu mengharumkan nama Lampung sekaligus mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.

Rabu, 13 Mei 2026

“Asian Street Feast”, Sensasi All You Can Eat Kuliner Asia Hadir di Bandar Lampung


Bandar Lampung
— Holiday Inn Lampung Bukit Randu kembali menghadirkan pengalaman kuliner spesial bagi masyarakat melalui program bertajuk “Asian Street Feast”, sebuah promo All You Can Eat yang menyajikan beragam hidangan autentik khas Asia dalam satu konsep buffet eksklusif.

Program kuliner tersebut digelar di The View Restaurant setiap hari Sabtu pukul 18.00 hingga 21.00 WIB, lengkap dengan hiburan live music yang menghadirkan suasana makan malam lebih hangat dan berkesan bersama keluarga maupun kerabat.

Melalui konsep buffet, para tamu dapat menikmati aneka sajian khas dari berbagai negara Asia seperti Indonesia, Jepang, Korea, Malaysia, Thailand, Vietnam, India, China, Singapura hingga Timur Tengah. Beragam menu unggulan tersedia, mulai dari sushi, dimsum, grilled satay, seafood selection, live cooking station, dessert corner hingga jajanan khas street food Asia.

Dengan harga IDR 258.000 nett per orang, pengunjung dapat menikmati seluruh hidangan sepuasnya. Pihak hotel juga menghadirkan penawaran khusus bagi keluarga, yakni diskon 50 persen untuk anak usia 5–11 tahun dan gratis bagi anak di bawah usia 4 tahun.

Assistant Marcomm & E-Commerce Manager Holiday Inn Lampung Bukit Randu, Andi Tri Santoso mengatakan, program “Asian Street Feast” dihadirkan sebagai upaya memberikan pengalaman kuliner yang beragam dan berkesan bagi masyarakat Bandar Lampung.

“Melalui konsep All You Can Eat ‘Asian Street Feast’, kami ingin menghadirkan pengalaman kuliner yang beragam dan memorable bagi masyarakat Bandar Lampung. Tidak hanya menikmati makanan, tetapi juga suasana hangat untuk berkumpul bersama keluarga dan orang terdekat,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).

Sebagai hotel internasional bintang empat di pusat Kota Bandar Lampung, Holiday Inn Lampung Bukit Randu terus berkomitmen menghadirkan inovasi kuliner dan pelayanan hospitality terbaik bagi seluruh tamu.

Untuk informasi dan reservasi, masyarakat dapat menghubungi nomor 0721-8600900 atau WhatsApp di nomor yang sama.

Holiday Inn Lampung Bukit Randu Hadirkan Promo “May Happiness”, Staycation Mulai Rp898 Ribu


Bandar Lampung
— Menyambut bulan Mei 2026, Holiday Inn Lampung Bukit Randu menghadirkan promo spesial bertajuk “May Happiness” dengan penawaran menginap mulai dari Rp898.000 nett per kamar per malam.

Promo tersebut ditujukan bagi masyarakat yang ingin menikmati momen staycation bersama keluarga maupun perjalanan bisnis dengan fasilitas hotel berstandar internasional di pusat Kota Bandar Lampung.

Melalui promo “May Happiness”, tamu akan mendapatkan berbagai keuntungan, di antaranya menginap satu malam di kamar Standard Room, complimentary breakfast untuk dua orang dewasa dan dua anak di bawah usia 12 tahun, diskon 20 persen untuk IHG Dining Rewards, akses gratis ke swimming pool, fitness center, dan kids club, serta fasilitas parkir gratis.

Assistant Marcomm & E-Commerce Manager Holiday Inn Lampung Bukit Randu, Andi Tri Santoso mengatakan bahwa promo tersebut dihadirkan untuk memberikan pengalaman menginap yang nyaman dan menyenangkan bagi para tamu.

“Melalui promo ‘May Happiness’ ini, kami ingin menghadirkan pengalaman staycation yang nyaman, hangat, dan penuh kebahagiaan bagi para tamu. Dengan fasilitas lengkap serta lokasi strategis di pusat Kota Bandar Lampung, Holiday Inn Lampung Bukit Randu menjadi pilihan ideal untuk menikmati quality time bersama keluarga maupun perjalanan bisnis,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).

Sebagai hotel bintang empat internasional, Holiday Inn Lampung Bukit Randu menawarkan fasilitas modern dan pelayanan yang mengedepankan kenyamanan keluarga. Lokasinya yang strategis juga memudahkan akses menuju pusat bisnis maupun destinasi wisata di Bandar Lampung.

Manajemen hotel berharap promo “May Happiness” dapat menjadi pilihan masyarakat yang ingin menikmati liburan singkat dengan suasana nyaman dan fasilitas lengkap di tengah kota.

Untuk informasi dan reservasi, masyarakat dapat menghubungi nomor 0721-8600900 atau melalui WhatsApp di nomor yang sama. Informasi lebih lanjut juga tersedia melalui situs resmi Holiday Inn Lampung Bukit Randu.

SE2026 Hadir di Bandara Radin Inten II, Pelaku Usaha Diajak Aktif Berpartisipasi


Bandar Lampung
— Bandar udara kini tak lagi sekadar menjadi tempat orang datang dan pergi. Di tengah aktivitas penerbangan dan lalu lalang penumpang di Bandar Udara Internasional Radin Inten II, puluhan pelaku usaha berkumpul di Aula Siger pada Rabu (13/5/2026) untuk mengikuti kegiatan “Ngisi Bareng” Sensus Ekonomi 2026 (SE2026).

Sebanyak 64 tenant dan mitra usaha bandara hadir dalam kegiatan yang difasilitasi pengelola bandara bersama Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung. Para peserta tampak antusias mengisi kuesioner digital yang menjadi bagian dari pendataan ekonomi nasional yang digelar setiap sepuluh tahun sekali.

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Radin Inten II Lampung, Kiki Eprina Arieanti, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan pihak bandara terhadap pelaksanaan program nasional.

“Kalau bisa jangan sampai petugas harus mendatangi satu per satu tenant,” ujarnya di hadapan peserta.

Menurutnya, pihak bandara ingin menjadi fasilitator agar proses pendataan berjalan lebih efektif dan efisien. Ia juga menyoroti perubahan wajah bisnis bandar udara yang kini semakin ditopang sektor non-aeronautika, seperti penyewaan tenant dan aktivitas komersial lainnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Umum BPS Provinsi Lampung, Ajid Hajiji, menyebut sensus ekonomi bukan sekadar pendataan administratif, melainkan upaya memotret kondisi perekonomian Indonesia secara menyeluruh.

“Tanpa partisipasi pelaku usaha, potret ekonomi Lampung tidak akan lengkap,” katanya.

Ajid menjelaskan, data yang dihimpun melalui sensus akan menjadi dasar pemerintah dalam membaca perkembangan usaha, pola konsumsi masyarakat, hingga potensi pertumbuhan sektor jasa dan perdagangan di masa mendatang.

Suasana kegiatan pun berlangsung interaktif. Para pelaku usaha terlihat membuka telepon genggam masing-masing untuk memindai barcode dan mengisi formulir digital yang dipandu langsung oleh tim BPS. Sejumlah petugas turut membantu peserta yang mengalami kendala saat mengakses tautan maupun memverifikasi Nomor Induk Berusaha (NIB).

Ketua Pelaksana SE2026 BPS Provinsi Lampung, M. Ilham Salam, bersama tim memastikan seluruh proses berjalan lancar hingga selesai.

Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa statistik dan data ekonomi tidak lagi terasa jauh dari kehidupan sehari-hari. Dari isian sederhana mengenai omzet, jumlah tenaga kerja, hingga jenis layanan usaha, pemerintah tengah menyusun gambaran ekonomi Lampung dan Indonesia untuk sepuluh tahun ke depan.

Senin, 11 Mei 2026

Dari Benang Emas Hingga Harapan Baru,, Asri Tapis Bawa Warisan Lampung Bersinar Di Ajang Persit Bisa Dua


JAKARTA
— Diantara deretan booth yang memadati Balai Kartini, Jakarta, kehadiran Asri Tapis di ajang Persit Bisa 2 menghadirkan cerita tentang budaya, ketekunan dan kebanggaan terhadap warisan Lampung.

Bukan sekadar memamerkan produk fesyen, partisipasi Asri Tapis dalam pameran tersebut menjadi langkah nyata memperkenalkan kain tapis sebagai identitas budaya yang tetap relevan di tengah perkembangan tren modern.

Mengisi Booth 75 selama pameran berlangsung, Asri Tapis membawa koleksi sulam tangan benang emas khas Lampung yang mendapat perhatian pengunjung. 

Setiap helai kain yang dipamerkan bukan hanya hasil karya, tetapi juga simbol perjalanan panjang para perajin lokal yang menjaga tradisi turun-temurun.

*Dukungan dan Apresiasi Jadi Energi Baru*

Asri Tapis menyampaikan rasa terima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan selama kegiatan berlangsung, khususnya kepada Mayjen TNI Kristomei selaku Pembina Persit KCK Daerah XXI/RI dan Ketua Persit KCK PD XXI/RI Asti Kristomei.

Menurut Asri Tapis, ruang yang diberikan dalam ajang Persit Bisa 2 menjadi kesempatan penting bagi pelaku UMKM budaya untuk berkembang dan memperluas jangkauan pasar.

“Semangat kemandirian yang dibangun dalam Persit menjadi inspirasi sekaligus energi bagi kami untuk terus bertumbuh,” tulis Asri Tapis dalam keterangannya.

Ucapan terima kasih juga diberikan kepada para pengunjung yang datang dan mengapresiasi karya tapis Lampung. Bagi Asri Tapis, dukungan tersebut menjadi bukti bahwa produk tradisional masih memiliki tempat di hati masyarakat.

Tak hanya itu, keberhasilan selama pameran juga disebut sebagai hasil kerja bersama para perajin lokal yang selama ini menjaga kualitas sulaman benang emas dengan keterampilan dan kesabaran tinggi.

*Menjaga Marwah Tapis Lampung*

Keikutsertaan dalam Persit Bisa 2 dinilai membawa dampak lebih besar dibanding sekadar penjualan produk. Asri Tapis melihat pameran tersebut sebagai ruang memperkuat identitas budaya daerah di tingkat nasional.

Koleksi tapis yang dipadukan dengan sentuhan desain modern mendapat apresiasi positif dari pengunjung. Hal itu menunjukkan bahwa kain tradisional tetap mampu tampil elegan dan mengikuti perkembangan dunia fesyen.

“Tapis bukan sekadar kain, tetapi cerita tentang kesabaran, kebanggaan, dan identitas yang ditenun dengan hati,” demikian pesan yang disampaikan Asri Tapis.

Ke depan, Asri Tapis berkomitmen terus menghadirkan inovasi desain tanpa meninggalkan nilai tradisional. Selain itu, mereka juga ingin memperluas kolaborasi dengan perajin lokal demi menjaga regenerasi keterampilan sulam tangan khas Lampung.

Langkah lain yang tengah disiapkan adalah memperkuat kehadiran digital agar produk tapis semakin mudah dikenal masyarakat luas, termasuk pasar internasional.

Bagi Asri Tapis, perjalanan di Persit Bisa 2 bukanlah akhir, melainkan awal dari upaya panjang menjaga warisan budaya agar tetap hidup di tengah zaman yang terus berubah (red).

Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital


JAKARTA
- Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia, Firdaus, didampingi Sekretaris Jenderal Makali Kumar, menyatakan dukungannya terhadap perkembangan media digital independen atau yang disebut sebagai “media homeless” atau New Media di Indonesia.

Menurutnya, perkembangan teknologi digital dan media sosial telah melahirkan pola baru dalam penyebaran informasi yang tidak lagi sepenuhnya bergantung pada model media konvensional dengan kantor fisik dan struktur organisasi besar.

Pernyataan tersebut disampaikan Firdaus di sela-sela Fun Walk Dewan Pers bersama awak media dan masyarakat dalam rangka memperingati World Press Freedom Day (WPFD) 2026 yang secara internasional diperingati setiap tanggal 3 Mei, Dewan Pers pada hari ini, 10 Mei 2026.

Pada kesempatan tersebut, Firdaus menilai fenomena media homeless merupakan realitas baru dalam dunia pers dan komunikasi publik yang tidak dapat dihindari di tengah perkembangan era digitalisasi. Ia berharap keberadaan media jenis tersebut dapat diterima oleh masyarakat pers nasional, termasuk oleh Dewan Pers, sebagai bagian dari ekosistem media massa modern.

“Perkembangan media digital saat ini sudah sangat terbuka. Banyak kreator informasi yang bekerja secara mandiri, tanpa kantor fisik, tetapi mampu menghadirkan informasi secara cepat dan menjangkau audiens luas. Fenomena ini tidak bisa diabaikan,” ujar Firdaus.

*Fenomena Media “Homeless”*

Istilah “media homeless” atau Media Baru merujuk pada saluran informasi atau kreator konten digital yang menyajikan berita maupun informasi layaknya media massa, namun tidak memiliki struktur redaksi konvensional, kantor tetap, maupun sistem administrasi sebagaimana perusahaan pers pada umumnya.

Model ini berkembang pesat melalui platform digital seperti YouTube, TikTok, Instagram, podcast, maupun media sosial lainnya. Sebagian besar dijalankan secara mandiri dari rumah atau secara remote dengan dukungan perangkat digital sederhana.

Selain menyampaikan informasi aktual, sebagian kreator juga mengembangkan konten berbasis gaya hidup, home living, dekorasi rumah, hingga aktivitas keseharian yang dikemas secara informatif dan menarik.

Dengan kreativitas dan pemanfaatan teknologi, konten tersebut mampu membangun audiens yang besar meskipun diproduksi tanpa fasilitas perusahaan media besar.

Menurut Firdaus, perkembangan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat kini memiliki alternatif baru dalam memperoleh informasi. Karena itu, regulasi pers dinilai perlu lebih adaptif terhadap perubahan zaman.

Evaluasi terhadap Sistem Verifikasi Media

Dalam kesempatan itu, Firdaus juga menyinggung sistem verifikasi administrasi media yang diterapkan Dewan Pers. Ia menyebut masih banyak perusahaan pers, khususnya media siber daerah dan media kecil, yang mengalami kesulitan memenuhi persyaratan verifikasi.

Firdaus menggambarkan kondisi tersebut sebagai bentuk “hambatan administrasi” karena persyaratan yang dianggap cukup berat bagi sebagian pelaku media di tengah tekanan ekonomi industri pers saat ini, sehingga dapat menjadi penghambat kemerdekaan pers.

Sehingga syarat verifikasi media, antara lain, harus dievaluasi dan disesuaikan dengan ruh UU Pers. Secara administratif, cukup berbadan hukum dan operasionalnya fokus pada penegakan Kode Etik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber.

Dewan Pers tidak perlu masuk ke ranah konstituen seperti urusan newsroom, kompetensi wartawan, apalagi cawe-cawe ikut mengurusi masalah Departemen Tenaga Kerja dan Departemen Kesehatan.

Verifikasi wajib, dalam rangka pendataan, syarat cukup perusahaan harus berbadan hukum dan Dewan Pers sebagai fasilitator fokus saja pada penegakan etika jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber. Syarat dan ketentuan verifikasi saat ini, menurut Firdaus, banyak kendala. 

“Banyak media yang tetap menjalankan fungsi jurnalistik dan memberikan informasi kepada masyarakat, tetapi terkendala syarat administratif yang cukup berat. Ini perlu menjadi perhatian bersama,” kata Firdaus.

*Dorong Revisi Regulasi Pers*

Firdaus berharap Dewan Pers dapat melakukan penyesuaian regulasi agar lebih relevan dengan perkembangan teknologi informasi dan pola kerja media digital modern.
Menurutnya, verifikasi media sebaiknya tetap menjaga kualitas dan profesionalisme pers, namun tidak menjadi hambatan yang memberatkan bagi perusahaan pers kecil maupun media digital independen. Ia menegaskan bahwa perusahaan pers tetap harus berbadan hukum dan terdata di Dewan Pers sesuai amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, namun mekanisme verifikasi perlu disederhanakan agar lebih inklusif.
“Yang terpenting adalah media tetap menjalankan fungsi pers secara bertanggung jawab, menjunjung etika jurnalistik, dan memiliki legalitas sesuai undang-undang. Regulasi harus mampu mengikuti perkembangan zaman,” ujarnya.

Perdebatan mengenai keberadaan media independen dan standar verifikasi pers diperkirakan akan terus berkembang seiring pesatnya transformasi digital di Indonesia. Di satu sisi, verifikasi dinilai penting untuk menjaga kredibilitas dan profesionalisme pers, namun di sisi lain muncul tuntutan agar regulasi lebih fleksibel terhadap model media baru yang lahir dari perkembangan teknologi digital.

Firdaus juga menyampaikan, ketika syarat dan ketentuan verifikasi media telah disesuaikan dengan ruh UU Pers, diharapkan media baru dapat menjadi bagian dari organisasi konstituen Dewan Pers. Sehingga dengan adanya evaluasi tersebut, tangan Dewan Pers dapat menjangkau media baru, sehingga pendataan yang diamanatkan UU Pers dapat membangun iklim pers Indonesia yang sehat dan merdeka.(*)

Jumat, 08 Mei 2026

Wapres Gibran Tinjau Pelatihan Vokasi di SMKN 4 Bandar Lampung, Dukung SDM Berdaya Saing Global


Bandar Lampung
— Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung program pelatihan vokasi di SMKN 4 Bandar Lampung, Jumat (8/5/2026), usai menunaikan Salat Jumat di Masjid Raya Al-Bakrie.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan vokasi yang adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja dan mampu bersaing di tingkat global.

Dalam kesempatan itu, Wapres meninjau program Kelas Migran Vokasi yang menjadi salah satu unggulan SMKN 4 Bandar Lampung.

Program tersebut membuka peluang bagi siswa lintas jurusan, mulai dari farmasi, keperawatan hingga desain komunikasi visual, untuk memperoleh pembelajaran intensif bahasa Jepang sebagai bekal bekerja maupun melanjutkan pendidikan di Jepang.

Wapres mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Lampung dalam menghadirkan inovasi pendidikan vokasi yang memberikan peluang lebih luas bagi generasi muda untuk berkiprah di kancah internasional.

“Terima kasih sekali Bapak Gubernur untuk inisiatifnya. Memang kalau program baru berjalan pasti ada minusnya. Tidak apa-apa, nanti kita berkolaborasi,” ujar Wapres.

Dalam dialog bersama siswa dan pihak sekolah, terungkap sejumlah tantangan yang masih dihadapi, di antaranya keterbatasan tenaga pengajar bahasa Jepang serta belum tersedianya layanan uji kompetensi bahasa Jepang di Provinsi Lampung. Kondisi tersebut membuat para siswa harus mengikuti ujian di luar daerah.

Menanggapi hal itu, Wapres memastikan pemerintah akan berupaya mencarikan solusi agar program tersebut dapat berkembang lebih optimal dan mendukung para siswa dalam meraih cita-cita mereka.

“Kita carikan solusinya. Biar adik-adik ini bisa menggapai cita-citanya. Yang penting kalian semangat semua,” kata Wapres.

Wapres juga memberikan motivasi kepada para siswa agar terus belajar dengan sungguh-sungguh serta menjaga nama baik Indonesia saat menempuh pendidikan maupun bekerja di luar negeri.

“Makanya kalian belajar yang benar, kita carikan gurunya,” pungkasnya.

Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut, Bustami Zainudin, Rahmat Mirzani Djausal, Kepala SMKN 4 Bandar Lampung Dewi Ningsih, serta Plt. Sekretaris Wapres Al Muktabar.