Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri internasional. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut tanggal untuk kueri internasional. Urutkan menurut relevansi Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 Juni 2026

Ekonomi Lampung Tetap Solid, Surplus Perdagangan Tembus US$332,19 Juta dan NTP Petani Meningkat


Bandar Lampung
– Kinerja ekonomi Provinsi Lampung pada April hingga Mei 2026 menunjukkan tren positif. Berdasarkan rilis terbaru dari Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung, sejumlah indikator strategis seperti neraca perdagangan luar negeri, Nilai Tukar Petani (NTP), sektor pariwisata, hingga transportasi mengalami perkembangan yang menggembirakan.

Neraca perdagangan luar negeri Provinsi Lampung pada April 2026 mencatat surplus sebesar US$332,19 juta. Capaian ini meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya mencapai US$238,41 juta.

Nilai ekspor Lampung pada April 2026 tercatat sebesar US$504,59 juta atau tumbuh 43,29 persen secara tahunan. Sementara itu, nilai impor mencapai US$172,40 juta. Kondisi tersebut menunjukkan aktivitas perdagangan internasional Lampung tetap kuat di tengah dinamika ekonomi global.

Sepanjang Januari hingga April 2026, tiga negara tujuan utama ekspor Lampung adalah Amerika Serikat dengan nilai US$290,01 juta, Tiongkok sebesar US$234,92 juta, dan Pakistan senilai US$175,84 juta. Komoditas unggulan yang mendominasi ekspor masih berasal dari kelompok lemak dan minyak hewan/nabati.

Selain perdagangan, perkembangan harga konsumen di Lampung pada Mei 2026 menunjukkan inflasi bulanan sebesar 0,82 persen. Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau menjadi penyumbang terbesar inflasi dengan andil 0,53 persen.

Komoditas yang paling mendorong kenaikan harga pada Mei antara lain cabai merah, bawang merah, cabai rawit, tomat, dan minyak goreng. Sementara komoditas yang menahan laju inflasi di antaranya telur ayam ras, bawang putih, kangkung, serta emas perhiasan.

Secara tahunan, inflasi Lampung pada Mei 2026 tercatat sebesar 1,94 persen. Inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Mesuji sebesar 2,82 persen, disusul Kota Metro sebesar 2,81 persen. Sedangkan inflasi terendah tercatat di Bandar Lampung sebesar 1,79 persen.

Kabar baik juga datang dari sektor pertanian. Nilai Tukar Petani (NTP) Lampung pada Mei 2026 meningkat menjadi 128,01 atau naik 3,29 persen dibandingkan April 2026 yang berada pada level 123,93.

Peningkatan tersebut didorong naiknya harga komoditas hortikultura seperti tomat, cabai merah, dan sawi hijau. Subsektor hortikultura bahkan mencatat lonjakan NTP tertinggi sebesar 17,58 persen, disusul subsektor perkebunan rakyat yang tumbuh 3,95 persen.

Perkembangan ini menunjukkan daya beli dan kesejahteraan petani Lampung semakin membaik, terutama pada subsektor hortikultura dan perkebunan yang menjadi andalan daerah.

Di sektor pariwisata, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang pada April 2026 mencapai 42,46 persen atau meningkat 5,51 poin dibandingkan bulan sebelumnya. Sementara hotel nonbintang mencatat TPK sebesar 25,45 persen atau naik 2,03 poin.

Peningkatan tersebut mengindikasikan mulai pulihnya aktivitas wisata dan kegiatan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) di Provinsi Lampung pada awal kuartal kedua tahun ini.

Sementara itu, sektor transportasi menunjukkan tren yang beragam. Angkutan kereta api melalui Stasiun Tanjung Karang menjadi moda transportasi dengan performa terbaik. Pada April 2026 jumlah penumpang mencapai 85.795 orang atau tumbuh 5,74 persen dibandingkan April tahun lalu.

Sebaliknya, jumlah penumpang angkutan laut melalui Pelabuhan Bakauheni mengalami penurunan setelah tingginya mobilitas masyarakat pada periode sebelumnya. Sedangkan jumlah penumpang angkutan udara melalui Bandara Radin Inten II tercatat sebanyak 51.870 orang.

Secara keseluruhan, berbagai indikator ekonomi yang dirilis BPS menunjukkan kondisi ekonomi Lampung tetap kuat dan resilien. Surplus perdagangan yang meningkat, membaiknya kesejahteraan petani, naiknya okupansi hotel, serta pertumbuhan pengguna kereta api menjadi sinyal positif bagi perekonomian Lampung sepanjang 2026.

Selasa, 19 Mei 2026

Kasrem 043/Gatam Hadiri Pembukaan KKDN Fakultas Strategi Pertahanan UNHAN RI


Bandar Lampung
– Kepala Staf Korem 043/Gatam Kolonel Kav Roli Dewanto, S.E., M.Tr (Han), menghadiri pembukaan Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) Fakultas Strategi Pertahanan UNHAN RI TA. 2026 di Provinsi Lampung dibuka langsungsung oleh Rektor Universitas Pertahanan RI Letjen (Purn.) Dr. Anton Nugroho, M.M., D.S., M.A. bertempat di Aula Balai Keratun Kantor Gubernur Jl. Wolter Monginsidi Teluk Betung Bandar Lampung. Selasa (19/5/2026)

Kegiatan tersebut mengusung tema “Strategi Pertahanan Negara di Wilayah Provinsi Lampung Dalam Menghadapi Ancaman Multidimensi" yang dihadiri, Sekda Provinsi Lampung, Pangdam XXI/RI, Dekan dan Wakil Dekan Universitas Pertahanan RI, Dirnarkoba Polda Lampung, Kabinda Lampung, Danlanal Lampung Danbrigif 4 Mar/BS, Kasi BMN Lanud PM Bunyamin, Asisten I Provinsi Lampung, Kaban Kesbangpol Provinsi Lampung dan Kabag Umum BNNP Lampung.  

Rektor Unhan RI, Letjen (Purn.) Dr. Anton Nugroho, M.M. D.S., M.A., dalam sambutannya mengusulkan kepada para Gubernur di seluruh Indonesia agar Staf Pemerintah Daerah yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 maupun S3 dapat mengikuti program pendidikan di Universitas Pertahanan Republik Indonesia. Tentunya terdapat proses seleksi, dan beasiswa pendidikan tersebut akan dibiayai oleh negara. 

“Atas nama pimpinan Universitas Pertahanan Republik Indonesia, saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Lampung beserta seluruh unsur Forkopimda, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh stakeholder di Provinsi Lampung yang telah memberikan dukungan dan kerja sama dalam penyelenggaraan kegiatan Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) ini, “tururnya. 

Selanjutnya Rektor Unhan menyampaikan, melalui KKDN ini, mahasiswa Fakultas Strategi Pertahanan tidak hanya memahami teori dan konsep akademik di ruang kelas, tetapi juga mampu melakukan observasi, analisis, dan interaksi langsung dengan para praktisi serta institusi strategis di daerah. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan berpikir kritis, strategis, dan adaptif dalam menghadapi berbagai tantangan pertahanan. 

“Tema besar Kuliah Kerja Dalam Negeri Fakultas Strategi Pertahanan Tahun Akademik 2025–2026 adalah, Strategi Pertahanan Negara di Wilayah Provinsi Lampung dalam Menghadapi Ancaman. Tema tersebut sangat relevan dengan dinamika strategis saat ini. Hal ini berdampak pada berbagai sektor, mulai dari ekonomi, pangan, keamanan, hingga kondisi sosial masyarakat, Namun demikian, kita patut bersyukur karena pemerintah, di bawah kepemimpinan Bapak Presiden, terus melakukan berbagai penguatan mendasar bagi masyarakat, khususnya di bidang ekonomi, ketahanan pangan, dan pembangunan kesejahteraan masyarakat, “tegasnya.

Selanjutnya mewakili Gubernur, Sekda Provinsi Lampung Dr. Marindo Kurniawan, S.T., M.M., mengucapkan selamat dating kepada para peserta Kuliah Kerja Dalam Negeri Fakultas Strategi Pertahanan Tahun Akademik 2025–2026 di Provinsi Lampung, gerbang Pulau Sumatera, Semoga kehadiran saudara sekalian di daerah kami tidak hanya menjadi agenda akademik semata, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana dinamika pembangunan daerah, tantangan strategis, serta potensi pertahanan yang dimiliki Provinsi Lampung.

“Tema yang diangkat pada kegiatan ini, yaitu "Strategi Pertahanan Negara di Wilayah Provinsi Lampung Dalam Menghadapi Ancaman Multidimensi", Kita melihat bagaimana dinamika global saat ini mulai dari konflik geopolitik di berbagai kawasan dunia, gangguan rantai pasok global, hingga ketegangan di wilayah perairan internasional memberikan pelajaran bahwa ketahanan nasional harus dibangun secara menyeluruh.

Pertahanan negara hari ini bukan hanya tanggung jawab TNI, tetapi membutuhkan sinergi pemerintah daerah, akademisi, masyarakat, dunia usaha, hingga generasi muda, “ tegasnya.

Sabtu, 16 Mei 2026

DPRD Lampung Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi di Gubernur Lampung Cup II Taekwondo Championship 2026


Bandar Lampung
— Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Dr. H. Yanuar Irawan, S.E., M.M., menghadiri Opening Ceremony Gubernur Lampung Cup II Taekwondo Championship 2026 yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Lampung, Sabtu (16/5/2026).

Kehadiran DPRD Provinsi Lampung dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan olahraga daerah, khususnya cabang taekwondo, sekaligus memperkuat pembinaan atlet muda agar mampu tumbuh menjadi atlet berprestasi di masa mendatang.

Dalam kesempatan itu, Yanuar Irawan yang hadir mewakili Ketua DPRD Provinsi Lampung menyampaikan harapannya agar kejuaraan dapat berjalan lancar dan menjadi momentum lahirnya atlet-atlet potensial dari Provinsi Lampung.

“Pada hari ini saya mewakili Ketua DPRD Provinsi Lampung menghadiri Taekwondo Championship Piala Gubernur Lampung Tahun 2026. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat berjalan lancar, baik, dan sesuai harapan, serta mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi di masa yang akan datang,” ujarnya.

Kejuaraan yang mengusung tema “Prestasi Bersatu di Bumi Ruwa Jurai” tersebut diikuti sekitar 1.800 atlet dan tim dari berbagai daerah. Selain peserta dari kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, kejuaraan juga diikuti atlet dari Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, Jawa Barat, hingga Jawa Timur.

Selama pelaksanaan pada 15–17 Mei 2026 di GSG Universitas Lampung, para atlet bertanding dalam berbagai kategori mulai dari kelas pemula hingga kelas prestasi. Ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi olahraga, tetapi juga sarana pembinaan dan penjaringan bibit atlet potensial dari berbagai daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Biro Organisasi Provinsi Lampung Drs. Hery Sadli, M.H. yang mewakili Gubernur Lampung, Ketua Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Lampung Ir. M. Ali Hanafiah, S.T., M.M., Ketua Umum KONI Provinsi Lampung Ir. Taufik Hidayat, M.M., unsur Forkopimda, serta para tamu undangan lainnya.

Ketua Pengprov TI Lampung, M. Ali Hanafiah, menyampaikan bahwa kejuaraan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat pembinaan atlet taekwondo di Provinsi Lampung sekaligus wadah strategis untuk mengembangkan potensi atlet muda agar mampu berprestasi di tingkat lebih tinggi.

Sementara itu, Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Biro Organisasi Provinsi Lampung menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Gubernur menilai Gubernur Lampung Cup II menjadi bukti konsistensi Provinsi Lampung dalam mendorong pengembangan olahraga daerah serta memperkuat posisi Lampung sebagai tuan rumah event olahraga berskala besar.

Selain menjadi ajang kompetisi, kejuaraan ini juga diharapkan mampu mempererat silaturahmi antar daerah, memperkuat nilai sportivitas, serta melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Melalui penyelenggaraan Gubernur Lampung Cup II Taekwondo Championship 2026, DPRD Provinsi Lampung berharap pembinaan olahraga di daerah dapat terus diperkuat secara berkelanjutan guna mencetak generasi atlet unggul yang mampu mengharumkan nama Lampung sekaligus mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.

Rabu, 13 Mei 2026

“Asian Street Feast”, Sensasi All You Can Eat Kuliner Asia Hadir di Bandar Lampung


Bandar Lampung
— Holiday Inn Lampung Bukit Randu kembali menghadirkan pengalaman kuliner spesial bagi masyarakat melalui program bertajuk “Asian Street Feast”, sebuah promo All You Can Eat yang menyajikan beragam hidangan autentik khas Asia dalam satu konsep buffet eksklusif.

Program kuliner tersebut digelar di The View Restaurant setiap hari Sabtu pukul 18.00 hingga 21.00 WIB, lengkap dengan hiburan live music yang menghadirkan suasana makan malam lebih hangat dan berkesan bersama keluarga maupun kerabat.

Melalui konsep buffet, para tamu dapat menikmati aneka sajian khas dari berbagai negara Asia seperti Indonesia, Jepang, Korea, Malaysia, Thailand, Vietnam, India, China, Singapura hingga Timur Tengah. Beragam menu unggulan tersedia, mulai dari sushi, dimsum, grilled satay, seafood selection, live cooking station, dessert corner hingga jajanan khas street food Asia.

Dengan harga IDR 258.000 nett per orang, pengunjung dapat menikmati seluruh hidangan sepuasnya. Pihak hotel juga menghadirkan penawaran khusus bagi keluarga, yakni diskon 50 persen untuk anak usia 5–11 tahun dan gratis bagi anak di bawah usia 4 tahun.

Assistant Marcomm & E-Commerce Manager Holiday Inn Lampung Bukit Randu, Andi Tri Santoso mengatakan, program “Asian Street Feast” dihadirkan sebagai upaya memberikan pengalaman kuliner yang beragam dan berkesan bagi masyarakat Bandar Lampung.

“Melalui konsep All You Can Eat ‘Asian Street Feast’, kami ingin menghadirkan pengalaman kuliner yang beragam dan memorable bagi masyarakat Bandar Lampung. Tidak hanya menikmati makanan, tetapi juga suasana hangat untuk berkumpul bersama keluarga dan orang terdekat,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).

Sebagai hotel internasional bintang empat di pusat Kota Bandar Lampung, Holiday Inn Lampung Bukit Randu terus berkomitmen menghadirkan inovasi kuliner dan pelayanan hospitality terbaik bagi seluruh tamu.

Untuk informasi dan reservasi, masyarakat dapat menghubungi nomor 0721-8600900 atau WhatsApp di nomor yang sama.

Holiday Inn Lampung Bukit Randu Hadirkan Promo “May Happiness”, Staycation Mulai Rp898 Ribu


Bandar Lampung
— Menyambut bulan Mei 2026, Holiday Inn Lampung Bukit Randu menghadirkan promo spesial bertajuk “May Happiness” dengan penawaran menginap mulai dari Rp898.000 nett per kamar per malam.

Promo tersebut ditujukan bagi masyarakat yang ingin menikmati momen staycation bersama keluarga maupun perjalanan bisnis dengan fasilitas hotel berstandar internasional di pusat Kota Bandar Lampung.

Melalui promo “May Happiness”, tamu akan mendapatkan berbagai keuntungan, di antaranya menginap satu malam di kamar Standard Room, complimentary breakfast untuk dua orang dewasa dan dua anak di bawah usia 12 tahun, diskon 20 persen untuk IHG Dining Rewards, akses gratis ke swimming pool, fitness center, dan kids club, serta fasilitas parkir gratis.

Assistant Marcomm & E-Commerce Manager Holiday Inn Lampung Bukit Randu, Andi Tri Santoso mengatakan bahwa promo tersebut dihadirkan untuk memberikan pengalaman menginap yang nyaman dan menyenangkan bagi para tamu.

“Melalui promo ‘May Happiness’ ini, kami ingin menghadirkan pengalaman staycation yang nyaman, hangat, dan penuh kebahagiaan bagi para tamu. Dengan fasilitas lengkap serta lokasi strategis di pusat Kota Bandar Lampung, Holiday Inn Lampung Bukit Randu menjadi pilihan ideal untuk menikmati quality time bersama keluarga maupun perjalanan bisnis,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).

Sebagai hotel bintang empat internasional, Holiday Inn Lampung Bukit Randu menawarkan fasilitas modern dan pelayanan yang mengedepankan kenyamanan keluarga. Lokasinya yang strategis juga memudahkan akses menuju pusat bisnis maupun destinasi wisata di Bandar Lampung.

Manajemen hotel berharap promo “May Happiness” dapat menjadi pilihan masyarakat yang ingin menikmati liburan singkat dengan suasana nyaman dan fasilitas lengkap di tengah kota.

Untuk informasi dan reservasi, masyarakat dapat menghubungi nomor 0721-8600900 atau melalui WhatsApp di nomor yang sama. Informasi lebih lanjut juga tersedia melalui situs resmi Holiday Inn Lampung Bukit Randu.

SE2026 Hadir di Bandara Radin Inten II, Pelaku Usaha Diajak Aktif Berpartisipasi


Bandar Lampung
— Bandar udara kini tak lagi sekadar menjadi tempat orang datang dan pergi. Di tengah aktivitas penerbangan dan lalu lalang penumpang di Bandar Udara Internasional Radin Inten II, puluhan pelaku usaha berkumpul di Aula Siger pada Rabu (13/5/2026) untuk mengikuti kegiatan “Ngisi Bareng” Sensus Ekonomi 2026 (SE2026).

Sebanyak 64 tenant dan mitra usaha bandara hadir dalam kegiatan yang difasilitasi pengelola bandara bersama Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung. Para peserta tampak antusias mengisi kuesioner digital yang menjadi bagian dari pendataan ekonomi nasional yang digelar setiap sepuluh tahun sekali.

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Radin Inten II Lampung, Kiki Eprina Arieanti, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan pihak bandara terhadap pelaksanaan program nasional.

“Kalau bisa jangan sampai petugas harus mendatangi satu per satu tenant,” ujarnya di hadapan peserta.

Menurutnya, pihak bandara ingin menjadi fasilitator agar proses pendataan berjalan lebih efektif dan efisien. Ia juga menyoroti perubahan wajah bisnis bandar udara yang kini semakin ditopang sektor non-aeronautika, seperti penyewaan tenant dan aktivitas komersial lainnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Umum BPS Provinsi Lampung, Ajid Hajiji, menyebut sensus ekonomi bukan sekadar pendataan administratif, melainkan upaya memotret kondisi perekonomian Indonesia secara menyeluruh.

“Tanpa partisipasi pelaku usaha, potret ekonomi Lampung tidak akan lengkap,” katanya.

Ajid menjelaskan, data yang dihimpun melalui sensus akan menjadi dasar pemerintah dalam membaca perkembangan usaha, pola konsumsi masyarakat, hingga potensi pertumbuhan sektor jasa dan perdagangan di masa mendatang.

Suasana kegiatan pun berlangsung interaktif. Para pelaku usaha terlihat membuka telepon genggam masing-masing untuk memindai barcode dan mengisi formulir digital yang dipandu langsung oleh tim BPS. Sejumlah petugas turut membantu peserta yang mengalami kendala saat mengakses tautan maupun memverifikasi Nomor Induk Berusaha (NIB).

Ketua Pelaksana SE2026 BPS Provinsi Lampung, M. Ilham Salam, bersama tim memastikan seluruh proses berjalan lancar hingga selesai.

Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa statistik dan data ekonomi tidak lagi terasa jauh dari kehidupan sehari-hari. Dari isian sederhana mengenai omzet, jumlah tenaga kerja, hingga jenis layanan usaha, pemerintah tengah menyusun gambaran ekonomi Lampung dan Indonesia untuk sepuluh tahun ke depan.

Senin, 11 Mei 2026

Dari Benang Emas Hingga Harapan Baru,, Asri Tapis Bawa Warisan Lampung Bersinar Di Ajang Persit Bisa Dua


JAKARTA
— Diantara deretan booth yang memadati Balai Kartini, Jakarta, kehadiran Asri Tapis di ajang Persit Bisa 2 menghadirkan cerita tentang budaya, ketekunan dan kebanggaan terhadap warisan Lampung.

Bukan sekadar memamerkan produk fesyen, partisipasi Asri Tapis dalam pameran tersebut menjadi langkah nyata memperkenalkan kain tapis sebagai identitas budaya yang tetap relevan di tengah perkembangan tren modern.

Mengisi Booth 75 selama pameran berlangsung, Asri Tapis membawa koleksi sulam tangan benang emas khas Lampung yang mendapat perhatian pengunjung. 

Setiap helai kain yang dipamerkan bukan hanya hasil karya, tetapi juga simbol perjalanan panjang para perajin lokal yang menjaga tradisi turun-temurun.

*Dukungan dan Apresiasi Jadi Energi Baru*

Asri Tapis menyampaikan rasa terima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan selama kegiatan berlangsung, khususnya kepada Mayjen TNI Kristomei selaku Pembina Persit KCK Daerah XXI/RI dan Ketua Persit KCK PD XXI/RI Asti Kristomei.

Menurut Asri Tapis, ruang yang diberikan dalam ajang Persit Bisa 2 menjadi kesempatan penting bagi pelaku UMKM budaya untuk berkembang dan memperluas jangkauan pasar.

“Semangat kemandirian yang dibangun dalam Persit menjadi inspirasi sekaligus energi bagi kami untuk terus bertumbuh,” tulis Asri Tapis dalam keterangannya.

Ucapan terima kasih juga diberikan kepada para pengunjung yang datang dan mengapresiasi karya tapis Lampung. Bagi Asri Tapis, dukungan tersebut menjadi bukti bahwa produk tradisional masih memiliki tempat di hati masyarakat.

Tak hanya itu, keberhasilan selama pameran juga disebut sebagai hasil kerja bersama para perajin lokal yang selama ini menjaga kualitas sulaman benang emas dengan keterampilan dan kesabaran tinggi.

*Menjaga Marwah Tapis Lampung*

Keikutsertaan dalam Persit Bisa 2 dinilai membawa dampak lebih besar dibanding sekadar penjualan produk. Asri Tapis melihat pameran tersebut sebagai ruang memperkuat identitas budaya daerah di tingkat nasional.

Koleksi tapis yang dipadukan dengan sentuhan desain modern mendapat apresiasi positif dari pengunjung. Hal itu menunjukkan bahwa kain tradisional tetap mampu tampil elegan dan mengikuti perkembangan dunia fesyen.

“Tapis bukan sekadar kain, tetapi cerita tentang kesabaran, kebanggaan, dan identitas yang ditenun dengan hati,” demikian pesan yang disampaikan Asri Tapis.

Ke depan, Asri Tapis berkomitmen terus menghadirkan inovasi desain tanpa meninggalkan nilai tradisional. Selain itu, mereka juga ingin memperluas kolaborasi dengan perajin lokal demi menjaga regenerasi keterampilan sulam tangan khas Lampung.

Langkah lain yang tengah disiapkan adalah memperkuat kehadiran digital agar produk tapis semakin mudah dikenal masyarakat luas, termasuk pasar internasional.

Bagi Asri Tapis, perjalanan di Persit Bisa 2 bukanlah akhir, melainkan awal dari upaya panjang menjaga warisan budaya agar tetap hidup di tengah zaman yang terus berubah (red).

Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital


JAKARTA
- Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia, Firdaus, didampingi Sekretaris Jenderal Makali Kumar, menyatakan dukungannya terhadap perkembangan media digital independen atau yang disebut sebagai “media homeless” atau New Media di Indonesia.

Menurutnya, perkembangan teknologi digital dan media sosial telah melahirkan pola baru dalam penyebaran informasi yang tidak lagi sepenuhnya bergantung pada model media konvensional dengan kantor fisik dan struktur organisasi besar.

Pernyataan tersebut disampaikan Firdaus di sela-sela Fun Walk Dewan Pers bersama awak media dan masyarakat dalam rangka memperingati World Press Freedom Day (WPFD) 2026 yang secara internasional diperingati setiap tanggal 3 Mei, Dewan Pers pada hari ini, 10 Mei 2026.

Pada kesempatan tersebut, Firdaus menilai fenomena media homeless merupakan realitas baru dalam dunia pers dan komunikasi publik yang tidak dapat dihindari di tengah perkembangan era digitalisasi. Ia berharap keberadaan media jenis tersebut dapat diterima oleh masyarakat pers nasional, termasuk oleh Dewan Pers, sebagai bagian dari ekosistem media massa modern.

“Perkembangan media digital saat ini sudah sangat terbuka. Banyak kreator informasi yang bekerja secara mandiri, tanpa kantor fisik, tetapi mampu menghadirkan informasi secara cepat dan menjangkau audiens luas. Fenomena ini tidak bisa diabaikan,” ujar Firdaus.

*Fenomena Media “Homeless”*

Istilah “media homeless” atau Media Baru merujuk pada saluran informasi atau kreator konten digital yang menyajikan berita maupun informasi layaknya media massa, namun tidak memiliki struktur redaksi konvensional, kantor tetap, maupun sistem administrasi sebagaimana perusahaan pers pada umumnya.

Model ini berkembang pesat melalui platform digital seperti YouTube, TikTok, Instagram, podcast, maupun media sosial lainnya. Sebagian besar dijalankan secara mandiri dari rumah atau secara remote dengan dukungan perangkat digital sederhana.

Selain menyampaikan informasi aktual, sebagian kreator juga mengembangkan konten berbasis gaya hidup, home living, dekorasi rumah, hingga aktivitas keseharian yang dikemas secara informatif dan menarik.

Dengan kreativitas dan pemanfaatan teknologi, konten tersebut mampu membangun audiens yang besar meskipun diproduksi tanpa fasilitas perusahaan media besar.

Menurut Firdaus, perkembangan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat kini memiliki alternatif baru dalam memperoleh informasi. Karena itu, regulasi pers dinilai perlu lebih adaptif terhadap perubahan zaman.

Evaluasi terhadap Sistem Verifikasi Media

Dalam kesempatan itu, Firdaus juga menyinggung sistem verifikasi administrasi media yang diterapkan Dewan Pers. Ia menyebut masih banyak perusahaan pers, khususnya media siber daerah dan media kecil, yang mengalami kesulitan memenuhi persyaratan verifikasi.

Firdaus menggambarkan kondisi tersebut sebagai bentuk “hambatan administrasi” karena persyaratan yang dianggap cukup berat bagi sebagian pelaku media di tengah tekanan ekonomi industri pers saat ini, sehingga dapat menjadi penghambat kemerdekaan pers.

Sehingga syarat verifikasi media, antara lain, harus dievaluasi dan disesuaikan dengan ruh UU Pers. Secara administratif, cukup berbadan hukum dan operasionalnya fokus pada penegakan Kode Etik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber.

Dewan Pers tidak perlu masuk ke ranah konstituen seperti urusan newsroom, kompetensi wartawan, apalagi cawe-cawe ikut mengurusi masalah Departemen Tenaga Kerja dan Departemen Kesehatan.

Verifikasi wajib, dalam rangka pendataan, syarat cukup perusahaan harus berbadan hukum dan Dewan Pers sebagai fasilitator fokus saja pada penegakan etika jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber. Syarat dan ketentuan verifikasi saat ini, menurut Firdaus, banyak kendala. 

“Banyak media yang tetap menjalankan fungsi jurnalistik dan memberikan informasi kepada masyarakat, tetapi terkendala syarat administratif yang cukup berat. Ini perlu menjadi perhatian bersama,” kata Firdaus.

*Dorong Revisi Regulasi Pers*

Firdaus berharap Dewan Pers dapat melakukan penyesuaian regulasi agar lebih relevan dengan perkembangan teknologi informasi dan pola kerja media digital modern.
Menurutnya, verifikasi media sebaiknya tetap menjaga kualitas dan profesionalisme pers, namun tidak menjadi hambatan yang memberatkan bagi perusahaan pers kecil maupun media digital independen. Ia menegaskan bahwa perusahaan pers tetap harus berbadan hukum dan terdata di Dewan Pers sesuai amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, namun mekanisme verifikasi perlu disederhanakan agar lebih inklusif.
“Yang terpenting adalah media tetap menjalankan fungsi pers secara bertanggung jawab, menjunjung etika jurnalistik, dan memiliki legalitas sesuai undang-undang. Regulasi harus mampu mengikuti perkembangan zaman,” ujarnya.

Perdebatan mengenai keberadaan media independen dan standar verifikasi pers diperkirakan akan terus berkembang seiring pesatnya transformasi digital di Indonesia. Di satu sisi, verifikasi dinilai penting untuk menjaga kredibilitas dan profesionalisme pers, namun di sisi lain muncul tuntutan agar regulasi lebih fleksibel terhadap model media baru yang lahir dari perkembangan teknologi digital.

Firdaus juga menyampaikan, ketika syarat dan ketentuan verifikasi media telah disesuaikan dengan ruh UU Pers, diharapkan media baru dapat menjadi bagian dari organisasi konstituen Dewan Pers. Sehingga dengan adanya evaluasi tersebut, tangan Dewan Pers dapat menjangkau media baru, sehingga pendataan yang diamanatkan UU Pers dapat membangun iklim pers Indonesia yang sehat dan merdeka.(*)

Jumat, 08 Mei 2026

Wapres Gibran Tinjau Pelatihan Vokasi di SMKN 4 Bandar Lampung, Dukung SDM Berdaya Saing Global


Bandar Lampung
— Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung program pelatihan vokasi di SMKN 4 Bandar Lampung, Jumat (8/5/2026), usai menunaikan Salat Jumat di Masjid Raya Al-Bakrie.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan vokasi yang adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja dan mampu bersaing di tingkat global.

Dalam kesempatan itu, Wapres meninjau program Kelas Migran Vokasi yang menjadi salah satu unggulan SMKN 4 Bandar Lampung.

Program tersebut membuka peluang bagi siswa lintas jurusan, mulai dari farmasi, keperawatan hingga desain komunikasi visual, untuk memperoleh pembelajaran intensif bahasa Jepang sebagai bekal bekerja maupun melanjutkan pendidikan di Jepang.

Wapres mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Lampung dalam menghadirkan inovasi pendidikan vokasi yang memberikan peluang lebih luas bagi generasi muda untuk berkiprah di kancah internasional.

“Terima kasih sekali Bapak Gubernur untuk inisiatifnya. Memang kalau program baru berjalan pasti ada minusnya. Tidak apa-apa, nanti kita berkolaborasi,” ujar Wapres.

Dalam dialog bersama siswa dan pihak sekolah, terungkap sejumlah tantangan yang masih dihadapi, di antaranya keterbatasan tenaga pengajar bahasa Jepang serta belum tersedianya layanan uji kompetensi bahasa Jepang di Provinsi Lampung. Kondisi tersebut membuat para siswa harus mengikuti ujian di luar daerah.

Menanggapi hal itu, Wapres memastikan pemerintah akan berupaya mencarikan solusi agar program tersebut dapat berkembang lebih optimal dan mendukung para siswa dalam meraih cita-cita mereka.

“Kita carikan solusinya. Biar adik-adik ini bisa menggapai cita-citanya. Yang penting kalian semangat semua,” kata Wapres.

Wapres juga memberikan motivasi kepada para siswa agar terus belajar dengan sungguh-sungguh serta menjaga nama baik Indonesia saat menempuh pendidikan maupun bekerja di luar negeri.

“Makanya kalian belajar yang benar, kita carikan gurunya,” pungkasnya.

Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut, Bustami Zainudin, Rahmat Mirzani Djausal, Kepala SMKN 4 Bandar Lampung Dewi Ningsih, serta Plt. Sekretaris Wapres Al Muktabar.

Selasa, 05 Mei 2026

Lampung sebagai Lumbung Singkong Nasional, Lepas Ekspor Perdana 3.300 ton Tepung Tapioka


BANDARLAMPUNG
----- Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melepas ekspor perdana 3.300 ton tepung tapioka ke Tiongkok dengan nilai mencapai Rp26 miliar. Hal ini sekaligus menegaskan posisi Lampung sebagai lumbung singkong nasional.

Pelepasan ekspor tersebut dilakukan di Pelabuhan Panjang, Bandarlampung, Selasa (5/5/2026).

Ekspor ini menjadi tonggak penting dalam penguatan hilirisasi komoditas singkong sekaligus membuka peluang pasar internasional yang lebih luas bagi petani dan pelaku usaha di daerah.

Pelepasan ekspor ini juga menjadi simbol kebangkitan industri singkong Lampung yang tidak hanya berfokus pada produksi bahan mentah, tetapi juga pada pengembangan industri hilir yang bernilai tambah tinggi.

Gubernur Mirza menegaskan bahwa singkong telah menjadi bagian dari sejarah panjang masyarakat Lampung sejak masa kolonial.

Ia mengungkapkan bahwa sebelum beras menjadi makanan utama, masyarakat Lampung telah mengandalkan umbi-umbian seperti singkong, sagu, dan sorgum sebagai sumber pangan.

Menurutnya, secara alamiah Lampung memiliki kondisi yang sangat ideal untuk pengembangan singkong.

Hal ini tercermin dari luas lahan dan dominasi komoditas tersebut dalam struktur pertanian daerah.

“Hampir 20 persen wilayah Lampung ditanami singkong. Dari sinilah tumbuh industri tapioka yang kini menjadi salah satu tulang punggung ekonomi daerah,” ujarnya.

Gubernur Mirza menyebutkan bahwa pada tahun 2025, sekitar 70 persen produksi tapioka nasional berasal dari Provinsi Lampung. 

Kondisi ini menjadikan Lampung sebagai pemain utama dalam industri tapioka di Indonesia bahkan di tingkat Asia.

Namun demikian, Gubernur Mirza mengakui bahwa sektor ini tidak lepas dari tantangan, terutama fluktuasi harga yang kerap merugikan petani.

Pada 2025, harga singkong sempat jatuh hingga Rp400–Rp500 per kilogram, yang berdampak pada rendahnya pendapatan petani.

Sebagai langkah strategis, Gubernur Mirza menyampaikan bahwa pemerintah daerah bersama pemerintah pusat mengambil kebijakan penghentian impor tapioka guna melindungi pasar domestik.

Kebijakan ini diharapkan memberi ruang bagi petani dan industri lokal untuk tumbuh lebih kuat.

“Kalau ingin memakmurkan petani, industrinya juga harus didorong. Kita ingin berjalan bersama, bukan saling melemahkan,” tegasnya.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Lampung juga mendorong penguatan riset melalui rencana pembentukan Lampung National Cassava Center bekerja sama dengan Universitas Lampung, guna menghasilkan bibit unggul dan meningkatkan produktivitas serta kualitas singkong.

Dengan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha dan dukungan lembaga terkait, Gubernur Mirza optimistis dapat memperkuat posisi Lampung sebagai pusat industri tapioka nasional sekaligus pemain penting di pasar global.

Sementara itu, Plt. Deputi Bidang Karantina Tumbuhan Badan Karantina Indonesia Drama Panca Putra menyampaikan bahwa singkong merupakan komoditas strategis yang memiliki potensi besar dalam hilirisasi industri.

“Tepung tapioka memiliki pemanfaatan yang sangat luas, mulai dari industri makanan, farmasi, tekstil hingga kertas. Ini menunjukkan bahwa hilirisasi singkong memiliki nilai tambah yang tinggi,” jelasnya.

Ia menambahkan, saat ini pasar utama ekspor tapioka Indonesia masih didominasi oleh Tiongkok, disusul Filipina, Selandia Baru, dan Taiwan.

Sepanjang 2025, ekspor mencapai sekitar 22.500 ton dengan nilai lebih dari Rp130 miliar.

Namun, ia mengingatkan bahwa tantangan terbesar ke depan adalah menjaga kualitas dan kontinuitas produk agar mampu memenuhi standar pasar global yang semakin ketat.

“Kunci keberhasilan ekspor adalah kualitas dan kepercayaan. Produk harus aman, bermutu, dan memenuhi persyaratan negara tujuan,” ujarnya.

Di sisi lain, CEO Intan Group Jeremy Gozal mengungkapkan bahwa ekspor perdana ini merupakan hasil dorongan kuat dari Pemerintah Provinsi Lampung untuk memperluas pasar ke tingkat internasional.

Ia menjelaskan bahwa pengiriman perdana ini ditujukan ke Pelabuhan Xiamen, Fujian, Tiongkok, dengan total sekitar 180 kontainer.

“Ini adalah tonggak sejarah bagi kami. Tiongkok merupakan pasar yang sangat potensial, dan ke depan kami juga membuka peluang ke negara lain seperti Korea Selatan dan Bangladesh,” ujarnya.

Jeremy juga menekankan bahwa ekspor menjadi solusi untuk meningkatkan harga singkong di tingkat petani, sekaligus memperkuat daya saing produk lokal di pasar global.(*)

Minggu, 26 April 2026

‎KAFE Unila Resmikan Lampung Policy Forum, Dorong Kebijakan Daerah Berbasis Riset



Bandar Lampung
— Keluarga Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis (KAFE) FEB Universitas Lampung (Unila) secara resmi meluncurkan Lampung Policy Forum sebagai wadah strategis untuk memperkuat kontribusi alumni dalam mendorong kebijakan publik berbasis riset, bertepatan dengan kegiatan Halal Bihalal yang digelar di Hotel Amalia, Minggu (26/04/2026).
‎Mengangkat tema Lampung Naik Kelas, kegiatan ini menjadi momentum penting yang mempertemukan alumni lintas generasi dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara KAFE Unila, FEB Unila, Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Lampung, serta Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Lampung.
‎Ketua KAFE Unila, Dr. Edarwan, S.E., M.Si., menegaskan bahwa kehadiran Lampung Policy Forum merupakan langkah konkret dalam mengoptimalkan potensi intelektual alumni agar lebih berperan dalam pembangunan daerah.
‎Menurutnya, KAFE tidak hanya berfungsi sebagai ruang silaturahmi, tetapi juga harus mampu mengambil peran strategis melalui kontribusi pemikiran dan kajian ilmiah yang aplikatif.
‎“Forum ini diharapkan menjadi jembatan antara dunia akademik dan pemerintah, sehingga setiap kebijakan yang diambil semakin berbasis pada riset dan kajian ilmiah,” ujarnya.
‎Sementara itu, Dekan FEB Unila, Prof. Dr. Nairobi, S.E., M.Si., menekankan bahwa alumni memiliki posisi krusial dalam mendukung kemajuan perguruan tinggi. Dalam momentum halal bihalal tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi sekaligus harapan agar hubungan antara kampus dan alumni terus diperkuat.
‎Ia menegaskan bahwa FEB Unila terbuka terhadap berbagai bentuk kolaborasi, termasuk dalam peningkatan kualitas lulusan, pengembangan jejaring profesional, hingga peluang kerja sama internasional.
‎“Kami siap mendorong sinergi yang lebih konkret bersama alumni melalui forum ini,” tegasnya.
‎Sekretaris KAFE Unila, Ganjar Jationo, S.E., M.A.P., menyampaikan bahwa kegiatan berlangsung dengan partisipasi yang cukup luas dari berbagai angkatan. Tercatat sekitar 120 peserta hadir, mewakili 14 angkatan, mulai dari tahun 1976 hingga 2017.
‎Menurutnya, suasana kebersamaan yang terbangun menjadi kekuatan utama dalam mempererat jaringan alumni sekaligus membuka ruang diskusi yang produktif.
‎Selain itu, kegiatan juga diisi dengan dialog interaktif yang menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai sektor. Diskusi yang dimoderatori oleh Dr. Edarwan tersebut menghadirkan perspektif dari kalangan akademisi, pemerintah, dan pelaku usaha, di antaranya Kepala UPT Pengembangan Karir dan Kewirausahaan Unila Dr. Usep Syaipudin, Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung Agus Nompitu, serta Ketua DPD HIPPI Lampung H. Heri Andrian.
‎Melalui peluncuran Lampung Policy Forum ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang lebih solid antara kampus, alumni, dan pemangku kepentingan lainnya, guna memperkuat arah pembangunan Lampung yang lebih adaptif, berbasis data, dan berorientasi pada kemajuan daerah. (*)

Sabtu, 25 April 2026

Seminar Ulama Internasional di Lampung Soroti Peran Strategis Ulama dalam Perdamaian Dunia


Bandar Lampung
— Yayasan Darul Fattah Lampung menggelar Seminar Ulama Internasional bertema “Peran Ulama dalam Perdamaian Dunia Bersumber dari Al-Qur’an” di Hotel Emersia, Sabtu (25/4/2026).

Kegiatan ini diikuti sekitar 200 peserta yang terdiri dari akademisi, mahasiswa, tokoh agama, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan keagamaan.

Seminar dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, setelah diawali sambutan Ketua Yayasan Darul Fattah Lampung, K.H. Aryasin.

Kegiatan ini menghadirkan enam narasumber akademisi asal Mesir yang memberikan perspektif global mengenai peran ulama dalam menjaga perdamaian dunia. Rombongan tersebut dipimpin oleh Prof. Majdi Ahmad Hamid Thantowi.

Dalam kesempatan tersebut, Deputi IV Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Warsito, menegaskan bahwa peran ulama saat ini semakin strategis di tengah dinamika global yang kompleks.

“Ulama bukan sekadar pewaris misi kenabian (warotsatul anbiya), tetapi juga pemimpin moral dan agen transformasi sosial yang membawa nilai-nilai Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin,” ujarnya.

Menurutnya, tantangan global seperti konflik sosial, radikalisme, hingga krisis kemanusiaan menuntut ulama untuk memperkuat kapasitas dakwah yang moderat, kontekstual, dan berorientasi pada solusi. Pendekatan tersebut dinilai penting untuk menolak ekstremisme dan intoleransi, sekaligus menghadirkan Islam sebagai solusi atas berbagai persoalan masyarakat modern.

“Dakwah harus moderat, kontekstual, berorientasi solusi, dan berpihak pada kemaslahatan umat. Inilah wajah Islam yang mampu menjawab tantangan zaman,” kata Warsito, yang juga dikenal sebagai pendiri dan pembina Yayasan Darul Fattah Lampung.

Ia juga menyoroti komitmen pemerintah dalam memperkuat moderasi beragama melalui Peraturan Presiden Nomor 58 Tahun 2023, yang menjadi landasan dalam mendorong kehidupan beragama yang harmonis, inklusif, dan damai di Indonesia.

Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi Yayasan Darul Fattah Lampung yang dinilai progresif dalam mengembangkan sektor pendidikan, mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi.

Selain itu, yayasan tersebut juga aktif dalam pelayanan ibadah haji melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIUH) dengan jaringan jamaah yang luas.

Ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk terus mendukung penguatan kerja sama internasional, termasuk dengan Mesir, tidak hanya di bidang pendidikan, tetapi juga mencakup sektor ekonomi dan pariwisata.

“Kerja sama lintas negara menjadi penting dalam memperluas wawasan dan memperkuat peran daerah di tingkat global,” ujar Jihan.

Seminar ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi strategis antara ulama Indonesia dan komunitas internasional dalam memperkuat nilai-nilai perdamaian, toleransi, dan kemanusiaan yang berlandaskan ajaran Al-Qur’an.

Selain itu, forum ini juga diharapkan mampu melahirkan gagasan serta langkah konkret dalam menjawab berbagai tantangan global melalui pendekatan keagamaan yang inklusif dan berkeadaban.

Kamis, 23 April 2026

Hadapi Tantangan Global, Danrem 043/Gatam Tekankan Profesionalisme Prajurit Kodim 0424/Tanggamus


TANGGAMUS
– Komandan Korem (Danrem) 043/Garuda Hitam, Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., melaksanakan kunjungan kerja ke Markas Kodim 0424/Tanggamus, Rabu (22/04/2026). Kunjungan tersebut turut didampingi Ketua Persit KCK Koorcab 043 PD XXI/Radin Inten, Ny. Bebi Sumarlin.

Kehadiran Danrem disambut langsung oleh Dandim 0424/Tanggamus, Letkol Inf Dwi Djunaidi Mulyono, beserta jajaran perwira staf dan pengurus Persit.

Dalam arahannya kepada prajurit, PNS, dan anggota Persit, Danrem menekankan pentingnya kesiapan TNI dalam menghadapi dinamika global yang semakin kompleks dan tidak menentu. Ia mencontohkan konflik internasional seperti Rusia–Ukraina dan ketegangan di Timur Tengah yang berdampak pada stabilitas ekonomi nasional.

“Dinamika global memicu kenaikan harga BBM hingga pelemahan nilai tukar rupiah. Kondisi ini menuntut kita untuk tetap sigap dan fokus pada tugas pokok,” ujarnya.

Danrem juga mengingatkan seluruh personel untuk bijak dalam menggunakan media sosial di tengah era keterbukaan informasi. Ia menegaskan pentingnya menjaga nama baik satuan serta menghindari segala bentuk pelanggaran.

“Di era digital, tindakan sekecil apa pun dapat dengan mudah terpantau publik. Jaga kehormatan satuan, bijak bersikap, serta terus tingkatkan kemampuan intelektual dan penguasaan Permildas agar tetap profesional,” tegasnya.

Selain penguatan internal, Danrem meminta Kodim 0424/Tanggamus aktif mendukung program strategis pemerintah dan komando atas, di antaranya:

- Ketahanan pangan, melalui Kompi Produksi dan program Manunggal Air (pompanisasi)

- Kesejahteraan masyarakat, meliputi monitoring distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG), pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), serta program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)

- Infrastruktur dan lingkungan, seperti pembangunan Jembatan Perintis Garuda dan kegiatan Bersatu dengan Alam

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Danrem bersama Ketua Persit memberikan tali asih kepada warakawuri, prajurit, serta keluarga yang membutuhkan, termasuk penderita sakit berat, anak berkebutuhan khusus, dan anak-anak berprestasi di bidang akademik maupun non-akademik.

Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian pimpinan kepada keluarga besar TNI AD, sekaligus bentuk dukungan moril dan apresiasi atas semangat, ketabahan, serta prestasi yang telah ditunjukkan.

Turut hadir dalam rombongan Kasiren Korem 043/Gatam, para Kasi Kasrem, serta jajaran pengurus Persit KCK Koorcab 043. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung khidmat, penuh kekeluargaan, dan tetap menjunjung tinggi profesionalisme militer.

Rabu, 15 April 2026

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Perkuat Sinergi dalam Mendukung Kedaulatan Pangan, Energi, dan Ekonomi Inklusif


BANDAR LAMPUNG
----- Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan pentingnya hilirisasi komoditas dan penguatan kedaulatan pangan sebagai kunci mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.

Hal tersebut disampaikannya saat menerima kegiatan Praktek Kerja Dalam Negeri (PKDN) Peserta Didik Sespimti Polri Dikreg ke-35 Tahun 2026 di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung, Rabu (15/4/2026).

Kegiatan ini menjadi ajang strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung kedaulatan pangan, energi, dan ekonomi inklusif.

Gubernur Mirza dalam paparannya menegaskan bahwa posisi Lampung sejak dahulu merupakan wilayah yang sangat strategis.

Ia menjelaskan bahwa sejak ratusan tahun lalu, Lampung telah menjadi bagian penting dalam jalur perdagangan internasional, termasuk hubungan dagang dengan Tiongkok sejak era Kerajaan Sekala Brak hingga masa Laksamana Cheng Ho.

Menurutnya, keunggulan geografis Lampung sebagai penghubung Pulau Sumatera dan Jawa menjadikan daerah ini sebagai simpul distribusi utama, terutama untuk komoditas pangan.

“Sumatera sebagai pusat produksi dan Jawa sebagai pusat konsumsi menjadikan Lampung berada di posisi kunci dalam rantai pasok nasional,” ujarnya.

Gubernur Mirza juga memaparkan potensi besar Lampung di sektor pertanian dan perkebunan dengan luas wilayah sekitar 3,3 juta hektare, sebagian besar dimanfaatkan untuk tanaman pangan seperti padi, jagung, dan singkong.

Lampung bahkan menjadi pengekspor kopi terbesar di Indonesia serta produsen nanas terbesar dunia, dengan kontribusi mencapai sekitar 23 persen produksi global.

Namun demikian, ia mengakui bahwa tantangan utama selama ini terletak pada panjangnya rantai distribusi yang tidak berpihak kepada petani dimana hal ini menyebabkan keuntungan lebih banyak dinikmati oleh pelaku di hilir.

“Dulu harga gabah di tingkat petani sangat rendah, sementara di konsumen tinggi. Ketimpangan ini yang menyebabkan kemiskinan di wilayah pedesaan,” jelasnya.

Gubernur Mirza mengungkapkan bahwa perubahan signifikan mulai dirasakan sejak adanya kebijakan nasional yang mendorong kenaikan harga gabah dan jagung. 

Ia menyebutkan pendapatan petani meningkat hingga dua kali lipat, yang berdampak langsung pada peningkatan daya beli masyarakat. 

Untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, Pemerintah Provinsi Lampung kini mendorong hilirisasi komoditas, terutama di tingkat desa dalam program "Desaku Maju"

Salah satu program unggulan adalah pembangunan fasilitas pengering (dryer) untuk meningkatkan nilai jual hasil pertanian.

“Selama ini petani menjual dalam kondisi basah. Dengan pengeringan di desa, nilai tambah bisa langsung dinikmati petani,” ujarnya.

Selain itu, program pengembangan pupuk organik berbasis limbah desa juga digalakkan guna meningkatkan produktivitas pertanian secara berkelanjutan. 

Upaya ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Di sektor energi, Lampung juga memiliki potensi besar, terutama energi panas bumi, tenaga surya, serta bioenergi berbasis singkong. Pemerintah daerah tengah membuka berbagai hambatan investasi untuk mengoptimalkan potensi tersebut.

Gubernur Mirza menegaskan bahwa kunci pembangunan ke depan adalah memastikan negara hadir dalam mengatur tata niaga dan memastikan distribusi manfaat ekonomi lebih adil.

“Selama ini pemerintah terlalu fokus pada APBD, padahal 90 persen ekonomi ada di sektor riil. Di sinilah negara harus hadir sebagai regulator agar manfaatnya dirasakan masyarakat luas,” pungkasnya.

Sementara itu, Irjen Pol. Chuszaini Patoppoi menyampaikan bahwa kegiatan PKDN Sespimti Polri ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan strategis dalam mendukung agenda nasional, khususnya kedaulatan pangan, energi, dan ekonomi inklusif.

Ia menjelaskan bahwa para peserta didik telah melakukan berbagai kegiatan selama di Lampung, mulai dari kunjungan ke Pelabuhan Panjang, diskusi kelompok terarah (FGD) dengan stakeholder seperti Bank Indonesia, OJK, Bulog, dan BPS, hingga peninjauan langsung ke Lapas Perempuan untuk melihat potensi UMKM warga binaan.

“Kami melihat Lampung memiliki potensi luar biasa, baik di sektor pangan maupun ekonomi kreatif. Ini menjadi bahan pembelajaran penting bagi para peserta didik dalam merumuskan kebijakan strategis ke depan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk keterlibatan Polri dan TNI dalam mendukung program pertanian seperti penanaman jagung dan padi sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pangan nasional.(*)

Sabtu, 11 April 2026

Halal Bihalal IKA Smanda: Pemprov Lampung Dorong Penguatan Program Kolaboratif yang Mendukung Peningkatan Kualitas Pendidikan


BANDARLAMPUNG
----- Pemprov Lampung berkomitmen untuk mencari solusi, termasuk melalui penguatan program-program kolaboratif yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Salah satunya memastikan seluruh siswa memperoleh hak yang sama atas keamanan dan kualitas pendidikan, khususnya di SMA Negeri 2 Bandar Lampung (Smanda).

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung yang juga Sekretaris Umum Ikataan Keluaraga Alumni (IKA) Smanda Marindo pada acara Halal Bihalal IKA Smanda di Hotel Swisbell, Bandarlampung, Sabtu (11/4/2026).

Sekdaprov Marindo menegaskan bahwa berbagai keluhan yang disampaikan pihak sekolah, termasuk terkait kebutuhan tenaga pendidik dan sarana pendukung, telah menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

“Kita semua harus memastikan semua mempunyai hak yang sama untuk memperoleh keamanan dalam pendidikan. Apa yang menjadi keluhan Ibu Kepala Sekolah sudah saya catat dan insyaallah menjadi prioritas untuk kita selesaikan dalam waktu singkat,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa keberadaan SMA Negeri 2 Bandar Lampung akan menjadi salah satu prioritas perhatian pemerintah daerah, terlebih dengan kuatnya jejaring alumni yang kini tersebar di berbagai posisi strategis, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Menurutnya, dukungan alumni menjadi faktor penting dalam memperkuat institusi pendidikan. 

Terlebih saat ini, berbagai tantangan di sektor pendidikan, seperti keterbatasan rekrutmen guru akibat kebijakan pemerintah pusat, turut memengaruhi kualitas pembelajaran di sekolah.

“Pemerintah pusat saat ini tidak lagi membuka pengangkatan pegawai negeri secara umum, melainkan melalui skema P3K yang memiliki keterbatasan. Ini menjadi tantangan bagi sekolah, termasuk dalam menjaga kualitas tenaga pendidik,” jelasnya.

Meski demikian, Pemprov Lampung bersama IKA Smanda berkomitmen untuk mencari solusi, termasuk melalui penguatan program-program kolaboratif yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

Selain itu, Marindo juga menyampaikan bahwa saat ini Ketua IKA Smanda dijabat oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, sehingga sinergi antara program pemerintah daerah dan alumni diharapkan semakin kuat.

Beberapa program unggulan yang tengah didorong antara lain pemberian beasiswa, pengembangan pendidikan vokasi, hingga peluang studi ke luar negeri, termasuk program pengiriman siswa ke Jepang.

“Selain untuk masyarakat luas, kami juga memastikan almamater tercinta ini menjadi prioritas perhatian di berbagai sektor,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Marindo turut mengapresiasi soliditas antarangkatan alumni Smanda yang dinilai mampu menjaga silaturahmi dan berkontribusi nyata bagi sekolah.

Sementara itu, Ketua IKA Smanda 82 Hamda Isnan menyampaikan bahwa kegiatan Halal Bihalal menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran alumni dalam mendukung kemajuan sekolah.

Ia mengatakan, tahun ini kegiatan Halal Bihalal diperluas dengan melibatkan lintas angkatan, khususnya alumni tahun 1980-an, sebagai upaya membangun kolaborasi yang lebih kuat antara senior dan junior.

“Ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi bagaimana kita membangun peran alumni ke depan. Kita tahu saat ini sekolah menghadapi keterbatasan anggaran, namun kualitas harus tetap terjaga bahkan meningkat,” ujarnya.

Hamda juga menegaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan sekolah untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi, sekaligus mencari solusi bersama melalui jejaring alumni.

Ia turut mengapresiasi langkah pengurus IKA Smanda yang baru, yang dinilai mulai melakukan terobosan, termasuk membuka peluang kerja sama internasional guna mendukung akses beasiswa bagi siswa.

“Kami melihat sudah ada lompatan-lompatan positif, termasuk upaya membuka akses beasiswa internasional. Ini menjadi harapan besar bagi kemajuan Smanda ke depan,” pungkasnya.(*)

Senin, 30 Maret 2026

Peringati HUT Tanggamus Ke-29 Tahun, Logo Baru, Semangat Kerja Jalan Lurus


TANGGAMUS
-- Pemkab Tanggamus melaksanakan Upacara untuk memperingati hari ulang tahun (HUT) Tanggamus Ke-29 Tahun 2026, yang bertempat di lapangan Merdeka Kota Agung, Kelurahan Kuripan Kecamatan Kota Agung.

Dan dilanjutkan berziarah ke Taman Makam Pahlawan, Pekon Kagungan Kecamatan Kota Agung Timur. Senin, 30/03/2026.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Bupati Tanggamus Hi Moh Saleh Asnawi, turut Dandim 0424 Tanggamus Letnan Kolonel Infanteri Dwi Djunaidi Mulyono, Kapolres Tanggamus AKBP Rahmat Sujatmiko, Wabup Tanggamus Agus Suranto, Kepala Kejaksaan Negeri Tanggamus Subari Kurniawan, Kepala BNNK Diani Indramaya, Kepala Pengadilan Negeri Ita Denie Setiyawaty, Asisten, Stap Ahli, Kaban Kesbangpol Beni Irawan, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Tanggamus, Camat dan kepala Pekon Se-kabupaten Tanggamus.

Dalam amanatnya Bupati Tanggamus Hi Moh Saleh Asnawi menyampaikan, bahwa Kabupaten Tanggamus genap berusia 29 Tahun, peringatan kali ini mengusung tema " semangat kerja jalan lurus kita wujudkan Tanggamus yang maju dan sejahtera, 

Di momen peringatan hari ulang tahun Kabupaten Tanggamus ini merupakan tahun kedua di masa jabatannya sebagai bupati Tanggamus masa bakti 2025-2030, baginya tahun pertama adalah tahun membangun pondasi yang kuat agar di tahun-tahun berikutnya dapat berlari lebih cepat. 

" Saya menyadari dan memaklumi apabila masih terdapat ketidakpuasan terhadap hasil kerja kami dan jajaran namun masyarakat juga harus memahami bahwa pembangunan daerah itu tidak terlepas dari sebuah perencanaan di tahun-tahun sebelumnya, yang wajib selaras dengan perencanaan jangka panjang jangka menengah dan rencana tahunan yang harus disinergikan dengan program prioritas pemerintah pusat dan pemerintah provinsi, serta memperhatikan kondisi anggaran dan fiskal yang tersedia,"jelasnya.

Lanjutnya, di depan masih banyak PR Pemerintah dalam mencapai visi pembangunan periode 2025 2020, salah satunya adalah menekan angka kemiskinan di bawah 10% selanjutnya PR lain yang amat penting adalah infrastruktur jalan, persentasi jalan rusak ringan dan berat saat ini masih cukup tinggi di atas 50%. 

Akses dan mutu layanan pendidikan belum sepenuhnya merata di sektor kesehatan stunting kualitas gizi dan pelayanan dasar masih menjadi pekerjaan rumah bersama dan pertumbuhan ekonomi daerah, dan masih perlu didorong lebih kuat terutama produksi pertanian perkebunan dan perikanan, dimana banyak dijual dalam bentuk mentah UMKM banyak yang belum naik kelas. 

" Pada momen ulang tahun Kabupaten Tanggamus ini saya meminta kepada semua pihak untuk menggunakan lambang logo daerah yang baru, sebagai bentuk rasa memiliki kecintaan dan kebanggaan terhadap bumi begawi jejama, saya menghimbau kepada seluruh instansi dan organisasi mari pedomi lambang logo Kabupaten tanggamus sesuai dengan peraturan daerah nomor 2 tahun 1997 sejak lahirnya Kabupaten Tanggamus 29 tahun yang lalu,"ujarnya.

Untuk itu Bupati Tanggamus ini pun mengajak bersama-sama menjaga situasi dan kondisi wilayah agar tetap kondusif serta tidak mudah terpancing dengan isu-isu atau pemberitaan yang tidak benar dan tidak berdasarkan data dan fakta yang nyata.

" Mari kita memperkuat persatuan nasional di tengah gejolak geopolitik dan krisis internasional, rapatkan barisan eratkan persaudaraan dan jangan terpecah belah,"pungkasnya. (*)

Minggu, 15 Maret 2026

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Dorong Pengusaha Muda Ambil Peran Strategis dalam Pengembangan Potensi Ekonomi Daerah melalui Hilirisasi Komoditas Unggulan


BANDARLAMPUNG
----- Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendorong Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) untuk mengambil peran strategis dalam mengembangkan potensi ekonomi daerah melalui hilirisasi komoditas unggulan.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal saat menghadiri pertemuan bersama BPD Hipmi Provinsi Lampung di Bandarlampung, Sabtu (14/3/2026).

Gubernur Mirza menyampaikan bahwa kondisi ekonomi Lampung memiliki prospek yang baik, sehingga momentum tersebut perlu dimanfaatkan oleh para pengusaha muda untuk menciptakan berbagai peluang baru.

Menurutnya, salah satu kekuatan utama Hipmi adalah kemampuan para anggotanya untuk melihat potensi komoditas di daerah masing-masing dan mengembangkannya menjadi produk bernilai tambah.

“Sebagai gubernur saya bisa melihat secara helicopter view. Tetapi Hipmi adalah organisasi yang anggotanya tersebar di seluruh daerah, sehingga bisa melihat potensi komoditas di wilayahnya masing-masing dan menjadikannya peluang usaha,” ujarnya.

Gubernur Mirza menjelaskan bahwa di Provinsi Lampung masih terdapat potensi komoditas bernilai lebih dari Rp. 100 triliun yang belum diolah secara optimal melalui proses hilirisasi.

Ia mencontohkan komoditas pisang yang dibeli dari petani dengan harga sekitar Rp. 7.000 per kilogram dapat meningkat nilainya hingga berkali-kali lipat setelah diolah menjadi produk turunan seperti keripik pisang.

“Kalau sudah diolah, nilainya bisa jauh meningkat. Artinya ada nilai tambah yang besar dari proses hilirisasi ini,” jelasnya.

Gubernur Mirza berpendapat hilirisasi komoditas menjadi kunci utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Lampung hingga di atas delapan persen. 

Upaya tersebut tidak hanya membutuhkan ketersediaan komoditas, tetapi juga kreativitas dan inovasi dari para pelaku usaha.

Ia menilai Lampung memiliki keunggulan geografis karena dekat dengan pasar besar di Pulau Jawa yang menyumbang lebih dari 60 persen konsumsi nasional.

Namun demikian, ia menyoroti masih banyak komoditas Lampung yang justru diolah di daerah lain sebelum kembali dipasarkan di Lampung, seperti kopi dan cokelat.

“Yang membedakan sebenarnya bukan teknologinya, karena teknologinya sering kali sederhana. Yang paling penting adalah kreativitas dan inovasi para pengusaha,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua BPD Hipmi Provinsi Lampung Gilang Ramadhan menegaskan bahwa Hipmi terus berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia menyebutkan bahwa semangat kebersamaan dan persaudaraan menjadi fondasi utama dalam perjalanan organisasi.

Menurutnya, berbagai peluang usaha yang ada, saat ini tengah dirumuskan oleh Hipmi untuk dikembangkan oleh para anggotanya.

Selain itu, Hipmi Lampung juga terlibat dalam berbagai peluang kerja sama strategis, termasuk dukungan terhadap rencana pengembangan penerbangan internasional dari Lampung yang diharapkan dapat membuka akses perjalanan umrah langsung dari daerah tersebut.

Gilang menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah dan pengusaha muda menjadi faktor penting dalam menciptakan ekosistem usaha yang kuat di Lampung.

“Kami berkomitmen membawa berbagai peluang dan insight yang diberikan pemerintah untuk dikembangkan bersama anggota Hipmi, sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi perekonomian daerah,” ujarnya.(*)

Kamis, 12 Maret 2026

Siap Dukung Kelancaran Mudik Idulfitri 2026, IAS Gelar Posko Gabungan Nasional


TANGERANG
, 12 Maret 2026 – Dalam rangka menyambut periode mudik dan arus balik Hari Raya Idulfitri 1447 H / 2026 M, InJourney Aviation Services (IAS) sebagai subholding PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney) secara resmi membuka Posko Gabungan Nasional (POSGABNAS) IAS Group.

Posko ini menjadi pusat koordinasi operasional IAS Group untuk memastikan pelayanan penerbangan selama periode Lebaran berjalan aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa bandara.

Pembukaan POSGABNAS IAS Group dilaksanakan di Grand Anara Airport Hotel, Terminal 3 Domestik Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, dan secara resmi dibuka oleh Direktur Utama IAS Budi Setyawan Wijaya. Acara ini turut dihadiri oleh Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney) Yudi Rizkyardi Darun, Kepala Otoritas Bandara Kementerian Perhubungan Putu Eka Cahyadi, Direktur Operasi Angkasa Pura Indonesia Agus Haryadi, serta jajaran Direksi dari PT Garuda Indonesia, PT Citilink Indonesia, dan PT Pelita Air Service.

Pelaksanaan Posko Gabungan Nasional IAS Group akan berlangsung mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh regional operasional IAS Group, yaitu Regional I di Bandara Internasional Kualanamu, Regional II di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Regional III di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, serta Regional IV di Bandara Internasional Hasanuddin.

Pembentukan POSGABNAS bertujuan untuk memperkuat sinergi dan koordinasi antar entitas di lingkungan IAS Group serta memastikan pelayanan operasional kepada maskapai dan penumpang tetap optimal selama periode puncak mobilitas masyarakat pada masa mudik dan arus balik Idulfitri.

Melalui POSGABNAS, IAS melakukan pemantauan operasional secara real time di berbagai bandara yang dikelola. Sistem ini memungkinkan monitoring terhadap pergerakan penerbangan, proses pelayanan penumpang, penanganan bagasi, hingga operasional kargo. Pemantauan tersebut didukung oleh berbagai sistem digital terintegrasi seperti Manajemen Operasi Traffic (MOT), Cargo Integrated System (CIS), Gapura Integrated System (GIS), serta Baggage Delivery Time (BDT).
Selain sebagai pusat pemantauan operasional, POSGABNAS juga berfungsi sebagai pusat komunikasi dan crisis center yang memungkinkan koordinasi cepat antar stakeholder apabila terjadi kondisi darurat atau situasi yang memerlukan penanganan terpadu. Posko ini juga dilengkapi sistem pemantauan umpan balik pelanggan yang terintegrasi dengan berbagai kanal pengaduan di titik layanan bandara.

Direktur Operasi IAS, Bapak Danny Thaharsyah menyampaikan bahwa IAS terus berkomitmen menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin baik bagi para pengguna jasa penerbangan.

“Fokus kami tidak hanya pada kesiapan fasilitas dan operasional bandara, tetapi juga bagaimana memberikan pengalaman pelayanan terbaik kepada pelanggan. Mulai dari aspek kebersihan, kenyamanan, hingga kualitas layanan yang menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi para penumpang. Inilah bagian dari journey kami dalam membangun customer experience yang berkelanjutan,” ujar Danny.

Sejalan dengan komitmen tersebut, IAS terus melakukan berbagai peningkatan kualitas pelayanan melalui perbaikan fasilitas, penyempurnaan proses operasional, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia di bandara. IAS juga memastikan kesiapan seluruh petugas layanan agar dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada para penumpang selama periode angkutan udara Idulfitri 2026.

Sementara itu, Direktur Keuangan dan Manajemen Resiko PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney) Yudhi Rizkiyardie Darun yang turut hadir menyebutkan InJourney selaku holding aviasi dan pariwisata memastikan kesiapan operasional bandara dilakukan secara menyeluruh melalui penguatan koordinasi posko, kesiapan fasilitas, optimalisasi personel, pengaturan jam operasional, serta penegakan prosedur layanan.

InJourney lebih jauh dijelaskan Yudhi R Darun, memandang momentum Ramadan dan Lebaran tidak hanya terkait mobilitas mudik, tetapi juga menjadi pendorong utama pergerakan wisata domestik. 

Untuk sektor hospitality, tambahnya, InJourney telah memproyeksikan okupansi hotel dalam ekosistem InJourney mencapai sekitar 63 persen, atau meningkat sekitar 10 persen dibandingkan periode sebelumnya. Sementara itu, kunjungan ke berbagai destinasi wisata yang dikelola InJourney diproyeksikan meningkat sekitar 15 persen selama periode libur Lebaran.

InJourney, juga telah mempersiapkan diri menyambut kunjungan wisatawan Idufitri yang diperkirakan akan berkunjung ke beberapa destinasi wisata yang dikelola InJourney seperti Candi Prambanan dan Ratu Boko, Candi Borobudur, Kawasan Wisata Mandalika, Nusa Dua, Golomori dan Sarinah serta Taman Mini Indonesia Indah. 

“Diperkirakan akan terjadi lonjakan pengunjung karena libur Idulfitri tahun ini berbarengan dengan ketetapan pemerintah yang memberlakukan sistim kerja Work From Anywhere yang memudahkan pelaksanaan kerja dilakukan dari lokasi manapun,” tambahnya. 

InJourney sendiri memprediksi angka kunjungan akan mengalami peningkatan sebesar lima belas persen dibanding tahun lalu pada periode yang sama. *

Rabu, 11 Maret 2026

Eva Dwiana Apresiasi Atlet Bandar Lampung Peraih Medali SEA Games 2025 dengan Bonus Puluhan Juta Rupiah


Bandar Lampung
– Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana memberikan apresiasi kepada para atlet asal Kota Bandar Lampung yang berhasil meraih prestasi pada ajang SEA Games 2025. Apresiasi tersebut diwujudkan dalam bentuk pemberian bonus atau tali asih yang diserahkan di GOR Siger, Way Halim, Selasa (10/3/2026) malam.

Dalam sambutannya, Eva Dwiana mengungkapkan rasa bangga atas perjuangan para atlet yang mampu mengharumkan nama daerah dan Indonesia di kancah internasional. Ia menilai prestasi tersebut menjadi bukti bahwa atlet binaan Bandar Lampung memiliki kualitas dan daya saing tinggi di tingkat Asia Tenggara.

“Alhamdulillah, kami sangat bangga dengan putra-putri terbaik Lampung. Perjuangan kalian di Thailand adalah kebanggaan bagi seluruh masyarakat Bandar Lampung,” ujar Eva Dwiana.

Pemerintah Kota Bandar Lampung memberikan bonus kepada atlet yang berhasil meraih medali, di antaranya:

- Nur Halim Arlendi (Karate – Medali Perak): Rp50 juta

- Nabila Maharani (Tinju – Medali Perak): Rp50 juta

- Bachtiar Sanjaya (Baseball – Medali Perak): Rp50 juta

- Akbar Kurniawan (Baseball – Medali Perunggu): Rp25 juta

- Mahyudi Dwi Septian (Pelatih Baseball): Rp15 juta

Selain memberikan penghargaan, Eva Dwiana juga menegaskan komitmen pemerintah kota dalam meningkatkan pembinaan olahraga. Ia menargetkan ke depan atlet-atlet Bandar Lampung mampu menyumbangkan hingga 20 medali di berbagai ajang nasional maupun internasional.

Menurutnya, target tersebut dapat tercapai apabila pembinaan atlet dilakukan secara konsisten sejak usia dini serta didukung oleh semua pihak, termasuk organisasi olahraga dan pemerintah daerah.

Wali Kota juga menginstruksikan kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia Kota Bandar Lampung serta seluruh pengurus cabang olahraga untuk terus memperkuat program pembinaan atlet muda.

“Pemerintah Kota akan selalu hadir memberikan dukungan penuh. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda lainnya untuk terus berlatih dan membawa nama baik daerah dan negara,” pungkasnya.

Senin, 09 Maret 2026

Rapimnas SMSI 2026 Digelar di Jakarta, Bahas Penguatan Media Siber dan Kedaulatan Digital


JAKARTA
– Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) 2026 di Millennium Hotel Jakarta, 6-7 Maret 2026. Forum nasional ini dihadiri jajaran pengurus pusat, ketua SMSI provinsi se-Indonesia, serta sejumlah tokoh pers dan pimpinan organisasi media.

Rapimnas menjadi agenda strategis bagi SMSI untuk melakukan konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan arah penguatan industri media siber di Indonesia di tengah perubahan lanskap informasi digital yang semakin dinamis.

Kegiatan diawali dengan pembacaan doa oleh Wakil Ketua Dewan Pertimbangan SMSI Pusat, Drs. KH. M. Ma’shum Hidayatullah, M.Si. Doa tersebut dipanjatkan agar Rapimnas berjalan lancar serta menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi perkembangan organisasi dan dunia pers nasional.

Setelah doa dipanjatkan, Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus memberikan sambutan. Dalam kesempatan tersebut ia menegaskan bahwa Rapimnas merupakan momentum penting bagi SMSI untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus merespons berbagai tantangan yang dihadapi industri media siber di era digital.

Selanjutnya, Ketua Dewan Pakar SMSI Yuddy Crisnandi, menyampaikan sambutan yang menekankan pentingnya penguatan kapasitas organisasi media siber di era digital. Ia menilai media siber memiliki peran penting dalam menjaga kualitas informasi sekaligus memperkuat literasi publik.

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi harus diimbangi dengan peningkatan profesionalisme media agar mampu menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pers.

Rapimnas SMSI 2026 kemudian secara resmi dibuka oleh Ketua Dewan Pers Komarudin Hidayat, yang hadir sebagai keynote speaker. Dalam kesempatan tersebut ia menegaskan pentingnya peran media siber dalam menjaga ekosistem pers yang sehat, independen, dan bertanggung jawab.

Ia juga mengapresiasi kontribusi SMSI sebagai organisasi yang menaungi media siber di berbagai daerah serta berperan dalam memperkuat ekosistem pers digital nasional.

Ketua Dewan Pers hadir bersama sejumlah anggota Dewan Pers, antara lain Yogi Hadi Ismanto, Rosarita Niken Widiastuti, serta Dahlan Dahi.

Selain itu, kegiatan ini turut dihadiri pimpinan organisasi pers konstituen Dewan Pers seperti Bambang Santoso (Ketua Umum ATVLI), Ahmad Munir (Ketua Umum PWI), Elin Y. Kristanti (Direktur Eksekutif AMSI), Sopian (Koordinator PFI Pusat), serta Wilson Lumi (Wakil Ketua Bidang Organisasi SPS).

Dalam Rapimnas yang berlangsung pada 6–7 Maret 2026 tersebut, SMSI juga menghasilkan pernyataan sikap organisasi terkait Perjanjian Perdagangan Resiprokal atau Agreement on Reciprocal Trade (ART) antara Indonesia dan Amerika Serikat, khususnya pada sektor Digital Trade and Technology.

SMSI berpandangan bahwa perjanjian perdagangan antara pemerintah Republik Indonesia dan Amerika Serikat merupakan realitas geopolitik global yang harus disikapi secara bijak. Dalam konteks geopolitik global, ART merupakan bagian dari relasi kekuatan antarnegara. Dalam realitas politik internasional serta penguasaan teknologi digital, peluang pembatalan atau renegosiasi dengan pendekatan konfrontatif dinilai bukan langkah yang dapat menyelesaikan persoalan.

Perjanjian dagang yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada 19 Februari 2026 di Washington DC dinilai membuka kesadaran masyarakat pers Indonesia untuk semakin mandiri dan berdaulat di bidang digital.

Berdasarkan pandangan tersebut, SMSI menyampaikan tiga sikap utama. Pertama, mendesak pemerintah bersama DPR RI untuk merancang undang-undang atau regulasi tentang kedaulatan digital. Kedua, mendorong pemerintah membangun infrastruktur teknologi digital guna mempercepat kemandirian dan kedaulatan digital Republik Indonesia. Ketiga, mengusulkan kepada pemerintah untuk mengintegrasikan media layanan publik dalam satu platform digital nasional yang dapat menaungi media-media nasional guna meningkatkan daya saing masyarakat pers Indonesia.

Pernyataan sikap tersebut ditetapkan di Jakarta pada 7 Maret 2026 dan ditandatangani oleh Ketua Umum SMSI Firdaus dan Sekretaris Jenderal SMSI Makali Kumar.

Tim perumus pernyataan sikap Rapimnas SMSI terdiri dari Sihono HT sebagai ketua, dengan anggota Erris Julietta Napitupulu, Mahmud Matangara, dan Tarmuji Talmacsi.