Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Juara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Juara. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Januari 2023

Atlet Karate Korem 043/Gatam Juara Umum Di Ajang KKI Open Sumatera Championship 1 2023 Piala Pangdam II/Swj


GK, Balam - KKI Open Sumatera Championship 1 2023 memperebutkan Piala Pangdam II/Swj, yang digelar di GOR Kotabaru Jambi, hari ini minggu (22/1/2023) pkl.14.30 wib resmi ditutup oleh Ketua KKI Jambi Sensai Drs.Faisal Msi, yang mewakili   Pandam II Swj  Mayjen TNI Hilman Hadi, S.I.P., M.B.A., M.Han.

Berkat perjuangan yang panjang dan berkat do'a masyarakat Provinsi Lampung, khususnya Keluarga besar Korem 043/Gatam 21 orang atlit Karete berhasil meraih juara umum di ajang KKI Open Sumatera Championship 1 2023 memperebutkan Piala Pangdam II/Swj.

Melalui pesan whatsapp nya Ketua Kontingen KKI Korem 043/Gatam Letda Inf Eka Suhendi,  menyampaikan, " Alhamdulillah atlet KKI Korem 043/Gatam  menyabet juara umum dengan 19 perolehan medali di ajang KKI Open Sumatera Championship 1 2023 Piala Pangdam II/Swj, "

“ Sembilan Belas (19) medali tersebut, masing-masing 12 medali emas, 2 medali perak dan 5 perunggu,” pungkas Letda Inf Eka Suhendi. [HBR]

Minggu, 16 Oktober 2022

Dua Pelari Putri Jelita Dunia Ingin Juara di Jakarta Marathon 2022


GK, Jakarta -  Dua pelari putri jelita dunia yang tampil di ajang Jakarta Marathon 2022 bertekad ingin mengukxir prestasi ketika mereka mereka tampil pertama di Indonesia.

Pelari asal Jepang, Chiaki Morikawa dan pelari Ethiopia, Meseret Kitata Tolwak sama-sama ingin menjadi juara, dan tidak mau kehadiran pertama mereka kali ini menjadi sia-sia.

Hal tersebut diungkapkan kedua pelari disela-sela acara Welcome Dinner Jakarta Marathon 2022 yang digelar Pemprov DKI Jakarta, Jumat (14/10) malam, di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat.

Chiaki mengaku sangat terkesan dengan Indonesia dan merasa senang bisa berada di Indonesia terlebih bisa bertanding di Indonesia (Jakarta Marathon), dan tentunya ingin menjadi juara.

“Saya baru pertama kali ke Indonesia, saya suka Indonesia, suka budayanya, suka orang Indonesia, suka makanan Indonesia,” ungkap Chiaki.

Perempuan kelahiran Chiba 22 September 1987 ini mengatakan kalau diundang kembali ke Indonesia untuk tampil di Jakarta Marathon tahun depan, dirinya pasti datang.

Hal senada dilontarkan pelari  asal Ethiopia, Meseret Kitata Tolwak yang sangat terkesan selama di Indonesia. Meskipun  baru pertama kali menginjakan kakinya di Indonesia, dia merasakan keramahan masyarakat di sini.

“Saya sudah jatuh cinta dengan Indonesia. Orang indonesia ramah-ramah, saya senang sekali. Saya pasti datang kalau diundang lagi,” ucapnya sambil tersenyum manis.

Acara Welcome Dinner Jakarta Marathon 2022 dihelat  oleh Pemprov DKI Jakarta untuk menyambut  kehadiran dan pertisipasi para pelari elite tingkat dunia.

Kepala Bidang Pemasaran dan Atraksi Dinas Parekraf DKI Jakarta, Heru Wibowo yang hadir mewakili Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Andhika Permata, mengatakan Pemprov DKI sangat berterima kasih atas kehadiran para pelari elite dunia yang tampil di Jakarta Marathon 2022.

"Tentunya ke depan akan semakin banyak lagi para pelari elite tingkat dunia yang bisa tampil di Jakarta Marathon. Kota Jakarta siap menyambut kahadiran para eliet pelari dunia dan berpartisipasi pada Jakarta Marathon setiap tahunnya,” ujar Heru.

Pada kesempatan tersebut, Heru atas nama Pemprov DKI Jakarta menyerahkan cinderamata kepada perwakilan pelari eliet dunia, yang diterima Chiaki Morikawa dan Meseret Kitata Tolwak, serta pelari senior Indonesia Kolonel  TNI  (Purn) Surachman  yang selalu tampil dalam setiap ajang Jakarta Marathon digelar. [Red]

Jumat, 26 November 2021

Polda Lampung Gelar Lomba Orasi Unjuk Rasa Piala Kapolri 2021



BANDAR LAMPUNG -- Polda Lampung akan menggelar lomba orasi unjuk rasa Piala Kapolri 2021 yang bakal diselenggarakan pada 2 Desember 2021 mendatang bertempat di lapangan apel Mapolda Lampung.

Kegiatan itu sekaligus dalam rangka momentum peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) se-dunia.

Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno melalui Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mengungkapkan, lomba orasi ini diselenggarakan dengan tujuan untuk memberikan ruang dan wadah kepada masyarakat dalam menyampaikan aspirasi dan ekspresinya. 

"Memberikan wadah atau ruang bagi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi dan ekspresinya sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat cara menyampaikan aspirasi sesuai dengan aturan dan hukum yang berlaku," kata Pandra, Jumat (26/11).

Adapun tema yang diusung adalah "Memperingati Hari Hak Asasi Manusia".

Sementara, sub tema acara tersebut bersifat bebas. Atau dengan kata lain, peserta nantinya dibebaskan untuk menyampaikan orasi dalam bentuk kritik ataupun masukan yang membangun.

Pandra menambahkan, kegiatan ini merupakan komitmen dari Polri yang sangat menghargai aspirasi-aspirasi dari masyarakat yang merupakan salah satu dari hak asasi manusia.

Hal itu sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 Pasal 28 dan UU Nomor 9 Tahun 1998 Tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat Dimuka Umum.

"Polri selalu menghormati dan menghargai hak asasi manusia dalam bentuk mengawal demokrasi dengan melindungi warga negara yang menyampaikan pendapat di muka umum," ujar mantan Kapolres Kepulauan Meranti itu. 

Seluruh unsur elemen masyarakat boleh ikut dalam kegiatan ini. Mulai dari mahasiswa, buruh, tani dan elemen lainnya.

Lomba ini terdiri dari 1 tim yang bisa berisikan 5-13 orang. Pendaftaran lomba sendiri dimulai sejak tanggal 25 November 2021 sampai 30 November 2021.

Setelah melaksanakan lomba di tingkat Polda, pada tanggal 5 Desember peserta yang juara 1 videonya akan dikirim ke tingkat pusat atau Mabes Polri untuk diseleksi, jika terpilih nantinya akan tampil di tingkat pusat atau Mabes Polri pada 10 Desember.

Polda Lampung menyiapkan hadiah senilai Rp 10 juta untuk juara pertama. Kemudian, Rp 5 juta untuk juara kedua dan Rp 3 juta bagi peserta juara ketiga ditambah dengan tropi serta piagam.

Selain itu untuk juara harapan satu mendapat hadiah uang sebesar Rp 1,5 juta dan untuk juara harapan dua sebesar Rp 1 juta.

Bagi peserta yang tidak terpilih nantinya juga akan diberikan uang saku dan piagam.

Untuk pendaftaran dapat melalui link https://bit.ly/3HTCXRK atau untuk informasi lebih lanjut dapat mengubungi contact person 0821-7996-9633 (Andri). [Nnd]

Rabu, 24 November 2021

Polri Gelar Lomba Orasi Unjuk Rasa Peringati Hari HAM


JAKARTA - Divisi Humas Polri bakal menggelar lomba orasi unjuk rasa Piala Kapolri 2021 yang bakal diselenggarakan pada 10 Desember mendatang. Kegiatan itu sekaligus dalam rangka momentum peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) se-dunia.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengungkapkan, lomba orasi ini diselenggarakan dengan tujuan untuk memberikan ruang dan wadah kepada masyarakat dalam menyampaikan aspirasi dan ekspresinya.

"Memberikan wadah atau ruang bagi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi dan ekspresinya sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat cara menyampaikan aspirasi sesuai dengan aturan dan hukum yang berlaku," kata Dedi dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Jakarta, Rabu (24/11).

Adapun tema yang diusung adalah "Memperingati Hari Hak Asasi Manusia". Sementara, sub tema acara tersebut bersifat bebas. Atau dengan kata lain, peserta nantinya dibebaskan untuk menyampaikan orasi dalam bentuk kritik ataupun masukan yang membangun.

Dedi menambahkan, kegiatan ini merupakan komitmen dari Polri yang sangat menghargai aspirasi-aspirasi dari masyarakat yang merupakan salah satu dari hak asasi manusia.

Hal itu sebagaimana dengan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 Pasal 28 dan UU Nomor 9 Tahun 1998 Tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat Dimuka Umum.

"Polri selalu menghormati dan menghargai hak asasi manusia dalam bentuk mengawal demokrasi dengan melindungi warga negara yang menyampaikan pendapat di muka umum," ujar mantan Kapolda Kalimantan Tengah itu.

Teknis lomba orasi itu nantinya akan melalui proses seleksi di tingkat Polda yang nantinya akan disaring untuk masuk ke tingkat Mabes Polri. 

Seluruh unsur elemen masyarakat pun boleh ikut dalam kegiatan ini. Mulai dari mahasiswa, buruh, tani dan elemen lainnya.

Lomba ini terdiri dari 1 tim yang bisa berisikan 5-15 orang. Pendaftaran lomba sendiri dimulai sejak tanggal 25 November 2021 sampai 30 November 2021.

Setelah melewati proses penyaringan di tingkat Polda, nantinya pada tanggal 10 Desember peserta yang juara 1 di daerah akan tampil di tingkat pusat atau Mabes Polri.

Polri menyiapkan hadiah senilai Rp50 juta untuk juara pertama. Kemudian, Rp30 juta untuk juara kedua dan Rp20 juta bagi peserta juara ketiga. 

Diketahui, Polri bukan yang pertama menggelar kegiatan terkait menyalurkan kebebasan berekspresi dan berpendapat.

Pasalnya, Korps Bhayangkara telah sukses menyelenggarakan festival lomba mural pada 30 Oktober 2021 lalu. [Sur]

Jumat, 05 November 2021

Serda Nora Mirta: Saya Optimis Club Bola U-10 Pakarena Panjang Meraih Juara di GEAS Nasional


Bandar Lampung —
Di lapangan Baruna Ria, Karang Maritim Kecamatan Panjang pada, Kamis (4/11/2021). Babinsa Koramil 410-01/Panjang Kodim 0410/KBL Serda Nora Mirta berikan support kepada kontingen Club Bola U-10 Pakarena Panjang.

Hal itu diungkapkan Serda Nora Mirta, ketika pihaknya menghadiri pelepasan kontingen Club Bola tersebut dalam rangka mengikuti turnamen GEAS (Generasi Emas Anak Sepakbola) Nasional di Bogor.

Serda Nora Mirta mengatakan bahwa sebagai Babinsa di Koramil Panjang, pihaknya sangat mendukung kontingen Club Bola U-10 Pakarena Panjang dalam rangka mengikuti turnamen GEAS nasional tersebut.

"Ya, pastilah saya support. Apalagi adik-adik kita ini akan berlaga membawa nama Kota Bandar Lampung di tingkat Nasional. Sebagai Babinsa, tentunya saya merasa bangga," kata Nora Mirta.  

Meski demikian, sebagai Babinsa saya berharap adik-adik ini tetap menjaga kesehatan dan patuhi Prokes, karna saat ini masih dalam situasi pandemi Covid 19.

"Dengan kondisi mereka yang sehat, insyallah nantinya adik-adik dapat mengikuti pertandingan dengan baik. Sehingga apa yang diharapkan untuk menjadi juara bisa terwujud," pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan pelepasan antara lain, Plt Camat Panjang Muhammad Supriadi S.Sos, Pimpinan Club Pakarena Putra Baruna Panjang H Suryadi, Ketua Harian bapak Iim, Pelatih bapak Majid, Asisten Pelatih Abdul Seka, Peserta Kontingen Club Pakarena putra Baruna Panjang serta para orang tua peserta kontingen Club Pakarena putra Baruna. [Sur]

Sabtu, 30 Oktober 2021

Gelar Festival Mural, Kapolri: Jaga Kami Jadi Polri Yang Lebih Baik


Jakarta -
Kapolri Jenderal Listyo Prabowo menghadiri kegiatan Bhayangkara Mural Festival 2021 yang digelar di Lapangan Bhayangkara, Kompleks Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Sabtu (30/10).

Dalam kegiatan ini, Kapolri menyerahkan piala sekaligus sertifikat penghargaan kepada 10 pemenang Bhayangkara Mural Festival 2021. 10 orang pemenang tersebut dipilih oleh para dewan juri.

"Baru saja kita menyerahkan piala sekaligus sertifikat penghargaan terhadap 10 pemenang lomba mural dimana ada 7 orang atau tim menjadi juara harapan dan 3 orang menjadi juara 1, 2 dan 3. Alhamdulilah bagaimana hasil penilaian dewan juri, saya kira juri-jurinya terpilih independen dan memiliki kemampuan yang tak diragukan lagi," kata Kapolri.

Dalam kesempatan ini, Listyo menyampaikan bahwa juara pertama Bhayangkara Mural Festival ini adalah mural yang berani mengkritik Polri. Kritik dalam mural tersebut, kata Listyo akan diterima guna memperbaiki Polri ke depan.

"Sekali lagi terima kasih peran serta seluruh rekan-rekan dan jaga kami untuk bisa jadi Polri yang lebih baik, Polri yang dekat dengan masyarakat dan Polri yang dicintai masyarakat," katanya. [Sur]

Kadiv Humas: Karya Pemenang Mural akan Dilukis di Tiang Jalan Layang Bus Trasnjakarta Depan Mabes Polri


Jakarta - Bhayakara Mural Festival 2021 resmi dibuka oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Lapangan Bhayangkara di kompleks Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Sabtu (30/10). Sebanyak 80 tim muralis yang telah melalui hasil kurasi atau seleksi dari tingkat Polda jajaran menuangkan karyanya untuk memperebutkan piala Kapolri.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono yang juga ketua panitia Bhayakara Mural Festival 2021 menyampaikan, awalnya peserta lomba mural pada dua minggu pertama pembukaan hanya 18 orang. Namun setelah Kapolri menyampaikan bahwa festival mural ini diberbolehkan untuk menuangkan karya baik yang positif maupun negatif, pendaftar kemudian melonjak naik hingga mencapai 803 orang.

Dari 803 pendaftar, kemudian disaring di tingkat Polda menjadi 154 lalu kemudian disaring menjadi 80 tim mural yang akhirnya diberi kesempatan melukis di Lapangan Bhayangkara. Argo mengatakan, Bhayangkara Mural Festival ini juga dilaksanakan serentak di 34 Polda.

“Jadi pendaftar ini kemudian mengirim desainnya ke panitia, kemudian panitia dari Polda menyeleksi dan kemudian mengirim 5 pemenang ke Jakarta,” kata Argo dalam sambutannya.

Dia menyampaikan, festival mural ini dinilai oleh dewan juri yang didalamnya sama sekali tidak terdapat unsur anggota polisi. Adapun dewan juri, kata Argo merupakan orang-orang yang ahli, berpengalaman dan memang bekecimpung dalam dunia seni.

“Dari juri itu tidak ada polisinya, juri dari luar. Juri ini sudah kompeten sudah memahami mural, kita fasilitasi semunya dewan juri yang profesional yang memilihnya,” tandas mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini.

Argo mengatakan, seni mural memberikan kebebasan bagi pembuatanya untuk mengekplorasi kreativitas yang dimiliki, juga untuk memenuhi hasrat dan nilai estetis lalu dicurahkan pada media yang permanen. Menurut Argo, meskipun beriringan dengan perkembangan zaman yang beralih pada media digital, memontum pergerakan yang terjadi dikomunitas mural indonesia terus memberikan peluang bagi para pengiatnya.

Oleh karena itu, Polri menilai kreatifitas muralis patut diapresiasi dan dipublikasikan untuk dapat menginspirasi semangat pergerakan dalam menyampaikan kritik dan pesan positif dalam media mural.

Bahkan nantinya karya para pemenang festival mural akan dilukis di tiang Jalan Layang Non Tol Bus Transjakarta yang ada di depan Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan. Terkait untuk memajang karya pemenang mural Bhayangkara Mural Festival ini, Polri mengakui telah berkoordinasi dengan Pemprov DKI Jakarta.

“10 pemenang akan menggambar mural lagi di tiang Mabes Polri, ada lima tiang kami sudah izin pemerintah DKI, tiang ini karena tinggi, akan dibuat 2 mural atas bawah, setelah kegiatan akan gambar di tiang, kita berikan ruang bagintempat mereka yang juara disini,” pungkas Argo. [Sur]

Senin, 25 Oktober 2021

Juara Baru MotoGP Terlahir Ketika Rossi "Mengakhiri" Kenangan di Italia

Valentino Rossi saat berlaga pada MotoGP Emilia Romagna 2021. (Photo by ANDREAS SOLARO / AFP) 


Garis Komando - Kejuaraan Dunia MotoGP melahirkan juara baru. Dia adalah pebalap Perancis, Fabio Quartararo yang membalap untuk tim Monster Energy Yamaha.

Di sisi lain, saat juara baru MotoGP terlahir, pebalap gaek Valentino Rossi justru "mengakhiri" kenangan di Italia.

Ya, seri GP Emilia Romagna 2021 yang digelar di Misano World Circuit Marco Simoncelli, Italia, pada Minggu (24/10/2021) melahirkan juara baru, yakni Quartararo dan momen perpisahan Rossi. 

Quartararo berhasil mengunci gelar juara dunia MotoGP 2021 usai pesaing terdekatnya, Francesco Bagnaia gagal menyelesaikan balapan setelah tergelincir ke luar lintasan di Tikungan 15 pada lap ke-24.

Di sisi lain, Quartararo berhasil menyelesaikan balapan MotoGP Emilia Romagna 2021 setelah finis di urutan keempat.


Namun, hasil itu sudah cukup bagi pebalap berjuluk El Diablo untuk menyegel juara dunia MotoGP 2021.

Hasil ini sekaligus mengantarkan Quartararo mengukir sejarah sebagai pebalap Perancis pertama yang menjadi juara di kelas MotoGP. 

Quartararo setelah balapan di Emilia Romagna mengoleksi nilai 267 poin. Dia unggul 65 angka dari Bagnaia di peringkat kedua.

Dengan dua balapan tersisa, Quartararo dipastikan menjadi juara dunia MotoGP 2021 karena perolehan poinnya tidak mungkin lagi terkejar oleh Bagnaia.

Di saat Quartararo keluar sebagai juara baru MotoGP, pebalap gaek sekaligus legenda MotoGP Valentino Rossi justru mengakhiri kenangan di Italia.

Sirkuit Misano menjadi tempat balapan terakhir Rossi di tanah kelahirannya, Italia. Ya, dia tidak bisa lagi menyapa publik Sirkuit Misano sebagai pebalap MotoGP musim depan dan seterusnya karena dirinya sudah menyatakan bakal pensiun akhir musim ini.

Pada seri MotoGP Emilia Romagna 2021, Rossi finis di urutan ke-10. Meski hanya mampu finis di urutan ke-10, pebalap berjuluk The Doctor itu tetap mendapat sambutan meriah dari publik Sirkuit Misano seusai balapan GP Emilia Romagna.

Tribune Sirkuit Misano bahkan berubah menjadi lautan berwarna kuning, warna khas Valentino Rossi. Rasa bahagia bercampur haru menggelayuti publik Misano.

Pada akhir balapan, Rossi pun beberapa kali menunjukkan gestur berterima kasih terhadap dukungan dan penghormatan tanpa henti fans. 

Setelah mengucapkan terima kasih untuk penonton, Rossi langsung menghadiri upacara perpisahan yang telah disiapkan oleh pihak Sirkuit Misano.

Upacara perpisahan itu turut dihadiri oleh CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, hingga Menteri Luar Negeri Italia, Luigi Di Maio.

Pada momen itu, Luigi Di Maio menyerahkan penghargaan lifetime achivement dalam bentuk trofi kaca untuk Valentino Rossi.

Penghargaan diberikan untuk menghormati jasa Rossi mengharumkan nama Italia di pentas dunia via gelimang prestasi.

Sejak berkiprah di ranah profesional pada tahun 1996, Rossi tercatat telah memenangi 9 titel juara dunia balap motor, dengan 7 di antaranya tercipta di kelas premier.

Sumber

Senin, 18 Oktober 2021

Sedih.. Meski Menang, Tak Ada Bendera Merah Putih Berkibar di Piala Thomas


Garis Komando —
Indonesia berhasil membawa Piala Thomas kembali ke Tanah Air. Ini menjadi kali ke 14 Indonesia merasakan euforia kemenangan ini. Sayangnya, bendera merah putih tak bisa dikibarkan di penyerahan piala.

Terlihat hanya bendera PBSI yang ditayangkan lewat layar. Di belakang Hendra Setiawan Cs, sambil mendengarkan lagu Indonesia Raya. 

Diketahui, Indonesia dilarang mengibarkan bendera Merah Putih, kecuali dalam ajang Olimpiade. Hukuman tersebut datang dari Badan Antidoping Dunia (WADA) yang efektif per 7 Oktober lalu.

“Kalau ada team kita naik podium (emas/perak/perunggu), Bendera Indonesia tidak dikibarkan. Kita harap MoU antara Menpora dan WADA secepatnya,” tulis Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri PBSI, Bambang Roedyanto, di akun Twitter.

Sebagai gantinya, bendera yang dikibarkan dan mewakili Indonesia nanti menampilkan logo PBSI selaku induk bulu tangkis di Tanah Air.

Selain pengibaran bendera, Indonesia juga tidak bakal dianugehrahkan status tuan rumah kejuaraan level regional, kontinental, dan dunia selama masa penangguhan.

Selain itu, perwakilan Lembaga Antidoping Indonesia (LADI) juga dilarang duduk sebagai anggota dewan di komite sampai status sanksi dipulihkan, atau minimal menjalani masa penangguhan selama satu tahun.


Sumber

Minggu, 17 Oktober 2021

Rekor Pertemuan Indonesia Vs China di Final Piala Thomas

Ganda putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo saat berjuang menghadapi wakil Malaysaia Aaron Chia/Soh Wooi Yik pada perempat final Piala Thomas 2020 di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Jumat (15/10/2021).


Garis Komando - Tim bulu tangkis putra Indonesia akan menghadapi China pada final Piala Thomas 2020.

Jadwal final Piala Thomas Indonesia vs China berlangsung di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021) pukul 18.00 WIB.

Indonesia lolos ke final setelah mengalahkan tuan rumah Denmark dengan skor akhir 3-1.

Di sisi lain, China yang merupakan juara bertahan melaju ke final juga dengan kemenangan 3-1 atas Jepang.

Ini merupakan pertemuan keenam antara Indonesia dan China di final Piala Thomas sejak 1982. Dari lima pertemuan sebelumnya, Indonesia dua kali menang dan menelan tiga kekalahan.

Piala Thomas 1982 juga menjadi pertemuan pertama bagi kedua negara dan langsung terjadi di partai puncak.

Saat itu, Indonesia datang dengan status juara bertahan usai memenangi Piala Thomas 1979. Namun, tim Merah Putih harus merelakan trofi Piala Thomas menjadi milik China setelah kalah 4-5.

Indonesia dan China kembali bertemu di final Piala Thomas 1984 dan 1986. Pada edisi 1984, Indonesia mampu membalaskan dendam dan keluar sebagai juara setelah menang 3-2.

Akan tetapi, Piala Thomas kembali ke tangan China pada 1986 setelah mengalahkan Indonesia 3-2 di partai puncak.

China dan Indonesia absen bertemu di final Piala Thomas era 1990-an. Pada periode tersebut, Indonesia dan China lebih sering bersua di fase grup dan semifinal.

Indonesia dan China baru saling berhadapan lagi di partai puncak pada Piala Thomas 2000 yang dimenangi Indonesia.

Adapun pertemuan kelima antara China dan Indonesia di final Piala Thomas terjadi 11 tahun lalu tepatnya pada 2010.

Berikut Rekor Pertemuan Indonesia vs China di Final Piala Thomas:

1982: Indonesia 4-5 China*
1984: Indonesia 3-2 China
1986: Indonesia 2-3 China
2000: Indonesia 3-0 China
2010: Indonesia 0-3 China

*Pada periode tersebut, Piala Thomas berlangsung dengan format 9 pertandingan yaitu lima tunggal dan empat ganda.