Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Bhayangkara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bhayangkara. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 08 Juni 2024

32 Bhayangkari Polda Lampung Bakal Adu Stamina di Maraton Kemala Run 2024


GK, LAMPUNG
- Sebanyak 32 Bhayangkari Polda Lampung akan beradu stamina dengan peserta seluruh Indonesia dalam maraton Kemala Run 2024 di Tangerang.


Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Umi Fadilah mengatakan, dari total 32 pelari Bhayangkari itu terbanyak mengikuti kelas 5 kilometer (KM) yakni 28 orang.


"Tiga orang Bhayangkari mengikuti kelas 10 KM. Dan 1 orang mengikuti kelas terjauh yakni 21 KM," kata Umi, Jumat (7/6/2024).


Sedangkan peserta dari anggota Polri terbanyak mengikuti kelas 10 KM yakni sebanyak 23 orang. Lalu kelas 5 KM diikuti sebanyak 7 orang dan kelas 21 KM juga diikuti oleh 7 orang.


"Anggota Polri yang mengikuti Kemala Run 2024 dari Polda Lampung sebanyak 30 orang. Total peserta yang ikut sebanyak 69 orang," katanya.


Kemala Run ini diselenggarakan dengan maksud untuk menggalakkan olahraga khususnya lari di kalangan Bhayangkari, Polri dan masyarakat umum.


"Selain itu juga bertujuan untuk mempersatukan berbagai unsur di masyarakat dalam satu acara perlombaan lari," katanya.


Sebelumnya, Tour of Kemala sempat diselenggarakan di Belitung dan Banyuwangi pada 2022 dan 2023,[Feby]

Minggu, 05 November 2023

SSDM Polri Gelar Bakti Sosial, Bakti Kesehatan, Tanam Pohon dan Akan Bangun Sekolah SMA Taruna Bhayangkara di Gunung Sindur, Bogor


GK, BOGOR - Kepedulian Kepolisian Repubik Indonesia (Polri) terhadap masyarakat dalam memberikan pelayanan dan keamanan terus dilakukan. Hal ini merupakan bentuk nyata dan kepedulian serta pengabdian Institusi Polri kepada masyarakat luas.

Melalui Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri pada Sabtu (4/11/2023) bertempat di Kampung Tapos, Desa Cibinong, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor dilaksanakan kegiatan bakti sosial, bakti kesehatan dan penanaman pohon dengan tema, “SDM Polri Mengabdi Untuk Negeri”. 

Kegiatan ini meliputi pengobatan umum secara gratis diantaranya, pengobatan umum, pengobatan spesialis anak, penyakit dalam, tht dan paru, pengobatan gigi, pemeriksaan mata, penyuluhan kesehatan, khitanan masal dan juga donor darah.

Untuk kegiatan Bakti Sosial, SDM Polri menyalurkan 2000 paket sembako yang diberikan langsung kepada masyarakat di kecamatan gunung sindur. Termasuk juga melaksanakan penananam pohon dengan mengangkat tema, “Polri Lestarikan Negeri dan Penghijauan Sejak Dini”. 

Dalam kesempatan tersebut, dihadiri langsung oleh Pejabat Utama (Pju) Polri diantaranya Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri (Kalemdiklat Polri) Komjen Pol Purwadi Arianto, As SDM Kapolri Irjen Pol Dedi Prasetyo, Asisten Logistik Kapolri Irjen pol Argo Yuwono, Kapusdokkes Polri Irjen Pol Asep Hendradiana, Kadivkum Polri Irjen Pol Viktor Sihombing serta para PJU SSDM Polri.

Disampaikan Kalemdiklat Polri Komjen Pol Purwadi Arianto, kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk nyata kepedulian dan pengabdian institusi Polri terhadap masyarakat. Masyarakat yang melakukan cek kesehatan dan pengobatan tidak dipungut biaya sedikitpun alias gratis.

"Hari ini, SDM Polri melaksanakan pembinaan kepada jajaran mengadakan kegiatan tiga hal, pertama bakti sosial, bakti kesehatan dan penanaman pohon. Tentunya pada situasi ini kehadiran negara, khususnya Polri ditengah-tengah masyarakat menyentuh langsung permasalahan dari masyarakat, yaitu Polri peduli. Hal itu ditujukan kepada masyarakat yang memang memerlukan bantuan pengobatan dan sebagainya,” kata Purwadi Arianto di lokasi, Sabtu (4/11/2023). 

“Ini ditujukan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan pengobatan dan lain sebagainya. Kami hadirkan di sini bidang kesehatan, dokter-dokter spesialis, yang mungkin masyarakat sekitar menghadapi permasalahan kesehatan. Kami juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat agar terhindar dari berbagai serangan penyakit,” lanjutnya. 

Dalam kesempatan itu, Kalemdiklat juga menyampaikan, di lokasi tersebut tepatnya diatas tanah seluas 13,5 hektar, di Desa Cibinong, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor Jawa Barat, akan dibangun Sekolah SMA Taruna Bhayangkara yang kedepannya siap untuk melahirkan calon pemimpin masa depan. 

“InsyaAllah tahun depan ditempat ini kita akan laksanakan pembangunan SMA Bhayangkara Polri yang nantinya dapat menambah perekonomian masyarakat. Daerah ini juga akan dapat berkembang lebih bagus dengan kehadiran Sekolah Taruna Bhayangkara. Tentunya tujuan kami ini untuk mempersiapkan generasi muda ke depan,” ungkap Purwadi.  

“Kami lihat tadi masyarakat antusias hadir disini. Saya berharap kehadiran Polri di tempat ini bisa dimanfaatkan maksimal oleh masyarakat sekitar,” harap Purwadi. 

Husni Mubarok yang merupakan Ketua Lingkungan di RW 06 Kampung Tapos, Desa Cibinong mengapresiasi kegiatan Polri yang memberikan pengobatan kepada masyarakar sekitar dan juga pemberian sembako yang menjadi kebutuhan masyarakat. 

“Senang sekali ada pengobatan gratis dari Polri ini. Masyarakat yang kurang sehat dan sehat dating semua kesini. Diberi pengobatan dan vitamin. Kami berterimakasih diberikan sembako juga. Tentu senang dengan nantinya ada pembangunan sekolah disini. Semoga bisa berdayakan warga disini juga dan lingkungan kami akan cepat berkembang dan diperhatikan,” tandas Husni.[Feby]

Jumat, 29 September 2023

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Kapolresta Bandar Lampung Berikan Tali Asih Kepada Anak Yatim Piatu


GK, Bandar Lampung - Kepolisian Resor Kota Bandar Lampung menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1445 Hijriah, Jumat (29/09/2023) pagi

Bertempat di Masjid Taqwa Bhayangkara Polresta Bandar Lampung, tampak hadir dalam kegiatan ini Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Ino Harianto, S.I.K., M.M., didampingi oleh Ketua Bhayangkari Cabang Kota Bandar Lampung Ny. Ayu Ino Harianto, para Pejabat Utama, para Kaposlek Jajaran serta personel Polresta Bandar Lampung.

Selain para personil Polresta Bandar Lampung, sejumlah anak anak yatim piatu dari Panti Asuhan Ar – Rauf Syahira turut hadir dalam kegiatan ini.

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Ino Harianto, S.I.K., M.M. dalam sambutannya mengatakan bahwa dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya dijadikan momentum bagi anggota Polri khususnya Polresta Bandar Lampung untuk dapat meneladani akhlak mulia Nabi besar Muhammad SAW dengan diimplementasikan kedalam tugas sehari hari.

“Harapannya, melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kali ini, kita dapat meningkatkan kinerja dengan ikhlas, dengan cerdas sehingga mewujudkan Polri yang Presisi menuju Indonesia maju” Ungkap Kombes Pol Ino Harianto.

Lebih lanjut, Kapolresta Bandar Lampung mengajak seluruh personel yang hadir untuk terus senantiasa memperbaiki diri pribadi dengan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Allah SWT serta terus meningkatkan kinerja dalam pengabdian kepada masyarakat, Bangsa dan Negara.

Ustad Mursalim, MT, M.Ag dalam tausyahnya mengatakan bahwa anggota Polri hendaknya bisa meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW, baik dalam kehidupan bersosial maupun dalam pelaksanaan tugas sehari hari sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.

“Kita mulai dari diri kita pribadi, keluarga kita, lingkungan dan dalam bermasyarakat, mari saling mengingatkan dalam hal kebaikan” jelas Uts Mursalim.

Setelah kegiatan ditutup dengan doa, Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Ino Harianto didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Kota Bandar Lampung Ny. Ayu Ino Harianto berkesempatan memberikan tali asih kepada anak anak yatim piatu dari Panti Asuhan Ar- Rauf Syahira.[Feby]

Sabtu, 12 Agustus 2023

Sambut HKGB Ke 71, Kapolresta dan Ketua PC Bhayangari Kota Bandar Lampung Sambangi Kediaman Alkhalifi


GK, Bandar Lampung - Kepala Kepolisian Resor Kota Bandar Kombes Pol Ino Harianto, S.I.K., M.M., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Kota Bandar Lampung Ny. Ayu Ino Harianto mengunjungi kediamanan Alkhalifi Ramadhansyah yang terletak di jalan Terusan Imam Bonjol Desa Kurungan Nyawa Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran, Sabtu (12/08/2023) siang. 

Alkhalifi merupakan salah satu anak dari anggota Polresta Bandar Lampung yang menderita sakit Leukemia diusianya yang baru menginjak 3 tahun. 

Saat ini Alkhalifi harus rutin menjalani kemoterapi untuk fase penyembuhan. 

Bersama sejumlah Kepengurusan Bhayangkari Cabang Kota Bandar Lampung, Kedatangan Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Ino Harianto, S.I.K., M.M., dan Ketua Bhayangkari Cabang Kota Bandar Lampung Ny. Ayu Ino Harianto ini sebagai wujud kepedulian terhadap sesama dan juga menyambut Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke 71 Tahun 2023.

"Ini wujud kepedulian kami, kami doakan agar adik Alkhalifi bisa diberikan kesembuhan dan orang tua bisa diberikan kesabaran dalam merawat Alkhalifi" ujar Kombes Pol Ino Harianto. 

Briptu Angga Firginiawan Sanjaya yang merupakan orang tua dari Alkhalifi mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kunjungan dan perhatian yang diberikan oleh Kapolresta Bandar Lampung dan Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Kota Bandar Lampung. 

"Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolresta Bandar Lampung dan Ibu, ini menjadi semangat bagi kami sebagai orang tua untuk merawat anak kami yang saat ini sedang sakit" ungkap Briptu Angga. 

Selain itu, Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Ino Harianto, S.I.K., M.M., dan Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Kota Bandar Lampung Ny. Ayu Ino Harianto juga memberikan bingkisan dan santunan kepada keluarga.(Feby)

Kamis, 08 Juni 2023

Sambut Hari Bhayangkara ke77, Personel Polres Lampung Timur Unjuk Kebolehan Memasak


Lampung Timur – Polisi dikenal dengan pemberantasan kejahatan telah menjadi hal melekat. Disisi lain, Polisi juga memiliki kemampuan unik salah satunya yakni memasak.


Diperlihatkan saat Kepolisian Resor (Polres) Lampung Timur Polda Lampung menggelar lomba memasak nasi goreng pada Kamis (08/06/2023) dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke 77 Tahun 2023.


Peserta lomba terdiri dari 12 tim yang dimana masing-masing tim berisikan 3 orang dari Pejabat Utama Polres Lampung Timur hingga Kapolsek Jajaran tampak lihai mengolah bahan masakan.


Kapolres Lampung Timur AKBP M. Rizal Muchtar didampingi Waka Polres Kompol Sugandhi SN serta Ketua Bhayangkari Cabang Lampung Timur Ny. Riri Rizal didampingi Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Lampung Ny. Elvita Gandhi terjun langsung sebagai juri perlombaan yang dilaksanakan di halaman ruang Sat Res Narkoba.


“Hari ini kita laksanakan perlombaan memasak dengan pesertanya Pejabat Utama dan Kapolsek jajaran yang dimana selain memeriahkan Hari Bhayangkara ke 77 juga menjaga kekompakan antar personil,” ujar Kapolres.


Kapolres melenjutkan alasan dipilihnya nasi goreng sebagai menu utama untuk perlombaan yakni karena nasi goreng salah satu masakan asli Indonesia yang cukup bervarian dan simple serta banyak orang menyukai.


Seluruh peserta perlombaan tampak kompak bekerjasama untuk merampungkan masakannya dalam kurun waktu kurang dari 15 menit sebelum juri memberikan penilaian.


“Kita beri waktu 15 menit bagi masing-masing peserta yang dilihat sangat kompak dari masing-masing tim sehingga tampak seru dan meriah,” kata Kapolres.


Kapolres berharap dengan diadakannya kegiatan perlombaan semacam ini dapat menjaga kekompakan dan keseruan antar personil terutama di usia Polri yang akan menginjak usia 77 Tahun,(Feby)

Senin, 05 Juni 2023

Sambut Hari Bhayangkara Ke-77, Polresta Bandar Lampung Sumbang 105 Kantong Darah


GK, Bandar Lampung.  Polresta Bandar Lampung menggelar bakti kesehatan dengan bentuk donor darah dalam menyambut peringatan Hari Bhayangkara Ke-77.

Dalam kegiatan donor massal yang diikuti personel kepolisian tersebut tampak hadir Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Ino Harianto, S.I.K.,M.M.,  dengan PLT Wakapolresta Bandar Lampung AKBP Rachmat Tri haryadi, S.I.K., M.H., lalu Para Kabag, Kasat dan Kapolsek serta hadir juga Ketua Bhayangkari Cabang Kota Bandar Lampung Ny. Ayu Ino Harianto beserta pengurusnya. terkumpul sebanyak 105 kantong darah yang akan disumbangkan ke masyarakat yang membutuhkan.

"Wujud bantuan sosial Polri khususnya Polresta Bandar Lampung melalui kegiatan donor darah kepada Masyarakat" kata Kasi Dokkes Ipda dr. Silvia Marischa mewakili Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Ino Harianto, S.I.K., M.M., di Aula Patria Tama Polresta Bandar Lampung, Senin (05/6/2023).

Menurut dr. Silvia, donor darah ini, Polresta bandar Lampung bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung dan diharapkan kegiatan ini dapat membantu serta mengisi ketersediaan kebutuhan darah bagi masyarakat khususnya di Kota Bandar Lampung.

"Maksud kegiatan donor darah adalah sebagai wujud bakti sosial Polresta Kepada Masyarakat yang membutuhkan" kemudian kegiatan ini merupakan sebagai rangkaian dari memperingari hari Bhayangkara ke 77 ujar dr. Silvia.

Ia mengatakan, donor darah pemberi manfaat bagi pendonornya, di antaranya meningkatkan produksi sel darah merah, mendeteksi penyakit sampai menjaga kesehatan jantung.

Mempermudah akses masyarakat di luar Rumah Sakit untuk mendonorkan darah, serta membantu PMI dalam menyediakan darah untuk transfusi," ucap dr. Silvia.

Ia menyebut kegiatan ini diikuti 124 personel gabungan baik dari Polresta Bandar Lampung dan Polsek Jajaran serta Bhayangkari namun setelah dilakukan pemeriksaan sebelum diambil darah terdapat 19 Orang personil yang tidak bisa donor dikarenakan memiliki tensi tinggi, belum cukup waktu dikarenakan baru saja donor atau personil yang baru saja minum obat.

"Kegiatan ini adalah salah satu bentuk kepedulian terhadap sesama. Dengan mendonorkan darah, kita membantu memperpanjang hidup orang lain karena satu kantong darah dapat menyelamatkan 3 nyawa," tutup, (Feby)

Kamis, 01 Juni 2023

Peringati Hari Bhayangkara ke 77, Kapolres Lampung Timur Buka Tournament Badminton


GK, Lampung Timur - Memperingati Hari Bhayangkara ke 77, Polres Lampung Timur Polda Lampung mengadakan beberapa perlombaan yang melibatkan masyarakat diantaranya Tournament Badminton Kapolres Cup.

Kapolres Lampung Timur AKBP M. Rizal Muchtar pada Kamis (1/6/2023) malam membuka langsung perlombaan tersebut di Balai Desa Cempaka Nuban Kecamatan Batanghari Nuban Kabupaten Lampung Timur.

Didampingi Kapolsek Batanghari Nuban Iptu Maulana Rahmat Al Haqi, Kapolres mengatakan perlombaan tersebut merupakan bentuk kedekatan Polri dan masyarakat di usia Polri menginjak 77 Tahun.

"Alhamdulillah, kita semua dapat melaksanakan perlombaan ini yang merupakan bentuk kedekatan Polri dan masyarakat yang dimana pada 1 Juli nanti Polri akan berusia 77 Tahun," ujarnya.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Camat Batanghari Nuban Harun Kurnadi, Kepala Desa Cempaka Nuban Antok Budianto, Babinsa Cempaka Nuban Serda Fauzi serta anggota Polsek Batanghari Nuban dan seluruh peserta perlombaan.

Ditandai dengan service pertama dilakukan Kapolres, kegiatan tersebut resmi dibuka.

"Bismillahirrahmanirrahim, Badminton Tournament Kapolres Cup dalam rangka Hari Bhayangkara ke 77 Polres Lampung Timur resmi dibuka," ucap Kapolres.

Sementara itu, Camat Batanghari Nuban juga menyampaikan terimakasih atas kehadiran Kapolres membuka kegiatan tersebut.

"Terimakasih Kapolres atas kehadiran dan kesediaannya membuka langsung perlombaan ini, menginjak usia Polri ke 77 Tahun ini, semoga Polri semakin dekat dengan lapisan masyarakat," ucap Harun

Kapolres juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras sehingga perlombaan yang akan dilaksanakan mulai 1 hingga 10 Juni tersebut dapat berjalan, Semoga kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan tetap junjung sportivitas," pungkasnya. (Feby)

Kamis, 22 September 2022

Ditlantas Polda Banten Gelar Syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-67


GK, Merak - Ditlantas Polda Banten menggelar syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-67 di Aula Polda Banten pada Kamis (22/09).

Hadir dalam kegiatan ini Kapolda Banten Irjen Pol Prof. Dr. Rudy Heriyanto bersama Wakapolda Banten Brigjen Pol Drs. Ery Nursatari, Kadishub Provinsi Banten Tri Nurtopo, Kepala Cabang Jasa Raharja Banten Saldhy Putranto, Pejabat Utama Polda Banten dan Bhayangkari Ditlantas Polda Banten.

Dalam sambutannya Rudy mengucapkan selamat  hari jadi lalu lintas ke-67. "Saya menyampaikan ucapan selamat Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-67 kepada seluruh personel Lalu Lintas Polri di daerah hukum Polda Banten," kata Rudy.

Secara khusus, Rudy menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada Korps Lalu Lintas Polri atas pengabdian dan kerja keras dalam setiap pelaksanaan tugas. "Saya juga mengucapkan terima kasih serta penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para instansi terkait dan stakeholder bidang lalu lintas lainnya atas segala dukungan dan kerja sama yang telah terbangun secara sinergi demi mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas," tambah Rudy.

Selanjutnya Rudy berharap peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara tahun 2022 ini dapat menjadi momentum untuk refleksi diri guna meningkatkan optimalisasi pelaksanaan tugas dan fungsi lalu lintas polri, khususnya dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. "Sejalan dengan hal tersebut, maka saya mendukung sepenuhnya kepada Ditlantas Polda Banten dan jajaran untuk terus menggulirkan program-program inovasi berbasis teknologi informasi, seperti Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), SIM Online, Samsat Online dan lain sebagainya, sehingga kedepan kepolisian lalu lintas semakin prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan sebagaimana yang diharapkan kita semua," jelas Rudy.

Terakhir, Rudy menyambut positif tema yang diangkat pada Hari Ulang Tahun Lalu Lintas Bhayangkara ke-67 ini, yaitu Polantas yang Presisi pulih dan bangkit bersama menuju indonesia maju. "Tema ini dapat dimaknai bahwa Polantas yang Presisi menggambarkan Polantas yang profesional, cerdas, bermoral, dan modern yang mampu menerapkan pemolisian prediktif, responsibilitas, akuntabilitas dan transparan serta berkeadilan, dalam menjalankan tugas kepolisian di bidang lalu lintas," tutup Rudy.

Sementar itu, Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Budi Mulyanto mengungkapkan ada beberapa rangkaian kegiatan menyambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-67. 

"Menyambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-67 kami telah melakukan beberapa rangkaian kegiatan diantaranya adalah lomba sepak bola, pemberian baksos, anjangsa ke personel yang sakit, lomba polisi cilik dan car free day," ujar Budi.

Dalam acara ini juga diberikan penghargaan terhadap personel terbaik dan pemberian hadiah lomba sepak bola dan pocil dilanjutkan pemotongan tumpeng serta ditutup dengan zoom meeting syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-67 pimpiman Kapolri yang diikuti seluruh Polda. [rls/icha]

Selasa, 12 Juli 2022

Membanggakan, Anak Bhabinkamtibmas Polresta Bandar Lampung Terpilih Jadi Pengibar Bendera Pusaka di Istana Negara


GK, Lampung
. Rendy Rafael Hogan terpilih mewakili Provinsi Lampung dalam jajaran pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) nasional.

Rendy adalah siswa SMA Negeri 16 Bandar Lampung.

Rendy yang lahir di Tanjung Karang tanggal  06 Oktober 2005 Merupakan anak dari seorang anggota polri bernama Aiptu Yandri Toto poli yang sehari hari berdinas di Polsek Tanjung Karang Barat dan ibunya Hera Nata lia.

Rendy merupakan anak pertama dari 3 bersaudara  dan Rendy bercita-cita ingin meneruskan jejak ayahnya menjadi seorang anggota Polri.

Saya bercita-cita menjadi bagian pasukan Polri atau militer. Termasuk bisa melanjutkan pendidikan dan berprestasi," kata Rendi saat setelah dinyatakan lulus terpilih menjadi anggota paskibraka nasional, Senin (11/7/2022).

Namun, saat ini dia terlebih dahulu fokus menjadi Paskibraka tingkat nasional. Ingin memberikan yang terbaik untuk bangsa ini.

Apalagi, tanggal 15 Juli 2022 mendatang sudah harus berangkat ke Jakarta mengikuti diklat sebelum bertugas.

"Saat ini saya lebih sering latihan dan mengurangi aktivitas yang kurang penting, lebih banyak menjaga fisik serta menyiapkan segala keperluan nanti," ujar Rendi yang didampingi oleh Ayahnya Aiptu Yandri.

 Rendi juga mengungkapkan sudah tidak sabar lagi bisa mengikuti proses diklat di Jakarta.

Dia memimpikan bisa masuk barisan 17 pada pengibar bendera merah putih di Istana Negara nantinya.

"Mohon doanya semoga saya bisa menjadi terbaik di Istana mengibarkan bendera. Saya berharap juga adik-adik saya bisa menjadi pengibar bendera di Istana nantinya," harap Rendi.

Nantinya Rendi bersama Shelin Tan Aprilia asal Sekolah SMK N 1 Kalianda yang akan mewakili Provinsi Lampung.

Terpisah ayah kandung Rendi Rafael Hogan, Aiptu Yandri mengungkapkan rasa syukurnya dan merasa bangga atas prestasi yang diraih anaknya tersebut dan berharap anaknya tetap menjadi anak yang baik dan terus berprestasi sehingga bisa mewujudkan cita-citanya kelak.

dirinya tidak pernah menyangka putranya akan dapat melalui seleksi paskibraka nasional dan dirinya berharap anaknya dapat berguna bagi nusa bangsa dan negaranya.

Aiptu yandri juga sangat bersyukur, serta merasa sangat senang dan bangga atas prestasi yang ditorehkan putranya dapat mewakili provinsi lampung.

“Alhamdulillah, saya merasa senang atas capaian yang diraih anak saya, dapat lolos tahap seleksi paskibraka tingkat nasional dan saya sangat bangga sama anak saya”.tutup Aiptu yandri. [Melati]

Selasa, 05 Juli 2022

Dandim 0410/KBL Ikuti Upacara Peringatan Hari Bhayangkara Ke-76


GK, LAMPUNG — Komandan Kodim 0410/KBL Kolonel Inf Faisol Izuddin mengikuti Upacara dalam rangka Hari Bhayangkara ke -76 tahun 2022.

Secara sederhana dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Upacara diselenggarakan secara virtual di Aula Patria Tama Mapolresta Bandar Lampung, pada Selasa (5/7)

Meski dilaksanakan secara virtual dan sederhana namun tidak menghilangkan esensi dari peringatan Hari Bhayangkara itu sendiri. Dengan tema “Polri yang Presisi Mendukung Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural Untuk Mewujudkan Indonesia Tangguh - Indonesia Tumbuh".

Presiden Joko Widodo selaku Inspektur Upacara yang dipusatkan di lapangan Bhayangkara Akademi Kepolisian Semarang, mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke 76 serta mengapresiasi terhadap Polri dalam melayani masyarakat serta membela bangsa dan negara.

Hadir dalam kegiatan tersebut Forkopimda Kota Bandar Lampung, Wakapolresta Bandar Lampung serta seluruh Pejabat Utama dan Kapolsek/KA KSKP Panjang serta perwakilan personel Polresta Bandar Lampung. [Melati]

Sabtu, 25 Juni 2022

Semarak Hari Bhayangkara ke-76, Satreskrim Polresta Bandar Lampung Bagikan Sembako


GK, Bandar Lampung - Kegiatan bakti sosial serentak dan bantuan sosial (bansos) dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-76 turut di laksanakan Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Bandar Lampung Polda Lampung dan kali ini dilaksanakan di wilayah Tanjung Senang, pada hari Jumat tgl 24/06/2022.

Kasat Reskrim Kompol Dennis Arya Putra, SH., S.I.K. yang didampingi Kapolsek Tanjung Senang Ipda Alan Ridwan, S.H.,M.M. mengungkapkan Sabtu, (25/6/2022) bahwa, bakti sosial dilaksanakan pada panti sosial dan bantuan sosial diserahkan kepada masyarakat yang sangat membutuhkan.

"Khususnya yang saat ini masih terdampak Pandemi Covid-19 dan ekonomi global akibat beberapa peristiwa global yang tentunya berdampak kepada terhadap situasi dalam negeri. Dan ini memang memerlukan sentuhan dari kita semua," kata Dennis saat memberikan bantuan di Panti Asuhan Dharmasari dan SLB Yatim Piatu.

"Ini sebagai wujud komitmen kami bentuk kepedulian Polri khususnya Polresta Bandar Lampung untuk menjaga nilai-nilai toleransi, dan kebersamaan yang tentunya ini semua sudah tertuang di dalam pembukaan UUD 1945, di dalam dasar negara Pancasila dan di dalam Pasal 29 UUD 1945 tentang kemerdekaan beribadah bagi para pemeluk agama di Indonesia," ujar Dennis.

Dalam hal ini, Kompol Dennis menegaskan, Korps Bhayangkara terus berkomitmen akan selalu hadir untuk memberikan rasa aman dan tenang kepada seluruh masyarakat.

"Tentunya Polri juga harus hadir untuk memberikan keamanan terhadap masyarakat dan hari ini juga sebagai bukti wujud kecintaan kami, Polri hadir bersama-sama dengan masyarakat," ucap dennis.

Sementara terkait dengan bantuan sosial, Dennis menyebut, pihaknya menyalurkan kurang lebih 50 bansos yang terdiri dari sembako seperti beras, gula dan minyak goreng. Ia menekankan, kegiatan ini murni bentuk kepedulian dari Polri kepada masyarakat, sebagaimana semangat dari konsep Presisi.

"Dan kami ingin terus hadir di tengah-tengah masyarakat untuk mewujudkan Polri yang dekat dengan masyarakat, Polri yang melayani masyarakat dan Polri yang dicintai masyarakat" tutup Dennis.

Rabu, 24 November 2021

Polri Gelar Lomba Orasi Unjuk Rasa Peringati Hari HAM


JAKARTA - Divisi Humas Polri bakal menggelar lomba orasi unjuk rasa Piala Kapolri 2021 yang bakal diselenggarakan pada 10 Desember mendatang. Kegiatan itu sekaligus dalam rangka momentum peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) se-dunia.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengungkapkan, lomba orasi ini diselenggarakan dengan tujuan untuk memberikan ruang dan wadah kepada masyarakat dalam menyampaikan aspirasi dan ekspresinya.

"Memberikan wadah atau ruang bagi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi dan ekspresinya sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat cara menyampaikan aspirasi sesuai dengan aturan dan hukum yang berlaku," kata Dedi dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Jakarta, Rabu (24/11).

Adapun tema yang diusung adalah "Memperingati Hari Hak Asasi Manusia". Sementara, sub tema acara tersebut bersifat bebas. Atau dengan kata lain, peserta nantinya dibebaskan untuk menyampaikan orasi dalam bentuk kritik ataupun masukan yang membangun.

Dedi menambahkan, kegiatan ini merupakan komitmen dari Polri yang sangat menghargai aspirasi-aspirasi dari masyarakat yang merupakan salah satu dari hak asasi manusia.

Hal itu sebagaimana dengan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 Pasal 28 dan UU Nomor 9 Tahun 1998 Tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat Dimuka Umum.

"Polri selalu menghormati dan menghargai hak asasi manusia dalam bentuk mengawal demokrasi dengan melindungi warga negara yang menyampaikan pendapat di muka umum," ujar mantan Kapolda Kalimantan Tengah itu.

Teknis lomba orasi itu nantinya akan melalui proses seleksi di tingkat Polda yang nantinya akan disaring untuk masuk ke tingkat Mabes Polri. 

Seluruh unsur elemen masyarakat pun boleh ikut dalam kegiatan ini. Mulai dari mahasiswa, buruh, tani dan elemen lainnya.

Lomba ini terdiri dari 1 tim yang bisa berisikan 5-15 orang. Pendaftaran lomba sendiri dimulai sejak tanggal 25 November 2021 sampai 30 November 2021.

Setelah melewati proses penyaringan di tingkat Polda, nantinya pada tanggal 10 Desember peserta yang juara 1 di daerah akan tampil di tingkat pusat atau Mabes Polri.

Polri menyiapkan hadiah senilai Rp50 juta untuk juara pertama. Kemudian, Rp30 juta untuk juara kedua dan Rp20 juta bagi peserta juara ketiga. 

Diketahui, Polri bukan yang pertama menggelar kegiatan terkait menyalurkan kebebasan berekspresi dan berpendapat.

Pasalnya, Korps Bhayangkara telah sukses menyelenggarakan festival lomba mural pada 30 Oktober 2021 lalu. [Sur]

Jumat, 19 November 2021

Kapolri: SDM Harus Jadi 'Koki' Ciptakan Kompetensi Nilai Etika Personel yang Diharapkan dan Dipercaya Masyarakat



GARIS KOMANDO - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta kepada seluruh jajarannya di SDM Polri untuk bisa menjadi 'koki' yang meramu kompetensi nilai etika, kepemimpinan dan teknis untuk mewujudkan sumber daya manusia yang unggul seperti yang diharapkan dan dipercaya oleh masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Sigit saat menutup Rapat Koordinasi Pembinaan (Rakorbin) SDM Polri di Yogyakarta, Jumat (19/11/2021).

"Hal tersebut menjadi tugas rekan-rekan sebagai koki yang mampu meramu nilai-nilai etika, nilai kepemimpinan dan nilai teknis ini ada di dalam setiap karakter individu SDM Polri," kata Sigit. 

Dengan dibentuknya SDM Polri yang unggul sebagaimana diharapkan masyarakat, kata Sigit, hal itu juga sesuai dengan semangat dari gagasan transformasi Polri yang Presisi (Prediktif, Resposibilitas, dan Transparansi Berkeadilan). 

"Saya ingatkan saya memiliki program bagaimana mewujudkan transformasi Polri menuju Polri yang Presisi. Dimana di dalamnya harus memiliki kemampuan prediktif, memiliki kemampuan etika untuk responsibilitas dan mampu melaksanakaan tugasnya secara transparansi berkeadilan," ujar mantan Kapolda Banten tersebut.

Menurut Sigit, terciptanya SDM Polri yang Presisi juga sebagaimana tindaklanjut dari harapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap Korps Bhayangkara dalam rangka memberikan pelayanan terhadap masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

"Mengutip pernyataan Pak Presiden RI bagaimana pentingnya SDM unggul dalam menciptakan Polri yang Presisi. Ini pernah disampaikan beliau beberapa waktu lalu, bagaimana harapan beliau bahwa Polri harus Presisi dalam menjalankan Wewenangnya. Untuk itu pengembangan SDM Polri harus betul-betul diperhatikan secara serius. Mulai dari rekrutmen, pendidikan dan promosinya dilakukan secara transparan dan akuntabel untuk membentuk karakter SDM Polri yang mampu menjalani tugas terhadap tantangan yang kita hadapi saat ini. Kemudian kita manfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi yang terus berkembang sampai saat ini," ucap Sigit.

Mantan Kabareskrim Polri ini berharap, Rakorbin SDM Polri ini melahirkan formula yang inovatif sebagai Road Map demi mewujudkan personel Polri yang unggul dan siap menghadapi tantangan zaman kedepannya yang semakin kompleks.

Dari segi internal, Sigit menyebut SDM yang unggul akan mampu membuat Polri jauh lebih baik lagi kedepannya. Sehingga, kepercayaan dari masyarakat terhadap polisi akan terus meningkat kedepannya.

Adanya pengembangan SDM, Sigit menyatakan bahwa, hal itu akan menghapuskan stigma di masyarakat soal penanganan kasus yang tebang pilih, etika yang kurang baik, penegakan hukum tajam ke bawah tapi tumpul ke atas dan terjadinya pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh oknum.

Disisi lain, Sigit juga menekankan kepada jajaran SDM Polri untuk terus meningkatkan kesejahteraan terhadap seluruh personel kepolisian di Indonesia. Sebagai salah satu profesi yang memiliki tingkat stres cukup tinggi, Sigit menekankan, soal kesejahteraan harus diperhatikan dengan baik. 

Menurut Sigit, dengan adanya peningkatan kesejahteraan, hal itu akan semakin membuat jajaran termotivasi untuk menjalankan tugasnya dengan baik dan menjadi lebih tenang.

"Kemudian selanjutnya, terkait dengan kesejahteraan ini juga ada teori yang menyatakan kalau kualitas kehidupannya jauh lebih baik, maka tingkat stres anggota tentunya akan berkurang dengan terpenuhinya kesejahteraan tersebut." kata Sigit.

Salah satu kesejahteraan yang harus diperhatikan kepada seluruh jajaran kepolisian adalah menyiapkan tempat tinggal yang layak. Sehingga, lanjut Sigit, personel yang baru menjadi Polisi tidak perlu memusingkan tempat berlindung. Sigit pun telah memiliki program 100 ribu rumah untuk personel kepolisian.

"Bagaimana di kota-kota paling tidak kita bisa bantu buatkan rumah dinas buat mereka. Apakah bentuknya rusun, apakah rumah dinas ataupun bentuk-bentuk lain yang bisa kita kerjasamakan. Sehingga anggota kita sejak awal tidak usah pusing hal-hal seperti itu. Di satu sisi tentunya akan mudah, manakala kita butuhkan anggota dalam waktu cepat, karena memang rumah dinas disiapkan, asrama, atau rusun disiapkan. Karena pada saat ada panggilan tugas yang sifatnya mendadak bisa hadir dengan lebih cepat," papar Sigit.

Selain itu, Sigit juga meminta kepada SDM Polri menyiapkan pelayanan konseling bagi jajaran kepolisian secara periodik yang memiliki risiko pekerjaan tekanan atau stres yang tinggi. Pasalnya, hal itu juga bisa mencegah potensi terjadinya pelanggaran-pelanggaran ketika menjalankan tugasnya di lapangan.

Disisi lain, Sigit meminta agar SDM Polri memberikan perhatian kepada anggota yang mengalami sakit. Ia menyatakan, saat ini sudah ada Aplikasi e-Yankes untuk melakukan monitoring kesehatan para personel.

"Harapan kita aplikasi yang ada terus dimanfaatkan dan dikembangkan untuk proses pemantauan anggota kita yang memiliki penyakit menahun tidak terpantau. Dengan aplikasi ini anggota tersebut bisa diikuti, paling tidak ini menjadi perhatian organisasi terhadap anggota kita yang sakit. Kita yakinkan bagaimana progres dari pengobatan dengan kerjasama antara SDM dengan kesehatan. Sehingga kemudian anggota kita betul-betul bisa kembali sehat," ujar Sigit.

Lebih dalam, Sigit mengatakan harus ada pemberian reward kepada personel-personel yang berprestasi dan menjalankan tugasnya dengan baik. Di tahun 2021 ini, Sigit menyampaikan telah memberikan reward terhadap 3.056 personel. 

"Sistem ini tolong dibuat sehingga anggota mendapatkan pelayanan, khususnya terhadap anggota yang bertugas mungkin jauh dari pemantauan, dia tidak kalah melaksanakan tugas dan memiliki prestasi tapi tidak terlihat, ini bagaimana caranya semua harus termonitor. Sehingga saat tidak terlihat itu bisa termonitor oleh radar kita. Ini menjadi tugas kita semua saya harapkan motivasi anggota terus meningkat di tahun 2022. Kalau yang saya berikan reward meningkat artinya motivasi anggota pasti meningkat dalam laksanakan tugas," tutur Sigit. 

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga memberikan bantuan kepada anak dari personel Polri yang gugur karena covid-19, saat menjalankan tugas di garis terdepan dalam penanganan dan pengendalian Pandemi Covid-19. [Nnd]

Sabtu, 30 Oktober 2021

Gelar Festival Mural, Kapolri: Jaga Kami Jadi Polri Yang Lebih Baik


Jakarta -
Kapolri Jenderal Listyo Prabowo menghadiri kegiatan Bhayangkara Mural Festival 2021 yang digelar di Lapangan Bhayangkara, Kompleks Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Sabtu (30/10).

Dalam kegiatan ini, Kapolri menyerahkan piala sekaligus sertifikat penghargaan kepada 10 pemenang Bhayangkara Mural Festival 2021. 10 orang pemenang tersebut dipilih oleh para dewan juri.

"Baru saja kita menyerahkan piala sekaligus sertifikat penghargaan terhadap 10 pemenang lomba mural dimana ada 7 orang atau tim menjadi juara harapan dan 3 orang menjadi juara 1, 2 dan 3. Alhamdulilah bagaimana hasil penilaian dewan juri, saya kira juri-jurinya terpilih independen dan memiliki kemampuan yang tak diragukan lagi," kata Kapolri.

Dalam kesempatan ini, Listyo menyampaikan bahwa juara pertama Bhayangkara Mural Festival ini adalah mural yang berani mengkritik Polri. Kritik dalam mural tersebut, kata Listyo akan diterima guna memperbaiki Polri ke depan.

"Sekali lagi terima kasih peran serta seluruh rekan-rekan dan jaga kami untuk bisa jadi Polri yang lebih baik, Polri yang dekat dengan masyarakat dan Polri yang dicintai masyarakat," katanya. [Sur]

Kadiv Humas: Karya Pemenang Mural akan Dilukis di Tiang Jalan Layang Bus Trasnjakarta Depan Mabes Polri


Jakarta - Bhayakara Mural Festival 2021 resmi dibuka oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Lapangan Bhayangkara di kompleks Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Sabtu (30/10). Sebanyak 80 tim muralis yang telah melalui hasil kurasi atau seleksi dari tingkat Polda jajaran menuangkan karyanya untuk memperebutkan piala Kapolri.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono yang juga ketua panitia Bhayakara Mural Festival 2021 menyampaikan, awalnya peserta lomba mural pada dua minggu pertama pembukaan hanya 18 orang. Namun setelah Kapolri menyampaikan bahwa festival mural ini diberbolehkan untuk menuangkan karya baik yang positif maupun negatif, pendaftar kemudian melonjak naik hingga mencapai 803 orang.

Dari 803 pendaftar, kemudian disaring di tingkat Polda menjadi 154 lalu kemudian disaring menjadi 80 tim mural yang akhirnya diberi kesempatan melukis di Lapangan Bhayangkara. Argo mengatakan, Bhayangkara Mural Festival ini juga dilaksanakan serentak di 34 Polda.

“Jadi pendaftar ini kemudian mengirim desainnya ke panitia, kemudian panitia dari Polda menyeleksi dan kemudian mengirim 5 pemenang ke Jakarta,” kata Argo dalam sambutannya.

Dia menyampaikan, festival mural ini dinilai oleh dewan juri yang didalamnya sama sekali tidak terdapat unsur anggota polisi. Adapun dewan juri, kata Argo merupakan orang-orang yang ahli, berpengalaman dan memang bekecimpung dalam dunia seni.

“Dari juri itu tidak ada polisinya, juri dari luar. Juri ini sudah kompeten sudah memahami mural, kita fasilitasi semunya dewan juri yang profesional yang memilihnya,” tandas mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini.

Argo mengatakan, seni mural memberikan kebebasan bagi pembuatanya untuk mengekplorasi kreativitas yang dimiliki, juga untuk memenuhi hasrat dan nilai estetis lalu dicurahkan pada media yang permanen. Menurut Argo, meskipun beriringan dengan perkembangan zaman yang beralih pada media digital, memontum pergerakan yang terjadi dikomunitas mural indonesia terus memberikan peluang bagi para pengiatnya.

Oleh karena itu, Polri menilai kreatifitas muralis patut diapresiasi dan dipublikasikan untuk dapat menginspirasi semangat pergerakan dalam menyampaikan kritik dan pesan positif dalam media mural.

Bahkan nantinya karya para pemenang festival mural akan dilukis di tiang Jalan Layang Non Tol Bus Transjakarta yang ada di depan Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan. Terkait untuk memajang karya pemenang mural Bhayangkara Mural Festival ini, Polri mengakui telah berkoordinasi dengan Pemprov DKI Jakarta.

“10 pemenang akan menggambar mural lagi di tiang Mabes Polri, ada lima tiang kami sudah izin pemerintah DKI, tiang ini karena tinggi, akan dibuat 2 mural atas bawah, setelah kegiatan akan gambar di tiang, kita berikan ruang bagintempat mereka yang juara disini,” pungkas Argo. [Sur]

Buka Festival Mural Bhayangkara, Kapolri: Bukti Polri Menghormati Kebebasan Berekspresi


Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara resmi membuka Bhayangkara Mural Festival 2021 di Lapangan Bhayangkara, Kompleks Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Sabtu (30/10).

Di awal sambutannya, Kapolri menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan Bhayangkara Mural Festival 2021 ini menggelorakan semangat Hari Sumpah Pemuda, sekaligus bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Humas Polri ke-70.

“Tadi Kadiv Humas sampaikan bagaimana start awal bahwa pada saat dibuka yang mendaftar hanya 18. Karena ada isu bahwa nanti kalau peserta kemudian ikut, ini cara polisi untuk tahu identitas peserta, dan nanti mereka berpikiran bisa terkuak dan pasti ditangkap. Awalnya muncul pemikiran peserta begitu,” kata Kapolri.

Setelah disampaikan bahwa para peserta diberikan kebebasan untuk menuangkan karyanya baik yang bersifat positif maupun negatif, akhirnya para pendaftar melonjak hingga 803 orang. Setelah disaring di tingkat Polda jajaran maka sebanyak 80 tim mural diberi kesempatan untuk memamerkan karyanya di Lapangan Bhayangkara.

Dalam kesempatan ini, Kapolri menekankan bahwa konteks kebebasan berekspresi sudah diatur di dalam Undang Undang Dasar 1945 pasal 28 dan juga ditegaskan dalam UU 9/1998 tentang kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum.

Aturan inilah, dikatakan Kapolri yang menjadi pembeda pada saat era sebelum reformasi dan pasca reformasi yang memberikan kebebasan bagi masyarakat untuk menyampaikan ekspresi dan aspirasinya.

Lebih lanjut, Kapolri mengatakan, sebagaimana arahan Presiden Jokowi bahwa Indonesia adalah negara yang demokratis dan sangat menghargai kebebasan berekspresi maka Polri memegang teguh apa yang diarahkan oleh Presiden.

“Sehingga tentunya Bhayangkara Mural Festival 2021 ini adalah bukti bahwa kami menghormati kebebasan berekspresi,” tekan Kapolri.

Bahkan, Kapolri menyampaikan, sub tema dalam festival mural yang diadakan ini dikhususkan untuk memberikan ruang kritik bagi institusi Polri. Menurut mantan Kapolda Banten ini, hal itu digunakan Polri untuk melihat feedback dari persepsi masyarakat tentang Polri. Masukan yang positif menjadi motivasi, sementara yang negatif menjadi bahan refleksi, instrospeksi untuk merubah menjadi lebih baik.

Tak hanya itu, Kapolri menantang, para peserta untuk tidak segan-segan menuangkan karyanya untuk melakukan kritik bagi Polri. Hal ini, ditegaskan Kapolri untuk menepis isu kalau Polri melakukan pemetaan terhadap muralis jika nantinya melukis mural di lapangan yang bernada kritik.

“Jadi di kesempatan ini kita sampaikan kepada rekan-rekan muralis, nanti yang gambarnya bagus, tentunya akan ada dewan juri khususnya tentang kritik Polri, kalau itu gambarnya paling pedas itu akan juga akan kami terima, dan saya jamin, yang berani menggambar itu akan jadi sahabatnya Kapolri jadi temannya Kapolri,” tekan Listyo Sigit Prabowo.

Menurut Kapolri, dengan adanya mural kritik, hal itu merupakan bentuk aspirasi dari masyarakat tentang memberikan gambaran tentang institusi Polri saat ini. Sehingga, nantinya akan dilakukan evaluasi dan pembenahan internal, guna menjadi lebih baik dan diharapkan masyarakat lagi.

"Kami institusi Polri menginginkan bahwa masyarakat bisa memberikan gambaran kepada kami tentang bagaimana persepsi masyarakat tentang Polri. Sehingga kami tiap hari bisa membenahi institusi, sehingga kita bisa siapkan institusi ini, personel-personel kami jadi lebih baik. Jadi Polri yang dipercayai publik, Polri yang dicintai masyarakat," tutur Kapolri.

Lebih jauh, Kapolri mengungkapkan bahwa, diselenggarakannya festival mural ini muncul setelah adanya peristiwa '404 Presiden Jokowi Not Found'. Kemudian hal itu menjadi polemik karena ada oknum yang menghapus mural, tapi ada juga yang membiarkan. Sebab itu, dengan adanya festival mural dengan peserta diizinkan berekspresi sebebas mungkin hingga kritik pedas, Kapolri menegaskan, ini adalah wujud dari Pemerintah dan Polri tidak anti-kritik yang membangun dari masyarakat.

Meski begitu, untuk memberikan kebebasan berekspresi di ruang terbuka harus tetap menjaga norma dan aturan serta nilai yang ada. Misalnya dengan menyalurkan di ruang-ruang telah disediakan seperti yang dilakukan oleh Polda Jawa Barat dan Jawa Tengah, dengan menyiapkan ruang mural.

"Ide ini muncul dari diskusi, karena muncul peristiwa 404 Presiden Jokowi Not Found. Kemudian ada aksi di lapangan yang menjadi polemik, ada yang menghapus, ada juga yang membiarkan. Jadi kali ini kita sampaikan bahwa Pemerintah, Polisi tidak anti-kritik," tegas Kapolri. 

Kapolri pun mengapresiasi partisipasi masyarakat yang menyambut baik kegiatan ini. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada peserta telah menyampaikan kritikan yang membangun untuk Polri.

"Tentunya ini jadi kebanggaan kami bahwa ternyata kawan-kawan tidak takut dan berani tampil. Gambar yang positif, negatif, silahkan. Kami akan menghargai betul. Sekali lagi, kritik, memberi masukan, positif, negatif juga boleh, akan jadi teman pak Kapolri," tutur Kapolri.

Dalam kesempatan ini, Kapolri juga menyempatkan secara langsung menyapa secara virtual dengan Polda Jawa Barat, Gubernur Jawa Tengah, Mahasiswa IPB, Polda Jawa Tengah, perwakilan dari Gorontalo, dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Mereka menyampaikan apresiasi kepada Kapolri telah menyelenggarakan festival mural untuk menyatakan pendapat. Bahkan, masyarakat pun menyambut sangat antusias acara ini. [Sur]