Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Lurah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lurah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 Juli 2023

Lurah di Bandar Lampung Keluhkan Berbagai Iuran, Hingga Penekanan untuk Memenangkan Salah Satu Caleg DPR RI


GK, BANDAR LAMPUNG | Menjabat sebagai Lurah di Kota Bandar Lampung bagaikan buah simalakama, "Dimakan mati Bapak, tidak dimakan mati Emak." Pepatah tersebut sejalan dengan apa yang dialami oleh para Lurah di Kota Bandar Lampung.

Hal itu disampaikan oleh salah beberapa Lurah di Bandar Lampung kepada awak media melalui telepon selulernya, yang identitasnya minta untuk tidak dipublikasikan,  Selasa (18/7/2023).

Yang menjadi keluhan Lurah tersebut adalah banyaknya sumbangan yang harus ditanggung oleh mereka (para lurah) sehingga menyebabkan Tunjangan Kinerja (Tukin) yang seharusnya mereka dapatkan habis untuk sumbangan ini dan itu yang diduga di perintahkan oleh Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana.

Seperti yang terjadi saat menjelang hari raya Idul Adha beberapa waktu yang lalu, seluruh Lurah di Kota Bandar Lampung diharuskan iuran untuk membeli sapi untuk hewan Qurban.

"Habis lah tukin kami yang hanya berjumlah Rp 4.750.000., dipotong iuran beli sapi untuk qurban yang mengatasnamakan pemkot balam, sisa berapa lagi yang kami terima, sedangkan kami juga dirumah mau ikut merayakan lebaran idul adha juga," ujarnya.

Masih menurutnya, iuran atau sumbangan tersebut sudah berlangsung sejak tahun lalu alias sudah dua tahun ini.

"Sumbangan atau iuran tersebut sudah berlangsung sejak tahun lalu atau sudah dua tahun ini," terangnya.

Sementara iuran tersebut dikoordinir oleh Ketua Forum Lurah atau Camat Setempat, dan disuruh cari sapi sendiri.

"Yang disuruh ngumpulin uang iuran tersebut ketua forum, kalau tidak camat yang disuruh megang uang hasil iuran dari para lurah itu untuk dibelikan sapi," jelasnya.

Lanjutnya, "Pusing kami ini, dapat tukin lebih kurang lima juta, dipotong beli sapi dan belum sumbangan untuk banner segala macam terus saja," katanya.

Masih menurut salah satu Lurah itu, menjabat sebagai Lurah di Kota Bandar Lampung tidak mendapatkan hasil apa-apa, bahkan pendapatan dari usaha keluarga di luar gaji dan tunjangan ASN ikut terpakai.

"Saya jadi Lurah ini tidak ada hasilnya, bahkan hasil usaha keluarga di luar gaji sebagai ASN dan tunjangan lainnya habis untuk menutupi sumbangan macam-macam," keluhnya.

Seperti yang terjadi beberapa waktu lalu, "Kemarin mobil hias kami sumbangan, bayangin baru seminggu sumbangan untuk mobil hias, jarak sembilan hari sepuluh hari lebaran Idul Adha dan kami harus iuran lagi untuk beli sapi," ungkapnya.

Jadi menurutnya tidak ada sumbangan dari walikota Balam dalam hal kegiatan apapun.

Belum lagi ada penekanan jika para lurah itu tidak bisa memenangkan dirinya dan anaknya saat pemilu 2024 maka para lurah itu akan di non-job-kan.

"Kalau kami tidak bisa memenangkan dia (Eva Dwiana) dan anaknya Rahmawati Herdian yang nyalon DPR RI pada Pileg 2024 nanti, maka kami dinon-job-kan," terangnya. | Tim.

Kamis, 24 Februari 2022

Bersama Tiga Pilar Kelurahan Gedong Aer, Sertu Mari Untung Monitoring Penyaluran BPNT


GK, Bandar Lampung — Babinsa Koramil 410-05/TKP Sertu Mari Untung monitoring penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kepada masyarakat di Kantor Post Gedong Aer Jln. Imam Bonjol Kota Bandar Lampung, Rabu (23/2).

Hadir dalam kegiatan antara lain Lurah Gedong Aer, Bhabinkamtibmas Ketua RT setempat dan Linmas Kelurahan Gedong Aer.

Sertu Mari Untung mengatakan penyaluran bantuan sosial dari pemerintah pusat tersebut di laksanakan selama 3 hari.

"Jadi, penyaluran bantuan ini di mulai sejak tanggal 22 - 24 Oktober 2022 dan," kata Babinsa Mari Untung.

"Dalam penyaluran bantuan sosial tersebut setiap warga penerima mendapat bantuan berupa uang tunai sejumlah Rp 600.000,-," tambahnya.

"Kegiatan berlangsung dengan aman, lancar serta menerapkan protokol kesehatan," tutupnya. [Nnd]

Jumat, 11 Februari 2022

Pembangunan Rabat Baton di Kelurahan Kuripan, Belum Seumur Jagung Sudah Rusak



GK, Investigasi - Pembangunan rabat beton yang ada di Kelurahan Kuripan Kecamatan Kota Agung Pusat, Kabupaten Tanggamus. Belum berusia setahun namun sudah banyak yang rusak.

Pekerjaan pembangunan rabat beton terdiri dari 2 termen anggaran dana, dan dititik lokasi yang berbeda. Untuk termen pertama sudah selesai dipertengahan tahun 2021, sedangkan termen kedua baru selesai dibulan Januari 2022.

Hasil pantauan awak media dilapangan, proyek pekerjaan rabat beton termen kedua yang berlokasi di RT 6, RT 8, RT 15, dan RT 19 Kelurahan Kuripan tidak menggunakan papan informasi, yang diduga sengaja dilakukan untuk mengelabuhi masyarakat setempat, agar tidak bisa dimonitoring antara besarnya anggaran, sumber anggaran dan hasil pekerjaan. Sehingga saat ini pun meski pekerjaan terbilang belum seumur jagung, namun kerusakan rabat beton sudah nampak terlihat.

Seharusnya pekerjaan proyek semacam itu, mulai dari pengerjaannya hingga selesai, pagu kegiatan terpampang dilokasi karena masyarakat berhak tahu atas informasi pekerjaan pembangunan tersebut.

Hal itu disampaikan oleh Arman selaku Ketua DPW Lembaga Kader Militan Jokowi (KAMIJO) Provinsi Lampung, ia menuturkan, "Pekerjaan semacam itu seharusnya ada papan informasi, agar masyarakat tau berapa besarnya anggaran pekerjaan itu? Sumber dananya dari mana? Dan juga panjang serta lebar pembangunan rabat beton itu berapa? Tidak boleh ditutupi dari masyarakat," kata Arman saat dijumpai awak media pada hari Kamis (10/2/2022).




Di tempat terpisah, salah seorang warga setempat yang namanya enggan untuk dipublikasikan menyebut bahwa pekerjaan pembangunan rabat beton adalah milik Kelurahan Kuripan yang di kerjakan oleh Pokmas.

Ia mengatakan, "Pekerjaan ini milik Kelurahan Kuripan yang dikerjakan oleh Hamzah selaku Ketua Pokmas yang juga Ketua RT," ucap warga tersebut.

Lebih lanjut warga tersebut mengatakan, "Itu aja bekas kerjanya asal-asalan. Hasilnya tidak bagus dan ada yang retak, ada juga yang ditambal sulam, padahal baru hitungan hari selesai," kata warga tersebut dengan nada kesal.

Selanjutnya awak media mencoba menanyakan kepada Hamzah akan kebenarannya.

Hamzah pun tidak menyangkal, dan ia menyebutkan besaran anggaran pada 2 termen pekerjaan tersebut.

"Pekerjaan rabat beton itu benar milik Kelurahan Kuripan, yang pengerjaannya diserahkan kepada Pokmas. Pembangunan rabat beton itu, pada termen pertama anggarannya sekitar 230 juta sampai 240 juta," kata Hamzah yang tidak mengetahui dengan jelas besaran anggarannya.

"Termen kedua ini pun tidak jauh berbeda," tambah Hamzah.

Rio Iskandar selaku Lurah Kuripan, ketika ditanya soal besarnya anggaran. Rio menjawab, "Anggaran dananya cuma 200 juta," ujarnya.




Melihat hal tersebut, Arman Ketua DPW KAMIJO mengambil langkah dengan cara menyurati pihak Kelurahan untuk meminta klarifikasi atas pekerjaan rabat beton tersebut.

Saat Arman menyampaikan surat tembusan kepada Camat, Kecamatan Kotaagung Pusat, Herlan. Camat mengatakan belum melakukan monitoring akan pekerjaan tersebut.

"Kami dari kecamatan memang belum melakukan monitoring atas pekerjaan tersebut, dan secepatnya akan kami lakukan," ujar Camat. [Red]

Jumat, 31 Desember 2021

Kunjungi Lokasi Grebek Sungai, Kasdim 0410/KBL Beri Motivasi dan Tingkatkan Sikap Gotong Royong



BANDAR LAMPUNG — Kepala Staf Kodim 0410/KBL Letkol Inf Dr Drs Imam Safei SH.,MH, hadir dalam rangka kegiatan Jum'at Bersih di Jln. Mangku Bumi Gg. Cempaka, Gunung Agung, Kota Bandar Lampung, Jum'at (31/12).

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Camat Langkapura Ahmad Husni S.Sos Lurah Gunung Agung Abizar Alghifari SE.,MM, Bhabinkamtibmas, Kaling, RT dan Linmas Gunung Agung.

Kegiatan Jum'at bersih tersebut merupakan program rutin yang terus digelar oleh perangkat kelurahan Gunung Agung bersama pihak terkait dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan.

"Ya, kegiatan ini rutin kami lakukan setiap hari Jum'at dengan sasaran Grebek Sungai," kata Lurah Abizar Alghifari saat di lokasi grebek sungai.

Abizar juga menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut program Pemerintah Kota Bandar Lampung guna mencegah terjadinya musibah Banjir.

Sementara itu, Kasdim 0410/KBL mengatakan pihaknya sangat mendukung program Jum'at Bersih tersebut.

"Kita ketahui bersama, wilayah kita saat ini memasuki musim penghujan. Saya berharap dengan adanya grebek sungai kebersihan lingkungan bisa terjaga, di samping itu hal ini bisa mencegah terjadinya musibah banjir," imbuhnya.

Kasdim juga mengatakan bahwa kedatangannya di lokasi Grebek sungai tersebut dalam rangka memberikan semangat dan memotivasi kepada masyarakat setempat untuk saling menghormati, bekerja sama tolong menolong, bahu mbahu dalam hidup bermasyarakat. [Sur]

Selasa, 14 Desember 2021

Wujud Kepedulian, Serda Rikman Bantu Evakuasi Warga Terlantar di Wilayah Binaan



BANDAR LAMPUNG — Babinsa Koramil 410-05/TKP Kodim 0410/KBL Serda Rikman bersama Bhabinkamtibmas dan Lurah beserta Puskesmas Segalamider Mengevakuasi seorang yang Terlantar di wilayah binaan.

Orang yang belum diketahui identitas nya tersebut ditemukan dalam keadaan sakit dan terlantar di jalan Pramuka GG Vanili RT 11 Lk 02, Kel Langkapura, Kecamatan Langkapura, Bandar Lampung, Selasa (14/12).

Babinsa dan Bhabinkamtibmas beserta lurah dan pegawai puskemas langsung membawa orang tanpa identitas ke Rumah Sakit Abdul Moeloek menggunakan Ambulans pemerintah kota Bandar Lampung.

"Alhamdulillah, Evakuasi tersebut berjalan dengan lancar dan aman sembari menunggu identitas," pungkas Babinsa Rikman. [Nnd]

Minggu, 05 Desember 2021

Kecelakaan Kerja Bangunan, Korban 1 MD dan 1 Patah Tangan



BANDAR LAMPUNG — Babinsa Koramil 410-04/TKT Kodim 0410/KBL Peltu Usep Sopwan bersama Bhabinkamtibmas dan Lurah Bumi Kedamaian monitoring kecelakaan kerja yang mengakibatkan satu orang pekerja bangunan meninggal dunia dan satu orang luka-luka, bertempat di Jln. Yasir Hadibroto NO. 18 RT 04 LK-1 Kel. Bumi Kedamaain Kec. Kedamaian Bandar Lampung, pada Minggu (5/12).

Adapun data korban yang meninggal dunia (MD) yakni 'P' (70) warga Pulau Buton Gg. Puhung Jagabaya-2 Wayhalim.

Sedangkan korban luka luka yakni 'E' (30) warga Pulau Buton Gg. Puhung N Jagabaya-2 Wayhalim Bandar Lampung.

Babinsa Peltu Usep mengatakan, sekitar pukul 14.46 WIB, pihaknya mendapat laporan dari Linmas setempat bahwa telah terjadi kecelakaan kerja di lokasi tersebut.

"Kebetulan, kami bersama Bhabinkamtibmas dan Lurah sedang bersama-sama usai melaksanakan patroli. Mendapat laporan tersebut kami langsung menuju lokasi kejadian dan melihat korban 'P' sudah meninggal dunia akibat tertimpa bangunan pondasi yang sedang proses perehaban oleh korban itu sendiri," kata Peltu Usep.

"Sedangkan korban 'E' mengalami patah tangan pada bagian kiri akibat tertimpa bangunan pondasi yang sama," katanya lagi.

Lebih lanjut, Peltu Usep menceritakan bahwa kedua korban tersebut merupakan pekerja bangunan yang akan merehab pagar rumah warga.

"Jadi, kedua korban ini merupakan pekerja bangunan yang sedang merehab pagar rumah warga. Namun naas, keduanya tertimpa bangunan pondasi saat kedua korban tersebut akan membongkar pondasi yang lama," ungkapnya.

Dari kejadian itu, Babinsa dan beberapa pihak lainnya langsung membawa ke dua korban kerumah sakit Graha Husada.

"Permasalahan ini, sudah dalam penanganan aparat Kepolisian dari Polsek TKT," Pungkas Babinsa Peltu Usep. [Nnd]

Rabu, 10 November 2021

Peduli Warga, Tiga Pilar Kelurahan Sumur Batu Pantau Lokasi Longsor di Wilayah


Bandar Lampung —
Sebagai wujud kepedulian terhadap warga binaan. Tiga Pilar Kelurahan Sumur Batu yang terdiri dari Babinsa Koramil 03/TBU Kodim 0410/KBL Serma Ari Setiawan, Bhabinkamtibmas dan Lurah Sumur Batu bersinergi tinjau lokasi bencana longsor yang terjadi di wilayahnya.

Derasnya curah hujan yang mengguyur kota Bandar Lampung, menyebabkan terjadinya musibah tanah longsor yang terjadi di Jln Ir. Juanda (Hutan Kera) RT.10 LK.I, Sumur Batu, Teluk Betung Utara, Kota Bandar Lampung, pada Selasa malam (9/11/2021).

Menurut kesaksian beberapa warga yang berhasil di himpun oleh Babinsa, musibah tanah longsor itu terjadi sekitar pukul 19.20 WIB yang diduga akibat cuaca hujan begitu deras mengguyur kota Bandar Lampung.

Serma Ari Setiawan mengatakan, apa yang dilakukan bersama Tiga pilar sebagai wujud kepedulian serta rasa tanggung jawab terhadap wilayah binaan.

"Awalnya, kami mendapat informasi dari warga setempat bahwa adanya musibah tersebut. Menerima informasi itu, kami langsung bergegas menuju lokasi bencana untuk memantau serta melaporkan pada kesempatan pertama," kata Ari Setiawan.

Lebih lanjut, ia mengatakan tidak ada korban jiwa dari musibah itu. Hanya saja, longsoran tanah tersebut nyaris menimpah rumah warga yang berlokasi tepat dibawah lokasi longsor.

"Lokasi longsor itu berada di perbukitan, sehingga nyaris menimpah rumah warga yang berada tepat dibawahnya. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa atapun materiil dari bencana tersebut," katanya lagi. 

Dengan adanya bencana itu, dengan cepat pihaknya berupaya untuk menginformasikan kepada BPBD Kota Bandar Lampung untuk segera merapat ke lokasi.

"Dengan cepat, tim BPBD tiba di lokasi bencana," pungkasnya. [Sur]