GK, Lampung –Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Lampung, Faishol Djausal ucapkan terimakasih kepada seluruh tim dan masyarakat Lampung Serta Tim media cetak Dan online yang sudah berpartisipasi selama Kunang lebih 2,5 bulan menjalani Dan mengikuti selama masa kampanye.
This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Senin, 12 Februari 2024
TKD Prabowo-Gibran Lampung,Ucapkan Terimakasih Kepada Seluruh Tim Dan Masyarakat Lampung Serta Tim Media Cetak Dan Online yang Berpartisipasi
GK, Lampung –Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Lampung, Faishol Djausal ucapkan terimakasih kepada seluruh tim dan masyarakat Lampung Serta Tim media cetak Dan online yang sudah berpartisipasi selama Kunang lebih 2,5 bulan menjalani Dan mengikuti selama masa kampanye.
Sabtu, 27 Agustus 2022
Kurir Ninja Express 'Dijamu' Customer saat Antar Paket, Responnya Bikin Mengejutkan
GK, Lampung - Penyedia jasa antar barang pesanan customer yang dibeli melalui aplikasi belanja online atau yang sering disebut kurir paket, kerap mendapat perlakuan kurang baik dari customer, peristiwa seperti ini sering terdengar. Bahkan beberapa kasus sampai pernah viral di media sosial.
Kendati demikian, media online Lidikexclusive.com yang tak sengaja sedang bertengger di Kantor Gariskomando.com melihat momen berbeda dari peristiwa yang pernah viral sebelumnya, yang dimana pada momen ini memperlihatkan ekspresi mengejutkan terpancar dari wajah seorang kurir paket Ninja Express Wilayah Lampung ketika ditawari secangkir kopi oleh customer, pada Jumat malam (26/8/22)
"Mas saya buatin kopi ya," kata customer dari sang kurir.
Seketika itu, tawaran tersebut dibalas sang kurir dengan wajah tersenyum. "Waduh makasih banget om, pas bener lagi capek begini ditawari kopi," ucap kurir dengan nada santun menerima tawaran kopi dari customer.
Terlebih, Kurir yang diketahui bernama Mahendra seperti tak menyangka, karena selama bekerja menjadi kurir paket, baru pertama kali dijamu secangkir kopi sambil duduk ngobrol bareng dengan customer.
Diketahui, sosok customer dari sang kurir tersebut adalah Pimprus (Pemimpin Perusahaan) Media Gariskomando.com, Jeffry Noviansyah yang dikatakannya sering sekali berbelanja melalui aplikasi online.
Tak hanya jamuan kopi manis, Jeffry juga menyodorkan sepiring kue bolu yang langsung diletakkan dihadapan sang kurir.
Ditemani Pimprus Media online Lidikexclusive.com, Wahyudi bersama Jeffry dan Handri berbincang juga sedikit bertanya-tanya soal spesifikasi menjadi pekerja kurir belanja online di Lampung. Sang kurir pun menceritakan suka dan dukanya.
"Banyak suka dan dukanya om. Untuk sukanya, ya kerjaan ini dibawa enjoy aja, dan klo soal upah, di Ninja Express memang lebih dari perusahaan paket lain. Kalo untuk dukanya, kadang customer yang gak paham soal pengiriman yang telah dipesan dan tidak sesuai, kadang menolak menerima, padahal kami ini hanya sebagai kurir pengantar barang saja, dan seharusnya jika mau komplain ya ke aplikasi belanja onlinenya lagi," ucap Mahendra yang mendapat wilayah tugas mengantar paket diseputaran Teluk Betung Barat ini.
"Pernah saya mengalami hal seperti itu om, customer COD mau bayar jika barangnya dibuka dulu dan sesuai keinginannya, ya saya bilang gak bisa lah, karna jika itu benar gak sesuai dan dia gak mau bayar, kan saya yang tanggung om," tambah pria yang berdomisili di Perendoan, Kelurahan Batu Putu ini.
Lebih lanjut, Mahendra juga menceritakan pengalaman yang sangat miris menjadi seorang kurir terkait tanggungjawab jika barang itu hilang dijalan.
"Yang lebih sedih lagi om, pernah barang customer Perumahan Citra Garden hilang dijalan, gak tanggung-tanggung harganya sekitar Rp. 750.000-an yang sudah dibayar cash, saya sudah berfikir nombok ini, tapi alhamdulillah untung customernya baik merelakan dan akan memesan kembali," kisah Mahendra yang pernah menjabat sebagai Supervisor Market di Air Mineral Great.
Soal banyaknya paket yang ia bawa perhari dan upahnya, Mahendra mengatakan, "Saya biasa sehari 60 sampai 120 paket om. Kalo soal upahnya bervariasi dan alhamdulillah saat ini masih cukup lah untuk keluarga om," senyum pria yang baru sebulan kembali bekerja lagi di Ninja Express Wilayah Lampung.
Disela perbincangan, Jeffry mengatakan seraya memberi semangat kepada Mahendra, bahwa semua pekerjaan memiliki resiko, namun yang pasti dalam bekerja tetap memegang teguh kejujuran dan kedisiplinan.
Mengingat masih banyak paket yang belum terantarkan walau hari telah menjelang malam dan harus selesai semua, Mahendra pamit kepada Wahyudi dan Jeffry untuk melanjutkan tugasnya kembali. [Melati]
Senin, 21 Februari 2022
Viral Cuplikan Film Doraemon Tahun 1991 Sudah Prediksikan Sekolah Online
![]() |
| Serial Doraemon episode 1.159 yang tayang pada 1991 prediksi belajar dari rumah akan berlangsung pada 20 tahun mendatang. (Foto: Instagram/@ |
Rabu, 19 Januari 2022
Rugikan Ratusan Nasabah Dari Berbagai Penjuru Nusantara, Polda Jateng Bongkar Arisan Online Beromzet 4 M
GARIS KOMANDO, JATENG - Kepolisian Daerah Jawa Tengah berhasil membongkar arisan online yang merugikan ratusan nasabah, dengan nilai kerugian mencapai lebih dari Rp 4 miliar. Arisan online ini dikendalikan dan dikelola ibu rumah tangga dan menjaring kaum perempuan sebagai nasabah potensialnya.
Direktur Reskrimsus Polda Jateng Kombes Pol Johanson Ronald Simamora mengatakan arisan online yang merugikan ratusan nasabah itu, berasal dari dua kelompok berbeda. Yakni di Kota Semarang dan di Kabupaten Demak. Pernyataan itu dikatakan saat menggelar konferensi pers ungkap kasus di Kantor Ditreskrimsus Polda Jateng, Selasa (18/1/2022).
Kombes Pol Johanson menjelaskan, salah satu pengelola arisan online sebelum ditangkap sempat melarikan diri ke Bali dan Surabaya dengan menggunakan uang arisan nasabahnya. Sedangkan satu tersangka lainnya, ditangkap di rumah tanpa perlawanan.
Menurut Kombes Pol Johanson, salah satu kelompok arisan online itu mampu menipu 169 korban nasabahnya dan dikelola TPL warga Demak. Sedangkan satu kelompok lain dikelola tersangka IN, warga Kota Semarang dan telah menjalankan bisnisnya selama satu tahun lebih dengan 14 orang sebagai korbannya.
"Menjanjikan arisan online kepada korban, kemudian pada saat jatuh tempo bahwa arisan ini korban tidak mendapatkan keuntungan. Oleh karena itu, korban melaporkan kepada Krimsus, dan kami tindak lanjuti. Bahwa kegiatan arisan online ini telah dilaksanakan tersangka kurang lebih satu tahun. Laporan kami terima pada tanggal 11 Januari kemarin, dan kami tindak lanjuti. Potensi kerugian dari kedua modus ini kurang lebih Rp 4 miliar, sehingga kami bergerak cepat untuk melakukan pengungkapan kasus tersebut," kata Kombes Pol Johanson.
Lebih lanjut Kombes Pol Johanson menjelaskan, selain menangkap kedua tersangka pengelola arisan online itu pihaknya juga menyita sejumlah barang bukti. Beberapa barang bukti yang diamankan itu di antaranya adalah buku tabungan, sejumlah gawai dan transkrip percakapan WhatsApp.
"Kami kenakan dengan UU tentang ITE, yaitu Pasal 45 dengan ancaman maksimal enam tahun penjara dan denda maksimal Rp1 miliar," pungkas Kombes Pol Johanson.
Dirreskrimsus Polda Jateng menambahkan, bagi masyarakat yang merasa menjadi member korban arisan Ilegal ini agar melaporkan ke Ditreskrimsus Polda Jateng di website http://pengaduan.reskrimsus.semarangkota.go.id/ untuk segera ditindaklanjuti. [Red]
Senin, 01 November 2021
Anak Gadis Tewas Akibat Luka Bakar Serius, Handphone Meledak Saat Belajar Online di Rumah
| Anak perempuan ini tewas akibat handphone yang meledak di tangannya. [ist/ChinaTimes] |
Garis Komando - Seorang anak perempuan tewas dengan luka bakar serius akibat handphone yang meledak pada tangannya saat sedang belajar online di rumah.
Mengutip Bogordaily dari VN Express, peristiwa tragedi dimana seorang anak berusia 11 tahun di Provinsi Nghe An, Vietnam meninggal dunia saat belajar online di rumah menggunakan handphone.
Seorang anak berusia 11 tahun dilaporkan meninggal dunia saat belajar online di rumah menggunakan handphone.
Si anak menggunakan ponsel sambil belajar dan dalam posisi sedang mengisi baterai lalu tiba-tiba meledak dan membuat si anak mengalami luka bakar serius.
Pihak keluarga dan tetangga sempat membawa anak tersebut ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan, tetapi nyawa anak tersebut tidak bisa tertolong lagi.
Memang di daerah tempat tinggal anak tersebut baru saja menerapkan pembelajaran tatap muka. Tapi karena terbatas, masih ada beberapa sesi pembelajaran yang harus dilakukan secara online.
Departemen Pendidikan Distrik Nam Dan menjelaskan lebih detail insiden tersebut, dimana ternyata anak itu sedang menggunakan earphone saat handphonenya dicas. Kemungkinan aliran listrik menjalar ke tubuh anak itu melalui earphone.
Sementara itu saat ini belum diketahui alasan pasti kenapa handphone tersebut bisa meledak. Namun melihat kasus yang pernah terjadi, penggunaan charger bajakan atau suhu handphone yang terlalu panas dan masih tetap digunakan.
Selasa, 19 Oktober 2021
Ponsel Meledak saat Belajar Online, Siswa SD Tewas Mengenaskan
| Seorang siswa SD tewas mengenaskan akibat terkena ledakan ponsel yang sedang digunakan untuk belajar online. (FOTO: ILUSTRASI) |
Launching SITAHTI, Kapolda Lampung : Laksanakan Tugas Dan Tanggung Jawab Dengan Penuh Semangat
Rabu, 13 Oktober 2021
Cerita PSK Online, Sewa Apartemen Bareng Teman dan Tiap Malam Layani 7 Pelanggan
Pelanggan PSK online, Tantri (25) mengaku bisa melayani enam hingga tujuh pelanggan setiap hari di apartemennya. (Foto: Istimewa)
JAKARTA - PSK online turut terdampak dengan pandemi Covid-19 sehingga harus melakukan berbagai cara untuk tetap bisa memenuhi kebutuhan hidup. Mereka harus bersaing keras dengan teman mencari pelanggan.
Seperti yang diungkapkan pekerja seks komersial (PSK) yang mengaku bernama Tantri. Demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, dia mampu melayani enam hingga tujuh pria hidung belang setiap malam.
Perempuan berusia 25 tahun ini menjalankan aktivitasnya di sebuah apartemen di Cengkareng, Jakarta Barat. Dia tinggal di sana sejak enam bulan lalu.
Dia menyewa dua kamar tipe minimalis. Biayanya dibayar setiap hari bersama dua temannya yang juga PSK online.
Tantri bersama dua temannya saling berlomba mencari pelanggan lewat open booking online (BO). Jutaan rupiah dikantongi setiap hari dari waktu melayani pelanggan mulai sore hingga dini hari menjelang pagi.
Menurut Tantri, dua kamar itu dipilih dengan alasan harganya relatif murah, yakni berkisar Rp250.000-350.000 per hari atau malam. Dua kamar ini dijadikan base camp sekaligus tempat berhubungan intim.
"Kamar utama biasanya untuk hubungan seks. Di kamar satunya buat istirahat dan ruang tengah untuk ruang tunggu,” ujar Tantri, Selasa (12/10/2021).
Perempuan berparas cantik, berambut panjang itu mengungkapkan, dia melayani pelanggan sekitar enam hingga tujuh orang per malam dengan tarif sebesar Rp350.000-500.000 sekali kencan.
Bila ditambah saat siang dan sore hari, Tantri mampu mendapatkan pendapatan bersih sebesar Rp2 juta-Rp3,5 juta per harinya.
“Itu tak nentu. Kalau lagi sepi hanya dua hingga tiga pelanggan saja seharian. Tapi, itu sudah nutup untuk makan dan patungan sewa kamar,” tuturnya.
Menurut dia, sewa kamar harian yang murah, keamanan, serta privasi yang terjamin menjadi alasan Tantri dan sejumlah PSK lainnya menjajakan diri di apartemen.
"Kami manfaatkan aplikasi chatting, media sosial hingga mulut ke mulut. Paling banyak dari aplikasi chatting,” ucap Tantri.
Selain apartemen di Cengkareng Jakarta Barat, masih ada beberapa apartemen lain yang identik dengan keberadaan PSK online seperti apartemen di kawasan Kalibata Jakarta Selatan, Cempaka Putih Jakarta Pusat dan Grogol Petamburan Jakarta Barat.














