Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Atm. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Atm. Tampilkan semua postingan

Kamis, 20 April 2023

Ketua RT Dan Beberapa Warga Klarifikasi Terkait Pemberitaan Salah Satu Media Online


GK, BANDAR LAMPUNG - Ketua RT 20 LK I Kelurahan Bumi Waras, Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung berinisial AM (59), menanggapi dan mengklarifikasi terkait pemberitaan di salah satu media online yang menyangkut dirinya.

Dimana sebelumnya diberitakan oleh salah satu media online bahwa dirinya menarik uang  di mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) BRI, di jalan Laksamana Malahayati Teluk Betung Selatan, Bandar Lampung menggunakan Kartu ATM Merah Putih yang merupakan kartu Bantuan Langsung Tunai (BLT) milik beberapa warga penerima Rastra.

Setelah Awak Media menelusuri lebih jauh tentang kebenaran berita tersebut, dan mengkonfirmasi langsung kepada Ketua RT 20 yang berinisial AM dan beberapa warga pemilik kartu tersebut, maka AM dan beberapa warga mengklarifikasi akan hal tersebut.

"Kronologinya begini pak, saya sebagai RT dimintai tolong oleh warga saya, tolong pak RT  gesekin atau ambilkan punya saya di ATM kata warga saya, karena saya sebagai RT dan warga juga gak bisa serta ada juga yang dalam kondisi tidak sehat dan sudah jompo, sehingga saya bersedia membantu warga saya," ujarnya.

Masih menurut AM, setelah uang itu diambil dari ATM, langsung di serahkan sepenuhnya kepada warga masyarakat yang berhak.

"Setelah saya ambil dari ATM, uang berikut ATM dan struk penarikannya saya serahkan semua kepada masing-masing pemiliknya, tanpa berkurang satu rupiah pun karena niat saya benar-benar membantu warga saya," katanya.

Selanjutnya dia menjelaskan bahwa sebenarnya uang tersebut bukan BPNT atau PKH seperti yang diberitakan sebelumnya.

"Sebenarnya bantuan uang tersebut bukan BPNT atau PKH, tapi BLT Rastra, jadi apa yang diberitakan oleh salah satu media tersebut salah kaprah, karena kalau BPNT bukan berupa uang tapi berupa barang," jelasnya.

Ditempat yang sama seorang warga yang meminta tolong kepada Ketua RT 20 untuk mengambil bantuan Rastra berupa uang dari ATM miliknya yang bernama Marsinah (65) menerangkan kepada awak media bahwa betul ada beberapa warga yang meminta tolong kepada AM selaku Ketua RT 20 untuk mengambilkan uang mereka di ATM.

"Karena kondisi badan saya kurang sehat dan saya baru pulang setelah dirawat di Rumah Sakit, maka saya meminta tolong kepada Pak RT untuk mengambilkan uang bantuan saya di ATM," ujar Marsinah.

Masih menurut Marsinah, warga yang meminta tolong kepada RT tersebut tidak serupiahpun di mintai uang oleh RT tersebut.

"Pak RT tidak pernah minta upah atau imbalan kepada kami, dan uang yang kami terima sesuai dengan yang ada bahkan struk penarikannya pun diserahkan kepada kami," kata Marsinah.

Hal senada juga disampaikan oleh warga yang lainnya penerima bantuan Rastra bernama Mukri (61) yang mengatakan bahwa, karena ketidak tahuannya terhadap ATM sehingga dia juga meminta tolong kepada Ketua RT.

"Karena ketidak tahuan saya dan tidak mengerti dengan yang namanya ATM, sehingga saya minta tolong kepada Pak RT untuk mengambilkan uang bantuan saya di ATM," ujar Mukri.

Masih menurut Mukri, sebagai Ketua RT ditempatnya sudah sewajarnya jika warga meminta bantuan kepada Ketua RT setempat.

"Ya kami harus minta tolong sama siapa lagi pak kalau bukan dengan Pak RT, daripada kami minta tolong kepada orang lain yang belum tentu bisa kami percaya dan belum tentu tulus dan ikhlas membantu kami," katanya.

Diapun menyayangkan dengan adanya pemberitaan di media yang membuat Ketua RT merasa terpojok dan disalahkan.

"Kami warga masyarakat RT 20 merasa kecewa dan menyesalkan atas pemberitaan di salah satu media tersebut,  karena tidak dilakukan penelusuran dan konfirmasi kepada kami sebagai warga masyarakat, dan pak RT seolah yang bersalah dan terpojok, padahal apa yang dilakukan Pak RT tersebut adalah betul-betul atas permintaan kami sebagai warga.| Tandasnya. [Red]

Sabtu, 26 November 2022

Kapolres Cilegon Imbau Masyarakat Kota Cilegon Berhati-hati Saat Transaksi di ATM


GK, Cilegon, Pasca Berhasil Diamankannya Pelaku Pasangan Ganjel ATM Di Salah Satu Minimarket Di wilayah Kota Cilegon Banten, Polres Cilegon Polda Banten Himbau Masyarakat Tetap Waspada dan Berhati-hati Saat Transaksi Di ATM Bank Apapun, Sabtu, (26/11).

Kapolres Cilegon Polda Banten AKBP Eko Tjahyo Untoro diwakili Kasihumas Polres Cilegon IPTU Sigit Dermawan mengatakan Bahwa Polres Cilegon Polda Banten menghimbau Kepada Masyarakat Khususnya Kota Cilegon Umumnya Masyarakat Indonesia tetap Waspada dan Berhati-hati Saat melakukan Transaksi Di ATM Bank Apapun dan dimana pun.

Apabila mengalami Kendala Saat melakukan Transaksi Di ATM Bank Apapun Segera Laporkan Ke Scurity atau Petugas Minimarket apabila ATM tersebut mengalami kendala dan tidak cepat percaya kepada siapapun saat mengalami kendala apalagi Meminta atau menyuruh untuk memasukkan PIN Kartu ATM Yang Kita miliki. Ujar IPTU Sigit Dermawan.

Dan Apabila Mengalami atau melihat Kejadian tidak Pidana Seperti Ganjel ATM Silahkan Laporkan Ke Kepolisian Terdekat Atau Polres Cilegon Polda Banten melalui Call Center kami 110 Gratis, Pihak Polres Cilegon Polda Banten akan merespon dengan cepat dan tepat apabila Ada laporan sesuai dengan Program Quick Wins Presisi Polri tentang meningkatkan kepercayaan masyarakat melalui media sosial atau mengembalikan Kepercayaan Publik. Tambah IPTU Sigit Dermawan.

Kita Cegah Bersama Tindak Kejahatan Ganjel ATM atau Hipnotis dan Pastikan Orang yang tidak kita kenal atau ketauhi tidak dapat melihat dan meminta PIN Kartu ATM Yang Kita miliki sehingga Kita dapat mengamankan diri sendiri, Langsung Laporkan Ke Polisi Apabila Mengalami atau melihat Kejadian Atau tindak Pidana Didaerah hukum Polres Cilegon Polda Banten Melalui Call Center kami 110. Tutup IPTU Sigit Dermawan. [Icha]

Jumat, 25 November 2022

Pasutri Pelaku Ganjel ATM Ditangkap


GK, Cilegon - Satuan Reskrim  Polres Cilegon Polda Banten mengamankan pasutri pelaku ganjel ATM yang terjadi Pada hari Kamis  tanggal 24 November 2022, diketahui sekira pukul 13.30 WIB. Di Alfamart, Kelurahan Suralaya Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon.

Cilegon - Kapolres Cilegon Polda Banten AKBP Eko Tjahyo Untoro melalui Kasat Reserse  Polres Cilegon Polda Banten AKP   Mochmad Nandar Saat di konfirmasi awak media, membenarkan bahwa satuan Reskrim  Polres Cilegon Polda Banten telah mengamankan pasutri pelaku ganjel ATM yang terjadi Pada hari Kamis  tanggal 24 November 2022, diketahui sekira pukul 13.30 WIB. Di Alfamart, Kelurahan Suralaya Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon.

Korban Jamjuri (39)  warga Lingkungan Kotak malang Kelurahan Suralaya Kecamatan Pulo merak kota Cilegon 

Mochmad Nandar "menjelaskan awal mula kejadian Pada hari kamis tanggal 24 November 2022, sekira pukul 13.12 WIB, pelapor atau korban datang ke ATM BRI yang ada alfamart di Lingkungan Kubang kepuh Kelurahan Suralaya Kecamatan Pulo merak kota Cilegon dengan maksud mengambil uang di ATM BRI tersebut. 

setelah korban memasukkan kartu ATM BRI milik korban kartu tidak bisa keluar dan ketelan tiba-tiba datang pelaku AB (45) warga Wonorejo Muara sabak Timur Jabung lampung
langsung menepuk pundak sebelah kiri korban Saudara Jamjuri (39) dan langsung disuruh memasukan PIN kartu ATM Bank BRI milik korban jamjuri (39) sebanyak 2 kali. kemudian kartu tersebut juga tidak bisa keluar selanjutnya korban saudara Jamjuri (39) disuruh oleh pelaku AB (45) untuk datang ke Bank BRI. 

kemudian korban Saudara Jamjuri (38) langsung keluar dan tidak lama kemudian pelaku AB (45) diamankan oleh Saudara Juni berikut barang bukti kartu ATM Bank BRI milik korban Jamjuri (39) sudah ada di tangan pelaku AB (45),Saudara Juni merasa curiga dengan pelaku AB (45) yang kemudian diamankan olehnya.

AB (45) bersama dengan 1 (satu) orang perempuan atas nama NP (18) yang bersama  pelaku AB (45) menunggu di dalam kendaraan Toyota Rush warna Hitam nopol BH 1111 LA. Kemudian pelaku dan barang bukti langsung diamankan oleh satuan Reskrim Polres Cilegon Polda Banten.Ini Merupakan Bentuk Implementasi Program Quick Wins Presisi Polri. Ujar AKP Mochamad Nandar.

Atas kejadian tersebut 2 ( dua) orang   pelaku Tindak Pidana Pencurian dengan pemberatan sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 363 KUHPidana pelaku AB (45) dan saudari NP (18) dapat di pidana dengan ancaman hukuman Paling lama 5 (lima) tahun"tutup AKP     Mochmad Nandar selaku kasat Reskrim  Polres Cilegon Polda Banten. [Icha]

Senin, 23 Mei 2022

Hati-hati Penipuan di ATM, Nasabah Bank Sumut ini Nyaris Jadi Korban


GARISKOMANDO.COM
- Sebuah video seorang nasabah Bank Sumut hampir menjadi korban penipuan melalui mesin ATM viral di media sosial. Video itu diunggah di akun Facebook Firdaus Pasaribu.

Dilihat pada Sabtu (21/5/2022), perekam video mengaku dirinya tengah berada di gerai ATM yang berlokasi di Kantor Bupati Labuhanbatu dan hendak melakukan penarikan dana tunai.

Di mesin ATM, terlihat kertas yang ditempel dengan instruksi untuk tidak menekan pilihan bahasa inggris. Hal itu pun dilakukan oleh korban karena berpikir instruksi tersebut berasal dari pihak bank sendiri.

“Malam ini di depan Kantor Bupati, ATM Bank Sumut, saya mengalami kejadian bahwasanya saya mau mengambil uang, dan di sini saya masukkan ATM saya. Dan di sini ada bacaannya, saya pikir ini instruksi dari Bank jadi saya ikuti ‘jangan pencet tombol bahasa inggris’. Jadi ATM saya, saya masukkan, nah di situ saya klik lah bahasa Indonesia,” ujarnya.

Namun, setelah kartunya di masukkan, ATM malah menjadi tidak berfungsi dan tak dapat ditekan tombol apapun. Ia pun panik sebab kartu miliknya tertelan. Korban kemudian melihat ada instruksi lainnya di kertas yang tertempel dan ditulis dengan tulisan tangan di mesin ATM bagian bawah.

“Nah setelah itu ATM saya kayak tertelan. Jadi saya picit pin saya, nggak muncul sama sekali. Terus saya lihat ada bacaan di bawah, di sini bacaannya ‘Kalau masalah macet pin anda pencet teru tombol (ya/yes) cepat call bank sumut 085299130874 biar dikeluarkan’ nah saya pikir ini juga instruksi dari bank. Jadi saya tekan ya atau yes untuk memperlamakan waktu,” tuturnya.

Ia pun menghubungi nomor yang tertera. Pelaku berpura-pura menjadi salah satu pegawai Bank Sumut dan meminta sejumlah data korban hingga nomor pin ATM. Masih belum merasa curiga, korban pun masih mengikuti instruksi yang disampaikan oleh pelaku.

“Nah saya telepon ke nomor itu dan dia mengaku sebagai pegawai Bank Sumut. Nah dia minta data saya, katanya mau dikeluarkan, jadi saya tunggu di sini. Dia bilang ‘namanya siapa bu?’ saya sebutkan nama saya, tanggal lahir saya sebutkan tanggal lahir saya. Yaudah saya berpikir mau dikeluarkan, saya tunggu aja. Dia minta nomor pin, oh yaudah saya kasih juga,” sebutnya.

Tak lama kemudian, korban diminta untuk pergi ke rumah makan yang tak jauh dari lokasi ATM. Pelaku menyuruh korban mencari pegawai Bank Sumut di rumah makan tersebut atas nama Rudi.

“Dan setelah itu dia ngomong seperti ini ‘mba belum keluar juga?’ belum saya bilang. Saya di posisi di Kantor Bupati udah ada setengah jam. Dan posisinya dia ngomong saya disuruh jumpai di samping Kantor Bupati ada rumah makan ampera. Nah di situ rumah makannya. Di situ katanya ada pegawai Bank Sumut yang bernama Rudi,” tuturnya.

“Di sana saya agak curiga, terus HP nya sama matikan. Saya panggil suami untuk nanya ke rumah makan ampere yang ada di sebelah sana. Ternyata tidak ada yang namanya Rudi pegawai Bank Sumut. Dan saya telepon CS Bank Sumut, ternyata ini adalah penipuan oknum,” lanjutnya lagi.

Menyadari bahwa ada yang salah, korban langsung menghubungi CS Bank Sumut untuk meminta bantuan. Namun, ia mengatakan pihak CS Bank Sumut sudah pulang dan selesai jam kerja atau tidak ada yang aktif 24 jam.

[sumber]

Minggu, 28 November 2021

Bansos PKH Tahap 4 Cair Bulan November 2021, Cek Status Penerima via cekbansos.kemensos.go.id 

Ilustrasi Uang - Berikut cara pengecekan status penerima via cekbansos.kemensos.go.id terkait bansos PKH tahap keempat yang cair bulan November 2021.


GARIS KOMANDO - Cek ketentuan dan status penerima bansos PKH tahap ke-4 via cekbansos.kemensos.go.id yang telah cair untuk bulan November 2021.

Penyaluran bantuan PKH saat ini telah memasuki tahap 4 pada bulan ini seperti dikutip dari akun Instagram Kemensos, @kemensosri.

[Penerima hanya perlu menyiapkan KTP saja untuk mengecek status penerima bantuan PKH. 

Sayangnya bantuan tersebut tidak dapat diterima oleh seluruh masyarakat.

Namun terdapat syarat yang harus dipenuhi, yaitu terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

xxx

Pengkategorian juga dilakukan oleh Kemensos selaku pemegang wewenang.

Bagi penerima yang sudah memenuhi kriteria maka bantuan akan disalurkan lewat bank Himbara yang terdiri dari Mandiri, BRI, BNI, dan BTN.

Kemudian terkait pencairan bantuan dapat mengunjungi mesin ATM atau e-warong terdekat. 

Ketentuan Penerima Bansos PKH 2021 beserta Jumlah Bantuan

- Ibu Hamil/Nifas sebesar Rp 3.000.000 per tahun; - Anak usia dini 0-6 tahun sejumlah Rp 3.000.000 per tahun;

- Pendidikan Anak SD/Sederajat sebesar Rp 900.000 per tahun;

- Pendidikan Anak SMP/Sederajat sebesar Rp 1.500.000 per tahun;

- Pendidikan Anak SMA/Sederajat mendapatkan Rp 2.000.000 per tahun;

- Penyandang disabilitas berat menerima Rp 2.400.000 per tahun;

- Lanjut usia menerima sebesar Rp 2.400.000 per tahun;

Syarat lainnya yang harus dipenuhi oleh penerima adalah masuk pada kategori Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Berikut adalah rincian kriteria yang harus dipenuhi:

- Keluarga Miskin yang memiliki satu syarat seperti ibu hamil, penyandang disabilitas berat, atau orang lanjut usia dengan minimal umur 70 tahun.

- Keluarga Miskin yang setidaknya memiliki satu anak dengan pendidikan SD,SMP, atau SMA.

- Keluarga Miskin yang memiliki anak usia 6 hingga 21 tahun dan belum menyelesaikan wajib belajar 12 tahun.

Setelah memenuhi syarat di atas maka penerima dapat mengecek statusnya pada laman cekbansos.kemensos.go.id.

Cara Pengecekan Status Penerima Bansos PKH 2021 

- Buka laman https://cekbansos.kemensos.go.id/;

- Masukkan alamat secara lengkap yang terdiri dari nama Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa/Kelurahan pada kolom;

- Masukkan nama sesuai KTP;

- Masukkan kode yang tertera dalam kotak boks captcha pada kolom;

- Apabila kode huruf tidak jelas dapat klik simbol "reload" untuk memperoleh kode baru;

- Klik cari data dan hasil pencarian akan muncul pada laman cekbansos.kemensos.go.id.

Apabila sudah mengecek status penerima maka bantuan PKH akan disalurkan oleh pemerintah lewat bank HIMBARA yang terdiri dari BRI, BNI, Mandiri, dan BTN.

Tujuan PKH

- Meningkatkan taraf hidup melalui akses layanan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.

- Mengurangi beban pengeluaran dan meningkatkan pendaatan keluarga miskin dan rentan.

- Menciptakan perubahan perilaku dan kemandirian PKM dalam mengakses layanan kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial.

- Mengurangi kemiskinan dan kesenjangan.

- Mengenalkan manfaat produk dan jasa keuangan formal kepada keluarga penerima manfaat.