Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Ustadz. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ustadz. Tampilkan semua postingan

Selasa, 08 Maret 2022

Gelar Fikri Bareno Dipertanyakan Imbas Rukuk 2 Kali, Ada Surat Terbuka Buat Kemdikbudristek Nih!


Baru-baru ini, nama Fikri Bareno atau Buya Fikri menjadi perbincangan hangat netizen karena videonya saat salat viral di media sosial.

Video salat Buya Fikri menarik perhatian karena ia melakukan dua kali rukuk saat salat di atas mobil komando.

Diketahui bahwa video tersebut diambil saat Buya Fikri salat di tengah aksi unjuk rasa bersama Persaudaraan Alumni (PA) 212 di Kementerian Agama (Kemenag) pada Jumat (4/3/2022).

Setelah video itu viral, media sosial Majelis Ulama Indonesia (MUI) digeruduk oleh netizen karena Buya Fikri diketahui sebagai Wakil Ketua Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI.

Tak hanya itu, kini netizen menguliti sesuatu tentang Fikri, salah satunya mempertanyakan gelar yang digunakannya.

Hal itu disampaikan oleh akun Twitter @Utara99912. Pada Minggu (6/3/2022), ia membuat surat terbuka untuk Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek).

Di awal cuitannya, pemilik akun menyebut tentang Buya Fikri yang jadi perbincangan karena kesalahanya dalam salat.

“Surat Terbuka Kepada Yth. Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi @ditjendikti @Itjen_Kemdikbud @Kemdikbud_RI Salam hormat. Dalam beberapa hari ini, nama Fikri Bareno, salah satu pengurus MUI, sedang santer dibicarakan karena kesalahannya dalam salat,” buka @Utara99912 dikutip pada Senin (7/3/2022).

Setelah itu, ia mengungkapkan kalau Buya Fikri kerap memakai gelar yang berbeda di beberapa kesempatan.

Ia menjelaskan, “Setelah saya mencari tahu, ada beberapa gelar yang inkonsisten dipakai oleh Fikri Bareno. Di situs MUI, ia memakai gelar Dr. H. Fikri Bareno, MA. Sementara itu di situs Partai Dakwah Rakyat Indonesia, ia memakai gelar KH. Buya Fikri Bareno, SE., MBA, M. Ag.”

“Sebelumnya, pada tahun 2013, yang bersangkutan dikenal dengan gelar Drs. H. Fikri Bareno, M. Ag., MBA,” lanjutnya.

Pemilik akun itu mengaku sempat mencari data Buya Fikri di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), tapi tidak ditemukan apa pun.

“Saya berusaha mencari di pangkalan data dikti untuk menemukan nama Fikri Bareno, namun namanya tidak saya temukan,” tuturnya.

Ia menutup, “Dalam rangka kebenaran dan pembenaran informasi, serta kejujuran dalam pemakaian gelar akademis, maka saya meminta informasi terkait riwayat pendidikan tinggi dari Fikri Bareno. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih. (Email resmi sudah saya kirimkan).”

Melihat cuitan yang kini sudah mendapat ratusan retweets dan likes tersebut, netizen pun ikut menyampaikan tanggapan mereka.

Baca Juga: Akan Dibawa ke Mana Negeri Ini ke Depan? Ironis! Husin Shihab Tanggapi Pengurus MUI yang Rukuk 2 Kali Saat Salat

Wong pemerintah sm mereka aja takut…ngapain repot2 bikin surat terbuka?!gk ada guna!!” tegas @leluc****.

Ayo Di Jelas Kan @MUIPusat,” ujar @AntonKu6246****.

2022 bsk ada tambahan gelar DR. Fikri Boreno, http://M.Ag, VVI R Injection Matic Sedition,” kata @LembahTi****.

Tak hanya itu, masih ada banyak balasan yang ditulis oleh netizen menanggapi surat terbuka untuk Kemdikbudristek tentang Buya Fikri.

  • Surat Terbuka
  • Kepada Yth.
  • Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi @ditjendikti @Itjen_Kemdikbud @Kemdikbud_RI
  • Salam hormat.
  • Dalam beberapa hari ini, nama Fikri Bareno, salah satu pengurus MUI, sedang santer dibicarakan karena kesalahannya dalam salat.
  • — de maharya, Dr. (@Utara99912) March 6, 2022

Sabtu, 26 Februari 2022

UAS: Orang yang Terganggu Dengar Azan, Ruqyah

Ustaz Abdul Somad (UAS)

GARIS KOMANDO – Ustaz Abdul Somad (UAS) ikut bereaksi dalam polemik soal suara azan. Melalui laman Instagram @ustadzabdulsomad_official, hal itu diutarakannya dengan sebuah postingan berisi cuplikan video animasi kartun.

Dalam cuplikan video animasi kartun tersebut, awalnya diperlihatkan dua orang yang sedang duduk bersama. Saat terdengar suara azan, salah satunya pun berkomentar bahwa suara azan itu terdengar cukup mengganggu.

"Waduh nih azan berisik banget ya, ganggu banget sih," kata orang pertama.

"Kok berisik mas? Bukan berisik mas, justru ini indah karena ini panggilan untuk umat muslim, untuk melaksanakan shalat," kata orang kedua.

"Tapi suaranya bikin pekak telinga tahu," balas si orang pertama.

Kemudian muncul lah sosok orang ketiga dengan latar suara Ustaz Abdul Somad, yang menjelaskan tentang apa itu makna azan.

"Bunyi adzan itu apa? Lafaz Allah kan. Yang terganggu dengan lafaz Allah itu setan," kata Abdul Somad.

Ustad Abdul Somad bahkan mengatakan untuk mengumpulkan siapapun yang tidak suka atau terganggu dengan suara azan, untuk di-ruqyah secara massal.

"Maka orang yang terganggu mendengar adzan, dia mesti diruqyah. Kumpulkan se-Indonesia ini berapa anggota DPR, pejabat, orang kaya, yang terganggu mendengar adzan diadakan ruqyah massal," ujar Abdul Somad.

"Lokasinya kalau tak punya tempat bawa di Masjid Nurul Islam. Nanti buat tabligh akbar ruqiyah massal para penentang adzan pakai mikrofon," ujarnya.


Sumber

Senin, 07 Februari 2022

Usai Digugat Cerai, Mantan Istri Laporkan Mantan Suami, Dengan Dugaan Pencabulan Terhadap Anak Kandung Mereka


GK, Tulang Bawang - ZR (42) terdakwa yang diduga melakukan perbuatan cabul terhadap anaknya sendiri AM (8) usia saat itu, yang mana kejadian itu disangkakan kepada ZR dilakukan pada Tahun 2016-2017, atas dasar laporan mantan istrinya ER, kini mencapai tahapan proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Menggala, Kamis (03/02/2022).

Adapun banyak fakta-fakta persidangan yang terungkap dan menarik, diantaranya seperti : 

1. Adanya surat keterangan hasil visum yang menyatakan anak tersebut masih perawan.

2. Banyaknya saksi-saksi (saksi BAP) yang memberikan keterangan yang berbeda-beda.

3. ZR dituduhkan melakukan perbuatan cabul, karena mencium anaknya sendiri pada saat berangkat sekolah dan pulang sekolah.

4. Pengakuan dari Kyai MM (gurunya ZR) (tersangka) sebagai saksi, mengaku bahwa memastikan tidak adanya kejadian cabul di PonPes nya di Banten.

5. Pelaporan dugaan cabul dilakukan ER mantan istri ZR usai adanya gugatan perceraian yang dilayangkan oleh ZR pada Tahun 2020, sementara sangkaan cabul disebutkan terjadi pada Tahun 2016-2017 saat anak dari kedua pasangan itu sedang berusia diumur anak Sekolah Dasar.

6. Menurut beberapa saksi A decard bahwa kamar mandi dibawah tidak bisa dilihat secara langsung dari tangga tengah rumah, berbeda dengan keterangan pelapor ER.

7. ER (pelapor) dalam keterangannya bahwa menuding ZR pada Tahun 2017 melakukan tindakan cabul kepada anaknya di Kamar Mandi bagian atas rumah terdakwa, padahal menurut keterangan beberapa saksi, bahwa kamar mandi yang berada di lantai atas itu, pada Tahun 2017 belum ada, dan baru dibangun pada Tahun 2018.

8. Menurut saksi yang diajukan oleh ER (pelapor), bahwa saksi RD mengaku melihat ZR (terdakwa) secara langsung kejadian cabul tersebut selama 15 menit dan membiarkan saja serta sempat-sempatnya mengajak ER untuk melihat kejadian tersebut.

9. Mantan Wali Kelas AM di SDN Gunung Sakti yang enggan disebutkan namanya pada saat dikunjungi oleh Penasehat Hukum ZR dihadapan Kepala Sekolah mengatakan bahwa selama sekolah AM berperilaku biasa saja, riang dan ceria. Tidak nampak keanehan ataupun trauma, layaknya seperti anak-anak yang lain.

Demikian fakta-fakta tersebut diungkapkan oleh Kuasa Hukum ZR, yakni Agustinus SH MH dari Kantor Hukum Agustinus FA & Fartners, yang beralamatkan di Jalan Raya Gunung Sakti, Kelurahan Menggala Selatan, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang.

"Fakta-fakta janggal sudah kami dapatkan, seperti adanya visum yang menyatakan anak tersebut masih perawan dari Rumah Sakit Bhayangkara Bandar Lampung, namun hasil visum tersebut tidak pakai, dan memakai hasil visum versi Rumah Sakit Mutiara Bunda Unit II Tulang Bawang, dan ini menjadi nampak ada kejanggalan, karena hasil kedua visum itu berbeda, apalagi visum yang dilakukan di Rumah Sakit Mutiara Bunda dilakukan pada Tahun 2020, sedangkan sangkaan cabul tersebut terjadi pada Tahun 2016-2017," jelas Agustinus, saat ditemui di Kantornya.

"Itulah beberapa hal yang bisa saya ungkapkan, mudah-mudahan kebenaran ini bisa terungkap sebenar-benarnya dan manjadi pertimbangan Jaksa maupun Hakim, mudah-mudahan juga bisa menjadi pertimbangan hukum dalam menentukan tuntutan maupun hasil putusan dari perkara tersebut," tutupnya.

Sebelumnya, satu tokoh agama, berinisial ZR (42) asal Kabupaten Tulang Bawang, dilaporkan ke Polres Tulang Bawang oleh ER (35) yang merupakan mantan istrinya terkait dugaan cabul terhadap anaknya sendiri berinisial AM, dengan nomor laporan STTLP/B-340/XII/2020/LPG/RES/TUBA tertanggal 15 Desember 2020.

Dilaporkannya ZR selaku ayah korban, berawal ketika korban mendengar orang tuanya bercerai, kebetulan ia hampir dua Tahun terakhir mengemban ilmu di pondok Pesantren yang terletak di Bandar Lampung.

Mendengar hal tersebut AM (korban) langsung mengaku merasa dilecehkan, dengan dicium dan diperlakukan secara berlebihan oleh ayahnya, pada saat setiap ia berangkat ke sekolah sejak Tahun 2017, kala itu ia masih duduk dibangku SD kelas IV hingga kelas VI. [Red]

Selasa, 07 Desember 2021

Koramil 410-06/Kedaton Bersama Komponen Masyarakat Gelar Do'a Bersama Agar NKRI Dijauhkan Dari Bencana Alam



BANDAR LAMPUNG — Bersama Komponen masyarakat di wilayah binaannya, anggota Koramil 410-06/Kedaton Kodim 0410/KBL menggelar kegiatan do'a bersama untuk keselamatan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari segala bencana.

Kegiatan do'a bersama yang berlangsung pada Selasa (7/12/2021) di Masjid Babusallam Jln. Teuku Umar Rt.07 Lk.II Penengahan, Kedaton Bandar Lampung. Di pimpin oleh Ustad Sulaiman Bardan. 

Danramil 410-06/Kedaton Mayor Inf Anang Nugroho menjelaskan, kegiatan do'a bersama ini merupakan atensi dari Dandim 0410/KBL Kolonel Inf Romas Herlandes SE.,M.Si.,MM yang di tindak lanjuti oleh Koramil Jajaran Kodim 0410/KBL.

"Jadi, do'a bersama ini merupakan tindak lanjut arahan dari Komando atas yang tujuannya untuk mendo'akan agar Bangsa kita di jauhkan dari segala bencana," jelasnya di Bandar Lampung. 

Lebih lanjut, Danramil mengatakan kegiatan ini juga sebagai sikap solidaritas guna mendo'akan para korban bencana alam yang terjadi beberapa waktu lalu di Provinsi Jawa Timur.

"Sebagai mana kita ketahui, banyak masyarakat yang menjadi korban meletusnya gunung Semeru beberapa hari yang lalu. Sebagai umat beragama, tentunya do'a bersama ini kita khususkan untuk saudara kita yang tertimpa musibah tersebut," ujarnya Danramil juga berharap, kedepan tidak ada lagi bencana sekecil apapun yang melanda negeri ini.

"Oleh karenanya, kepada seluruh komponen masyarakat mari sama-sama kita mendo'akan negeri ini agar dijauhkan dari segala mara bahaya dan bencana alam lainnya dengan cara selalu mencitai alam semesta ini," pungkas Danramil. [Sur]

Jumat, 29 Oktober 2021

Peringati Hari Sumpah Pemuda, Jaya Suara Lampung Gelar Lomba Pesona Kebaya


Bandar Lampung - Memperingati Hari Sumpah Pemuda, Organisasi Masyarakat Jaya Suara Lampung (JSL) menggelar lomba budaya Nasional yaitu pesona kebaya, yang merupakan ciri khas Nusantara. Kegiatan di gelar di Sekretariat Jaya Suara Lampung, Jalan H. Endro Suratmin Gang Merdeka No.66 Sukarame, Kota Bandarlampung, Kamis (28/10/2021).

Kegiatan tersebut diawali dengan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H yang diisi dengan ceramah Agama oleh Ustadz H. M. Shobrowi S.Ag. MM.

Turut hadir dalam rangkaian Hari Sumpah Pemuda yaitu, DR. Edarwan SE. M.Si selaku Pendirian Jaya Suara Lampung yang juga Sebagai Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, H. Andi Ahmad Sampurna Jaya (Penasehat JSL), Dra. Mevida Fathoni Lezjar M.Si (Pembina JSL), serta Pengurus dan Anggota Jaya Suara Lampung.

Selain itu, Jaya suara Lampung juga mengundang komunitas dan Ormas yang turut memeriahkan kegiatan Hari Sumpah Pemuda tersebut, yaitu Jagat Buana Nusantara (JBN), Laskar Merah Putih (LMP) , Baladhika Karya Soksi ( BKS), Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), ORARI, IWAPI, D'LADIS, KIS, TIK, Masyarakat Cinta Masjid Indonesia (MCMI).

Ketua Pelaksana Kegiatan (Marliadi) dalam sambutan nya mengatakan "dengan memperingati Hari Sumpah Pemuda, Mari Kita wujudkan Jiwa Nasionalisme, karena dengan memiliki jiwa Nasionalisme kita dapat mempertahankan harkat dan martabat Bangsa ini."

Kak Marli juga mengucapan Terima kasih ynag sebesar besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam terlaksana nya kegiatan memperingati hari sumpah pemuda ini.

Hal senada di sampaikan Bapak pendiri Jaya Suara Lampung (JSL) (Edarwan) mengucapkan Terima kasih kepada pengurus Jaya Suara Lampung (JSL) yang telah melaksanakan Hari Sumpah Pemuda yang didalamnya ada pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H, juga kepada semua pihak yang telah membantu terlaksana nya kegiatan ini. 

Dalam rangkaian hari Sumpah Pemuda tersebut digelar lomba pesona Busana Kebaya Nusantara yang diikuti puluhan peserta dengan memperebutkan tropy Jaya Suara Lampung.

Pada lomba Busana kebaya tersebut,yang menjadi pemenang sebagai Juara pertama di raih oleh Hj. Erna. Yang paling menarik dalam pagelaran lomba pesona busana kebaya tersebut, yaitu peraih juara favorit karena diikuti oleh peserta yang berpasangan, Aneva bersama Ansora Hanafi.

Ketua Jaya Suara Lampung ( JSL ) Rohanawati yang biasa di sapa kak Cici menyampaikan kegiatan hari Sumpah pemuda ini merupakan salah satu agenda program kerja JSL yang memiliki tujuan untuk menumbuhkan dan mewujudkan semangat Nasionalisme kepada Masyarakat. [Sur]

Rabu, 27 Oktober 2021

Meriahkan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H, Warga Pawai Kembang Telor


Bandar Lampung - Warga Kampung Kebun Jeruk Kelurahan Panjang Utara Kecamatan Panjang bersama pengurus Masjid Jami Nurussa'adah dan Risma melaksanakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H, pada Selasa malam Rabu (26/10/2021) bertempat di Masjid Jami Nurussa'adah Kecamatan Panjang.

Antusias warga begitu besar untuk melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad pada tahun ini, tampak beberapa warga dengan membuat berbagai macam bentuk hiasan seperti Kapal - kapalan, pohon pisang semuanya dihiasi telur dan uang, serta berbagai hiasan lainnya.

Pelaksanaan kegiatan dengan menerapkan protokol kesehatan, yang diawali pawai kembang telur dengan berkeliling kampung diiringi sholawat nabi yang penuh kemeriahan, dan ini merupakan sudah tradisi bila memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H ini dihadiri Plt Camat sekaligus Lurah Panjang Utara M. Supriyadi, Ketua Umum Masjid Jami Nurussa'adah Hi. Musabakah A. Md, Kanit Binmas Polsek Panjang Marta Gunawan, Bhabinkamtibmas Panjang Utara Aiptu Agus Yulianto, para ustad, pamong dan tamu undangan.

Turut diiringi Hadroh dari anak anak TPA Assyifa Ulinnas dengan melantunkan nyanyian sholawat nabi.

Dalam sambutannya Ketua Umum Masjid Jami Nurussa'adah Hi. Musabakah A.Md, mengatakan, saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran jamaah dan tamu undangan, syukur alhamdulillah pada malam ini peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H berlangsung meriah, begitu antusiasnya warga sekitar masjid memberikan sodaqohnya untuk kegiatan ini, selain itu ucapan terimakasih juga atas kerjasamanya kepada seluruh pengurus masjid dan adik - adik Risma serta para pamong yang turut membantu terlaksananya kegaiatn ini, ungkapnya.

Hal ini membuktikan bahwa sebagai wujud rasa bahagia kita dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad dengan timbul rasa kecintaan nabi dari dalam diri kita, semoga peringatan ini jangan jadikan seremonial saja tetapi kita serap apa makna dari peringatan tersebut, ujarnya lagi.

Sementara itu Lurah Panjang Utara sekaligus Plt Camat Panjang M. Supriyadi, dalam membacakan sambutan Walikota Bandar Lampung menjelaskan, "Maulid Nabi Muhammad SAW yang kita peringati Ditengah -tengah Pandemi Covid-19, mengingatkan umat Islam untuk saling peduli, berbagi dan bahu membahu dimasa sulit akibat wabah Covid-19. Dengan semangat kepedulian itulah, bangsa kita mampu melalui masa - masa sulit saat Ini. Pandemi COVID-19 menguji kesabaran masyarakat sebagai insan yang beriman. Untuk Itu, saya mengajak kita semua umat Islam untuk meneladani sikap Nabi Muhammad SAW yang sabar dan selalu mendahulukan umatnya," terangnya.

"Oleh karena Itu, dalam situasi wabah Pandemi Covid-19 yang sudah memasuki tahun kedua tidak menyurutkan kita sebagai umat Islam untuk beribadah Shalat 5 waktu maupun ibadah lainnya, seperti memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai wujud kecintaan kita kepada Rasulullah SAW. Namun tetap menerapkan protokol kesehatan 5M dengan baik dan benar, kita bersyukur, Pandemi Covid-19 di Kota Bandar Lampung saat Ini telah memasuki zona kuning,"   ujar M. Supriyadi lagi.

"Saya yakin diakhir tahun 2021 seiring dengan sudah di vaksinasinya seluruh warga masyarakat, kondisinya akan kembali seperti sedia kala. Untuk Itu, saya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk mulai belajar beradaptasi dan hidup berdampingan kondisi Pandemi Covid-19, karena tidak ada pandemi yang bisa selesai dalam waktu singkat,"  himbaunya.

"Oleh karena itu, masyarakat untuk tetap selalu menerapkan protokol kesehatan dengan baik meskipun sudah mendapatkan vaksinasi secara lengkap," harapnya lagi diakhir sambutan.

Acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini juga di isi dengan siraman rohani dengan penceramah agama Hi. Mustopa, Dalam tausyiahnya Hi. Mustopa menjelaskan, "Dengan kita bersedekah mudah - mudahan menjadi amal ibadah untuk diakherat nanti. Selain itu kita perbanyak Sholawat paling sedikit 300 Sholawat untuk mengagung kanjeng nabi Muhammad SAW, di bulan mulud ini," ujarnya dengan semangat. [Sur]

Ustadz Nasihin Dan Kru Diperiksa Polda Lampung Terkait Video Dibegal


Bandar Lampung -- Ustadz Nasihin tak hanya dimintai keterangan terkait video viral dibegal di Lampung. Polda Lampung juga mendalami sejumlah video yang diduga rekayasa.

Selain Ustadz Nasihin, polisi memeriksa 4 kru video youtube yang terlibat pembuatan konten yang merusak citra daerah dan masyarakat sejak Senin (25/10/2021).

"Pemeriksaan masih berlanjut termasuk kru," ujar Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, Rabu (27/10/2021).

Tim penyidik Subdit III Ditkrimum terus mendalami materi pemeriksaan terhadap Ustadz Nasihin dan empat orang krunya untuk mendapatkan kepastian hukum terhadap perkara ini.

Materi pemeriksaan terkait konten berjudul "Biawak Besar Masuk Toko", "Dua Bocah Kabur Bayi Ditinggal Sendirian", dan video rekayasa pembegalan di akun channel Youtube Ustadz Nasihin.

Ustadz Nasihin menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Lampung karena video rekayasa pembegalan yang mereka produksi dianggap merusak citra nama daerah dan masyarakat Lampung. [Sur]

Jumat, 22 Oktober 2021

Majelis Taklim At Tan'im Gelar Maulid Nabi


Bandar Lampung -
Majelis Taklim At Tan'im menggelar Peringatan Maulid Nabi Besar SAW di Musala At Tan'im di Gg. H Karim 1, Jl. mK Baginda, Kelurahan Gunung Sulah, Bandar Lampung, pada Kamis malam (21/10/2021).

Menurut Ketua Majelis Taklim Rina Rosdiati kegiatan ini merupakan penghormatan kita kepada baginda Rasulullah SAW.

"Dengan kita melakukan peeingatan Maulid Nabi Muhammad SAW, ini merupakan penghormatan kita sebagai umatnya dan untuk kita menapaktilas kembali perjuangan beliau," kata Rina.

Dalam kegiatan itu, Majelis Taklim At Tan'im mendatangkan penceramah Ustadz Beni Antoni. Dalam ceramahnya Beni Antoni menekankan pentingnya memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. 

"Dengan kita memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW kita akan mendapat perlindungan dari para malaikat," kata ustad yang rutinitasnya di SMP Al Azhar, Way Halim.

Dia juga berpesan agar kita selalu menghormati orang tua sesuai dengan pesan Nabi Besar Muhammad SAW. Sebelum acara ditutup Ustadz Beni Antoni memimpin doa. [Sur]