GK, Serang - Polda Banten gelar Seminar Golok Internasional di Mata Dunia guna mendukung penetapan Golok Banten menjadi salah satu warisan Indonesia yang mendunia bertempat di Aula Serbaguna Polda Banten pada Sabtu (12/11).
This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Sabtu, 12 November 2022
Lestarikan Budaya Lokal, Polda Banten Gelar Seminar Internasional Golok Banten
GK, Serang - Polda Banten gelar Seminar Golok Internasional di Mata Dunia guna mendukung penetapan Golok Banten menjadi salah satu warisan Indonesia yang mendunia bertempat di Aula Serbaguna Polda Banten pada Sabtu (12/11).
Rabu, 09 Februari 2022
Tutup Misi Satgas Perdamaian Dunia, Kapolri: Jadilah Inspirasi untuk Wujudkan Polri Dicintai Masyarakat
GK, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin upacara penutupan Satgas Polri pada misi pemeliharaan perdamaian PBB di UNAMID dan penganugerahan Satyalancana Bhakti Buana kepada Satgas Garbha II FPU 12 UNAMID di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Selasa (8/2).
Dalam pengarahannya, Sigit mengungkapkan, personel Satgas UNAMID yang telah selesai melaksanakan tugas agar selalu mengembangkan profesionalitas, membagikan ilmu pengetahuan, dan mengimplementasikan pengalaman yang diperoleh, dalam rangka menghadapi tugas kepolisian kedepan yang semakin kompleks.
"Jadilah inspirasi dan teladan bagi para personel lainnya dalam mewujudkan Polri yang modern, Polri yang berwawasan luas, dan Polri yang semakin diharapkan dan dicintai masyarakat," kata Sigit.
Selaku Kapolri, Sigit menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada jajaran Satgas FPU dan IPO UNAMID yang telah berkontribusi dalam pemeliharaan kedamaian dan ketertiban dunia sejak tahun 2008 hingga berakhirnya masa tugas pada saat ini.
Dalam berkiprah menjadi pasukan perdamaian dunia, kata Sigit, berbagai macam penghargaan dan prestasi telah diraih. Diantaranya, dari UNHCR, Kepala Pemerintahan Sudan, Kepala Kepolisian Sudan, Kepala Operasi Uni-Afrika, dan Police Commissioner UNAMID.
Semua itu diperoleh, menurut mantan Kapolda Banten tersebut, atas kerja keras, dedikasi, dan loyalitas seluruh personel Satgas UNAMID dalam menjaga keamanan dan perdamaian di wilayah Darfur, Sudan. Sehingga, telah menorehkan tinta emas dalam sejarah perjalanan Polri dan Indonesia di kancah internasional.
"Tentunya saya berharap duta-duta Indonesia di seluruh penjuru dunia yang saat ini tengah menjalankan tugas, dapat senantiasa terus menorehkan kebanggaan dan kehormatan bangsa Indonesia di mata dunia," ujar eks Kabareskrim Polri itu.
Tak hanya itu, Sigit menekankan, torehan prestasi personel Polri di kancah Internasional, sesuai dengan semangat transformasi menuju Polri yang Presisi.
"Tepatnya pada kebijakan transformasi operasional Program kelima dan kegiatan ke-22 yaitu pengembangan kerja sama Internasional melalui peran Polri dalam misi perdamaian, misi kemanusian internasional, dan misi internasional lainnya," ucap Sigit.
Menurut Sigit, misi pemeliharaan perdamaian PBB, merupakan salah satu bagian dari pelaksanakan diplomasi dan kerja sama Internasional Polri yang memiliki nilai strategis sebagai wujud kontribusi Bangsa Indonesia dalam melaksanakan ketertiban dunia, sebagaimana diamanatkan dalam pembukaan UUD 1945 alinea keempat.
Komitmen itu, dikatakan Sigit, terwujud dalam 32 tahun Polri berkiprah dalam misi perdamaian dalam 18 misi PBB setidaknya sudah dikerahkan 2.975 personel untuk dijadikan Peacekeeper atau pasukan penjaga perdamaian.
"Jumlah personel Polri ini menempatkan posisi Indonesia diposisi ke-10 sebagai negara terbanyak yang mengirimkan personel dalam Troops/Police Contributing Countries (TPCCS)," tutur Sigit.
Adapun, beberapa negara yang menjadi wilayah misi PBB yaitu, Yaman, Afghanistan, Kamboja, Sudan, Sudan Selatan, Mozambique, Namibia, Rep. Afrika Tengah, Bosnia, Congo, Haiti, Slavonia, Mali, dan Somalia.
Dalam hal ini, Sigit menyatakan, personel FPU dan IPO telah membawa harum nama bangsa Indonesia di kancah internasional dan mendapatkan apresiasi positif atas peran aktifnya dalam menjalankan misi pemeliharaan perdamaian PBB.
Dalam menjalankan sebuah misi pemeliharaan perdamaian PBB, Sigit menekankan bahwa, membutuhkan tanggung jawab yang begitu besar. Mulai dari melindungi masyarakat sipil, memberikan bantuan kemanusiaan, memonitor perjanjian perdamaian antara pihak yang bertikai, mendukung mediasi penyelesaian konflik antar kelompok, serta membantu pemerintah Sudan untuk mengembalikan para pengungsi ke tempat tinggal asalnya secara sukarela.
"Selain itu, di masa berakhirnya misi UNAMID ini, Indonesia juga dipercaya menjadi Guard Unit
terakhir yang meninggalkan daerah misi atas profesionalisme dan disiplin tinggi yang diakui oleh PBB sejak awal penugasan UNAMID," tutup Sigit. [Red]
Rabu, 05 November 2025
Diakui Dunia! Nusadaya Academy Raih Penghargaan Internasional dalam Pengembangan Sistem Pendidikan
Kuala Lumpur, Malaysia — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh anak bangsa. Radep Riyantoro, pemuda asal Lampung yang kini memimpin pengembangan pendidikan melalui Nusadaya Academy, meraih penghargaan internasional atas kontribusinya dalam inovasi dan pengembangan sistem pendidikan di Indonesia.
Selasa, 06 September 2022
Lepas Pasukan Perdamaian PBB, Kapolri: Selalu Pedomani Tribrata dan Catur Prasetya
Jumat, 24 Desember 2021
Tinjau Bandara Soetta H-1 Natal, Kapolri Minta Pengawasan Ketat Masa Karantina PPI
Selasa, 18 Februari 2025
FKIP Unila Jalin Kerja Sama Internasional dengan Robert Gordon University
Bandar Lampung – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) menerima kunjungan delegasi dari Robert Gordon University (RGU), Skotlandia, dalam rangka penjajakan kerja sama akademik. Kegiatan ini berlangsung di Aula K dan Ruang Dekan FKIP Unila pada Senin (17/02/2025).
Kamis, 10 Maret 2022
Rektor Apresiasi Mahasiswa Unila Miss dan Mister Tourism 2022
Rektor menekankan, pihaknya memiliki komitmen untuk mendorong mahasiswa Unila betul-betul menjadikan prestasi itu sebagai capaian yang membanggakan dan menguatkan kampus Unila.
Selasa, 01 Juli 2025
FKIP Unila dan NPDL Australia Kolaborasi Riset Internasional Bahas Kompetensi Global Guru Indonesia
Bandar Lampung — Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan jejaring akademik global. Tahun ini, FKIP Unila resmi menjalin kerja sama riset internasional dengan organisasi pendidikan global asal Australia, New Pedagogies for Deep Learning (NPDL), dalam proyek bertajuk “Investigating the Indonesian Teachers' Global Competencies Profiles.”Selasa(1/7/2025).
Sabtu, 23 Oktober 2021
Pimpin Apel Pasukan Sambut Wisman di Bali, Kapolri: Sebagai Gerbang Terakhir Tolong Disiplin
Bali - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin Apel gelar pasukan dalam rangka kesiapan penerimaan Wisatawan Mancanegara (Wisman) di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Sabtu (23/10).
Sebelum memimpin Apel pasukan, Panglima TNI dan Kapolri mengecek langsung lokasi hotel yang akan dijadikan tempat karantina Wisman dan melihat alur atau proses penerimaan turis asing ketika hendak berlibur ke Pulau Dewata.
"Apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan pengamanan dan penegakan protokol kesehatan dalam rangka penerimaan wisatawan mancanegara di Bali, baik pada aspek personel maupun sarana prasarana," kata Sigit dalam amanatnya.
Pembukaan pintu Internasional telah diatur dalam Keputusan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 15 Tahun 2021. Diantaranya proses karantina untuk Wisman dilakukan selama 5X24 jam atau 5 hari sejak kedatangan.
Terkait hal itu, Sigit menekankan, kepada seluruh personel TNI-Polri untuk memastikan seluruh persyaratan dan protokol kesehatan (prokes) terhadap kedatangan Wisman dijalankan sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku.
Menurut Sigit, dalam penerimaan turis asing, personel TNI dan Polri harus bekerjasama dan bersinergi agar menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Apabila prosedur penerimaan Wisman kecolongan atau tidak sesuai SOP, kata Sigit, hal tersebut dapat berpotensi menimbulkan lonjakan laju pertumbuhan virus corona dan adanya ancaman transmisi varian Covid-19 dari luar negeri. Sehingga, tak hanya warga Bali yang terdampak, melainkan seluruh masyarakat Indonesia akan dirugikan.
"Integritas dan kerjasama antar Satgas yang ada di dalamnya betul-betul solid. Rekan-rekan adalah gerbang terakhir penanganan Covid-19 kalau kecolongan angka akan naik. Sebagai gerbang terakhir tolong disiplin, integritas, kerjasama baik dipertahankan agar kita bisa menjaga sesuai SOP yang ada dan benar," ujar Sigit menegaskan kepada seluruh pasukan Apel.
Mantan Kapolda Banten ini menekankan, dibukanya pintu Wisman ke Bali, merupakan wujud dari salah satu kerja keras dari Pemerintah bersama masyarakat, dalam melakukan penanganan dan pengendalian Covid-19.
Dengan penurunan kasus harian hal itu akan dibarengi dengan diturunkannya level PPKM. Sehingga, aktivitas masyarakat secara perlahan akan dibuka atau kembali normal, dengan tetap menerapkan prokes yang kuat.
Dibukanya penerimaan Wisman ini, menurut Sigit juga upaya dari Pemerintah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Khususnya Bali, wilayah tersebut sangat terdampak karena sektor pariwisatanya terhenti akibat Pandemi Covid-19.
"Ini merupakan tindaklanjut dari upaya kerja keras dari seluruh tim yang tergabung dalam upaya menekan laju pertumbuhan Covid-19, sehingga saat ini laju Covid-19 di Indonesia bisa dikendalikan. Pemerintah melakukan evaluasi termasuk persiapan kita dalam memberikan kesempatan membuka lagi Bandara Internasional untuk menerima kedatangan turis," ucap eks Kabareskrim Polri ini.
Setelah mengecek alur penerimaan, Sigit mengungkapkan, TNI-Polri harus memastikan Wisman itu dilakukan pengecekan soal vaksinasi, kemudian surat test RT-PCR dan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan turis itu negatif dari Covid-19, hingga menuju lokasi karantina yang disiapkan.
"Secara umum persiapan cukup baik. Namun demikian ada perbaikan maupun koreksi serta evaluasi untuk memastikan semua yang dilaporkan dan kita kunjungi berjalan dengan baik. Khususnya beberapa tempat yang menjadi perhatian bersama di area yang digunakan untuk menunggu. Proses PCR satu jam tolong seluruh satgas yang tergabung tolong pak Gubernur di cek ulang. Kita memastikan tes PCR sesuai apa yang diharapkan," papar Sigit.
Kemudian, Sigit juga menyatakan soal kesiapan di hotel lokasi karantina. Ia sangat menekankan agar lima hari proses karantina dilakukan sesuai aturan. Bahkan, Sigit juga memberikan solusi untuk menyiapkan kegiatan yang membuat Wisman tidak mengalami rasa bosan selama menjalani isolasi.
"Kemudiam terkait dengan wilayah digunakan untuk karantina, pastikan bahwa masyarakat ataupun wisatawan yang berkunjung melaksanakan aturan yang ada terkait dengan ketentuan 5 hari. Dan ini menimbulkan kejenuhan dan harus dipikirkan bagaimana di area yang dipakai karantina ada beberapa kegiatan yang tentunya bisa diberikan untuk hilangkan kejenuhan," papar Sigit.
Sigit berharap, kesiapan penerimaan Wisman di Bali ini bisa berjalan dengan baik. Mengingat, Pulau Dewata juga akan menyelenggarakan beberapa event Internasional kedepannya. Sehingga, harus dibuktikan bahwa Indonesia mampu menjalankan agenda nasional atau internasional dengan tetap memperhatikan faktor kesehatan.
Menurut Sigit, Indonesia telah membuktikan ke mata dunia bahwa kedua hal itu mampu dilaksanakan. Hal tersebut tercermin dalam penyelenggaraan PON ke-XX di Papua, yang berjalan aman dan tidak adanya lonjakan kasus aktif virus corona.
"Oleh karena itu pentingnya dievaluasi terkait perkembangan dari negara dimana turis tersebut akan datang. Sehingga kemudian kita akan menjadi lebih siap dan di dalam pengecekan akan lebih hati-hati. Ada risiko yang kita hadapi apabila kita kendor dan lalai," tutup Sigit. [Sur]
Kamis, 24 Juli 2025
Himatemia FT Gelar Seminar Internasional EXCESS 2025
LAMPUNG – Universitas Lampung (Unila) melalui Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (Himatemia) Fakultas Teknik (FT) kembali menyelenggarakan Explosion of Chemical Engineering Study Activities (EXCESS), yang pada tahun 2025 menghadirkan seminar internasional bertajuk “Challenges and Solutions for Achieving Net Zero Emissions in Global Industry.” Kegiatan akan digelar Sabtu, 24 Agustus 2025, di Gedung Serba Guna (GSG) Unila mulai pukul 09.00 wib.
EXCESS 2025 menghadirkan dua narasumber utama dengan latar belakang dan kepakaran yang saling melengkapi. Pembicara pertama adalah Prof. Dato’ Ts. Dr. Kamaruzzaman Sopian, profesor Teknik Mesin dari Universiti Teknologi PETRONAS, Malaysia, yang dikenal sebagai pakar terkemuka dalam bidang energi terbarukan, khususnya teknologi energi surya.
Ia telah menerbitkan lebih dari 1.000 makalah ilmiah dan masuk dalam daftar Highly Cited Researchers oleh Clarivate (2019–2023) serta World’s Top 2% Scientists versi Stanford–Elsevier. Kehadiran Prof. Kamaruzzaman sangat relevan dengan tema besar EXCESS 2025 yang mengusung isu net zero emissions di sektor industri global.
Sementara itu, pembicara kedua adalah Sadam Permana, S.H., seorang content creator dan alumnus Fakultas Hukum Universitas Indonesia yang dikenal aktif menyuarakan isu-isu sosial, kepemudaan, dan branding profesional di media digital.
Dengan pengalaman magang di sejumlah perusahaan besar serta partisipasi dalam program kepemimpinan Young Leaders for Indonesia (YLI) dari McKinsey & Company, Sadam akan mengisi sesi bertema “Personal Branding Strategy to Increase Professional Competitiveness.” Kehadirannya bertujuan untuk mengajak generasi muda memahami pentingnya membangun identitas profesional di era persaingan global yang kompetitif.
Tema besar “Challenges and Solutions for Achieving Net Zero Emissions in Global Industry” diangkat sebagai respons atas tantangan nyata yang dihadapi industri global dalam menurunkan emisi karbon. Ketergantungan terhadap bahan bakar fosil dan tingginya tingkat polusi industri menjadi hambatan utama.
Seminar ini akan membahas berbagai pendekatan strategis seperti transisi menuju energi bersih, pemanfaatan biomassa sebagai sumber energi terbarukan, hingga pengembangan teknologi yang efisien dan berkelanjutan untuk mendorong terciptanya industri yang ramah lingkungan.
Tema ini juga memiliki keterkaitan erat dengan dunia akademik. Isu net zero emissions kini menjadi fokus utama dalam berbagai bidang riset dan inovasi di perguruan tinggi. Seminar EXCESS 2025 diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi antara mahasiswa, peneliti, dan pemangku kepentingan untuk menciptakan solusi konkret.
Mahasiswa berperan sebagai agen perubahan yang dapat menyumbangkan gagasan dan penelitian dalam pengembangan energi terbarukan, pengurangan emisi karbon, serta pembangunan berkelanjutan yang berdampak luas.
Ketua Pelaksana EXCESS 2025, Ragah Darma Bangsawan, menyampaikan seminar ini merupakan bagian dari kepedulian mahasiswa terhadap isu lingkungan global.
“Kami ingin EXCESS 2025 menjadi tempat bertemunya mahasiswa, profesional, dan ahli dari berbagai negara untuk bertukar ide dan solusi tentang bagaimana dunia bisa bergerak menuju emisi nol. Harapannya, dari sini akan lahir aksi nyata untuk masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan,” ujarnya.
EXCESS merupakan agenda tahunan Himatemia Unila yang rutin digelar guna memperkuat eksistensi mahasiswa teknik kimia di tingkat nasional dan internasional. Tahun ini, panitia menargetkan lebih dari 300 peserta dari kalangan mahasiswa, akademisi, dan profesional, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.
Pendaftaran masih dibuka secara daring melalui tautan: bit.ly/EXCESSInternationalSeminar, dengan kategori peserta dari mahasiswa Unila, mahasiswa luar kampus, peserta umum, hingga peserta internasional. Peserta akan mendapatkan sertifikat hardcopy, seminar kit, konsumsi, serta akses penuh ke sesi diskusi dan tanya jawab.
Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari berbagai sponsor, antara lain PT Perkebunan Nusantara VII (PTPN VII), Wardah, Yunbie Production, PT. Fermentech Indonesia, dan lainnya. Media partner nasional dan internasional juga berkolaborasi dalam publikasi acara untuk memperluas jangkauan eksposur.
Seminar EXCESS 2025 dijadwalkan dibuka secara resmi Rektor Unila, serta dihadiri Gubernur Provinsi Lampung sebagai tamu undangan kehormatan, jajaran dekanat Fakultas Teknik, Ketua Jurusan Teknik Kimia, dan tokoh-tokoh akademik lainnya.
Sabtu, 21 Juni 2025
Lampung Selatan Gandeng China dan Jepang Lewat Skema Hibah untuk Percepatan Pembangunan
Kalianda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan membuat gebrakan baru dalam mendorong pembangunan daerah. Melalui skema hibah internasional, Pemkab resmi menggandeng China dan Jepang untuk mendukung percepatan pembangunan di berbagai sektor strategis.
Senin, 05 Februari 2024
Mengenal Latter Of Credit ( LC ) dalam dunia konstruksi
GK, Lampung – Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Provinsi Lampung, Slamet Riadi menjelaskan Latter of credit (LC) biasa di gunakan pada tender internasional atau tender yang menggunakan dana hibah maupun hutang luar negeri.
Jumat, 17 Mei 2024
Siagakan Tourist Police hingga Tim Security Officcer, Polda Lampung Jamin Rasa Aman Ajang WSL Krui Pro 2024
GK, BANDAR LAMPUNG - Polda Lampung siap menjamin rasa aman dan nyaman pelaksanaan ajang surfing internasional World Surfing League (WSL) Krui Pro 2024 mulai 28 Mei - 4 Juni 2024.
Kamis, 07 November 2024
FKIP Universitas Lampung Sambut Mahasiswa Program SEA Teacher 2024 dari Philipina
GK, Bandar Lampung – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) resmi menerima tujuh mahasiswa peserta Program SEA Teacher 2024 yang berasal dari tiga universitas terkemuka: University of Santo Tomas (Philipina), Saint Mary’s University (Philipina), dan Bicol University (Philipina). Acara penyambutan berlangsung di Ruang Sidang FKIP Unila dengan dihadiri oleh Dekan FKIP Prof. Dr. Sunyono, M.Si., beserta para wakil dekan, ketua bagian Tata Usaha, ketua Unit Kerjasama, ketua dan sekretaris jurusan, serta kepala sekolah SMA YP Unila dan SLB Insan Madani Metro.Selasa,5November 2024
Tujuh mahasiswa dari program ini yang hadir di ruang sidang dekanat FKIP Unila adalah Mhea Lei S. Laza; Roanne Joy S. Taysa; dan Shirlene O. Buahon, ketiganya dari Saint Mery’s University. Selanjutnya Ela Pearl S. De Castro dan Joana C. Valdez dari Santo Thomas University dan hadir secara daring dari Bicol University, yaitu Allysa Gayle G. Thomas dan Jessica Mae N. Nato, keduanya akan datang ke FKIP Unila pada tanggal 11 November 2024. Mereka dsambut dengan hangat oleh Dekan FKIP Unila dan jajarannya. Program SEA Teacher 2024 sendiri bertujuan untuk memperluas wawasan dan pengalaman akademik mahasiswa, serta memperkaya pemahaman mereka tentang pendidikan lintas budaya. Kolaborasi dengan University of Santo Tomas, Saint Mary’s University, dan Bicol University ini menegaskan komitmen FKIP Unila untuk memperkuat jejaring internasional dalam bidang pendidikan.
Dalam sambutannya, Dekan FKIP Unila Prof. Dr. Sunyono, M.Si., menyampaikan harapan agar para mahasiswa SEA Teacher dapat memperkenalkan budaya dari negara asal mereka—Philipina—kepada masyarakat Lampung, khsusnya siswa di sekolah-sekolah tempat mereka praktik mengajar. “Kami berharap juga para mahasiswa asing tersebut dapat mengenal dan mempelajari bahasa Indonesia, budaya, dan tradisi masyarakat Lampung, serta mengenal Lampung lebih dekat. Dalam mengenalkan budaya dan wisata di Propinsi Lampung, akan dilaksanakan pada saat weekend sebagai agenda mereka selama di Propinsi lampung.
Para mahasiswa SEA Teacher ini akan melaksanakan program praktik mengajar selama satu bulan di SMA YP Unila (untuk mahasiswa dari Saint Mary’s University dan Bicol University) dan di SLB Insan Madani Kota Metro (untuk mahasiswa dari Santo Thomas University). Untuk mendukung proses adaptasi, FKIP Unila telah menyiapkan “SEA Teacher Buddy” yang akan mendampingi para mahasiswa selama di Indonesia. Buddy ini berperan dalam membantu mahasiswa beradaptasi dengan lingkungan baru, mengenalkan kebudayaan lokal, dan memberikan dukungan selama program berlangsung.
“Kami berharap kehadiran SEA Teacher Buddy dapat membantu para mahasiswa mengatasi tantangan yang mungkin muncul, baik di lingkungan akademik maupun sosial. Buddy ini juga akan mengenalkan mahasiswa SEA Teacher pada budaya dan kebiasaan masyarakat Lampung sehingga pengalaman mereka di sini menjadi lebih berkesan,” lanjut Prof. Sunyono. Pada kesempatan ini, Prof. Sunyono sebagai Dekan FKIP Unila juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Rektor Universitas Lampung, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng. yang telah memberikan dukungan penuh terhadap program tersebut. Dimana mahasiswa tersebut (khususnya mahasiswa dari Saint Mery’s University dan Bicol University) akan disiapkan tempat pemondokan di Rusunawa (kamar yang bersatandar internasional) selama mereka berada di Bandar Lampung. Ucapan terimakasih juga disampaikan kepada Prof. Dr. Sowiyah, M.Pd., Ketua Program Studi S1 PGSD yang telah menyiapkan pemondokan di Kota Metro bagai mahasiswa yang berasal dari Santo Thomas University. Selanjutnya kepada Kepala SMA YP Unila, ibu Dra. Mey Sriyani, M.M., yang telah menerima mahasiswa dari Saint Mery’s University dan Bicol University untuk melaksanakan praktik mengajar, demikian pula kepada Kepala SLB Insan Madani yang diwakili oleh bapak Mujiyanto yang juga telah menerima mahasiswa dari Santo Thomas University untuk melaksanakan praktik mengajar di sana.
Shirlene O. Buahon, salah satu mahasiswa yang mewakili Saint Mary’s University, mengungkapkan kegembiraannya dapat berpartisipasi dalam program SEA Teacher di Indonesia, khususnya di Lampung. “Saya sangat senang dapat kesempatan belajar di Universitas Lampung yang kampusnya sangat besar dan ramah. Saya berharap bisa mengeksplorasi budaya dan norma masyarakat Indonesia, serta mempelajari kekhasan budaya Lampung,” ujarnya.
Dengan adanya Program SEA Teacher ini, FKIP Unila berharap dapat memperkuat kolaborasi internasional dan membangun wawasan global bagi mahasiswa di bidang pendidikan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berbagi pengalaman akademik dan budaya tetapi juga upaya memperkenalkan keunikan budaya Lampung kepada dunia internasional.
Program SEA Teacher 2024 ini diharapkan dapat terus menjadi jembatan antara mahasiswa lintas negara, khususnya ASEAN untuk saling belajar, berbagi, dan menjalin persahabatan di ranah pendidikan, serta memberikan dampak positif terhadap kualitas pendidikan dan kerjasama budaya di masa yang akan mendatang.(*)
Sabtu, 20 Desember 2025
Semarak Perayaan HUT ke-5 dan Rakernas FOIIN 2025 di Bandar Lampung, Momentum Kebangkitan Pariwisata
Bandar Lampung – Komunitas otomotif Fortuner International Indonesia (FOIIN) menggelar Anniversary ke-5 sekaligus Rapat Kerja Nasional (Rakernas) FOIIN Tahun 2025,Pada Sabtu malam(20/12/2025) berlangsung di Santika hotel.
Kamis, 23 Januari 2025
FEB Unila Gelar Asesmen Lapangan Reakreditasi Prodi Magister Manajemen
Lampung – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung (Unila) melaksanakan asesmen lapangan reakreditasi Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi (LAMEMBA) untuk program studi Magister Manajemen (MM). Kegiatan ini berlangsung di ruang sidang lantai satu Gedung B FEB Unila pada Kamis, 23 Januari 2025.
Jumat, 28 Juli 2023
Bikin Bangga, 3 Anggota Polri Diwisuda Langsung Presiden Erdogan Usai Ikuti Pendidikan 2 Tahun di Turki
GK, Jawa Barat - Tiga anggota Polri mengikuti pendidikan Turkish National Police Academy (TNPA). Usai mengikuti pendidikan selama 2 tahun, ketiga anggota Polri ini pun menjadi bagian dari 87 peserta didik internasional lainnya diwisuda pada Rabu, 26 Juli 2023.
Jumat, 27 Oktober 2023
Danrem 043/Gatam Dampingi Pangdam II/Sriwijaya Sambut Presiden Jokowi Di Bandara Radin Inten
GK, Lampung – Komandan Korem 043/Gatam Brigjen TNI Iwan Ma’ruf Zainudin SE mendampingi Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Yanuar Adil, sambut kedatangan Presiden Republik Indonesia (RI) Ir. Joko Widodo di Bandara Internasional Raden Inten II Lampung Selatan Provinsi Lampung, Kamis (26/10/2023).
Rabu, 17 September 2025
Ekspor Perdana El’s Coffee Lampung Tembus Pasar Hongkong
Bandar Lampung – Gubernur Lampung melalui Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, secara resmi melepas ekspor perdana produk kopi Lampung dengan merek El’s Coffee menuju Hongkong. Acara pelepasan ekspor tersebut digelar di halaman El’s Coffee By-Pass, Jalan Soekarno Hatta, Bandar Lampung, Pada Rabu (17/9/2025) dan menjadi tonggak penting dalam memperluas pasar internasional bagi kopi Lampung yang telah lama dikenal dengan cita rasa khasnya.
Sabtu, 01 Februari 2025
FKIP Unila Resmi Luncurkan Program Summer Camp 2025 Pertama Kalinya
Lampung – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) secara resmi meluncurkan Program Summer Camp 2025 sebagai inisiatif perdana. Program ini bertujuan untuk memperluas wawasan akademik dan budaya bagi mahasiswa serta peserta dari berbagai institusi pendidikan baik di dalam maupun luar negeri.


























