Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Jalan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jalan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Februari 2023

Bak Kolam di Tengah Jalan, Ketua DPD LSM Gasak Lambar Minta Pemerintah Provinsi Tutup Jalan Rusak Dengan Aspal



GK, Lampung Barat - Bak kolam ditengah jalan begitulah kiranya gambaran jalan Provinsi yang rusak tepatnya diruas jalan Liwa -Sukau Pekon Bandar Baru, Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung Barat bikin geram warga dan pengguna jalan.

Para pengguna jalan menilai lantaran kerusakan terjadi hanya di satu titik hingga perbaikan terkesan ‘ogah-ogahan, padahal kerusakan jalan tersebut sudah lama dan banyak menyebabkan kecelakaan lalulintas (lakalantas) terutama bagi pengendara roda dua.

Wildan Selaku Ketua DPD LSM Gasak (Gerak Solidaritas Analisis Kebijaakan) Lambar menyampaikan keprihatinan dan keluhannya akan jalan yang rusak tersebut kepada media gariskomando.com. Selasa (28/02/2023). 


Dalam penyampaiannya, ia mengatakan sangat prihatin dengan kondisi jalan yang rusak parah tepat di Pekon Bandar Baru.

"Saat ini jalan tersebut sulit untuk dilewati pasalnya kondisi sangat parah apalagi saat musim hujan, genangan air berada di seluruh badan jalan yang menghambat jalannya lalu lintas dan memicu terjadinya kecelakaan," ujarnya.

Wildan juga meminta kepada Pemerintah Provinsi khususnya Gubernur Lampung untuk memperhatikan dan memperbaiki jalanan tersebut.

"Gubernur harus tanggap dan merespon cepat karena jika di biarkan maka kondisi jalan akan memburuk dan tidak bisa dilewati oleh kendaraan yang hendak melintas, karena ini jalan utama dan jalan provinsi," tutur Ketua DPD Gasak Lampung Barat.

Wildan juga menegaskan, "Sudah selayaknya jalan ini diperbaiki, mengingat jalan ini sudah lama tidak mendapat sentuhan dari pemerintah provinsi, dan jalan ini harus di aspal tidak cuma ditimbun dengan sirtu," tutupnya. (Yie)

Rabu, 22 Februari 2023

Hujan Lebat Sebabkan dua Ruas Jalan di Pringsewu Tergenang


GK, Pringsewu - sejumlah ruas jalan di Pringsewu Lampung terpantau tergenang air pasca hujan deras melanda disebagian besar Kabupaten Pringsewu pada Rabu (22/2/2023) siang.

Berdasarkan pantauan awak media, genangan air akibat hujan lebat ditemukan di  ruas jalan Lintas Barat Sumatera tepatnya di sekitar SPBU Tambaksari dengan ketinggian antara 20-30 centimeter.

Kemudian genangan kedua terjadi di ruas jalan Ahmad Yani Pekon Wates dengan ketinggian air juga mencapai 30 centimeter.

Kasat lantas AKP Khoirul Bahri mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Rio Cahyowidi mengatakan, akibat genangan di dua lokasi tersebut arus lalu lintas dari kedua arah tersendat lantaran para pengemudi berupaya mengurangi kecepatan kendaraan.

Ia juga menjelaskan bahwa personel Polisi dari Satuan lalu lintas Polres Pringsewu dan Polsek Gadingrejo sudah diterjunkan di untuk membantu kelancaran arus lalu lintas dikedua lokasi tersebut.

Disampikan kasat bahwa dua lokasi tersebut memang sudah menjadi langganan banjir saat terjadi hujan deras. Genangan itu sendiri diakibatkan saluran irigasi yang berada di tepi badan jalan tidak mampu menampung debit air hujan.

"Sehingga air meluber dan menggenangi badan jalan dan juga pemukiman warga sekitar," ucapnya.

Diungkapkan kasat, hingga pukul 17.00 Wib genangan air diduga lokasi sudah berangsur surut dan arus lalu lintas juga sudah normal kembali. 

"Namun demikian kami tetap mengimbau kepada pengguna jalan untuk tetap berhati-hati dan mematuhi aturan berlalu lintas agar tercipta keamanan, keselamatan dan ketertiban lalu lintas," tandasnya. [Feby]

Selasa, 06 Desember 2022

Kesal Akses Jalan ke Sawah Ditutup, Pria Paruh Baya Aniaya Tetangganya


GK, Pandeglang - Polsek Pandeglang amankan pria paruh baya berinisial SA (58) warga Kelurahan Sukaratu, Kecamatan Majasari. Pelaku S (50) diamankan setelah menganiaya tetangganya yakni SH (50) dengan menggunakan sebatang bambu hingga mengalami luka berat yang terjadi pada Selasa (22/11).

Kapolsek Pandeglang AKP Osman Sigalingging mengatakan, kejadian tersebut terjadi di wilayah Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, akibat pelaku SA (58) kesal sehingga menganiaya tetangganya sendiri bernama SH (58) dengan memukul menggunakan sebatang bambu hingga bambu hancur. "Kejadiannya itu pada 22 November 2022, terjadi kesalahpahaman, korban sering menutup jalan ke area persawahan pelaku, akhirnya pelaku aniaya korban dengan bambu," kata Osman.

Menurut keterangan pelaku SA (58) ia mengaku perbuatannya itu dilakukan karena kesal korban kerap menutup jalan menuju area persawahan miliknya. "Korban SH sering menutup jalan ke sawah SA, karena sering membuka dan menutup jalan SA kesal dan akhirnya menganiaya korban SH dengan bambu," ungkap Osman saat ditemui pada Selasa (06/12).

Pelaku SA juga mengaku hanya menganiaya korban dengan sebatang bambu meskipun saat itu ia sedang membawa senjata tajam jenis parang. Ia juga mengaku menyesal atas perbuatannya tersebut. "Pelaku tidak memukul korban dengan parang ia hanya memakai bambu saja, pelaku SA juga mengatakan tidak tahu berapa kali SA pukul korban karena emosi," terangnya.

Adapun Osman menuturkan, akibat penganiayaan tersebut korban mengalami luka dibagian tubuh dan sempat dirawat di rumah sakit. "Korban sempat dibawa ke rumah sakit karena mengalami luka dibagian tubuh," terangnya.

Selain sebatang bambu yang hancur, Polsek Pandeglang juga mengamankan senjata tajam milik SA sebagai barang bukti lainnya. Akibat dari perbuatannya, pelaku terjerat Pasal 351 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara. "Barang buktinya ada baju korban, parang dan bambu yang sudah hancur digunakan korban untuk menganiaya. Pelaku kita jerat dengan Pasal 351 KUHP," tutupnya. [Rls/Icha]

Kamis, 04 Agustus 2022

Pengendara Roda 2 Terjepit, Truk Boks Pengangkut Makanan Ringan Mundur Ditanjakan Pangeran M. Nur


GK, Lampung - Kecelakaan tragis terjadi sekitar pukul 10.30 WIB di jalan Pangeran M. Nur, Teluk Betung Utara, Kota Bandar Lampung hingga menimbulkan 1 korban jiwa akibat dari truk boks pengangkut makanan dan minuman yang diduga bermuatan berlebihan tidak kuat saat menanjak dijalan yang dulu dikenal dengan tanjangan Mandala.

Seorang saksi mata yang tidak menyebutkan namanya menceritakan kepada awak media kronologi terjadinya kecelakaan tersebut.

"Semula truk boks mendaki biasa saja, tampak tidak ada masalah, tapi di tengah pendakian, truk tersebut terhenti lalu mundur,” jelasnya.

Secara bersamaan dibelakang truk ada kendaraan roda dua yang di kendarai seorang pria paruh baya yang diketahui bernama Anwar (45) warga Kebun Kelapa, Teluk Betung Utara, Kota Bandar Lampung, pada kondisi seperti itu korban tidak mampu menghindar dari belakang mobil truk tersebut lalu terseret hingga terperosok ke drainase yang dalamnya lebih kurang 2 meter, tambahnya.

Ipda Gunawan, SH., Kanit Laka Lantas, Polresta Bandar Lampung.

Kanit Laka Lantas, Polresta Bandar Lampung, Ipda Gunawan, SH., yang berada dilokasi menerangkan, "Saat ini korban sudah di evakuasi dan di bawa ke rumah sakit  abdul moeloek untuk dilakukan perawatan, walaupun korban dimungkinkan meninggal dunia di tempat kejadian,” jelasnya.

Saat ini pihaknya sedang melakukan evakuasi mobil truk menggunakan mobil derek. [Melati]

Kamis, 03 Maret 2022

Jalan Berlobang Bagai Pemancingan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Timbun Jalan Kanoman



GK, Tanggamus - Tak Kunjung diperbaiki, Jalan Kabupaten penghubung antara dua Kabupaten Tanggamus dan Kabupaten Pesisir Barat tepatnya di jalan lintas Pekon Kanoman dan Sukaraja Kecamatan Semaka banyak lobang yang menganga seperti kolam pemancingan membuat warga resah dan tidak nyaman untuk melintasinya.

Hal ini mengundang keperihatinan Buyung Alamsyah, S.E., atau yang biasa di panggil Buyung Maulana selaku putra Daerah Semaka merasa terpanggil hati nuraninya bersama warga di sekitar jalan Pekon Kanoman Kecamatan Semaka secara swadaya bergotong royong menutup lobang di sepanjang jalan.

Ijal warga pekon kanoman sangat berterima kasih kepada Buyung Alamsyah, S.E., yang sudah ikhlas mengeluarkan Dana pribadinya untuk membeli kerokos guna menimbun jalan yang berlubang.

"Kami sangat berterimakasih kepada Bang Buyung Maulana, yang dengan ikhlas berkorban untuk membeli kerokos menguruk jalan yang berlobang dan kami bersama warga dengan antusias bergotong royong membantu," ujarnya, Kamis (3/3/22).

Selanjutnya Ijal juga mengatakan, "Mohon perhatiannya kepada pejabat jangan selalu duduk duduk, lebih baik terjun ke lapangan lihat kondisi jalan, lihat masyarakat banyak kecelakaan. Dimana perhatiannya saya mohon kepada pejabat perhatikan kondisi jalan kalau memang tidak ada perbaikan lebih baik ditanam pisang aja di tengah jalan,” ucapnya.
 
Ditempat terpisah, Buyung Alamsyah, S.E., mengaku sangat ironis melihat kondisi jalan Kabupaten Pekon Kanoman yang menghubungkan Pekon Sukaraja dan jalan penghubung antara kabupaten Tanggamus dan Kabupaten Pesisir Barat.

"Padahal, secara prinsip tidak layak dan sangat memperihatinkan. Disatu sisi PAD kabupaten Tanggamus mampu untuk mengaspal jalan untuk lebih layak di lewati, akan tetapi seperti ada pembiaran dari Pemda Tanggamus, yang lebih miris lagi di Kecamatan Semaka sendiri ada beberapa wakil rakyatnya yang bertengger di parleman DPRD Tanggamus dan juga sering melintasi jalan tersebut tetapi seperti tidak diasadari mereka jika jalannya tidak layak untuk di lewati" terangnya.

"Ditambah lagi, Semaka sebagai etalase Kabupaten Tanggamus sehingga harus benar-benar diperhatikan. Semaka harusnya menjadi corong dan role model untuk kecamatan lainnya, namun jalannya amburadul," kata Buyung Maulana.
 
Sangat memprihatinkan dan ini merupakan teguran keras bagi Pemerintah terkait dalam hal ini Pemda Tanggamus, Buyung alamsyah, S.E., selaku warga setempat yang berani berkorban untuk memeperbaiki jalan lintas Kanoman penghubung antara dua kabupaten, dan warga mempertanyakan, kemana para wakil rakyat yang dari kecamatan semaka?
(Ar)

Jumat, 25 Februari 2022

Tipidkor Bersama BPK RI dan Ahli Kontruksi Hitung Kerugian Negara, Korupsi Jalan Ir. Sutami - Sribawono


GK, Bandar Lampung - Petugas Subdit III Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Direktorat Reserse Krimimal Khusus Polda Lampung bersama Tim BPK RI dan Ahli Kontruksi dari Politeknik Negeri Bandung (Polban), melakukan Perhitungan Kerugian Negara dalam perkara korupsi pekerjaan Kontruksi Preservasi, Rekontruksi Jalan Ir. Sutami-Sribawono-SP. Sribawono, pada Kamis (24/2/2022).

Adapun dalam pelaksanaan kegiatan ini, turut didampingi oleh Korsup II KPK RI serta Tim Jaksa dari Kejati Lampung.

Dirreskrimsus Polda Lampung, Kombes Pol. Ari Racman Nafarin mengatakan, Sebelum turun kelokasi, Tim melakukan Rapat di Ruang Gelar Ditreskrimsus Polda Lampung.

"Tim gabungan bersama-sama turun kelokasi pekerjaan jalan melakukan pengamatan secara visual disepanjang ruas jalan," kata Ari Rachman Nafarin.

Kemudian, Tim Polban melakukan pengukuran panjang dan lebar pekerjaan jalan serta menandai titik yang pernah dilakukan pengambilan sempel Core Drill di sepanjang jalan Ir. Sutamai-Sribawono.

"Dalam kegiatan tersebut disaksikan oleh Tim BPK RI, KPK RI, Tim JPU, pihak Kontraktor, PPK satker dari BP2JN dan Tim Penyidik," ujarnya.

Setelah itu, Tim gabungan kembali ke Mapolda Lampung. Kegiatan akan dilanjutkan kembali pada Jum'at (25/2/2022).

"Setelah rangkaian pemeriksaan selesai, Tim gabungan melakukan rapat koordinasi (Rakor) untuk membahas hasil pemeriksaan diruang Gelar Ditreskrimsus Polda Lampung guna percepatan perhitungan Kerugian Negara," ungkapnya. [Red]

Jumat, 21 Januari 2022

Satgas Kodim Pegunungan Bintang Yonif PR 431/SSP Gelar Gotong Royong Perbaiki Akses Jalan



GARIS KOMANDO, Papua - Satgas Kodim Pegunungan Bintang Yonif PR 431/SSP gelar Gotong royong bersama masyarakat guna memperbaiki jembatan di Distrik Oksibil Kabupaten Pegunungan Bintang, Kamis (20/01/2022).

Danpos Oksibil, Kapten Inf Sean Grant Putra Rimba mengungkapkan bahwa masyarakat kesulitan mengakses jalan dikarenakan jembatan jalan utama Distrik Oksibil terputus.

"Masyarakat tidak bisa melaksanakan aktivitas karena jembatan terputus, melihat kondisi tersebut Kepala Distrik Oksibil meminta bantuan kepada Pos untuk membantu perbaikan jembatan," ungkap Sean.

Sean juga menyebutkan Anggota Pos Oksibil melaksanakan perbaikan jembatan bahu-membahu bersama masyarakat.

"Masyarakat berterimakasih atas bantuan yang diberikan, kami berharap dengan telah dilaksanakannya kegiatan Gotong Royong ini dapat menimbulkan hubungan emosional yang lebih erat sehingga dapat menciptakan situasi kondisi di Distrik Oksibil yang semakin kondusif kedepannya," pungkas Sean. [Red]

Senin, 10 Januari 2022

Jalan Penghubung Rusak Parah, Anggota Dewan Lambar Angkat Bicara



LAMPUNG BARAT - Rusaknya jalur penghubung Pekon Hujung dan Suka Makmur yang diberitakan oleh salah satu media online beberapa waktu lalu, mendapat respon serta perhatian dari pemerintah Lampung Barat (Lambar), (10/01/22).

Pasalnya, dengan rusaknya jalur itu, transportasi masyarakat sekitar untuk menjual hasil bumi, mengantar anak sekolah, terhambat dan yang dikhawatirkan mengancam lumpuhnya roda perekonomian masyarakat sekitar jika tidak segera ditindak lanjuti dan hal itu mengundang reaksi Erwin Suhendra Anggota Legislatif (Aleg) Lambar fraksi Nasdem.

"Ini berita bagus, ini menunjukkan bahwa pembangunan kita tidak terkonsep, yang seyogyanya pembangunan dimulai dari perencanaan yang matang, dan apabila dana tidak memungkinkan untuk menumpuk di satu titik Karena keterbatasan anggaran, ini bisa dilakukan secara berlanjut," kata Erwin saat dikonfirmasi via WhatsApp.

Menurutnya, hal yang sia-sia apabila membuka badan jalan tapi tidak dilanjutkan dengan perkerasan minimal orderlag, rabat beton atau pengaspalan.

"Jangan sampai terkesan bahwa pembangunan yang berlandaskan pencitraan, masyarakat harus mulai untuk "bangkit". Harus berani berpendapat serta berani memberi solusi," tegasnya.

Lebih Lanjut Erwin menambahkan, masyarakat harus berani untuk keluar dari zona nyaman, zona dimana penuh dengan intimidasi dan tanpa disadari itu bermuatan pembodohan.

"Zona nyaman yang di maksud adalah menerima apapun titah dalih," jelasnya.

"Sebagai cacatan pembukaan badan jalan di wilayah Belalau dan batu Ketulis : 1. Ruas Hujung - Sukamakmur. 2. Ruas Hujung - Papahan," pungkasnya. [Red]

Rabu, 29 Desember 2021

Kerja Keras Dinas BMBK Lampung, Guna Wujudkan Janji Kerja Gubernur Lampung



BANDAR LAMPUNG - Kemantapan jalan Provinsi Lampung tahun 2021 melampaui target. Dari 74 persen yang ditargetkan, menjadi 75,38 persen.

Hal itu dipaparkan Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Lampung Febrizal Levi Sukmana S.T., M.T., terkait hasil pembangunan 2021, Rabu (29-12-2021).

Levi mengatakan, Dinas BMBK Lampung terus berupaya mewujudkan Janji Kerja Gubernur Arinal Djunaidi dan Wakil Gubernur Chusnunia. Terutama janji kerja nomor 11 yakni infrastruktur Lampung berjaya. Lalu janji kerja nomor 8 yakni Lampung sebagai salah satu tujuan wisata Indonesia.

"Dari dua janji itu, Dinas BMBK melakukan percepatan pembangunan infrastruktur untuk mendukung pembangunan pariwisata," jelasnya. 

Dia merinci, pada tahun 2021, Dinas BMBK Lampung melakukan penanganan sebanyak 75 ruas jalan. Terdiri dari rekonstruksi jalan sepanjang 22,92 kilometer, pembangunan tujuh unit jembatan, rehabilitasi jalan sepanjang 52,5 kilometer dan rehabilitasi delapan jembatan serta pembangunan box culvert sebanyak lima unit.

"Total anggaran untuk penanganan ruas jalan itu Rp258.853.000.000. Hasilnya tingkat kemantapan jalan Provinsi Lampung tahun 2021 mencapai 75,38 persen. Berhasil melampaui target 74 persen," terangnya.


Dia menjelaskan, ada beberapa ruas jalan yang menjadi prioritas penanganan antara lain rehabilitasi jalan ruas Pugung Raharjo–Jabung Lampung Timur sepanjang 10,3 kilometer yang telah diresmikan Gubernur Arinal Djunaidi pada 27 November 2021. Kemudian, pelebaran penambahan lajur Jalan Mayjen Ryacudu Bandarlampung sepanjang 1,6 kilometer, rehabilitasi jalan ruas Lempasing - Padang Cermin sepanjang 1,5 kilometer di Kabupaten Pesawaran. 

"Lalu rekonstruksi jalan ruas Simpang Teluk Kiluan - Simpang Umbar sepanjang 0,6 kilometer di Tanggamus," terangnya.

Meski demikian, adanya efisiensi anggaran karena akibat pandemi covid-19 dan kendala budget constrain, yakni ketersediaan anggaran yang belum mampu memenuhi kebutuhan pembangunan serta rehabilitasi jalan mampu disikapi Dinas BMBK. 

"Melalui penanganan ruas-ruas jalan diprioritaskan penanganannya. Prioritas penanganan dilaksanakan pada ruas-ruas jalan kondisi tidak mantap yang memiliki potensi ekonomi kewilayahan," sebutnya.

Dia menyebutkan, untuk peningkatan jalan dilakukan di ruas-ruas jalan wilayah yang berpotensi pertanian, perkebunan, perikanan, industri dan perdagangan serta pelabuhan. 

Sehingga akan mendorong konektivitas antar pusat-pusat aktivitas yang dapat mendukung efisiensi produksi serta mendorong distribusi arus barang dan jasa di dalam atau luar Lampung. Diharapkan juga akan menjadi trigger bagi perkembangan perekonomian wilayah sekitar.

Selain itu, untuk mewujudkan janji kerja nomor 12 yakni Unit Reaksi Cepat Perbaikan Infrastruktur, maka Dinas BMBK melalui UPTD wilayah I hingga VI melaksanakan pemeliharaan rutin dengan realisasi penanganan sepanjang 717,71 kilometer. 

Dia menerangkan, pemeliharaan rutin itu dilaksanakan untuk mempertahankan kondisi kemantapan jalan provinsi. Sehingga mobilisasi arus kendaraan tidak terhambat apabila ada kerusakan pada ruas jalan kondisi baik hingga sedang.

Kemudian, pelaksanaan URC ditanggapi dengan cepat dan tepat, dengan pelibatan masyarakat setempat melalui Pekerja Pelaksana Jalan (PPJ) tetap dilaksanakan. Selain untuk mendorong partisipasi, juga untuk mendorong ekonomi masyarakat sekitar.

Terakhir, UPTD Laboratorium Dinas BMBK Lampung juga telah berhasil mendapatkan Akreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) pada 4 Oktober 2021.

"UPTD Laboratorium Bahan Konstruksi Dinas BMBK Lampung berfungsi menguji material dan bangunan konstruksi di bidang Bina Marga dan Bina Konstruksi agar sesuai dengan persyaratan yang berlaku," tuturnya.

Dia menegaskan, penanganan-penanganan yang dilakukan sepanjang tahun 2021 merupakan arahan dari Gubernur Arinal Djunaidi.

Ia juga menyebutkan, Dinas BMBK akan terus berupaya mewujudkan janji-janji kerja gubernur dan wakil gubernur, menuju Lampung berjaya. [Sur]

Rabu, 08 Desember 2021

Pembangunan Drainase di Desa Karang Anyar Menuai Protes Warga




LAMPUNG SELATAN - Proyek Pembangunan Drainase di jalan Brawijaya Dusun 4A, Desa Karang Anyar Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan menjadi sorotan masyarakat.

Pasalnya Proyek Pembangunan Drainase tersebut meresahkan masyarakat sekitar dan pengguna jalan yang melintas di jalan tersebut, karena tanah galian yang ditumpuk dipinggir jalan sekarang justru menutupi jalan Aspal.

Hal tersebut disampaikan oleh salah satu warga Desa Karang Anyar yang namanya minta untuk tidak dipublikasikan kepada media Gariskomando.com melalui pesan singkat WhatsApp, Rabu (8/ 12/2021).


Menurut keterangan warga itu, dengan adanya pembangunan drainase tersebut justru menimbulkan masalah baru bagi masyarakat Karang Anyar maupun pengguna jalan lainnya. 

"Kami menuntut pertanggungjawaban Rekanan maupun Dinas PUPR Kabupaten Lampung Selatan, karena tanah galian pembangunan drainase tersebut dibuang ketengah jalan sehingga menutupi jalan Aspal," katanya pada chat WhatsApp.


Masih menurut warga tersebut, "Akibat dari tanah galian Pembangunan Drainase yang dibuang ketengah jalan aspal, sehingga membuat jalan tersebut becek dan licin saat musim hujan, dan menimbulkan debu saat panas yang membuat masyarakat Resah". ujarnya.

Saat beberapa awak media dilokasi dan mencoba menghubungi nomor telepon Kantor Dinas PUPR Kabupaten Lampung Selatan yang tertera pada papan proyek untuk meminta konfirmasi atas hasil pekerjaan tersebut, namun nomor telepon yang tercantum tidak bisa dihubungi dan ternyata nomor telepon tidak Valid (tidak terdaftar).


Dan Media mencoba mengkonfirmasi Kadis PUPR Hasby Aska melalui pesan singkat WhatsAppnya, namun nomor awak media di blokir oleh Kadis PUPR Kabupaten Lampung Selatan setelah menyampaikan keluhan warga atas hasil pekerjaan tersebut.

Tak sampai disitu, awak media lainnya mencoba menghubungi melalui nomor selulernya, Hasby Aska menjawab,

"Kamu Inspektorat bukan, BPK bukan, mau klarifikasi apa, kalau ada disitu koranin aja, beritain aja nanti BPK yang meriksanya," ujarnya langsung menutup telepon.

Proyek Pembangunan Drainase tersebut adalah proyek Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Lampung Selatan Tahun anggaran 2021, yang dikerjakan oleh Rekanan CV. Menangsi Jaya dengan nilai SPK sebesar Rp. 98.985.771,18., dengan waktu pelaksanaan 75 hari kalender. [Tim]

Selasa, 23 November 2021

Kadis BMBK Provinsi Lampung Luruskan Soal Data Jalan Mantap Provinsi Lampung



BANDAR LAMPUNG - Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi ( BMBK) Provinsi Lampung Febrizal Levi Sukmana ST.MT, meluruskan pemberitaan dimedia, yang seolah Dinas BMBK enggan memberikan data jalan mantap di Provinsi Lampung.

Menurut Levi panggilan akrab Kadis BMBK Provinsi Lampung tersebut, Dinas BMBK tidak enggan untuk memberikan data tentang jalan mantap yang ada di Provinsi Lampung.

"Dinas BMBK tidak enggan memberikan data. Perlu diluruskan bahwa Data Kemantapan jalan disusun akhir tahun, awal tahun baru bisa dipelajari & dianalisis bersama untuk penanganan selanjutnya," jelas Levi kepada awak media melalui pesan singkat WhatsAppnya, Selasa (23/11/2021).

Masih menurut Levi, Dinas BMBK sudah memberikan data jalan mantap pada akhir tahun 2021, dan publik sudah tahu kalau data kemantapan jalan adalah 76%.

”Dinas BMBK sudah memberikan data jalan mantap pada akhir tahun 2021 dimana kemantapan jalan 76%. Sangat disayangkan kenapa disebut enggan membeberkan karena takut dianggap bocor, sedangkan publik sudah tahu kalau data kemantapan jalan adalah 76%," terangnya.

Lebih lanjut Kadis BMBK Provinsi Lampung tersebut meluruskan terkait data kemantapan jalan Provinsi Lampung tahun 2022.

"Sedangkan untuk data kemantapan jalan tahun 2022 sedang dalam proses, karena sedang berlangsung pekerjaan, nanti di akhir tahun 2021 akan di-update, untuk mendapat data kemantapan jalan terbaru pada awal tahun 2022" tutupnya. [Red]

Minggu, 17 Oktober 2021

Mustafa Kemal, Soekarno & Gerakan Nasionalisme Indonesia

Mustafa Kemal kadung dianggap tokoh antagonis dalam sejarah Islam. Dia digambarkan kejam, pemabuk, dan biang kerok runtuhnya Kesultanan Ottoman atau Usmaniah. Padahal tak semua gambaran itu benar.


JAKARTA - Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid meminta pemerintah meninjau ulang rencana pemberian nama Jalan Atatürk di Jakarta. Alasannya klasik, Atatürk adalah simbol sekularisme.

Maklum, Mustafa Kemal kadung dianggap tokoh antagonis dalam sejarah Islam. Dia digambarkan kejam, pemabuk, dan biang kerok runtuhnya Kesultanan Ottoman atau Usmaniah.

Namun demikian jika menilik ke belakang, Mustafa Kemal Atatürk memiliki persinggungan yang cukup kuat dengan gerakan kebangsaan di Indonesia. Sosok Mustafa Kemal menjadi salah satu inspirasi tokoh-tokoh pergerakan nasional Indonesia, terutama Soekarno.

Soekarno bahkan mengulas secara khusus keberadaan sosok Mustafa Kemal dan nasionalisme Turki dalam bukunya yang legendaris Di Bawah Bendera Revolusi. Tokoh kemerdekaan itu sangat menghormati Mustafa.

Sementara di Turki, sampai sekarang, ketika pengagum khilafah menghujatnya habis-habisan, bangsa Turki, termasuk Erdogan, justru sangat menghormati Mustafa Kemal Atatürk yang artinya memang “Bapak Bangsa Turki”.

Mau bukti? Cek aja akun Youtube Oki Setiana Dewi, salah satu bintang pelem yang tiba-tiba jadi ustazah. Suatu kali, Oki bertanya kepada orang Turki soal Erdogan dan Mustafa Kemal. Entah kurang wawasan, enggak paham politik, buta sejarah, atau hanya mendengar informasi dari Felix Siauw, Oki dengan lugu bertanya kepada pemuda Turki tersebut, pilih Mustafa Kemal atau Erdogan?

Pemuda itu jawab Mustafa Kemal. Betapapun kesan atau citra buruk yang digembar-gemborkan Felix Siauw dan kawan-kawan, Mustafa Kemal tetap sosok penting dalam sejarah Turki modern. Jasa Mustafa Kemal kepalang besar dibanding citra buruk yang dideskripsikan & dipahami oleh orang non-Turki.

Coba bayangkan jika Türk Ulusal Hareketi atau Gerakan Nasional Turki tak pernah ada, wilayah eks Ottoman di Anatolia & Trakia Timur hampir pasti menjadi bagian negara lain, Yunani terutama. Jika itu terjadi, Hagia Sophia bakal balik menjadi gereja Ortodoks. Erdogan ujung-ujungnya tidak bisa nebeng popularitas dengan mengubah Hagia Sophia menjadi masjid seperti saat ini

Sayangnya, orang non-turki dan pengagum khilafah Usmani sering memahami sejarah secara parsial. Mereka kerap terjebak pada romantisme sejarah yang bergelimang kejayaannya. Hasilnya, banyak orang lupa daratan, bias dan enggak kontekstual.

Padahal, Ottoman abad XIX & awal abad XX berbeda dengan Ottoman abad 15 yang masyur dengan pasukan Janissary yang kuat. Ottoman adalah The Sick Man, pesakitan Eropa yang bukan saja kalah dalam banyak peperangan, juga tertinggal dari sisi ilmu pengetahuan.

Nasib Ottoman makin tak menentu pasca Perang Dunia I. Sebagai bagian dari Blok Sentral yang kalah perang, Ottoman harus merelakan wilayahnya yang luas dibagi-bagi dan diduduki oleh blok pemenang perang. Inggris mengambil kawasan Arab. Sementara sebagian Anatolia dikuasai Prancis & Yunani.

Beruntung Turki punya Mustafa Kemal dan Türk Ulusal Hareketi yang kemudian melancarkan perang kemerdekaan Turki. Mereka mampu mengkonsolidasikan kekuatan yang tercerai-berai. Merebut setiap jengkal wilayah yang dikuasai Yunani dan Prancis.

Hasilnya, pada Juli 1923 perjanjian Lausanne ditandatangani, Yunani & sekutu kalah perang. Mereka hengkang dari wilayah Anatolia dan Thrace Timur diikuti oleh pertukaran populasi muslim Turki dan Ortodoks Yunani.

Negara Turki kemudian terbentuk, hanya jalannya bukan lagi negara konservatif seperti Ottoman, tetapi Turki modern dengan nilai sekular seperti sekarang ini. Mustafa Kemal kemudian diketahui sebagai presiden yang pertama dengan gelar Atatürk atau Bapak Bangsa Turki.

Jalan sekular yang ditempuh Mustafa, kelak memengaruhi para pendiri bangsa dalam merumuskan dasar negara Indonesia.


Sumber