Hot Posts

4/footer/recent

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Ojol. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ojol. Tampilkan semua postingan

Kamis, 21 Desember 2023

Nekat Buat Laporan Palsu Kehilangan Motor, Driver Ojol di Bandar Lampung Ditangkap Polisi


GK, BANDAR LAMPUNG
- RD (34), warga jalan wartawan, Kelurahan Gunung Sulah, Way Halim Kota Bandar Lampung nekat membuat keterangan atau surat kehilangan sepeda motor palsu di Polsek Kedaton, pada Rabu (20/12/2023) siang. 

Pria yang berprofesi sebagai driver ojek online ini membuat laporan seolah olah sepeda motor Honda Beat warna hitam dengan Nopol BE 2189 AHD miliknya hilang karena dicuri. 

Dalam laporannya di Polsek Kedaton, RD (34) memberikan keterangan bahwa sepeda motor miliknya dicuri oleh orang tak dikenal saat diparkirkan di depan sebuah mini market yang terletak di jalan jalan H. Komarudin Raja Basa Raya, Kecamatan Raja Basa Bandar Lampung, pada Selasa (19/12/2023) siang. 

Kapolsek Kedaton Kompol Try Maradona, S.I.K, M.M., menjelaskan bahwa dari serangkaian penyelidikan dan pemeriksaan sejumlah CCTV di lokasi kejadian, ada kejanggalan terhadap laporan yang diberikan oleh RD (34) di Polsek Kedaton. 

"Setelah menerima laporan Polisi, kemudian kita lakukan olah tempat kejadian dan melakukan sejumlah pemeriksaan CCTV yang ada di sekitar lokasi, kita temukan ada beberapa kejanggalan" ungkap Kompol Try dalam narasi tertulisnya, Rabu (20/12/2023).

Lebih lanjut, Try menjelaskan bahwa kejanggalan itu terlihat, saat RD (34) berada di dalam mini market tersebut, dirinya sibuk menelepon seseorang sambil berdiri dipinggir kaca mini market mengarah sepeda motor miliknya diparkirkan. 

Dari serangkaian pemeriksaan, akhirnya RD (34) mengakui jika sepeda motornya tidak hilang dicuri, namun sepeda motornya sengaja diambil oleh temannya sendiri, WD (DPO), agar seolah olah motor miliknya hilang dicuri. 

"Sudah direncanakan oleh keduanya, jadi sebelum melakukan aksinya, kunci sepeda motor sudah terlebih dahulu di duplikat" ungkap Try. 

Setelah melakukan aksinya, Pelaku WD (DPO) membawa sepeda motor tersebut ke wilayah Natar Lampung Selatan. 

Mengetahui keberadaan Pelaku WD (DPO), kemudian petugas mencoba mengajak pelaku WD untuk bertemu di SPBU yang ada di wilayah Natar dengan melakukan komunikasi dengan hand phone milik RD (34).

Saat akan dilakukan penangkapan, Pelaku WD (DPO) yang datang ditemani oleh rekannya berhasil melarikan diri dengan meninggalkan sepeda motor milik RD (34).

"RD (34) sudah dua bulan menunggak pembayaran angsuran, jadi niatnya motor tersebut dibuat seolah olah hilang dicuri" jelas Kompol Try. 

Akibat perbuatannya, Pelaku dijerat Pasal 242 ayat 1 KUHP tentang Sumpah Palsu dan Keterangan Palsu dengan ancaman hukuman pidana maksimal 7 tahun kurungan penjara,[Red/Rilis]

Jumat, 25 November 2022

Driver Ojol Lampung Turun Ke Jalan Galang Dana Untuk Korban Bencana Alam di Cianjur



GK, Bandar Lampung – Gabungan komunitas driver ojol Lampung melakukan aksi penggalangan dana untuk korban gempa bumi di cianjur. Mereka turun pada lima titik lampu merah seperti bundaran adipura,lungsir ,pengajaran,way halim dan lampu merah urip. Rabu, (25/11/22).

Koordinator gabungan komunitas driver ojol se-Lampung, Irwan Saputra mengatakan mereka turut berempati terhadap musibah bencana alam terjadi di Cianjur di hari pertama kita tekumpul Rp. 4.027.000 di hari kedua Rp. 8.600.000 dan di hari ketiga jum'at terkumpul Rp. 7.341.000 jadi total keseluruhan Rp. 19.962.000.

“Saudara kita seperti di cianjur, atau yang ada di indonesia beberapa waktu yg lalu mengalami musibah bencana alam. Kami driver ojol lampung yang bergabung beberapa komunitas melakukan penggalangan dana dari hari rabu tanggal 23-november-2022 sampai hari jum'at 25 november 2022,” ucapnya.


“Alhamdulilah semua berjalan dengan lancar, terima kasih buat para komunitas ojol lampung yang sudah ikut menyumbang, mau itu materi atau tenaga di dalam acara baksos ini, saya ucapan terima kasih, semoga ALLAH memberi balasannya berlipat ganda, dan semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan kelancaran aamiin.” imbuhnya.

Irwan juga menambahkan, "Kami atas nama gabungan komunitas driver ojol lampung mengucapakan terimakasih yang sebesar besarnya kepada masyarakat kota bandar lampung yang sudah menyisihkan rezekinya untuk saudara kita yang mendapat musibah bencana alam di cianjur,” tutupnya. (red)

Minggu, 11 September 2022

Ratusan Ojek Online Hadiri Acara Anniversary Ke-3 URC Legend Lampung



GK, Bandar Lampung - Unit Reaksi Cepat (URC) Legend Lampung saat ini berumur 3 tahun Komunitas ini berdiri 10 September 2019 lalu. Meski anggotanya berisi para ojek online, komunitas ojol ini terus tumbuh dan kompak.

Komunitas URC Legend Lampung mengandakan acara anniversary ke-3 di Wisata Sumur Putri Kelurahan Teluk Betung Utara, Kota Bandar Lampung, Minggu (11/09/2022).

Pada anniversary ke-3 ini, mereka mengusung tema "Perbedaan Bukan Halangan untuk Rasa Persaudaraan".


URC Legend Lampung mengundang berbagai komunitas ojek online untuk ikut merayakan anniversary ke-3 mereka. 

Kiay Sam selaku Ketua Pelaksana acara tersebut menyampaikan harapannya, dengan kehadiran para ojek online dari berbagai komunitas se-Indonesia bisa meningkatkan persahabatan dan tali persaudaraan.

"Harapan kami dari komunitas URC Legend Lampung, dengan perayaan anniversary yang ke-3 ini kami akan selalu kompak dan selalu menjaga peraturan lalu lintas di jalan raya dan tidak ugal-ugalan, moga sukses selalu dan selalu kompak," ungkapnya kepada awak media.

Ia juga menambahkan, "Kami amat berterimakasih atas partispasi para ojol yang datang dan meramaikan kegiatan ini. Kami juga berterimaksih kepada Dinas Pariwisata Bandar Lampung dan team suport yang telah membantu acara kami ini hingga usai," tambahnya. (Yie)

Perayaan Anniversary Ke-3 URC Legend Lampung



GK. Bandar Lampung - Ratusan ojek online (ojol) berkumpul dan berpesta-pora, dari berbagai komunitas se-Indonesia hadir memeriahkan perayaan anniversary ke 3 Unit Reaksi Cepat (URC) Legend Lampung, yang diadakan di Taman Wisata Sumur Putri, Kecamatan Teluk Betung Utara, Kota Bandar Lampung. Minggu (11/9/2022).

Kegiatan anniversary ke 3 URC Legend Lampung dimeriahkan dengan hiburan musik dangdut, yang mampu menjadi pusat perhatian para riders dan bikers. Tak hanya itu, nampak antusias dari para penduduk sekitar yang turut menikmati hiburan yang disuguhkan dengan penuh keceriaan. Kegiatan yang di pandu oleh MC mampu membuat suasana menjadi hangat, penuh dengan keakraban.

Selain hiburan musik dangdut, acara puncaknya adalah pemotongan tumpeng dengan menyanyikan lagu selamat ulang tahun secara bersama-sama.


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Anggota DPD RI Abdul Hakim, Assiten II Pemkot Bandar Lampung mewakili Walikota, serta para bikers dan riders dari berbagai komunitas ojek online yang berasal dari berbagi wilayah di Indonesia.

Ketua Umum URC Legend, Irawan Saputra atau yang akrab di sapa Godam dalam sambutannya menyampaikan, "Anniversary ke 3 urc lengend kali ini merupakan kegiatan tahunan, dan menjadi ajang kumpul serta silaturahmi ojek online seindonesia. Kami berkumpul dan merayakan bersama dengan para kominitas ojek online," tuturnya.

"Kami juga terkesan dengan antusiasnya para komunitas ojek online yang telah hadir guna meramaikan kegiatan perayaan anniversary ke 3 URC LEGEND LAMPUNG," tutup Godam. (Yie)

Kamis, 08 September 2022

Ketua DPRD Mingrum Gumay Terima dan Berdialog dengan Pengunjuk Rasa 'Gedor Lampung'


GK, Lampung - Menyusul penetapan pemerintah atas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) beberapa hari lalu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung, Kamis (08/09), menerima Perwakilan Pengunjuk Rasa dari kelompok yang menamakan diri ‘Gedor 809’ atau Gerakan Driver Online R2 & R4 Lampung yang melaksanakan unjuk rasa pada tanggal 8 September. Ada 4 (empat) tuntutan atau aspirasi pengunjuk rasa yang disampaikan ke DPRD Lampung.

Saat menerima perwakilan pengunjuk rasa di ruang Rapat Komisi DPRD Lampung, Ketua DPRD, Mingrum Gumay didampingi beberapa Anggota DPRD lainnya, yaitu; Yozi Rizal, Ade Utami Ibnu, Budiman AS, Deni Ribowo, Yanuar Irawan, Vitorio Dwison, Budi Condrowati, Sahlan Syukur, Lesty Putri Utami dan AR Suparno. Selain itu dari perwakilan Pemerintah Provinsi Lampung juga hadir Kaban Kesbangpol M. Firsada, Kadis Tenaga Kerja Agus Nompitu, Kadis Kominfotik Ganjar Jationo, dan Kabid pada Dinas Perhubungan Hidayat.

Perwakilan driver ojek online yang menggelar aksi demonstrasi di bawah guyuran hujan, lalu diterima Ketua dan beberapa Angota DPRD dilanjutkan dengan dialog.  Dalam dialog atau audiensi tersebut DPRD Provinsi Lampung, menyatakan siap menindaklanjuti tuntutan driver ojek online. Hal yang mengemuka pada dialog tersebut diantaranya usulan pengunjuk rasa agar di Lampung terdapat peraturan daerah yang mengatur transportasi online.

“Gagasan ini kami sambut baik, kami juga akan mempelajari lebih jauh terkait penyusunan Perda ini. Tentunya perwakilan pengunjuk rasa juga dapat menyampaikan konsep atau pemikirannya secara lebih lengkap untuk dipelajari bersama,” ujar Mingrum.

Sebelumnya, terungkap dari penyampaian Ketua Gabungan Admin Shelter Pengemudi Ojek Online (Gaspol) Provinsi Lampung, Miftahul Huda, bahwa setidaknya terdapat empat aspirasi yang ia sampaikan untuk dapat diberikan solusi kedepannya.

"Namun yang pasti aspirasi yang kami sampaikan adalah dengan tegas menolak kenaikan harga BBM subsidi yang sangat memberatkan. Karena BBM adalah modal utama bagi kami dalam mencari rezeki sebagai pengemudi transportasi online," katanya.

Selain itu, ia juga menyampaikan aspirasi atau permintaan kepada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah untuk dapat memberikan subsidi dalam pembelian BBM bagi pengemudi  transportasi online dengan mekanisme yang tepat sasaran.

"Kami juga minta pemerintah memperhatikan pengaturan zonasi dalam penentuan tarif dan kuota driver transportasi online berdasarkan kondisi riil daerah dimaksud," tegasnya.

Adapun tuntutan terakhir yang disampaikan ialah meminta kepada pemerintah agar perusahaan aplikator dapat menetapkan batas biaya aplikasi potongan maksimal 10 persen dan tidak ditambah lagi dengan komponen biaya lainnya yang membebani konsumen.

"Lampung ini kan masuk zona 1 dengan tarif mininal Rp7.500. Tapi yang ditagih bisa mencapai Rp15.000 ke konsumen dan ini memberatkan konsumen. Dana ini diambil untuk biaya aplikasi," kata dia.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Lampung, Mingrum Gumay, mengungkapkan jika aspirasi yang disampaikan oleh para driver ojek online akan segera ditindaklanjuti dan menjadi perhatian bersama.

"Apa yang menjadi masukan akan menjadi perhatian serius bagi kami, jadi ini serius bukan hanya basa basi. Kita akan seriusi hal ini. Jangan sampai ada persoalan yang diributkan sementara solusinya tidak ada. Mari sama-sama kita jaga kondusifitas daerah," katanya.

Pada kesempatan tersebut Mingrum juga meminta kepada aparat TNI dan Polri untuk memberantas oknum yang menyalahgunakan kenaikan BBM bersubsidi berupa aksi penimbunan.

“Ketersediaan BBM bersubsidi ini harus tetap ada dan mencukupi. Jika ada penimbunan, siapa pun dia harus diberantas. Tidak ada toleransi bagi pelaku penimbunan, siapapun dia,” tegas Mingrum Gumay.

“Setelah ini, OPD terkait akan berdiskusi dengan teman-teman ojek online untuk menindaklanjuti apa yang menjadi aspirasi, misalnya terkait gagasan perlunya penyusunan peraturan daerah yang mengatur transportasi online di Lampung. Kita pelajari dan dalami bersama, juga dengan melibatkan teman-teman perwakilan dari ojek online,” ujar Mingrum. [red]

Polres Cilegon Berbagi Sembako Kepada Ojol, Sopir Angkot dan Tukang Becak


GK, Cilegon - Polres Cilegon Polda Banten melaksanakan kegiatan bagi bagi sembako kepada Driver Ojol, Tukang Becak dan Sopir Angkot yang terdampak dari penyesuaian harga BBM di kota Cilegon yang langsung di pimpin oleh Kapolres Cilegon Polda Banten AKBP Eko Tjahyo Untoro, Di sepanjang Jalur Protokol, Kamis, (08/09).

Kapolres Cilegon Polda Banten AKBP Eko Tjahyo Untoro mengatakan bahwa hari ini kami melaksanakan kegiatan berbagi sembako kepada sopir angkot, driver ojol dan tukang becak yang ada di kota Cilegon yang merupakan terdampak dari penyesuaian harga BBM Semoga dengan adanya Kegiatan ini dapat membantu dan meringankan teman teman dari Sopir Angkot, Driver Ojol dan Tukang Becak.

Kegiatan ini kami laksanakan sambil menunggu adanya Bantuan dari pemerintah, yang nantinya juga Kami Kawal sampai ke tujuan dan tetap sasaran, Kami melaksanakan kegiatan ini Bersama dengan Wakapolres Cilegon, Kabag Ops, Kasat Intelkam, Kasat Binmas, Kasat Samapta dan Kasihumas Polres Cilegon Polda Banten. Ujar AKBP Eko Tjahyo Untoro.

Semoga dengan bantuan sembako ini dapat bermanfaat bagi kita semua dan mendapatkan barokah, setidaknya dapat meringankan Teman teman Sopir Angkot, Driver Ojol dan Tukang Becak nantinya juga kami akan distribusi kan sampai ke masyarakat yang membutuhkan sehingga tepat sasaran. Tambah AKBP Eko Tjahyo Untoro.

Adapun Sembako yang akan Kami distribusikan sebanyak 300 Bingkisan yang nantinya akan Kami distribusikan secara bertahap dan Sembako ini juga merupakan kerjasama dengan Pertamina Tg Gerem dan SPBU-SPBU Kota Cilegon Yang langsung mau ikut berpartisipasi dalam Kegiatan Bansos bersama Polres Cilegon Polda Banten. Tutup AKBP Eko Tjahyo Untoro. [Icha]

Perkuat Sinergitas, Kapolda Banten Gelar Yuk Ngopi Wae Ojol Banten


GK, Serang - Dalam rangka wujudkan sinergitas dengan mitra komunitas, Polda Banten ajak komunitas ojek online (Ojol) dalam kegiatan “Yuk Ngopi Wae” yang dilaksanakan di Polda Banten pada Kamis (08/09).

Kegiatan ini dipimpin Kapolda Banten Irjen Pol Prof. Dr. Rudy Heriyanto didampingi Wakapolda Banten Brigjen Pol Drs. Ery Nursatari beserta PJU Polda Banten dan diikuti oleh kurang lebih 300 pengemudi ojol dari beberapa komunitas ojek online diwilayah hukum Polda Banten.

Dalam sambutannya Kapolda Banten mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu dari program Polda Banten yaitu Pendekat Banten, “Kegiatan ini adalah merupakan salah satu program Polda Banten yang berasal dari kata “Pendekar Banten” yang mempunyai arti Polisi yang Empati dan Dekat dengan Rakyat Banten yaitu sebuah singkatan atau kepanjangan dari Polisi yang Empati, Ngayomi dan Dekat dengan Rakyat Banten,” kata Rudy.

Rudy mengatakan program Pendekar Banten perlu mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat, “Program Pendekar Banten perlu mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat dalam rangka menciptakan suasana yang aman, nyaman, damai dan penuh dengan jalinan persaudaraan, baik antar suku, ras dan agama,” ujar Rudy.

Rudy menambahkan ada beberapa program yang sangat penting dan paling utama serta sering dilakukan, “Ada beberapa program salah satunya ngaji bareng Kapolda, ngopi bareng Kapolda, Polisi sayang anak yatim, Rukun Ulama Umaroh, yang diterapkan benar-benar Polisi yang humanis, dan yang paling utama adalah program subuhan keliling karena pada saat masyarakat melek yang dilihat pertama kali ialah Polisi, dan saya berharap polisi sudah ada di masjid untuk melaksanakan subuhan bersama masyarakat,” ucap Rudy.

Rudy berharap pihaknya dengan komunitas bisa saling komunikasi, kolaborasi, koordinasi dengan baik agar situasi kamtibmas kondusif, “Harapan saya adalah komunikasi, kolaborasi, koordinasi yang baik selama ini antara Polisi khusunya Polda Banten dengan komunitas ojol harus terus ditingkatkan dalam rangka mendukung situasi kamtibmas yang lebih baik, saya juga berharap ojol kedepan semakin jaya, semakin kuat, semakin guyub, dan mendapat rezeki yang berlimpah,” ujar Rudy.

Ketua Umum BM 001 Go Graber seluruh Indonesia Abah Maung berharap dengan adanya kegiatan ini bisa mendukung Polda Banten dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif, “Inilah kita sedulur ojol Banten, yang hari ini bersama Polda Banten untuk mendukung program Yuk Ngopi Wae Pendekar Banten, mudah-mudahan dengan adanya silaturahmi bisa membantu dan mendukung Polda Banten dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif,” kata Abah.

Abah menambahkan kepada driver untuk tetap menjaga kondusifitas dan kenyamanan, keamanan masyarakat bersama, dan tetap menjaga sinergi bersama pihak TNI-Polri, “Menghimbau kepada seluruh driver online atau Offline untuk tetap menjaga kondusifitas dan kenyamanan, keamanan masyarakat bersama, dan tetap menjaga sinergi bersama pihak TNI-Polri untuk menjaga keamanan, dan ketentraman negara, dan kepada driver apabila mendapat ajakan yang berbentuk merusak maka harus kita diskusikan bersama, dengan adany kegiatan ini saya berpesan semoga kita bisa menjalin tali silaturahmi sampai kapanpun, dan jangan sampai ada kebencian dan kedengkian serta hasutan yang tidak jelas,” kata Abah.

Selanjutnya, Ketua Ojol Serang Sholeh OSB dalam sambutannya mengatakan pihaknya wkwk menjaga ketertiban dan keamanan agar tetap kondusif, “Kami dari komunitas ojol serang bersatu (OSB) akan tetap menjaga ketertiban dan keamanan agar terjaga kondusifitas dan selalu menjaga persaudaraan serta jalinan silaturahmi bersama dalam menjaga kegiatan Yuk Ngopi Wae ini,” kata Sholeh.

Diakhir kegiatan Kapolda Banten melepas rombongan Ojol menuju wilayahnya masing-masing, serta kegiatan Yuk Ngopi Wae bersama komunitas Ojol ini berjalan lancar, aman, dan tetap menjalankan protokol kesehatan. [Icha]

Rabu, 13 April 2022

Ketua DPRD Provinsi Lampung Temui Massa Aksi di Pintu Masuk Lapangan Kantor Pemprov



GK, Bandar Lampung - Ketua DPRD Provinsi Lampung temui massa aksi dari element mahasiswa di pintu masuk lapangan kantor Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung. Rabu (13/04) 
Saat berada di tengah mahasiswa, Mingrum Gumay memberikan apresiasi kepada mahasiswa telah bersama menjaga ketertiban, keharmonisan dan kesejukan dalam menyampaikan aspirasi. 

"Saya bersyukur dan mengapresiasi setinggi-tingginya kepada mahasiswa yang tergabung dalam aliansi lampung memanggil telah duduk sama rendah berdiri sama tinggi demi terwujudnya kondusifitas dan kesejukan di Provinsi Lampung," ujar Mingrum

Ia juga menjelaskan untuk bersedia menyerap aspirasi mahasiswa sebagaimana merupakan perpanjangan tangan dari masyarakat. 

"Sebagai wakil rakyat sudah menjadi kewajiban dan keharusan untuk berdiri bersama rakyat menyelesaikan persoalan yang ada di masyarakat karena lembaga ini merupakan interpretasi dari rakyat," pungkas Mingrum.


Ditempat yang sama, Koordinator Aksi Aliansi Lampung yang merupakan Mahasiswa Universitas Bandar Lampung, Tomi Pasha mengatakan, bahwa aksi yang dilakukan pada hari ini, akhir menemui titik terang dan disambut oleh Ketua DPRD Provinsi Lampung dan Gubenur.

"Hasil aksi hari ini adalah, kami bersama Ketua DPRD dan Gubernur Lampung sudah melaksanakan penandatanganan kesepakatan," ujarnya.

Lebih lantut, Tomi menegaskan, apabila kesepakatan yang sudah dilakukan pihaknya bersama Ketua DPRD dan Gubernur Lampung tidak ada tindak lanjut dalam waktu 3x24 jam, maka pihaknya akan kembali menggelar aksi lebih besar.

"Kami mendesak keras DPRD dan Gubernur untuk meninjaklanjuti tuntutan yang diminta oleh Aliansi Lampung Memanggil," pungkasnya.

Terlihat, Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay menerima secara simbolis sejumlah tuntutan yang disampaikan oleh mahasiswa. 

Berikut adalah tuntutan dari Aliansi Lampung Memanggil :
1. Tolak kenaikan harga BBM, Indonesia krisis energi.
2. Menjamin stabilitas harga kebutuhan pokok.
3. Wujudkan Reforma agraria sejati 
4. Cabut UU Cipta Kerja.
5. Mempermudah Akses Kesehatan Untuk seluruh rakyat Indonesia. 
6. Wujudkan pendidikan gratis ilmiah dan demokratis.
7. Hentikan kriminalisasi dan Represifitas terhadap gerakan rakyat. (Red)

Ribuan Pendemo Tertahan oleh Kawat Berduri Didepan Kantor Gubernur Provinsi Lampung



GK, Bandar Lampung - Demo yang sedang berlangsung siang ini hampir 5.000-an mahasiswa tertahan di depan pintu gerbang masuk kawasan Kantor Gubernur dan DPRD Provinsi Lampung. Mereka berusaha menjebol kawat berduri dan water road barier dengan mobil komando aksi.

Seorang koordinator aksi lewat pengeras suara mengatakan: Di depan kita, pertama kali dalam sejarah, mahasiswa turun dihadapkan bukan dengan manusia, tapi dengan kawat berduri kawan-kawan.

Dikutip dari PosKota Lampung, hingga pukul 12.00 WIB, mahasiswa terus berusaha menjebol kawat berduri pintu gerbang komplek perkantoran Pemprov Lampung agar bisa melakukan aksi dan orasi di halaman depan Gedung DPRD Provinsi Lampung.


Di lokasi, semua akses jalan masuk halaman Kantor Gubernur dan DPRD Lampung, di pintu gerbangnya, dari arah Jl. Wolter Mongonsidi maupun dari arah Jl. Jaksa Agung Suprapto dipasang kawat berduri dan water road barier.
Para petugas kepolisian serta Pol PP Provinsi Lampung berjaga-jaga di sepanjang jalan menuju Kantor Gubernur dan DPRD Lampung. Sejumlah petugas PMI juga sudah siaga di lokasi.

Panasnya terik matahari, sekitar 6 mahasiswi tumbang akibat kelelahan.

Massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Lampung (AML) sejak sepekan lalu menyiapkan aksi yang rencana hingga pukul 16.00 WIB. Mereka bahkan ada yang datang dari luar Kota Bandarlampung.


Dalam pernyataan AML, DPRD dan Gubernur Arinal Djunaidi tidak hadir, mereka sepakat mengultimatum dalam tiga hari akan ada masa aksi yang lebih besar.

Data yang dilansir dari Lampung.poskota.co.id, bahwa akan ada 4.852 Mahasiswa yang turun ke jalan, seperti: UIN 300 mahasiswa, Polinela 300, Elemende 25, Pelita 30, Ikabb SMI 50, Dn 35, Malahayati 350, BEM FH Unila 150, BEM FK Unila 10, BEM FMIPA Unila 100, Poltekkes Tjk 50, BEM UBL 150, FEB Unila 150, Umitra 100, STKIP PGRI : 250, BEM FT Unila 101, BEM FKIP Unila : 51, BEM Darmajaya 100, HMI MPO Cab. BDL 50, TB Lampung 100, ABP Pringsewu 100, UML 150, KM Itera 500, KMMI 50, GMNI 150, ADI 100, KM Teknokrat 200, MPU Tulang Bawang 50, IMM 50, PMII 300, PM OKUS 10 mahasiswa. Total ada sekitar 4.852 mahasiswa dan ditambah dari ketergabungan ratusan ojek online (Ojol) Lampung.

Hingga berita ini diturunkan, keadaan terlihat kondusif, mahasiswa masih berusaha negosiasi membuka kawat berduri. (Red)

Jumat, 17 Desember 2021

Reusable Bag Dianggap Produk Baru Jualan McD



BANDAR LAMPUNG - Ditengah pandemi covid-19, perekonomian masyarakat sedang sulit-sulitnya. Dan Pemerintah bersama stakeholder serta masyarakat sedang berlomba-lomba untuk keluar dari keterpurukan ekonomi.

Lain halnya dengan usaha resto siap saji McD, khususnya digerai yang berada di Kota Bandar Lampung, seperti tidak terdampak oleh pandemi. Hal itu bukan tidak beralasan, karena disamping penjualan yang masih bertahan juga mereka punya penjualan baru diluar makanan.

Konsumen McD khususnya yang take away (bawa pulang) orderan, ataupun konsumen yang pesan lewat jasa aplikasi online, termasuk driver ojek online menyebut McD punya produk baru sebagai jualannya, yaitu reusable bag (Kantong belanja pakai ulang).

Pernyataan itu disebutkan oleh konsumen sebut saja Ahei yang baru saja melakukan pembelian di gerai McD jalan ZA Pagar Alam, Kelurahan Labuhan Ratu Kota Bandar Lampung pada hari Jumat (17/12/2021).

Ahei mengatakan, "Saya membeli McD tadi, cuma dikasih bungkusan brown bag. Karena saya pakai sepeda motor jadi saya tidak bisa membawanya. Saat saya minta kantong, saya ditawarkan reusable bag yang di bandrol seharga 5.000 rupiah," katanya.  
"Karena saya gak punya pilihan selain membeli reusable bag, agar saya mudah nentengnya dimotor. Maka saya beli juga reusable bag itu," ujarnya.

Masih menurut Ahei, "Ini mah, namanya jualan tas mereka (McD.red). Jadi McD ini bukan cuma jual makanan aja, tapi udah jual tas juga," tandasnya. 

Pernyataan Ahei itu juga mewakili narasumber lain, baik dari driver ojek online maupun konsumen bawa pulang (take away) menuturkan hal yang sama.

Misalnya driver ojek online (ojol) yang sebut saja namanya Ungut, ia turut menyebutkan, "Di McD ini beda sama resto A, kalau disini reusable bagnya beli 5.000 rupiah. Sedangkan di resto A itu kita gak beli, karena sudah masuk dalam struk harga," ujarnya.

"Jadi dengan harga reusable bag itu di includ dalam struk, kami driver ojol ini tidak lagi mendapatkan komplen dari konsumen pemesan kami," tuturnya. 

Menurut Ungut, pihak McD bisa mencantumkan harga reusable bag pada struk lewat tambahan biaya kantong sehingga pada praktek dilapangan tidak ada lagi negosiasi antara driver ojol dengan konsumen soal kantong untuk membawa makanan. 

"Karena jika makanannya cuma dibungkus pakai brown bag, itu rawan rusak pembungkusnya. Karena kalau ketumpahan minuman aja, brown bagnya robek. Bahan brown bag itukan kertas," tutupnya. [Sur]

Rabu, 15 Desember 2021

Konsumen dan Driver Ojek Online Keluhkan Soal Reusable Bag McD



BANDAR LAMPUNG - Salah satu resto penyedia makanan siap saji yang ada di Kota Bandar Lampung, McD yang beralamat di jalan ZA Pagar Alam Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung mendapat keluhan dari konsumen resto siap saji tersebut.

Selain konsumen keluhan itu pun datang dari Driver Ojek Online (Ojol), karena pada packing akhir untuk pemesanan makanan, tidak di fasilitasi kantong belanja.

Ternyata pihak Management McD memberlakukan kantong belanja pakai ulang (reusable bag) dan untuk mendapatkan reusable bag tersebut, konsumen yang order bawa pulang ataupun driver ojol dikenakan biaya tambahan dari pemesanan sebesar 5.000 rupiah.


Penambahan biaya itu bagi sebagian konsumen dan driver sangat memberatkan, karena jika tidak membeli reusable bag sudah dipastikan akan terkendala dalam membawa makanan terutama bagi konsumen yang menggunakan sepeda motor.

Hal itu diceritakan oleh konsumen PN saat berjumpa dengan Gariskomando.com, pada Rabu (15/12/2021) sore. 

"Iya mas, gimana saya mau bawa makanan yang saya beli buat dibawa pulang kalau gak dikasih kantong. Ada reusable bagnya tapi harus beli dengan harga 5.000 rupiah," ujarnya bercerita sambil mengeluh.

Masih menurutnya, "Harusnya kan itu masuk dalam fasilitas pelayanan McD, karena saya beli di resto lain tidak seperti ini (free). Tapi kalau saya gak beli, terus gimana bawa makanannya, sedangkan saya bawa motor, masa mau taruh dibagasi jok motor," tambahnya.

Hal senada juga disampikan oleh driver ojol yang namanya enggan untuk di publikasikan, "Dapet orderan di McD itu enak gak enak, enaknya kita dapet orderan. Gak enaknya kita harus beli reusable bag jika pesanannya banyak, kalau gak beli apa mau kantongnya? kan repot," keluhnya. 

Masih menurut driver ojol tersebut, "Kalau dapat konsumen yang ngerti sih enak, mau mengganti biaya reusable bagnya. Tapi kalau pas konsumennya gak ngerti, mau kita minta kembali reusable bagnya takut ia komen minus di akun. Gak di minta, tapi ongkos jasa kirimnya cuma 8.000 rupiah, dipotong beli reusable bag itu 5.000 rupiah, Sisa 3.000 rupiah lagi dong," ujarnya.



Ditempat terpisah, saat Gariskomando.com meng-crosscheck atas keluhan konsumen dan driver ojol serta ditambah dengan bukti dilapangan. Ketika di konfirmasikan ke pihak management, pihak McD yang diwakilkan oleh Aldhila Mega selaku Assistant Manager saat dijumpai di gerai McD tersebut menyampaikan,

"Kami sudah memberitahukan soal reusable bag ini kepada konsumen dan juga driver ojol sejak lama. Dan ini sudah kebijakan dari pusat," ujarnya.

"Karena kami sudah tidak menyediakan kantong pelastik lagi, jadi konsumen atau driver harus bawa sendiri. Dan kami menyediakan reusable bag, tapi kami tidak memaksa untuk mereka membeli," kata Mega.

Konsumen maupun Driver Ojol berharap pihak Management makanan siap saji dan Management Ojol dapat duduk bersama membahas persoalan yang dirasa memberatkan para konsumen dan driver ini. [Sur]

Minggu, 21 November 2021

Kurir Ojol Diduga Bawa Kabur MacBook Senilai Rp67 juta

Ilustrasi Macbook. (www.apple.com) 


GARIS KOMANDO - Untung Putro, pemilik Untung Store kehilangan MacBook seharga Rp67 juta yang dibeli lewat sebuah platform jual beli online. Diduga barang senilai puluhan juta rupiah itu dibawa kabur oleh kurir ojek online (ojol). 

Untung menceritakan, barang itu ia beli pada 12 November 2021. Lantaran menggunakan pengiriman lewat kurir ojol, menurutnya, barang itu semestinya tiba di hari yang sama dengan tanggal pembelian.

"Tapi kami tunggu sampai jam setengah 12 malam enggak sampai juga," kata Untung saat dihubungi, Minggu (21/11).

Kemudian, pada tanggal 13 November, Untung melaporkan peristiwa itu ke pihak platform jual beli online tersebut. Setelah dilakukan penelusuran, akhirnya MacBook dinyatakan hilang.

Sebab, dari data yang ada, barang tersebut dinyatakan telah dikirim dan diterima oleh pemesan. Namun, nyatanya Untung selaku pemesan tak pernah penerima barang tersebut. 

Untung mengaku dirinya sebenarnya telah menerima uang ganti rugi dari pihak platform jual beli online itu.

Namun, Untung tetap melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polda Metro Jaya pada Sabtu (20/11) kemarin.

"Untuk masalah material enggak masalah, cuma masalah moril ini, kan kita sebagai pedagang, sebagai customer online resah dengan adanya orang begini," tuturnya.

Apalagi, kata Untung, banyak juga korban yang dirugikan oleh oknum kurir ini. Namun, mereka tak melapor lantaran sudah mendapat uang ganti rugi.

Untung menduga kasus ini dilakukan oleh sebuah sindikat. Pasalnya, KTP yang digunakan oleh kurir pun diduga palsu.

Ini terbukti dari penelusuran alamat yang terpampang dalam KTP kurir yang membawa MacBook milik Untung.

"Iya betu, dia pasti banyak akun dan bikin KTP sesuai akun yang dia beli," ucap Untung.

Dalam laporannya, Untung melaporkan terkait penipuan melalui media elektronik dan atau penggelapan yakni Pasal 28 ayat1 Jo Pasal 45 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE dan atau Pasal 372 KUHP.

Atas laporannya ini, Untung menuturkan dirinya telah menjalani pemeriksaan dan di-BAP pada Minggu (21/11) hari ini. Ia berharap agar kepolisian dapat mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku.

"Harapannya orang ini ditangkap dan diungkap sindikatnya, mulai dari jaringan jual beli akun, dia-nya sendiri, penadah dan jaringan lainnya," ujarnya.

Awak media telah menghubungi Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Auliansyah Lubis terkait laporan ini. Namun, Auliansyah meminta agar pernyataan melalui Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Yusri Yunus.

"Melalui kabid humas ya," kata Auliansyah. 

Sementara itu, saat dimintai tanggapannya, Yusri belum merespon pesan singkat maupun telepon dari awak media.

Senin, 15 November 2021

Borok Mie Gacoan Dibongkar: Sungguh Suara Ojol, Suara Tuhan


GARIS KOMANDO --
Kalau Anda bertanya serikat buruh mana yang bisa menggugat korporat dalam satu malam, mungkin akan susah menemukan jawaban. Kalau Anda bertanya gerakan aktivis mana yang punya solidaritas kuat dan cepat tanggap, Anda tetap kesulitan menjawab.

Tapi kalau Anda bertanya kelompok masyarakat mana yang mampu melakukan hal di atas, driver ojek online (ojol) jawabannya.

Peristiwa pada 13 November 2021 di Jogja adalah buktinya. Bagaimana gerakan organik ojol mampu melakukan kerja serikat dan aktivis dalam satu malam. Dan menurut saya, inilah kekuatan ojol yang sebenarnya! Dan sudah selayaknya serikat pekerja dan aktivis belajar dari mereka.

Untuk yang belum paham konteks, ini kronologinya: pada pukul 9 pagi terjadi keributan di resto Mie Gacoan cabang Kotabaru Jogja. Alasannya adalah kekesalan salah satu driver ojol yang menunggu orderan terlalu lama di Mie Gacoan. Karena lebih dari setengah jam, orderan driver tadi di-cancel pelanggan.

Kekesalan driver ojol ini berbuah perkelahian dengan kru Mie Gacoan. Meskipun sudah dipisah, tapi api ini belum padam. Puncaknya, ba'da Isya ratusan driver ojol mendatangi Mie Gacoan. Bukan karena orderan, tapi karena tuntutan dan solidaritas.

Para driver menuntut agar kru Mie Gacoan yang menyerang driver ojol dipecat dan diperkarakan hukum. Kemudian mereka juga menuntut agar Mie Gacoan cabang Kotabaru berhenti operasi. Pihak Gacoan pun menyetujui setelah pengepungan sepanjang malam.

Sebenarnya, sudah lama Mie Gacoan bermasalah dengan ojol. Banyak yang mengungkapkan borok manajemen Mie Gacoan yang merugikan ojol. Dari kasir yang sedikit, prosedur panjang lebar, dan tentunya pelayanan kurang menyenangkan pada driver. Perkara sistem kerja karyawan yang penuh tekanan dan upah murah juga jadi pergunjingan. Namun, ungkapan miring ini baru menjadi aksi langsung dan geger gedhen pada 13 November kemarin.

Apalagi, para driver ojol baru saja melakukan mogok massal akibat penurunan tarif oleh pihak Gojek. Kemarahan ini ikut membakar para ojol yang ikut dalam pendudukan resto Mie Gacoan Kotabaru. Sudah pendapatan turun, Mie Gacoan malah menambah beban dengan pelayanan yang tidak maksimal. Lamanya penyiapan pesanan berarti membuat ojol harus menunggu. Pada akhirnya, para driver yang menanggung beban. Karena waktu terbuang yang seharusnya bisa mendapat pesanan lagi, serta potensi dibatalkan yang berpotensi menurunkan rating.

Kejadian ini sangat menarik bagi saya. Sampai saya ikut menduduki Mie Gacoan bersama para driver ojol. Bisa melihat langsung bagaimana perlawanan ojol yang lossdoll menghantam Mie Gacoan. Dan dengan melihat langsung aksi ini, saya melihat banyak hal yang bisa dipelajari serikat buruh dan aktivis.

Pertama, tentang solidaritas akar rumput. Berbeda dengan model serikat yang sarat birokrasi, para driver ojol bersolidaritas dalam kesadaran penuh. Solidaritas ini makin tertempa dengan lahirnya pos-pos ojol di mana mereka berbagi cerita dan masalah.

Para driver ojol ini membentuk sel kecil, dan dari sel ini para ojol terkoneksi. Jadi ketika info geger gedhen Kotabaru ini disebar, para ojol bisa menerima dengan cepat dari sel kecil masing-masing.

Kedua, adalah perkara aksi langsung yang serba cepat dan tanggap. Tidak ada waktu untuk tetek bengek membuat spanduk atau poster. Ketika mereka ingin menuntut, semua dikoordinir dan dilakukan bersama-sama. Tanpa harus menanti titah atasan atau menyiapkan aksi teatrikal. Yang mereka siapkan hanya tuntutan dan solusi.

Tidak perlu menyibukkan diri dengan mempersiapkan hal selain tuntutan dan mental baja. Tujuan para ojol sudah jelas, dan mereka menyuarakan tuntutan dengan aksi langsung ke jantung sumber masalah. Ini jelas harus dicontoh oleh para aktivis. Jadikan gerakan kalian satset seperti ojol ini.

Ketiga, semua dilakukan secara bersama sampai sulit dibredel. Berbeda dengan bentuk solidaritas lain, ojol membangun komunal atau sindikatnya dari akar rumput yang terkoneksi satu sama lain. Tidak ada tokoh populis yang berpotensi disetir, dan tidak ada ketua yang bertindak bagai diktator. Maka ketika ada upaya mengendalikan massa ojol, pasti mentah!

Terbentuknya solidaritasnya ojol ini organik, tanpa ada dogma ide besar, tanpa ada pemujaan pada sosok. Yang ada hanyalah kesamaan situasi yang terhimpit. Dan semua ini membuat nilai tawar ojol lebih kuat.

Mereka bisa menciptakan mogok massal. Mereka bisa melawan debt collector. Mereka bisa melawan rumah makan yang zalim. Semua terjadi bukan karena ideologi super hebat. Bukan pula karena pidato sosok yang penuh kharisma. Tapi karena mereka punya satu persatuan sebagai garda depan distribusi dan transportasi era digital. Inilah yang seharusnya membuat serikat dan aktivis iri dan pelajari.

Bahkan borok manajemen Mie Gacoan yang selama ini tertutupi dan jadi gosip dibongkar para ojol. Restoran yang mengeruk keuntungan besar, tapi merugikan ojol ini bisa disabotase. Bahkan pihak Mie Gacoan harus mengalah dan menghentikan operasional. Sungguh, ojol telah membongkar sistem yang keji. Dan sungguh, Vox Ojol Vox Dei! Suara Ojol adalah Suara Tuhan.


Sumber

Selasa, 02 November 2021

Jaga Kamtibmas Wilayah Teritorial, Babinsa Koramil Kedaton Komsos Bersama Ojol


Bandar Lampung —
Peran aktif Babinsa Koramil 410-06/Kedaton Kodim 0410/KBL Pelda Romulo Pasaribu dalam menjaga kondusifitas lingkungan binaan teritorialnya dengan melaksanakan komunukasi sosial (Komsos) bersama komunitas ojek Online (ojol), bertempat di Jln. Untung Suropati, Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung, Selasa (2/11).

Pelda Romulo mengatakan kegiatan komsos ini sebagai langkah dan upaya menjalin silaturahmi dengan semua ojek online yang mangkal disekitar wilayah binaan teritorialnya untuk mewujudkan kamtibmas yang aman dan kondusif khususnya diwilayah Labuhan Ratu.

"Peran Babinsa dalam menjaga, melindungi warga masyarakatnya serta menciptakan rasa aman tidak akan tercapai tanpa adanya peran serta seluruh komponen masyarakat," ujar Romulo.

Menurutnya, Tanggung jawab dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya tugas TNI dan Polri, akan tetapi juga membutuhkan peran serta dari warga masyarakat dan ojek online.

"Saya pribadi, sangat antusias terhadap ojek online yang telah berpartisipasi membantu menjaga kamtibmas bersama Babinsa di setiap sudut jalan lingkungan wilayah Labuhan Ratu," pungkasnya. 

Sementara Danramil 410-06/Kedaton Mayor Inf Anang Nugroho mengatakan, komunitas ojek online mempunyai kekuatan massa yang cukup besar dan dapat diperhitungkan kekompakannya. 

“Setiap ada kejadian, ojek online dengan sigap menginformasikan kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas, dari beberapa ojek online yang siap turut serta membantu Kamtibmas," kata Danramil.

Menurut Danramil, dengan terjalinnya sinergitas yang baik antara Babinsa dengan komunitas ojek online, diharapkan kegiatan positif dapat berjalan seirama dengan komunitas ojek online.

"Karena komunitas ojek online selalu berada di sudut jalan, perempatan, pangkalan dan dijalan raya, seperti membantu penanganan laka lantas, membantu korban bencana, membantu penanganan aksi kejahatan jalanan serta membantu Kamtibmas. Oleh karenanya, sinergitas seperti ini sangatlah diharapkan guna terciptanya suatu wilayah yang aman, damai dan kondusif," pungkasnya. [Sur]